News

Awet Muda dan Berumur Panjang dengan Berpuasa

Awet Muda dan Berumur Panjang dengan Berpuasa

Kabar Makassar--- Puasa adalah hal yang sangat tua yang telah dipraktekkan
dalam sejarah manusia. Ini adalah sebuah rahasia besar karena manfaat yang
telah dilupakan. Banyak orang akhirnya kembali menggali sistem pola makan
ini. Beberapa manfaat yang bisa didapatkan jika dilakukan dengan benar
yaitu, penurunan berat badan, terhindar dari diabetes, peningkatan energi
dan lainnya.

Berpuasa dalam pelaksanaannya adalah menahan lapar dan nafsu dalam rangka
spiritual, kesehatan dan alasan lainnya. Berpuasa sangat berbeda dengan
kelaparan dengan sengaja. Kelaparan dikaitkan dengan hilangnya asupan
makannan, sedang berpuasa lebih kepada mengontrol atau membebaskan diri
dari ketergantungan.

Anda sekarang bisa memanjangkan umur dalam beberapa puluh tahun dalam lima
hari. Peneliti yang berasal dari Italia, Valter Longo, telah melakukan
studi tnetang efek dari berpuasa dan meyakini dengan menghindari makanan
padat tubuh kita akan mulai untuk bertumbuh semakin muda. Mungkin terdengar
sangat mustahil untuk sebuah kenyataan, tapi dia sangat meyakini jawabannya
hanya satu, berpuasa.

"Jika Anda memiarkan bakteri dalam keadaan kelaparan, bakteri tersebut akan
hidup lama dan menjadi semakin kuat, " Dr. Longo menceritakan kepada Sunday
Night. Dalam salah satu studinya, beberapa tikus yang dikondisikan dalam
diet ketat serupa proses berpuasa. Dr. Longo menemukan bahwa tikus-tikus
tersebut hidup 11 sampai 18 persen lebih lama daripada tikus dengan pola
makan yang normal.

"Tubuh mematikan sel-sel yang rusak dalam hal menyimpan energi," jelasnya.

Hasil dari test kepada beberapa relawan yang mengikuti pola makan ekstrim
mengakibatkan sebuah hal yang aneh pada tubuh mereka, hal ini memusnahkan
sel yang telah rusak yang menyebabkan kanker. Dr. Longo menemukan bahwa
pasien yang mulai makan setelah berpuasa, stem baru dari sel mereka pun
terbentuk. Stem sel adalah bagian yang mempunai kemampuan membentuk tubuh
bagi sel apapun di dalam tubuh manusia.

Dr. Longo berpendapat bahwa adalah seuah kemungkinan untuk kembali
membangun tubuh yang sehat dari dalam dengan jalan berpuasa, tapi tentu
dengan pola dan panduan yang benar.

"Menjadi perbandingan bagi manusia, hal ini bisa menjadi pembeda dalam
penyebab kanker atau penyakit Cardiovascular maupun diabetes," ucapnya.

Selama masa berpuasa, partisipan hanya mengkonsumsi tiga bagian dari pola
makan biasa. Dr. Longo berkata, berpuasa dalam lima hari akan memberikan
dampak yang besar bagi kesehatan dan umur panjang.

Penulis: Rahmat Latang Reppa
Editor: Dim
Foto: Sunday Night

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close