news

BP2M Diminta Manfaatkan Branding Explore Makassar

BP2M Diminta Manfaatkan Branding Explore Makassar

Kabar Makassar, JAKARTA --- Kementerian Pariwisata RI meminta Badan Promosi Pariwisata Makassar atau BP2M memanfaatkan promosi "Eksplore Makassar" yang saat ini masuk dalam 10 branding destination yang dikembangkan Kemenpar RI bersama branding "Wonderful Indonesia".

Hal ini ditegaskan Asisten Deputi Pengembangan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Noviendi Makalam saat menerima rombongan pengurus BP2M atau Makassar Tourism Board di ruang rapat Kementerian Pariwisata RI di Jakarta Pusat, Senin 6 November 2017.

"Kami harap BP2M bisa berkomunikasi langsung dengan pemerintah daerah setempat. Karena kami akui promosi yang dilakukan plat merah sangat terbatas. Kami ini pegawai negeri yang dibatasi dengan aturan. Berbeda dengan pelaku industri yang bisa melakukan kerjasama yang saling menguntungkan. Sebaiknya hasil konsultasi ini ditindaklanjuti ke daerah," ungkap Novi yang didampingi Kabid Promosi Pemasaran Asia Afrika Ricky dan Kabid Komunikasi Media Ruang Kementerian Pariwisata RI, Elizabeth Hutagaol.

Novi menegaskan pengembangan kepariwisataan Wonderful Indonesia saat ini menggunakan konsep Pentahelix A, B, C, G, M. "Ini yang sering disampaikan Menpar Arif Yahya, bahwa pengembangan kepariwisataan kita menggunakan pola Pentahelix A atau Akademik, B atau Bisnis, C atau community, G atau government dan M atau media," ujarnya.

Dia menyampaikan kesuksesan kepariwisataan suatu daerah ditentukan oleh komitmen kepala daerah yang ingin membangun daerah melalui potensi destinasi yang ada. "Kepariwisataan daerah itu tergantung dengan komitmen CEO daerah itu sendiri. Mereka harus fokus dan komitmen dengan tourism," ucapnya.

Menurutnya, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata RI telah menyiapkan fasilitas dan regulasi untuk mendorong daerah melakukan promosi baik dari segi pemasaran hingga promosi destinasi branding. "Ini yang perlu dikomunikasikan antara pelaku industri dan pemerintah daerah setempat," ucapnya.

Sementara itu, rombongan BP2M yang dipimpin Direktur Eksekutif BP2M Iin Yoesoef Madjid didampingi Ketua Dewan Penentu Kebijakan BP2M Razak Djalle bersama pimpinan pelaku industri lainnya berkunjung ke ibukota negara ini dalam rangka melakukan kunjungan kerja di Departemen Bidang Pemasaran Nusantara & Mancanegara di lingkungan Kementerian Pariwisata RI.

"Kunjungan ini juga bagian dari program kerja BP2M, sekaligus melaporkan ke Kemenpar mengenai kegiatan dan sinkronisasi program badan promosi Kota Makassar ini," kata Iin Madjid didampingi Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga dan Ketua DPD Asita Sulsel, Didi Manaba bersama pelaku industri lainnya.

Ketua Panitia Makassar Great Sale (MGS) 2017 Joko Budi Jaya juga menyampaikan kunjungan kerja ini juga akan dimanfaatkan untuk melaporkan kegiatan dan persiapan MGS 2017 ke Kementerian Pariwisata sebagai bentuk upaya BP2M mendorong Makassar sebagai Kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).

Sekertaris Umum BP2M ini juga menyampaikan kunjungan kerja ini juga menjadi bagian dari program kerja yang disusun pengurus periode 2016 - 2019 ini.

Redaksi

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close
%d bloggers like this: