Bambang Sadono: Rawat IPKB!

Bambang Sadono: Rawat IPKB!

Bambang Sadono: Rawat IPKB!

Kabarmakassar.com. -- Program Keluarga Berencana (KB) pernah Berjaya sebelum era reformasi. Namun pasca reformasi bertepatan dengan pelaksanaan otonomi daerah, program KB mulai tidak berkembang lagi, karena banyak petugas lapangan Keluarga Berencana (PeLKB) ditarik ke berbagai instansi yang tidak ada hubungannya dengan program KB.

"Melalui kegiatan ini diharapkan Ikatan Penulis Keluarga Berencana (IPKB) dapat menjadi mitra BKKBN dalam mendukung berbagai programnya," kata Ketua IPKB Dr. Bambang Sadono, S.H., M.H. pada acara Sosialisasi Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Program Keluarga (PPKBPK) untuk IPKB di Hotel Denpasar, Makassar, yang berlangsung 14-16 Agustus 2017.

Mantan Sekjen Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat ini mengharapkan kehadiran IPKB dapat ikut menyemarakkan kembali penulisan mengenai program KB seperti pada masa yang lalu.

"Mohon IPKB ini dirawat. IPKB pada masa saya di Semarang berpeluang memperoleh dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Tetapi anggaran itu untuk membiayai program kerjanya, bukan untuk personil pengurus," ujar pria kelahiran 1975 yang kini menjadi Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI tersebut. Dia mengharapkan kepada seluruh anggota IPKB agar tetap konsisten dan professional sebagai penulis KB. Juga harus konsesten dalam penulisan dan menjadi pejuang KKBPK," kuncinya.

Sosialisasi ini yang diikuti peserta dari kabupaten dan kota se-Sulsel, Pengurus IPKB Sulsel, dan waartawan media online tersebut, juga menampilkan pemateri Kepala Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulsel Rini Riatika Djohari, S.E., Kepala Bidang Advokasi Penggerakan Informasi (Adpin) BKKBN Sulsel Amirullah Hamzah, S.H., M.H. Widyawswara BKKBN Sulsel Ceke Karai S.H, M.H., Dirut RS Labuang Baji Makassar dr.A.Mappatoba, MPH, dan Ketua Koalisasi Kependudukan Sulsel Prof.Dr.H.M.Tahir Kasnawi, SU, dan Ketua IPKB Sulsel M.Dahlan Abubakar.

Sosialisasi ini diharapkan akan menjadi wadah mempersatukan persepsi dan informasi tentang program KKBPK di media massa maupun media online. Juga, pintu masuk bagi pembentukan IPKB kabupaten/kota di Sulsel, setelah terbentuk dan dilantiknya IPKB Sulsel dua bulan lalu. [MDA]

 

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close