Kabar Makassar

Soni Sumarsono Tinjau Makassar Art Gallery

  • Penulis : Fritz Wongkar
  • Terbit : Terbit 22/5/18
Soni Sumarsono Tinjau Makassar Art Gallery
Pj Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono memantau langsung kondisi pantai loasari dengan mengunjungi Art Gallery .

KabarMakassar.com -- Raut wajah bahagia Siswadi Abustam alias Azis tidak bisa Dia disembunyikan, saat mengetahui lukisannya akan di tempatkan di Kamar Presiden Bung Karno Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

Lukisan perupa ini, adalah sebuah lukisan Proklamator RI berwarna hitam-putih. Lukisan ini memang telah dicari oleh Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono dalam beberapa hari dan ditemukan tidak sengaja ketika berkunjung ke Pantai Losari, Senin 21 Mei 2018.

"Bagi Saya sebagai seorang perupa ini sebuah penghargaan yang sangat besar, karena karya ini dihargai," ujarnya. 

Lukisan tersebut dibuatnya seminggu yang lalu. "Pak Gubernur hanya ingin menerima ketika dibayar, padahal saya ingin memberikan gratis. Apalagi disebutkan mau ditempatkan di Kamar Presiden,  tentu ini anugerah, saya bangga sekali," katanya. 

Adapun cerita dari lukisan ini hingga dibeli Sumarsono, usai berkunjung memantau kondisi Pantai Losari bersama tim Patroli Gabungan Satpol PP, kemudian berkunjung ke Makassar Art Galery, di samping bangunan tersebut, Siswadi memamerkan beberapa lukisannya.

Surmasono pun, bertanya tentang beberapa lukisan yang dipajang di geleri tersebut beserta arti dari beberapa lukisan, yang terlihat abstrak. 

"Ini bagus, anda membaca lukisan ini seperti apa," tanya Sumarsono disebuah lukisan bergambar mulut dan deretan gigi, gigi tersebut memiliki cabang tangan dan kaki manusia. 

Setelah melihat beberapa lukisan Sumarsono meminta agar setiap lukisan diberikan daftar harga. Hingga akhirnya, orang nomor satu Sulsel ini melihat lukisan Bung Karno langsung membeli. Siswadi ingin memberikan secara gratis tetapi Sumarsono menolak, hanya ingin membawa pulang ketika membayar. Terpaksa Siswadi menawarkan harga Rp300 ribu. 

"Apa ini tidak terlalu murah Pak," kata Sumarsono. 

Akhirnya mereka sepakat dan lukisan tersebut dibeli Sumarsono, bukan hanya membeli lukisan Bung Karno, tetapi juga memesan satu lukisan dirinya.(*)