Bira jadi Percontohan Nasional Desa Wisata Ramah Anak

Rapat koordinasi dalam rangka penyusunan rencana aksi lintas instansi, di Ruang Rapat Badan Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulsel, Senin (2/3). (IST)

KabarMakassar.com — Desa Bira Kecamatan Bontobahari Kabupaten Bulukumba akan segera menjadi percontohan nasional Desa Wisata Ramah Anak, Bebas Eksploitasi dan Bebas Pekerja Anak.

Hal ini disampaikan Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Ekspolitasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Valentina Ginting, saat memimpin rapat koordinasi dalam rangka penyusunan rencana aksi lintas instansi, di Ruang Rapat Badan Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulsel, Senin (2/3) kemarin.

Pada pertemuan tersebut, Valentina menyampaikan, rapat koordinasi yang dilakukan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Deputi Perlindungan Anak, Nahar, di Tanjung Bira beberapa waktu lalu, dalam rangka menggali potensi Desa Bira untuk dijadikan sebagai percontohan nasional.

Valentina menjelaskan, banyaknya tindak kekerasan perempuan dan anak, eksploitasi seksual dan pekerja anak di bawah umur cenderung terjadi di tempat-tempat yang memiliki banyak aktivitas ekonomi dan hiburan, terutama di kawasan wisata seperti kawasan Tanjung Bira.

“Disana tumbuh jasa hotel, restoran, diving, live music, banana boat dan lain-lain. Ini membuka potensi terjadinya eksploitasi terhadap anak.

Banyaknya kejadian berdasarkan data pada Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan KB, menjadi contoh perlunya semua pihak untuk terlibat,” kata Valentina.

“Ini juga sebagai upaya mendorong prilaku masyarakat khususnya orang tua untuk memberikan perlindungan terhadap anak, sehingga bisa mengurangi terjadinya tindak kekerasan, eksploitasi, perdagangan manusia, pelibatan anak sebagai pekerja di bawah umur, termasuk penggunaan narkoba,” tambahnya.

Sementara, Plt. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulsel, Sarlin Nur menyampaikan pentingnya segera menyusun rencana aksi lintas OPD dan Instansi dalam rangka menjadikan Desa Bira sebagai percontohan nasional.

“Pemerintah provinsi akan memberikan fasilitasi dan dukungan sepenuhnya,” kata Sarlin.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Bulukumba, Umrah Aswani menjelaskan, rapat koordinasi ini dilakukan dalam rangka mewujudkan Kabupaten Bulukumba, khususnya Desa Bira sebagai percontohan nasional.

“Ini akan segera ditindaklanjuti dengan mempersiapkan langkah-langkah untuk rencana aksi dan pelaksanaannya di lapangan,” terangnya.

Turut hadir pada rapat koordinasi tersebut sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemkab Bulukumba, diantaranya: Kadis Pariwisata, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kadis Kominfo, Kadis Sosial, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari instansi vertikal (Kemenag), serta perwakilan lembaga swadaya masyarakat seperti Institute Community Justice, Australia-Indonesia Partnership Justice, dan Unicef Makassar.

Reporter :

Editor :

Fitriani Lestari

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI