Begini Cara DPU Antisipasi DAK Betonisasi Pasar Sentral

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kabar Makassar —– Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Muh Ansar mengatakan, pihaknya telah menyiapkan alternatif guna mengantisipasi hangusnya Dana Alokasi Khusus (DAK) perbaikan jalan sekitar Pasar Sentral Makassar.

Pasalnya, tahap pengerjaan jalan saat ini belum rampung dikarenakan lapak pedagang yang masuh terbangun, karena permasalahan antara para pedagang dan pihak pengelola New Makassar Mal, Melati Tunggal Inti Raya (MTIR). Di sisi lain, Dinas PU Makassar harus menyelesaikan pengerjaan hingga akhir Desember mendatang.

“Saya sudah mempersiapkan alternatif. Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan mengusulkan ke Menteri Keuangan, agar lokasinya (DAK) bisa dialihkan ke tempat atau jalan lain. Daripada DAK itu hangus, lebih baik kita manfaatkan,” ungkap Ansar.

Saat ini, lanjut Ansar, masih ada sejumlah ruas jalan di Kota Makassar, yang juga membutuhkan perbaikan. Seperti Jalan Irian dan Jalan Nusa Kambangan.

Sebelumnya, Ansar mengungkapkan, DAK perbaikan jalan di sekitar Pasar Sentral Makassar terancam hangus, atau dikembalikan kepada pemerintah pusat. Pasalnya, apabila akhir September pengerjaan jalan di Pasar Sentral belum kunjung dilaksanakan, maka DAK tahap kedua sebesar 30 persen, tidak dapat diserap.

“Dana DAK ini punya waktu-waktu pencairan. Apabila waktu pencairan itu lewat, uangnya bisa hangus, atau dengan kata lain dikembalikan ke pusat,” katanya.

Ansar menambahkan, dari DAK sekira Rp 17 Miliar, sampai saat ini baru terserap 30 persen atau Rp 5,1 Miliar pada pencairan tahap pertama. Sehingga masih ada sekira 70 persen yang belum terserap.

“Kami sangat berharap relokasi pedagang dan pembongkaran lapak dapat secepatnya diselesaikan, karena pemerintah pusat telah membagi proses penyerapan DAK itu ke dalam empat tahap,” tuturnya.

Hingga saat ini, pengerjaan jalan di area Pasar Sentral Makassar, diakui Ansar baru mencapai 40 persen. Mencakup Jalan HOS Cokroaminoto lebih dari 100 meter dan Jalan KH Agus Salim.

“Perkembangan pengerjaan sangat sedikit. Belum ada yang tuntas, hanya sepotong-sepotong yang dikerjakan. Karena itu tadi, kita terhalang oleh lapak pedagang yang masih berdiri disana,” pungkasnya.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.