Aksi Kamisan Ke-4 Digelar di Monumen Mandala Bahas Penganiayaan Difabel

Aksi Kamisan Makassar yang Ke-4 tuntut diadili oknum Satpol PP Bone yang menganiaya penyandang difabel yang digelar di Monumen Mandala, Jalan Jendral Sudirman Makassar, Kamis 28/12/2017. [Foto: Wawan]

KabarMakassar.com — Relawan Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB) bersama Amnesty Internasional Indonesia dan sejumlah elemen perjuangan HAM di Sulawesi Selatan kembali melakukan Aksi Kamisan Makassar atau Aksi Payung Hitam. 

Sebagai informasi awal, Aksi hari ini terkait dengan penganiayaan Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bone, Andi Takdir (30), telah dianiaya sejumlah oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bone. 

Dari pantauan wartawan kabarmakassar.com beberapa orang telah berkumpul di depan Monumen Mandala untuk melakukan aksi payung hitam. 

Telah hadir juga korban kekerasan yang dilakukan oleh satpol PP saudara takdir beserta dengan beberapa teman-teman disabilitas lainnya. Hadir juga Direktur Eksekutif Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (PerDIK), Abdul Rahman dan Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin) Sulsel.

Hingga berita ini diturunkan para relawan aksi kamisan siap melakukan orasi tentang pengecaman kekerasan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP. (*)

Penulis Wawan Indrawan 

Baca juga :   Ini Tema Aksi Kamisan Hari Ini