News

AMAN Ambil Formulir Sekaligus Paparkan Programnya di Hanura

AMAN Ambil Formulir Sekaligus Paparkan Programnya di Hanura

Kabar Makassar -- Bakal Calon Walikota Makasar, Andi Mustaman (AMAN) mengambil formulir pendaftaran bakal calon Walikota Makassar 2018 di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hati Nurani Rakyat (Hanura) Makassar di jalan Bawakaraeng, Makassar. Kamis, 6 Juli 2017 kemarin.

Selain mengambil formulir AMAN juga memaparkan program-program kedepannya untuk membangun kota Makassar dihadapan para pengurus DPC Hanura Makassar. Kedatangan rombongan AMAn pun disambut langsung oleh Ketua DPC Partai Hanura, Muhammad Yunus HJ.

Pengambilan formulir AMAN pun mendapat sambutan hangat dari Ketua DPC Hanura Muhammad Yunus, tak tanggung-tangung ia memberikan ucapan selamat hari raya idul Fitri kepada rombongan AMAN yang hadir. "Pertama saya mengucapkan mohon maaf lahir dan batin, ini masih nuansa idul fitri," kata Muhammad Yunus.

Yunus menambahkan jika rasa terima kasihnya kepada Andi Mustaman untuk bisa hadir dan sekaligus mengambil formulir untuk maju dan berkeinginan menggunakan kendaraan partai Hanura. "Terima kasih pak karena berkenan mendaftar di Hanura, pak Aman ini saudara, teman sekaligus satu kampung saya," ujarnya.

Untuk diketahui jika di Hanura, Andi Mustaman merupakan pendaftar kedua di partai Hanura setelah Bakal Calon Walikota Makassar lainnya yakni Nasran Mone yang terlebih dahulu mengambil formulir.

Andi Mustaman yang juga dikenal sebagai Tokoh Pendidikan Sulsel lebih jelas menerangkan dihadapan pengurus Hanura jika dirinya, telah hampir 1 tahun turun menyerap aspirasi di masyarakat, mulai Agustus 2016 sampai sekarang. "Selama hampir 1 tahun turun di masyarakat, saya sudah bisa memetakan masalah yang dihadapi oleh masyarakat dan bagaimana menyelesaikannya," ungkapnya dihadapan ketua DPC Hanura.

Selama dua periode di DPRD Sulsel ia menyampaikan pula jika lebih tahu tentang masalah yang dihadapi masyarakat saat ini, Ia menyebutkan ada tiga hal yang menjadi fokus perhatian yang harus dituntaskan. "Ada tiga masalah yang dihadapi masyarakat kita yang harus kita tuntaskan, masalah pendidikan, masalah kesehatan dan masalah ekonomi," tegasnya.

Lebih lanjut AMAN menyampaikan bahwa produktifitas kerja akan menurun ketika kesehatan terganggu dan kesehatan sangat tergantung kondisi lingkungan dan hal tersebut juga sangat dipengaruhi oleh tingkat pendapatan seseorang. "Ini yang saya sering sampaikan, tentang lingakaran setan kemiskinan yang harus diputus, kita harus meningkatkan kualitas pendidikan, menciptakan peluang usaha (ekonomi mikro), dan kesehatan gratis," tutupnya.

Foto: Int.

Fritz Wongkar

Journalist

Pewarta yang telah mengantongi sertifikat Jurnalis Muda dari Dewan Pers. Aktif menulis sejak 2011.

Redaksi

Related Articles

Leave a Reply

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close