Bandara Tutup 3 Hari, Maskapai Ini Terancam Refund Puluhan Juta

Sriwijaya Air

KabarMakassar, — Bandara Ngurah Rai, Bali tutup selama tiga hari, maskapai penerbangan Sriwijaya Air Makassar harus mengembalikan dana konsumen hingga puluhan juta rupiah.

Seperti yang disampaikan Branch Manager Sriwijaya Air Cabang Makassar Sri Budianto, hingga per tanggal 28 November kemarin terdapat 156 pax atau seat yang terpaksa dalam proses Force Majeur. Pelanggan berhak melakukan  pembatalan tiket (refund) atau menjadwalkan kembali tiketnya (rebook).

“Kemarin flight yang dicancel dari UPG-DPS SJ727 etd 15:00 sebanyak 155 pax. Sudah kami lakukan informasi awal melalui pre flight check melalui penyampaian WA/SMS/phone ke contact person yg ada di sistem reservasinya,” Sri Budianto saat dikonfirmasi awak KabarMakassar.com Rabu, 29 November 2017.

Baca juga :   Jelang Lebaran, Kepolisian Awasi Oknum Penimbun Pangan

Di mengaku pelanggan telah dilayani sesuai dengan Standard Opersional Prosedure (SOP) tentang force majeur atau ketentuan syarat transaksi ketika terjadi bencana atau hal-hal yang diluar jangkauan pelayanan.

Hal sama juga disampaikan Sales Manager Sriwijaya Air Makassar, Alfian yang telah menyampaikan permohonan maaf atas kondisi pembatalan penerbangan dari.Makassar ke Denpasar (UPG-DPS).

Baca juga :   Kedatangan Jupiter Aerobatic Team disambut meriah

“Tiket UPG-DPS harga minimalnya Rp.488 ribu per orang. Procedur bagi pelanggan yang ingin refund. Uang kembali 85% atau kita kasih tiket free rute upg-dps untuk hari selanjutnya,” ucapnya.

Sementara itu, penutupan Bandara Ngurah Rai, Bali diperpanjang mulai tanggal 27 Nov 2017 pukul 18.11 UTC s/d tgl 28 Nov 2017 pukul 23.00 UTC. Kemudian penutupan berlanjut mulai tanggal 28 Nov pukul 02:11 wita s/d tanggal 29 Nov pukul 07:00 wita. (*/nck)