Kabar Makassar

Kepemimpinan SYL Jadi Inspirasi Bupati Takalar

  • Penulis : Hendra N. Arthur
  • Terbit : 1 pekan, 4 hari lalu
Kepemimpinan SYL Jadi Inspirasi Bupati Takalar
Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Ysin Limpo. [Foto: Humas]

KabarMakassar.com --- Bupati Takalar Syamsari Kitta menyebut Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) sebagai Gubernur inspiratif dan idola dirinya dan masyarakat Takalar. 

"Memang, menjadi cita-cita saya sejak lama, berharap pada suatu ketika saya bisa duduk bersanding dengan beliau dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Takalar. Dan alhamdulilah, tahun ini harapan itu dikabulkan oleh Yang Maha Kuasa, bersama dengan Gubernur inspiratif dan idola saya," kata Bupati Periode 2017–2022 ini. 

Hal ini, dia sampaikan saat memberikan pidato sambutan pada HUT Ke-58 Kabupaten Takalar, yang dipusatkan dan bertempat di Lapangan H. Larigau Kecamataan Galesong, Kabupaten Takalar, Senin, 12 Februari 2018.

Terlebih Ia menyampaikan pada masyarakat Takalar, jika Gubernur baru saja tiba dari Jakarta dan langsung ke Takalar untuk berkumpul merayakan HUT bersama-sama. 

Syamsari berpasangan dengan Ahmad Daeng Sere, dilantik 50 hari lalu, tepatnya pada 22 Desember 2017.

Ia menyebutkan, sebentar lagi SYL akan mengakhiri pengabdiannya setelah 10 tahun menjabat sebagai Gubernur. 

Tak bisa dipungkiri, lanjutnya betapa besar kepedulian dan atensi terhadap daerah Panrannuangku ini, hingga Takalar bisa seperti sekarang. 

"Andai bukan karena regulasi, maka saya orang pertama yang akan meminta agar beliau masih terus menakhodai daerah ini. Itu karena saya melihat sentuhan kepemimpinan beliau sungguh luar biasa dan hasilnya pun fantastis dengan menorehkan selaksa prestasi, memaknai kepemimpinan sebagai medan pengabdian untuk kepentingan banyak orang," sebut Syamsari. 

Ia juga berterima kasih pada semua pihak dan rakyat Kabupaten Takalar yang telah mendorong terbangunnya suasana kondusif, situasi sejuk dan damai. Karena dalam suasana yang aman, tentram, damai tercipta demokratis yang baik. 

Sebagai bupati baru, kepada pendahulu dan para pendiri atau Founding Father Kabupaten Takalar. Ia menyampaikan rasa hormatnya. 

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Takalar ke 58 kali ini sendiri, mengambil tema ”Takalar Baru yang Unggul, Sejahtera, dan Bermartabat".

Ia menyampaikan, hari jadi ke-58 ini menjadi momentum untuk merengkuh masa depan berlandaskan realita dan dinamika kekinian tanpa melupakan nilai-nilai dan peristiwa bersejarah  di masa lalu. 

Sesuai dengan data yang tersedia dari BPS Takalar sampai dengan tahun 2016. 

Secara sepintas dapat dikemukakan antara lain PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Rp7,7 Trilliun, Pendapatan Perkapita Rp26,7 juta rupiah, Pertumbuhan ekonomi 9,61 persen, Penduduk miskin 9,35 persen, Laju Inflasi 3,74 persen, tingkat pengangguran terbuka 4,92 persen dan Indeks Pembangunan Manusia pada angka 64,96.

Ia menambahkam, geliat pembangunan yang berlangsung dalam kurun waktu satu tahun terakhir berdampak pada angka pengangguran yang masih belum menurun secara signifikan.

Namun di sisi lain mengalami peningkatan pendapatan masyarakat sehingga menekan angka kemiskinan.

Fenomena seperti itu berkolerasi dengan kinerja pembangunan Kabupaten Takalar secara keseluruhan. Khususnya dalam hal pembangunan sosial dan ekonomi kemasyarakatan yang tercermin pada peningkatan angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Adapun program prioritas pembangunan melalui 22 butir program unggulan antara lain bantuan sapi 1 ekor per kepala keluarga. Bantuan minimal 1.000 traktor dan 5.000 pompa air serta bibit tanaman produktif.

Penangkaran benih padi setiap kecamatan dan perbaikan irigasi. Bantuan sarana prasarana nelayan dan budidaya rumput Laut.Pengembangan kawasan kuliner ikan segar.

Penuntasan dan perbaikan insfrastruktur jalan kabupaten. Peningkatan kesejahteraan ASN & tenaga teknis. Pembangunan Rumah sakit bertaraf internasional dan lainnya. 

Dari 22 program unggulan yang sudah dicanangkan, Ia optimisakan mampu berkontribusi terhadap peningkatan IPM daerah sebagai indikator terwujudnya Takalar daerah unggul, sejahtera dan bermartabat.

Sementara itu, Gubernur Sulsel SYL berharap, bahwa 50 hari sejak dilantiknya sebagai Bupati-Wakil Bupati, Syamsari Kitta -Achmad Daeng Se're mampu membawa kabupaten Takalar lebih baik kedepan di momentum hari jadi ini. 

Bersama masyarakat, pasangan ini mampu membawa Takalar tiga kali lebih maju, mandiri dan sejahtera.

Kejayaan Takalar dimasa lalu tetap bisa hadir saat ini dan dimasa mendatang. 

"Kebesaran itu telah dibuktikan oleh Karaeng Galesong. Saya berharap cara pandang pemerintah berubah,  siapa saja yang bertugas harus mampu dan mau mengajak rakyat, bersama-sama membangun Takalar," harap Syahrul YL.(*)