Koperasi Dharma Wanita Sulsel Gelar RAT ke XXXVII

KabarMakassar.com — Koperasi Mamminasae Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) XXXVII Tahun Buku 2019 di Kantor Dharma Wanita Persatuan Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa, (4/8).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Makassar, Evi Aprialty mengatakan bahwa Koperasi Mamminasae merupakan salah satu koperasi yang dianggap bagus.

“Koperasi ini turut serta menunjang perekonomian di kota Makassar serta rutin melaksanakan RAT. Saat ini banyak koperasi yang tidak melakukan RAT dan hanya memberikan laporan saja, padahal RAT merupakan indikator keberhasilan suatu koperasi”, katanya.

Ia menjelaskan bahwa sebuah koperasi yang baik dapat dilihat dari bagaimana koperasi tersebut dapat memenuhi kebutuhan rekan-rekannya.

“Untuk itu kami berharap Koperasi Mamminasae ini dapat memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan anggotanya. Salah satu upayanya adalah dengan memfasilitasi UKM dan usaha sampingan lainnya untuk menyimpan produk usahanya guna memenuhi kebutuhan anggota koperasi”, jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan, Abd. Malik Faisal yang hadir dalam kegiatan tersebut menambahkan bahwa koperasi bukan sekedar tempat untuk kumpul-kumpul semata.

“Koperasi itu adalah badan usaha yang dimiliki oleh semua anggotanya. Jadi harus dipikirkan bagaimana cara mengelolanya secara bersama-sama supaya lebih berkembang, karena koperasi itu adalah perusahaan yang orientasinya profit, meskipun ada orientasi sosial kepada anggotanya”, tambahnya.

Abd. Malik Faisal juga menyampaikan bahwa dalam RAT terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan terkait bagaimana evaluasi laporan pelaksanaan kegiatan koperasi satu tahun sebelumnya dan satu tahun ke depan.

“Di sini juga kita akan menetapkan bagaimana rencana kerja perusahaan, jadi semua anggota harus memberikan ide, memberikan sumbangan pemikiran, karena kalau perusahaan ini jatuh, kita sendirilah yang akan merugi”, paparnya.

Senada dengan yang diungkapkan Abd. Malik Faisal, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan, Sri Rejek Hayat dalam arahannya menyampaikan bahwa pengelolaan koperasi yang baik adalah mengawali kegiatan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan untuk mewujudkan kegiatan yang lebih efektif dan efisien.

“Melalui forum ini, saya mengharapkan agar anggota koperasi dapat memberi masukan kepada pengurus dan pengawas, demi kemajuan dan pengembangan usah koperasi ke depan”, sebutnya.

Secara umum kegiatan Koperasi Mamminasae Tahun Buku 2019 berjalan dengan baik, sehingga Sri Rejeki Hayat mengharapkan agar semua anggota koperasi senantiasa berperan aktif untuk lebih mengembangkan koperasi.

“Hal tersebut dapat terlaksana dengan baik jika pengurus, pengawas, dan anggota melakukan langkah kebersamaan. Bukan lagi dengan adanya pembagian tugas pengurus dan pengawas serta partisipasi anggota pada berbagai aspek, sehingga anggota benar-benar merasa memiliki dan terlayani dengan baik, serta bermanfaat bagi pengembangan koperasi”, tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian hadiah kepada anggota teladan yang telah berpartisipasi aktif bagi Koperasi Mamminasae.

KPU Gowa Coklit di Kediaman Pribadi Wakil Bupati Gowa

KabarMakassar.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data Pemilih di kediaman pribadi Wakil Bupati Gowa, H. Abd Rauf Malaganni yang terletak di Jalan Yusuf Bauty, Kelurahan Batang Kaluku, Kecamatan Somba Opu, Selasa (4/8).

Ketua KPU Kabupaten Gowa, Muhtar Muis bersama beberapa jajaran Komisioner mendampingi langsung Petugas Pemutahiran Data Pemilih (PPDP) melakukan Coklit di kediaman pribadi Wakil Bupati Gowa.

Muhtar Muis mengatakan bahwa Coklit ini merupakan salah satu bagian dari tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gowa tahun 2020 yang akan digelar pada Desember mendatang. Coklit ini dilakukan untuk pemutahiran data pemilih.

