Akan Ada Pemotongan Tunjangan Bagi Pegawai yang Mangkir Kerja

Humas Pemprov

Kabar Makassar– Terkait masih adanya pegawai Organisasi Perangkat Daerah atau OPD lingkup pemerintah provinsi Sulsel, Sekertaris Daerah Wilayah Sulsel, Abdul Latif akan memberi sanksi tegas bagi mereka yang mangkir dari tanggungjawabnya.

Hal itu diungkapkan Abdul Latif tang ditemui usai di kantornya jalan Urip Sumohardjo Makassar. Senin 3 Juli 2017.

Sementara untuk jumlah keseluruhan pegawai yang tidak hadir tanpa keterangan, dari beberapa OPD yang ada lingkup pemerintah provinsi Sulsel, Ia mengaku belum mengetahui besarannya, namun dapat dikatakan bahwa jumlah yang pegawai yang hadir lebih banyak dari hari hari biasanya.

Baca juga :   Pertanian Indonesia Maju, Wagub Sulsel Puji Mentan RI

“Saya tidak tau jumlahnya tapi sebagian besar itu jumlahnya orang yang datang cukup banyak berbeda dengan hari hari biasa, tapi jumlahnya saya belum hitung secara keseluruhan,” kata Abdul Latif.

Sedangkan untuk sanksi bagi pegawai yang mangkir di hari pertama kerja akan diberikan teguran sesuai yang diatur pada badan kepegawaian.

“Untuk sanksinya paling tidak akan berikan teguran, yang tidak hadir hari ini harus ada sanksi tertulis yang diberikan kepada mereka kalau tidak ada kejelasan atau penjelasan tentang ketidakhadirannya, karena itu sudah diatur salam aturan kepegawaian,” jelasnya.

Baca juga :   SYL Terima Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Selain itu, ia menambahkan bagi pegawai yang tidak mangkir tanpa alasan dan bertanggungjawab pada tugas serta fungsinya akan diberikan teguran keras hingga pemotongan tunjangan.

“Diberikan terguran keras dan itu jadi bahagian dari persoalan pegawai kalau mendapat teguran bahkan
Pemotongan tunjangan itu pasti ada,” tegasnya

[divider sc_id=”sc665606359152″]divider-3[/divider]

[team layout=”2″ staff=”1694″ sc_id=”sc827328280718″]