Baju Adat Presiden Dipersiapkan Sebulan

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel, Devo Khadaffi

Kabar Makassar — Ada pemandangan yang unik dan tidak biasa, ketika Sidang Paripurna Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, 16 Agustus 2017 di Gedung Parlemen Senayan Jakarta. Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian adat Bugis dan Wakil Presiden M.Jusuf Kalla berbusana adat Jawa Tengah. Tentu saja, pemandangan ini menimbulkan decak tanya banyak permisa, yang menyaksikan TV yang menayangkan langsung sidang tersebut.

Khusus pakaian adat Bugis, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulawesi Selatan Devo Khaddafi yang ditemui di sela-sela peringatan Detik-Detik HUT Proklamasi Kemerdekaan RI di lapangan upacara Gubernuran, menyebutkan, sebulan sebelum hari H, ada permintaan dari Sekretariat Negara (Setneg) tentang keinginan Presiden mengenakan pakaian adat Bugis pada sidang MPR tersebut, Itulah informasi yang disampaikan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo kepada stafnya di Biro Umum.

Baca juga :   PPPA Sulsel : STOP Perkawinan Usia Anak

“Sulawesi Selatan terpilih sebagai salah satu nominasi daerah yang diajukan. Ternyata, Alhamdulillah, Sulawesi Selatan yang dipilih,” kata Devo Khaddafi yang termasuk salah seorang pejabat termuda (40 tahun, SYL 38 tahun saat dilantik pada posisi yang sama) yang dilantik 11 Agustus 2017 silam.

Mengenai bajunya sendiri, sebut Devo, sapaan akrab Ketua Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulsel ini, tidak ada yang terlalu istimewa, karena dipersiapkan oleh Ibu Hj Drg.Ayunsri Syahrul. Sementara songkok To Bone, Pak Gubernur yang memilihkan seperti apa cocoknya untuk dipakai Presiden Jokowi.

Baca juga :   Uniknya Prosesi Pemakaman di Indonesia

“Alhamdulillah, semuanya cocok dan lancar,” katanya.

Ternyata, baju yang dipilihkan itu tidak langsung ditetapkan. Kata Devo, foto-foto baju adat Bugis dikirim ke Setneg untuk dipilih. Hanya dalam waktu dua-tiga minggu, sudah ada model, jenis, dan warna busana yang akan dipakai Presiden Jokowi.

“Yang paling susah itu, songkok, karena ukurannya besar. Tetapi, syukur Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” kunci Devo. [MDA]

Baca juga :   Deng Ical Sebut Kekuatan Makassar Ada Pada Budaya Lokalnya