Ajukan Pra Peradilan tapi Ditolak, Puang Lalang Dihantui Pasal Berlapis

Juru Bicara PN Sungguminasa, Sigit Triatmojo. Dok. Abdul Kadir.

KabarMakassar.com — Tersangka kasus dugaan penistaan agama, Puang La’lang nampaknya harus mengelus dada.

Pasalnya, setelah sembilan hari menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Sungguminasa, sejak tanggal 6 hingga 14 Januari 2020 Pra peradilan yang diajukan oleh pengacaranya ditolak.

Kini status Puang La’lang telah sah ditetapkan tersangka oleh PN Sungguminasa.

Puang La’lang sendiri merupakan pimpinan Terekat Tajul Khalwatiyah Syekh Yusuf itu dianggap sesat, oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gowa.

“Ternyata, hakim menjatuhkan putusan penetapan tersangka itu sudah memenuhi syarat ataupun formiil, dijadikan sebagai tersangka oleh penyidik,” kata Juru Bicara PN Sungguminasa, Sigit Triatmojo kepada KabarMakassar.com ketika ditemui, Kamis (16/1/2020).

Sidang pra peradilan tersebut dipimpin hakim tunggal Wahyudi Said. Sedangkan panitera penggantinya Sudarmono.

Kata Sigit, putusan dalam sidang tersebut juga sudah sesuai dengan putusan di Mahkamah Konstitusi.

“Penetapan tersangka itu harus memiliki prinsip alat bukti yang sah. Dalam aturan, ada beberapa keterangan saksi, para saksi ahli, surat, dan sebagainya yang harus dipenuhi penyidik,” sambung Sigit.

Penyidik Sat Reskrim Polres Gowa pun kembali akan melanjutkan penyidikan Puang La’lang, setelah pra peradilan pria 74 tahun itu ditolak pihak pengadilan. Tersangka pun kini kembali ‘dihantui’ dengan pasal berlapis.

Tindakan Puang La’lang sebagai pimpinan tarekat itu dianggap sesat dan menyesatkan. Karena menjual kartu surga ke pengikutnya, dan beberapa ajaran sesat lainnya.

Tersangka dijerat Pasal 156 a KUHP dan atau Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 3, 4 dan 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 dan atau UU Nomor 22 Tahun 1946, dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 tahun penjara.

Reporter :

Editor :

Abdul Kadir

Prisatno Panji Latief

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI