ALFI Sulselbar : Aturan Jembatan Timbang Perlu Sesuai Karakteristik Daerah

Kabar Makassar — Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) berharap pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perhubungan agar membuat aturan pelaksanaan jembatan timbang yang disesuaikan dengan kondisi infrastruktur dan kesiapan armada di daerah.

“Fungsi jembatan timbang ini sangat penting dalam menjaga keselamatan berlalu lintas untuk angkutan barang/logistik di jalan raya, tetapi kami perlu waktu dan dukungan pemangku kebijakan untuk menginformasikan kepada pemilik barang. Sehingga dapat memberikan tarif angkutan dengan batas tarif atas dan bawah.  Kalau bisa dikalkulasi sesuai dengan berat barang yang diangkut,” ujar Ketua ALFI Sulselbar Syaifuddin Ipho di Makassar, Rabu, 15 November 2017.

Dia mengatakan regulasi yang akan diberlakukan juga harus melihat kondisi armada angkutan, jarak tempuh, kondisi pergudangan saat ini. Sebaiknya diberikan kebijakan secara bertahap agar kegiatan  pasok dan supply barang di sulawesi selatan tidak langsung terganggu.

“Kami khawatirkan kelangkaan bahan pokok kebutuhan masyarakat dan industri yang berakibat timbulnya permasalahan baru,” ujarnya

Ipho mendukung upaya transparansi penegakan aturan di jembatan timbang.”Sudah perlu dikeluarkan blangko tilang agar tidak ada lagi praktek dugaan pungutan tidak resmi disana,” ungkapnya

Sementara itu, Ketua Organda Sulawesi Selatan Darwis Rahim menyatakan, tarif batas bawah akan menjadi dasar dari para pengusaha maupun sopir untuk memperkirakan berapa biaya yang dikeluarkan.

“Kedepannya sudah harus ada karena itu menjadi alat ukur, sekaligus kita bisa tahu bahwa memang di jembatan timbang semuanya sudah dikelola secara profesional karena adanya tarif atas dan tarif bawahnya,” jelasnya.

Diketahui, jembatan timbang berfungsi sebagai alat pengawasan angkutan barang untuk menjaga kelaikan kendaraan dan kerusakan jalan akibat muatan lebih.

Selain itu, terdapat beberapa manfaat dari jembatan timbang diantaranya memperlancar arus lalu lintas agar  tidak macet dan minim kecelakaan, serta jalan lebih awet, tidak cepat rusak. 

[divider sc_id=”sc1410545396785″]divider-3[/divider]

Baca juga :   BI Distribusikan Rp 1 Triliun Uang Kecil Untuk Ditukarkan

[team layout=”3″ staff=”488″ sc_id=”sc717791965353″]