Bergejala tapi Nonreaktif, 7 Petugas di RSUD Syekh Yusuf Diisolasi

Ilustrasi - INT

KabarMakassar.com — 7 orang petugas di RSUD Syech Yusuf Kabupaten Gowa kini menjalani isolasi. Pasalnya, meski hasil rapid test-nya nonreaktif, namun para petugas tersebut menunjukkan gejala dan dicurigai terpapar Covid-19.

Humas Satgas Covid-19 RSUD Syekh Yusuf, dr Muh Taslim, saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan, ditemukannya 7 orang petugas (perawat) tersebut berawal dari tracing yang dilakukan dari seorang petugas di RSUD Syekh Yusuf yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Petugas tersebut, kata dia, tertular dari suami yang terlebih dahulu terkonfirmasi positif Covid-19. Sebab, selama suami diisolasi di rumah dan sebelum keluar hasil pemeriksaan PCR, yang bersangkutan tetap masuk kerja sesuai dengan jadwal tugasnya.

“Setelah hasil PCR suami yang bersangkutan keluar dan terkonfirmasi positif, maka yang bersangkutan langsung menjalani isolasi mandiri dan dilakukan pemeriksaan PCR. Hasil pemeriksaan yang bersangkutan juga terkonfirmasi positif,” kata Taslim kepada KabarMakassar.com, Sabtu (30/5).

Menyikapi hal tersebut, lanjut Taslim, pihak RSUD Syekh Yusuf menganggap seluruh petugas di unit kerja maupun petugas lain yang pernah melakukan kontak erat dengan petugas yang terkonfirmasi positif tersebut sebagai orang dengan resiko tinggi, sehingga langsung dilakukan rapid test. Ruangan kerja di unit kerja yang bersangkutan juga dikosongkan dan dilakukan desinfeksi.

“Seluruh petugas di unit tersebut sudah dilakukan rapid test, dan hasilnya nonreaktif. Ada 7 orang yang bergejala, saat ini dilakukan isolasi di RSUD Syekh Yusuf dan sudah dilakukan pemeriksaan PCR (masih menunggu hasil uji dari Lab yang ditunjuk),” ungkapnya.

Taslim menambahkan, selain petugas, pasien yang saat ini ada di ruangan para petugas tersebut juga di-rapid test dan untuk sementara dialihkan ke RS lain yang dapat melakukan perawatan yang sama.

“Pasien yang sementara dirawat di unit bersangkutan sebagian sudah dirujuk ke RS lain, dan sebagian lagi masih menunggu jawaban kesiapan dari RS lain untuk dirujuk,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Abdul Kadir

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI