BNNK Bone: Pengguna Diharap Tidak Takut Untuk Membuka Diri

Logo BNNP Sulsel [Foto:Int.]

Kabar Makassar– Melihat beberapa dearah yang rawan akan peredaran dan penyalahgunaan obat obat terlarang, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten giat melakukan sosialisasi komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) P43GN.

Giat ini dilakukan melalui media konevnsional kepada kelompok masyarakat yang juga dihadiri oleh ketua kelompok kerja (Pokja)Bone Sehat dar berbagi desa, kelurahan dan kecamatan se kabupaten Bone. Kamis 3 Agustus 2017.

Baca juga :   PINISI Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Dunia

Kepala BNNK Bone, Muharram Sahude menuturkan tujuan dari giat ini agar peserta dapat melaporkan jika mendapati warga yang menjadi pecandu atau pengedar narkoba.

Jika warga dapat bekerja sama dengan segara melaporkan aksi aksi penyalahgunaan narkoba, maka baik pengguna maupun pengedar dapat ditangani melalui tindakan rehabilitasi dan pengobatan dari dampak buruk penggunaaan obat obatan terlarang tersebut.

“Stigma stigma tentang pengguna narkoba yang mesti ditangkap itu harus dihilangkan, karena pengguna narkoba itu ada kategori korban penyalahgunaan narkoba yang harus dilakukan rehabilitasi, berbeda dengan pengedar atau bandar narkotika. Yang jadi pengedar atau bandar itulah yang harus di tangkap oleh petugas,” katanya.

Baca juga :   Inovasi Dinas PU Makassar Untuk Mudahkan Pembersihan Drainase

Melalui kesempatan tersebut, ia berharap agar kedepannya pengguna narkoba tidak takut lagi untuk membuka diri.

“Kita punya pojok konseling adiksi disitu mereka bisa direhab sejauh mana tingkat ketergantungannya terhadap obat obatan,” lanjutnya.(Adv)

Foto: Int.

[divider sc_id=”sc57564173403″]divider-3[/divider]