“Di rumah Pak Wakil Bupati Gowa ada 5 orang di Kartu Keluarga (KK) dengan 4 orang pemilih dan 1 tidak memenuhi syarat,” kata Muhtar Muis saat dikonfirmasi.

Coklit ini kata Ute sapaan akrab Muhtar Muis sudah dimuat sejak tanggal 15 Juli lalu dan akan berakhir pada tanggal 13 Agustus mendatang. Untuk tahap selanjutnya setelah Coklit akan dilakukan Penyusunan Daftar pemilih sementara (DPS).

“Hingga saat ini proses Coklit sudah mencapai 90 persen. Proses Coklit akan selesai pada tanggal 13 Agustus,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni berharap proses Coklit ini berjalan dengan lancar. Menurutnya, Coklit ini merupakan tahapan yang sangat penting dalam Pilkada Gowa 2020 agar masyarakat bisa menyalurkan hak pilihnya.

Selain itu, Wabup Gowa juga meminta agar para PPDP KPU Kabupaten Gowa tetap memperhatikan protokol kesehatan. Mengingat kasus Covid-19 khususnya di Kabupaten masih cukup tinggi.

Mutasi Pejabat Polri, Irjen Pol Merdisyam Jabat Kapolda Sulsel

KabarMakassar.com — Kepolisian RI kembali merotasi jabatan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) di 7 daerah, termasuk di Sulawesi Selatan. Dimana surat mutasi tertuang dalam telegram bernomor ST/2247/VIII/KEP/2020 berisi mutasi 92 perwira tinggi dan perwira menengah Polri. Surat telegram tersebut ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Sutrisno Yudi Hermawan.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Guntur Mas Laupe yang belum cukup setahun menjabat masuk dalam bagian mutasi tersebut, dimana ia digantikan oleh Irjen Pol Merdisyam yang sebelumnya menjabat Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sementara itu jabatan baru Irjen Pol Mas Guntur Laupe diangkat sebagai Sespim Lemdiklat Polri.

Tidak hanya Kapolda Sulsel didaerah lain yakni Irjen Pol Herry Rudolf Nahak menjadi Kapolda Kalimantan Timur.

Selain itu, ada pula Irjen Pol Bambang Kristiyono yang diangkat menjadi Kapolda Kalimantan Utara.

Sementara itu Brigjen Pol Yan Sultra Indrajaya menjadi Kapolda Sulawesi Tenggara.

Untuk diketahui jika Irjen Pol Mas Guntur Laupe menjabat sejak 2 September 2019 menggantikan Irjen Pol Hamidin.

Kapolda Sulsel yang dijabat Brigjen Pol Merdisyam merupakan seorang jenderal berdarah Minang, ia sebelum menjabat Kapolda di Sultra, sempat menduduki jabatan Dirsosbud Baintelkam Polri.

Gowa Peringati Hari Anak Secara Virtual di Peace Room A’Kio

KabarMakassar.com — Peringatan Hari Anak Nasional Tingkat Kabupaten Gowa tahun 2020 dilakukan secara berbeda yakni melalui virtual Aplikasi Zoom, yang dipusatkan di Peace Room A’Kio, Selasa (4/8).

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, saat ini Indonesia sedang berjuang untuk terlepas dari pandemi sehingga seluruh kegiatan yang mengumpulkan orang banyak dilakukan secara virtual.

Menurut Adnan, dalam keadaan seperti ini para anak di Gowa harus fokus mengembangkan kemampuan, dan menggali potensi diri sehingga bisa membawa daerah kearah yang lebih baik.

“Yang akan menjadi penerus nantinya adalah para anak, jadi manfaatkan waktu sebaik mungkin ditengah pandemi ini untuk mengasah kemampun yang ada dalam diri kita,” ungkapnya.

Selain itu, Adnan mengajak para anak untuk selalu bergembira walaupun Indonesia khususnya di Kabupaten Gowa sedang berjuang untuk terlepas dari pandemi Covid-19.

“Sesuai tema hari ini bergembira dari rumah, jadi meskipun kita disituasi yang sulit ini, hati harus selalu bergembira karena bergembira salah satu cara meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh kita,” ungkapnya.

Adnan tak menampik, saat ini banyak anak yang merindukan suasana sekolah, bermain dengan teman. Kendati demikian, dirinya mengingatkan agar anak selalu berkomitmen melindungi diri, keluarga dan orang disekitar karena Gowa merupakan zona merah penularan covid-19.

“Mari kita tunjukan kebersamaan, kerjasama untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan sehingga kita bisa segera melaksanakan kegiatan untuk memenuhi hak anak kita di wilayah Kabupaten Gowa,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kawaidah menagatakan peringatan kali ini berbeda dengan peringatan Hari Anak Nasional pada tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya saat ini Indonesia sedang menghadapi tantangan karena adanya pandemi Covid-19 di tengah-tengah masyarakat khususnya pagi pelajar.

Tak hanya itu, Kawaidah membeberkan kegiatan ini diikuti oleh ratusan anak yang tesebar di enam kecamatan yakni Somba Opu, Pallangga, Bajeng, Barombong, Bontomarannu dan Tinggimoncong.

“Selain peringatan ini ada beberapa rangkaian peringatan hari anak seperti diskusi online, pembuatan film pendek, dan pembagian masker dan hand sanitizer pada beberapa kecamatan,” pungkasnya.

Sekadar diketahui kegiatan ini turut diikuti Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, Sekretaris Daerah, Muchlis, Wakil Ketua TP PKK Gowa Mussadiyah Rauf, dan para SKPD lingkup Pemkab Gowa.

Mata Pencaharian dan Nasionalisme di Tengah Pandemi Sambut HUT RI

KabarMakassar.com — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke- 75 di masa pandemi ini, masyarakat bukannya tidak antusias terhadap perayaan penyambutan hari kemerdekaan negara Indonesia, melainkan karna berjuang untuk melawan covid-19 bahkan ada kehilangan mata pencaharian.

Antusias menyambut HUT RI pun rasa-rasanya tidak mampu bagi mereka yang berjuang melawan covid-19 dan juga bagi warga yang berusaha mendapatkan kembali pekerjaannya.

Berbagai macam cara dan kebiasaan dalam masyarakat merayakan HUT RI, mulai dari pasang bendera, pengadaan lomba 17-an di masing-masing daerah dan masih banyak lagi kegiatan menyambut HUT di situasi Pandemi saat ini.

Terkait hal ini pemasangan bendera didepan rumah masing-masing pun sangat jarang terlihat, biasanya awal Agustus, ramainya warga memasang umbul umbul dan juga bendera merah putih dihalaman rumah.

Nampak rasa nasionalisme masyarakat pun diuji dalam situasi Pandemi saat ini, dalam menyambut HUT RI. Tak hanya itu penjualan bendera merah putih dan umbul umbul di sepanjang Jln Sultan Alauddin pun mengalami penurunan drastis, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Dekan FSP Universitas Bosowa menanggapi hal tersebut bukan sebagai kurangnya rasa antusias masyarakat dalam menyambut HUT RI tahun 2020 ini.

“Kalau Antusiasme yang dilihat yah wajar. Sebelum pandemi saja sudah banyak yang kurang antusias, apalagi sekarang, saat pandemi. Kalau ukurannya adalah kurangnya orang yang memasang bendera negara didepan rumahnya juga wajar, mengingat sebelum pandemi saja kehidupan orang banyak sangat sulit, apalagi sekarang, banyak orang yang tidak lagi bisa bekerja dan mendapat penghasilan.” Terang Arif Wicaksono Dekan FSP Universitas Bosowa Makassar dihubungi KabarMakassar. com (4/8).

Arief Wicaksono mengatakan, menyambut HUT RI ke-75 ini bukanlah faktor kehilangan rasa nasionalisme dalam masyarakat, tapi karna kehilangan mata pencaharianlah yang berdampak besar dalam menyambut HUT RI tersebut.

“Masyarakat bukan kehilangan antusiasme atau bahkan nasionalisme, mereka kehilangan livelihood atau mata pencaharian sehingga untuk memasang bendera dan berbagi kemeriahan di pelosok kampung pun rasanya tidak mampu,” tutup Arif Wicaksono.

Pada 17 Agustus 2020 mendatang Upacara memeringati HUT RI bakal digelar secara protokol kesehatan sesuai kondisi masing-masing wilayah di Indonesia.

Gubernur Harap UNM Perhatikan Pendidikan di 330 Pulau di Sulsel

KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof HM Nurdin Abdullah, meminta Universitas Negeri Makassar (UNM) sama-sama memperhatikan pendidikan untuk warga masyarakat Sulsel di 330 pulau.

Hal tersebut disampaikan langsung Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya di acara Dies Natalies Universitas Negeri Makassar (UNM) Ke-59, di Ruang Teater Gedung Pinisi UNM, Selasa, 4 Agustus 2020.

“Pak Rektor, Sulsel ini memiliki 330 pulau, dan kalau kita lihat di perencanaan itu 94 persen masih di daratan. Semua masih tertuju di daratan, kita belum pernah berpikir bagaimana pulau-pulau ini juga bisa menikmati pembangunan yang merata, terutama sektor pendidikan,” harap Prof Nurdin Abdullah.

Selama dirinya menjabat Gubernur Sulsel, ia banyak memberikan perhatian untuk masyarakat di pulau lewat komunitas mahasiswa yang bergantian datang berbagi ilmu pengetahuan disana.

“Di pulau terluar Makassar saya ajak adek-adek mahasiswa, bikin salah satu kelompok untuk datang ke pulau secara bergantian, memberikan ilmu kepada anak-anak kita. Ternyata bukan hanya anak-anak saja yang belajar, tapi juga ibu-ibunya yang ikut belajar,” jelasnya.

Menurut dia, sangat penting UNM ikut serta dalam memberikan pemerataan pendidikan bagi masyarakat Sulsel di pulau-pulau.

“Minta tolong Pak Rektor, mudah-mudahan pulau-pulau kita bisa menikmati pendidikan yang baik. Sampai hari ini saya kira pulau-pulau kita masih terkendala soal air bersih, terkendala soal listrik, apalagi jaringan, dan layanan kesehatan apa lagi,” urainya.

Bukti Pemprov Sulsel memberikan perhatian khusus untuk masyarakat Sulsel di pulau-pulau, dengan mengusulkan anggaran sebagian besar pada tahun 2021 mendatang.

“Tahun 2021, APBD kita agak banyak kita bawa ke pulau-pulau. Karena pulau-pulau kita ini adalah warga kita yang berhak menikmati hidup yang layak,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Negeri Makassar, Prof Husain Syam mengaku, akan turut ambil bagian untuk mendorong pendidikan bagi masyarakat Sulsel di 330 pulau-pulau.

“Saya akan ambil bagian sesuai dengan perintah Pak Gubernur, bahwa ayo UNM kenapa tidak sampai di pulau, ok saya akan melakukan itu. Saya akan lakukan sesuatu arahan Pak Gubernur,” tegasnya.

Menurut Prof Husain Syam, UNM merupakan mitra yang sulit untuk dipisahkan dengan Pemprov Sulsel. Terlebih pada hari ini semua ikut bangga karena Dies Natalies UNM Ke-59 tahun dihadiri langsung Gubernur Sulsel.

“UNM adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, karena itu sungguh-sungguh hari ini kami semua bangga, semua civitas akademika bangga, karena Pak Gubernur hadir menyemangati kita semua,” tutupnya.

Makassar Tetap Lanjutkan Pembatasan Wilayah

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar menggelar rapat evaluasi tentang tindak lanjut pemberlakuan Perwali no 36 tahun 2020 tentang Percepatan Pengendalian Covid-19 di kota Makassar.

Pos pembatasan wilayah diperbatasan kota Makassar tetap terus di lanjutkan meskipun adanya pengurangan personil di masing masing pos tapal batas wilayah kota Makassar untuk memberikan kemudahan akses bagi warga untuk keluar masuk ke wilayah kota Makassar

Hal tersebut diutarakan Ketua satgas penegakan pengendalian covid 19 kota makassar Muh. Sabri yang juga asisten satu Pemkot Makassar saat menggelar rapat evaluasi bersama seluruh jajaran pemerintah kota Makassar yang diikuti kepala dinas, Kapala bagian, seluruh Camat dan perusda Kota Makassar terkait perpanjangan Perwali No 36 Tahun 2020 di Posko Covid 19 Jalan Nikel Raya. Senin (3/8).

