BNN Sulsel: Hanya 1.428 Lakukan Rehabilitasi

BNN Sulsel: Hanya 1.428 Lakukan Rehabilitasi

BNN Sulsel: Hanya 1.428 Lakukan Rehabilitasi

Kabar Makassar ----- Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulsel, Brigjen Polisi Mardi Rukmianto melaporkan, hanya 1.428 dari 131.000 pemakai narkoba di wilayahnya yang melakukan rehabilitasi. Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan BNN Sulsel ke kantor Gubernur Sulsel, Selasa, 11 September.

"Dari data itu, 1.621 sudah ditindaklanjuti sampai tahun 2016. Pecandu berat capai 40 persen, dimana yang menggunakan suntik mencapai 15 persen. Biasanya setiap hari pakai 3 kali," ungkapnya.

Menurut Mardi, hal tersebut dikarenakan penindakan peredaran berbanding terbalik dengan pengedaran yang berlangsung secara cepat. Sehingga, konsep upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi dengan tindak pencegahan dan rehabilitasi.

"Laporan dari BNN pusat bahwa Papua dan Sulselbar berasal dari Sulsel. Yang sedemikian besarnya masih ada tiga BNN dan hampir semua wilayah berpotensi peredaran narkoba. Wilayah pesisir pantai seperti Parepare dan Sidrap belum ada BNN," tambahnya.

Untuk itu, Mardi mengimbau agar tidak menjadikan rehabilitasi sebagai lahan bisnis, karena menurutnya, semua proses rehabilitasi berlangsung secara gratis dan wajib dari pemerintah pusat bagi penyalahguna dan pecandu.

Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengaku khawatir dengan laporan tersebut, dimana sebelumnya dilaporkan peredaran narkotika di Sulsel baik-baik saja. Selain itu, ia mengimbau untuk menurunkan 130 ribu angka tersebut dan harus di bawah 100 ribu

"Kita harus lakukan temporary agenda. Data ini harus turun jadi berikan saya petanya. Mungkin di sini ada pabrikannya," tegasnya.

Selain itu, keterlibatan dan partisipasi masyarakat dianggap perlu dalam penanganan peredaran narkotika tersebut. Pemerintah provinsi sendiri, kata dia, nyatakan siap bekerjasama untuk mengurangi peredaran narkoba di Indonesia Timur.

 

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close