Disnaker Makassar Serius Tegasi Perusahaan ‘Kalasi’

Kabarmakassar.com– Pemerintah Kota Makassar nampaknya cukup serius memperhatikan hak-hak bagi para pekerja di Kota Makassar. Selain dengan gencar memberikan sosialisasi kepada perusahaan agar memberikan gaji kepada pekerja sesuai dengan Upah Minimum Kota (UMK), pemerintah kota juga meminta setiap perusahaan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi seluruh pekerja atau buruh saat ramadhan.

Kepala Dinas Keternagakerjaan (Disnaker) Makassar A Irwan Bangsawan mengatakan, himbauan yang dikeluarkan Disnaker Makassar bukan gertakan semata. Berdasarkan dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 20 Tahun 2016 tentang tata cara pemberian sanksi administratif Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan, tentunya perusahaan yang tidak mengindahkan secara pasti diberikan sanksi.

Baca juga :   Warga Solo Rebutan Swafoto Bersama SYL

Guna mengetahui perusahaan-perusahaan di Kota Makassar yang tidak memberikan THR keagamaan kepada pekerjanya, Disnaker Makassar meminta kerjasama seluruh pekerja untuk melaporkan perusahaan tempat dia bekerja secara langsung ke Unit Layanan Pengaduan Ketenagakerjaan di kantor Disnaker Makassar, Jalan A.P Pettarani.

“Perusahaan wajib bayarkan THR kepada pekerja. Sesuai Permenaker nomor 20 tahun 2016, perusahaan yang tidak membayarkan THR kepada pekerjanya akan diberikan sanksi. Kalau sanksinya mulai denda bagi perusahaan dan bisa sampai penutupan perusahaan,” tegas Irwan, Jumat, 9 Juni 2017.

Baca juga :   Agenda Pemkot Makassar 10 Juli 2017