Muh Sabri menjelaskan saat ini ada enam kecamatan yang belum maksimal dalam melakukan penanganan khusus untuk menekan episentrum penyebaran covid 19 di wilayah kota Makassar.

“Dari pantauan anggota kami dilapangan masih ada beberapa kecamatan yang belum menerapkan aturan protokol seperti tidak menyediakan alat cuci tangan di fasilitas umum serta masih banyak warganya yang tidak menggunakan masker saat beraktifitas,” ucap sabri dihadapan peserta rapat evaluasi.

Sehingga kata Sabri dari pantauan anggotanya ada 6 Wilayah kecamatan yang perlu diintervensi untuk dijadikan evaluasi penanganan episentrum covid 19 karena sampai saat ini tingkat penyebarannya masih diatas dari 5 persen

“Mestinya penyebarannya harus dibawah 5 persen kalau diatas 5 persen artinya penangan diwilayah dianggap tidak serius oleh pemerintah. Untuk kita akan berdayakan tenaga kontrak diwilayah kecamatan masing masing mengedukasi warganya terkait protokol kesehatan,”ujarnya.

Sedangkan untuk pembatasan keluar masuk kota Makassar kata Sabri Posko wilayah tetap terus dilanjutkan, hanya saja pemeriksaan suket sudah tidak diberlakukan lagi.

“Namun bagi warga daerah lain ditemukan tidak memakai masker ingin masuk ke wilayah kota Makassar, akan kita suruh balik kembali keluar dari wilayah makassar, begitupun warga Makassar yang tidak memakai masker kita beri sanksi kalau perlu kita rapid test ditempat,” terangnya .

Sementara itu Dandim 1408/BS Kolonel Inf Andriyanto yang hadir dalam rapat evaluasi mengatakan dalam penanganan covid 19 tentunya setiap wilayah punya persolan sendiri sendiri dan dinamika masing masing dalam menangani pandemi Covid 19.

“Kami berharap kalau ada masalah yang dihadapi dilapangan silahkan disampaikan kepada kami, itu lebih bagus lagi agar kita bersama sama mencari solusi dalam menangani masalah Pandemi Covid 19 ini,” terangnya.

Bupati Gowa Tinjau Kesiapan Pembukaan Pos Pelayanan Publik

KabarMakassar.com — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Gowa, Yeni Andriani dan Kapolres Gowa, AKBP Boy FS Samola mengecek kesiapan pembukaan Pos Pelayanan Publik di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Gowa, Senin (3/8).

Bupati Adnan mengatakan kehadiran Pos Pelayanan Publik sebagai langkah awal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa untuk terus meningkatkan dan tetap bisa memberikan kemudahan pelayanan kepada Masyarakat.

Nantinya Pos Pelayanan Publik ini akan menggabungkan pelayanan di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Gowa dan instansi vertikal lainnya. Sementara untuk awal hanya akan menggabungkan 3 (tiga) instansi, yaitu DPM-PTSP, Kejaksaan dan Polres Gowa.

Lanjut Adnan kehadiran Pos Pelayanan Publik langkah awal sebelum adanya pembangunan Mall Pelayanan Publik. Agar Kabupaten Gowa tetap bisa mempertahankan penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang saat ini memiliki peringkat B.

“Untuk awal agar kita bisa mempertahankan B dan naik BB kita buat dulu Pos Pelayanan Publik yang akan ditempatkan di kantor PTSP. Pelayanannya 3 (tiga) dulu yaitu PTPS, Kejaksaan dan Kepolisian, mudah-mudahan ini bisa membuat Kabupaten Gowa meraih peringkat BB,” kata Bupati Adnan.

Sementara untuk pembangunan Mall Pelayanan Publik, Adnan merencanakan akan dibangun tahun 2021 mendatang. Adnan menyebutkan ini adalah satu satu poin untuk mendapatkan penilaian SAKIP.

“Sehingga saya minta TAPD yang diketuai oleh pak Sekda untuk bisa mempersiapkan ini dan merencanakan pada penganggaran tahun depan untuk membuat Mall Pelayanan Publik menyesuaikan dengan anggaran yang ada. Saya minta dipersiapkan dari sekarang sehingga pada saat pembahasan APBD pokok 2021 sudah ada di dalamnya,” ujar Adnan.

Mall Pelayanan Publik ini akan diintegrasikan dengan semua pelayanan baik yang berada dilingkungan SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa maupaun dengan pelayanan di instansi vertikal lainnya seperti Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan Agama serta Kementerian Agama Kabupaten Gowa.

“Sehingga tidak ada lagi pelayanan di kantor masing-masing, semua akan menjadi satu,” tambah Adnan.

Sementara itu, Kepala DPM-PTSP Kabupaten Gowa, Indra Setiawan Abbas menyebutkan beberapa pelayanan yang akan hadir dalam Pos Pelayanan Publik ini seperti pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), SIM, lapaoran hilang, bayar tilang dan pelayanan PTSP sendiri.

Google Terapkan WFH Hingga Juli 2021

KabarMakassar.com — Beberapa perusahaan besar di dunia menerapkan perpanjangan work from home (WFH), salahsatunya perusahaan besar di Amerika Serikat Google yang memutuskan jika karyawannya bekerja dari rumah hingga tahun 2021 mendatang.

Dari 200 Ribu karyawan yang dikontrak perusahaan induk Google, Alphabet. Kebijakan tersebut diambil karena Pandemi Covid-19 yang juga masih belum usai hingga sampai saat ini.

Tidak hanya google, beberapa perusahaan besar lainnya seperti Twitter yang juga mengumumkan jika hingga 2021 akan bekerja dari rumah.

Dikutip dari The Information, jika CEO Google, Sundar Pichai memberikan informasi terkait WFH bagi karyawannya. Dimana Pichai menjelaskan jika pegawai dengan pekerjaan yang mengharuskan kehadiran fisik akan diizinkan untuk kembali ke kantor pada bulan Juni atau Juli mendatang. Namun, dengan peningkatan kewaspadaan terhadap keselamatan dan pengalaman bekerja di kantor yang berbeda.

Sementara untuk sebagian besar staf Google, bekerja dari rumah akan menjadi normal baru untuk hingga akhir tahun 2020.

Tak hanya itu Pichai juga membebaskan pegawai untuk menyewa tempat lain setahun penuh apabila memilih untuk pindah.

Dan dikutip dari berbagai sumber, ini deretan perusahaan besar yang menerapkan WFH hingga tahun 2021:

  1. Google
  2. Universal Music Group
  3. Warner Music Group
  4. Sony Music
  5. Amazon corporate
  6. Viacom
  7. Scotiabank
  8. RBS (Royal Bank of Scotland)
  9. Group Nine Media
  10. Indeed

Dan beberapa perusahaan yang tak memerlukan karyawan bekerja di Kantor:

  1. Facebook
  2. Twitter
  3. Square
  4. Slack
  5. Shopify
  6. Zillow

Harapan Asrar Marlang Usai Resmi Jabat Sekretaris KPU

KabarMakassar.com — Setelah dilantik sebagai Sekretaris KPU Kota Makassar, Asrar Marlang berharap jika dirinya mampu berkontribusi dalam tahapan pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota 2020 yang digelar serentak mendatang.

Asrar dilantik oleh Sekretaris KPU Sulsel, pukul 09:00 Wita di Gedung KPU Sulsel, jalan AP Pettarani Makassar, Senin (3/8).

“Harapan dari saya, semoga ini bisa menjadi bagian yang berkontribusi terhadap kesuksesan Pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Makassar tahun 2020 mendatang,” ujar Asrar saat dihubungi mellui selularnya, Senin (3/8).

Untuk diketahui sebelumnya jika Asrar menggantikan posisi Muhammad Sabri ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Pemkot ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar pada Pilwali Makassar 2018 lalu. Ia pun juga sebelumnya menjabat sebagai pelaksana harian Sekretaris KPU Makassar, dari sebelumnya di Humas KPU Sulsel.