Adnan Minta Dana BOS Dipakai untuk Beli Kuota Guru dan Siswa

KabarMakassar.com — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengaku Dana dari Bantuan Operasional Siswa (BOS) akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan kuota internet para siswa selama menjalankan proses belajar mengajar dari rumah, Rabu (3/6).

Menurutnya meski aktivitas dalam lingkungan perkantoran akan kembali normal, tapi hal ini tidak berlaku dengan aktivitas di sekolah. Kata dia, pemberlakuan belajar dari rumah melalui masih akan terus dilakukan hingga kasus penyebaran Covid-19 belum mengalami penurunan.

“Kalaupun kebijakan pusat akan memperbolehkan anak-anak sekolah, khusus untuk di Gowa saya belum mempertimbangkan untuk dibuka,” kata Adnan.

Ia mengaku masih besarnya resiko yang akan terjadi penularan Covid-19 jika anak mulai sekolah. Apalagi, selama di sekolah aktivitas anak tidak ada yang menjamin dapat menjalankan protokol kesehatan dengan ikut imbauan pemerintah.

“Atas dasar inilah saya meminta agar dana BOS sebagiannya bisa kita alokasikan untuk pengadaan atau pembelian kuota internet bagi siswa dan guru selama menjalankan pembelajaran daring,” terangnya.

Adanya jaminan kebutuhan internet siswa dan guru akan menciptakan proses belajar mengajar dari rumah berjalan dengan baik. Selain itu, juga mengurangi beban para orangtua siswa karena selama adanya Covid-19 ini membuat pendapatan mereka menurun.

“Ini juga untuk menjawab keluhan masyarakat dalam hal ini orangtua siswa bahwa belajar dari rumah membutuhkan biaya besar karena harus terus beli pulsa untuk pemenuhan kuota. Sementara diantara anak-anak kita pasti ada orangtuanya yang kehilangan pendapatan dan terdampak pandemi ini,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Salam mengaku rencana Bupati Gowa untuk memberikan kuota internet bagi siswa melalui dana BOS sudah sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kata dia, aturan ini tertuang dalam Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 yang mana disebutkan bahwa dalam penggunaan dana BOS, kepala sekolah wajib menyiapkan kuota internet bagi guru dan siswa.

Begitupun dengan anggaran lain untuk penggunaan dana BOS ini seperti pengadaan buku semuanya diserahkan kepada pihak sekolah untuk mengelola seusai dengan kebutuhan.

“Disitu dijelasnkannya secara jelas, untuk keperluan menyiapkan kouta bagi siswa dan guru itu sudah diatur di dalam Kemendikbud. Kita akan tindaklanjuti ini secepatnya,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Abdul Kadir

Sofyan Basri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI