Eva Anggota DPR Sumbang Sapi Kurban Bagi Warga Muslim di Tator

KabarMakassar.com — Hari raya idul adha menjadi momen bagi legislator asal Tana Toraja, Eva Stevany Rataba untuk saling berbagi kepedulian bagi sesama.

Anggota DPR RI dari partai NasDem ini menyumbangkan seekor Sapi kurban di masjid Agung Makale untuk umat muslim yang berada di Kota Makale dan sekitarnya.

Bantuan Eva Stevany ini diterima langsung ketua panitia qurban Masjid Agung Makale sekaligus Ketua PHBI Tana Toraja, Teguh Catur Prianto, dan disambut hangat oleh pengurus serta jamaah yang hadir di tempat itu, Jumat (31/7).

Ditengah keakraban yang terjalin bersama warga, Legislator senayan ini menyampaikan pesan moralnya dengan penuh rasa toleran dan empati yang tinggi tentang pentingnya nilai-nilai persaudaraan dalam momentum Idul Adha ini. Menurutnya, rasa persaudaraan adalah unsur utama dalam kita menjalankan hidup bermasyarakat, berbangsa dan bertanah air.

“Mari kita maknai perayaan Idul Adha ini, dengan rasa kebersamaan dan kekeluargaan yang tinggi, agar kita bisa saling berbagi dengan ketulusan dan keikhlasan hati. Sehingga kelak kita mampu menjadi masyarakat yang baik dalam menjalani kehidupan kita sebagai umat muslim dan warga negara yang baik.”ujar Eva Stevany Rataba.

Diakhir kegiatan, Ketua PHBI Tana Toraja, Teguh Catur Prianto, menambahkan, berkurban berarti menahan diri dan berjuang melawan, godaan ego. Kurban atau penyembelihan hewan sebenarnya adalah lambang dari penyembelihan hewan (nafsu hewani) dalam diri manusia.

“Perayaan Idul Adha ini, memiliki makna yang besar bagi umat muslim, dan ucapan terima kasih kepada ibu Eva yang telah memberikan contok toleransi beragama di Toraja.” terang Teguh Catur Prianto.

Instruksi Mentan SYL ke Dirjen Bantu Pertanian Bantaeng

KabarMakassar.com — Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bantaeng, Kamis, 30 Juli 2020. Sejumlah Direktur dari Direktorat Jenderal hadir dalam kunjungan itu.

Kunjungan kerja Menteri Pertanian ini dikemas dalam kegiatan panen bawang di Desa Bonto Lojong, Kecamatan Ulu Ere. Kehadiran mantan Gubernur Sulsel ini didampingi oleh anggota Komisi IV DPR RI, Azikin Solthan dan Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin.

Dalam kesempatan itu, Syahrul Yasin Limpo memperkenalkan sejumlah Direktur Ditjen yang hadir dalam kunjungan itu. Mereka di antaranya adalah Ditjen Tanaman Pangan, Suwandi, Ditjen Hortikultura, Prihasto Setyanto, Ditjen Perkebunan, Kasdi Subagyono, Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Sarwo Edhy serta Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil.

“Kalau sarana dan prasarana pertanian ini yang mengurusi pupuk dan alat berat pertanian. Sedangkan pak Ali Jamil ini yang mengurusi ekspor produk pertanian kita,” jelas Syahrul Yasin Limpo.

Dia juga mengajak para Dirjennya untuk ikut membantu peningkatan produksi pertanian di Bantaeng. Termasuk untuk peningkatan produksi tanaman bawang di Ulu Ere.

“Pak Ditjen ini potensinya di Bantaeng sangat bagus. Bantu ya, pak Dirjen. Ini kampung saya. Bibitnya, turunkan ke sini. Bawang bagus, di sini juga potensi kopinya bagus,” kata dia.

Dia juga mengakui, Bantaeng memiliki potensi yang sangat besar untuk pertanian bawang. Dia menyebut, potensi ini bisa terus didongkrak untuk memenuhi kuota bawang di Indonesia. Jika kebutuhan kuota di Indonesia sudah tercukupi, Bantaeng bisa menjadi salah satu daerah sentra ekspor bawang di Indonesia.

“Bantaeng ini sangat berpotensi untuk menjadi salah satu daerah sentra pengekspor bawang. Karena seluruh dunia sudah membutuhkan bawang ini,” jelas dia.

Syahrul Yasin Limpo juga mengakui ketahanan pangan di Kabupaten Bantaeng yang tetap kokoh meski berada di masa pandemi Covid-19. Oleh karena itu, dia mengajak kepada semua perbankan untuk ikut membantu permodalan petani untuk turut mendongkrak potensi pertanian di Bantaeng.

“Masa pandemi ini, kita semua terbatas pada ruang dan gerak. Ketahanan pangan di Bantaeng ini kuat, buktinya, kita tetap panen raya meski masa pandemi,” jelas dia.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin menambahkan, Kecamatan Ulu Ere adalah salah satu sentra produksi bawang merah dan bawang putih di Bantaeng. Kondisi alam yang berada di antarany 1.200 sampai 1.500 Mdpl membuat daerah ini menjadi spesial untuk produksi bawang.

Dia menambahkan, potensi pertanian bawang di Kecamatan Ulu Ere saat ini mencapai 1.700 hektare. Setiap hektare memiliki potensi produksi bawang hingga 20 ton.

Tahun ini, kata dia, tercatat ada 232 hektare lahan pertanian bawang. Jumlah ini saja, sudah memproduksi hingga 1.554 ton per Juni 2020. Jumlah ini, kata dia, diprediksi akan terus bertambah.

“Bawang dari Bantaeng ini sudah menyuplai beberapa daerah lainnya seperti Sulbar, Sulteng, Kaltim dan Papua,” jelas dia.

Dia menambahkan, pemerintah Kabupaten Bantaeng akan terus berupaya meningkatkan produksi bawang di Ulu Ere. Menurutnya, jika hal ini diterus didongkrak, Bantaeng memiliki potensi sebagai salah satu daerah pengekspor bawang di Indonesia.

Singgung Kebutuhan Pupuk

Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian juga sempat menyinggung kebutuhan pupuk di Bantaeng. Dia mengatakan, pupuk bukanlah segalanya di pertanian. Dia berharap, petani bisa melakukan inovasi untuk memunculkan pupuk organik yang ramah lingkungan.

“Pupuk bukan segalanya di pertanian. Kita harapkan, petani bisa belajar dan melakukan inovasi serta paham dengan kemampuannya sendiri, sehingga mencari alternatif organik yang lebih ramah lingkungan,” jelas dia.

Meski demikian, dia berharap semua Dirjen yang ikut dalam kunjungan itu bisa mengatasi masalah yang dialami petani di Bantaeng. “Saya sudah bawa semua Dirjen ini. Jadi semua masalah harus bisa ditangani,” jelas dia.

Dalam kesempatan itu, Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, sejak 2018, Pemkab Bantaeng telah memperkuat sektor pertanian. Dia mengatakan, kebijakan pemerintah telah memberikan bantuan premi asuransi pertanian dan peternakan.

“Kami terus mendukung program Kementerian Pertanian. Asuransi pertanian yang dibantu oleh Kementan sebesar 80 persen, kami bantu petani kita dengan bantuan premi 20 persen, sehingga petani Bantaeng terlindungi 100 persen tanpa membayar premi,” jelas dia.

Bantu Rp13 Miliar

Dalam kesempatan itu, Menteri Pertanian juga memberikan bantuan kepada sejumlah petani di Bantaeng. Bantuan itu berupa benih, pupuk, sarana pasca panen, bantuan kredit usaha pertanian, asuransi pertanian dan peternakan serta klaim asuransi. Total bantuan yang diserahkan Kementan itu mencapai Rp13 miliar.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo juga menyanjung anggota Komisi IV DPR RI, Azikin Solthan. Dia menyebut, bantuan ini tidak terlepas dari peran komisi IV DPR RI yang senantiasa memberikan masukan untuk Kementerian Pertanian.

“Pak Azikin ini adalah mitra dari Kementan. Dia sangat menentukan Kementan harus berada di mana. Bantuan-bantuan ini juga tidak terlepas dari peran Azikin Solthan,” jelas dia.

Dia mengakui, Bantaeng ini sebagai kampung halamannya. Bagi dia, Bantaeng adalah bagian yang tak terpisahkan dari dirinya.

“Ini kampung halaman saya di sini. Pak Bupati ini anak saya. Banyak keluarga saya di sini. Oleh karena itu, pak Dirjen, bantu saya di sini,” jelas dia.

Salat Idul Adha di Bantaeng Ketat dengan Protokol Kesehatan

KabarMakassar com — Bupati Bantaeng, H. Ilham Azikin bersama Ketua TP. PKK Bantaeng, Hj. Sri Dewi Yanti, dan para unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Bantaeng melaksanakan salat Idul Adha 1441 H di Mesjid Agung Syekh Abdul Gani Bantaeng.

Pelaksanaan sholat Idul Adha yang jatuh pada hari Jumat 31 Juli 2020 ini dilaksanakan dalam suasana yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Akibat pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia protokol kesehatan harus tetap dijalankan.

Meskipun Kabupaten Bantaeng saat ini telah memasuki fase kebaikan baru, dimana masyarakat sudah melakukan aktivitas secara normal kembali. Namun hal tersebut tetap akan dilakukan secara terbatas untuk masyarakat secara luas.

Khutbah Idul Adha pada kesempatan itu dibawakan oleh Ust. Arbul Latief, Lc, yang mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa ikhlas dan bersabar. Dia mengatakan, bahwa kesunnahan berkurban ini berkaitan dengan sejarah Nabi Ibrahim yang diuji keimanannya oleh Allah SWT untuk melepaskan sesuatu yang paling ia cintai di dunia ini, yakni dengan menyembelih putranya.

Gubernur Minta Warga Bersabar, Sholat Ied dengan Protokol Kesehatan

KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah berharap seluruh masyarakat Sulsel bersabar menjalani sholat Idul Adha dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laailaha Illallahu Allaahu Akbar, Allahu Akbar Walillaah Ilham. Pelaksanaan hari raya Idul Adha atau Idul Qurban tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena adanya pandemi covid-19,” ungkap Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya, pada sholat Idul Adha di Lapangan Jalan Lingkar Binamu Jeneponto, Jumat 31 Juli 2020.

Ia, menjelaskan tentu banyak dari masyarakat Sulsel khususnya di Jeneponto yang sudah merencanakan beribadah haji tahun ini, namun harus ditunda sementara karena pembatasan yang dilakukan pemerintah Arab Saudi.

“Jangan ki kecewa, percayalah Allah sudah mengatur yang terbaik untuk setiap umatnya. Saya berharap ditengah pembatasan berbagai aktifitas, tidak mengurangi esensi dari idul adha tahun ini. Tetap jalankan protokol kesehatan seperti cuci tangan, gunakan masker dan selalu jaga jarak adalah cara paling ampuh melindungi diri dari virus corona,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia menjelaskan kondisi Covid-19 di Sulsel khususnya angka kesembuhan pasien Covid 19 di Sulsel sangat tinggi. Menurutnya ini adalah hasil kerja keras dari seluruh pihak. Mulai dari tenaga kesehatan, relawan, kesiapan TNI serta POLRI yang menjadi salah satu garda terdepan dalam menjaga situasi tetap kondusif di masyarakat di tengah banyaknya tantangan yang harus dihadapi dilapangan.

Lebih lanjut dirinya, menguraikan, Pemprov Sulsel saat ini bersinergi dengan pemerintah kabupaten kota dan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dalam mengambil kebijakan. Termasuk bagaimana program wisata duta Covid-19 di Sulsel.

“Program wisata duta Covid-19 merupakan intervensi yang paling banyak berperan dalam menekan penularan dan kurva epidemi di Sulsel,” katanya.

Apalagi, berdasarkan analisa data, program wisata duta Covid-19 telah mencegah potensi penularan sekitar 170 ribu kasus baru di masyarakat dan menghemat sekitar Rp 765 miliar biaya rumah sakit yang dapat muncul dari kasus berat yang membutuhkan perawatan.

“Program ini juga ikut memajukan UMKM dimana hotel dan catering dapat terus beroperasi di masa pandemi, serta berkontribusi terhadap tingginya tingkat kesembuhan di Sulsel. Dengan angka ini, maka sekitar 2.000 peserta telah menjadi alumni dan siap untuk menjadi edukator di lingkungan masing-masing,” tutupnya.

Wagub Salat Idul Adha Bersama Menko PMK di Posko Pengungsi

KabarMakassar.com — Ratusan warga Masamba yang terdampak banjir bandang melaksanakan Salat Idul Adha 1441 H di Posko Pengungsian, Kantor Bupati Luwu Utara. Salat Idul Adha tersebut dihadiri Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman bersama Menko PMK Muhadjir Efendy, dan Sestama BNPB.

Tiba di bandara Andi Djemma, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama rombongan Menko PMK RI Muhadjir Effendi, langsung menuju Halaman Kantor Bupati Luwu Utara untuk melaksanakan Shalat Idul Adha 1441 H.

Halaman Kantor Bupati Luwu Utara pasca banjir bandang diketahui menjadi posko pengungsian masyarakat yang terdampak.

Menko PMK Muhadjir Effendi yang bertindak selaku Khotib menyampaikan, terkhusus untuk Luwu Utara, mendapat cobaan dari Allah Subhanahu Wata’ala.
Baginya, ini cobaan yang luar biasa.

Menko PMK kemudian memimpin doa untuk Luwu Utara.

“Luwu Utara harus bangkit, dan berbenah. Dalam suasana kebersamaan ini, mari kita saling menguatkan,” tegasnya dalam sebuah wawancara, Jumat (31/7/2020).

Terpisah, Wagub Andi Sudirman Sulaiman yang kompak memakai baju putih bersama Menko PMK menyampaikan, kedatangannya bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan dan Sestama BNPB beserta rombongan, adalah untuk berlebaran bersama dengan warga Luwu Utara.

“Sekaligus berbagi dalam suasana Idul Kurban ini. Semoga kedatangan kami, berikut bantuan dapat memberi semangat kepada warga korban bencana untuk optimistis bahwa kami bersama mereka,” ujarnya.

Di Luwu Utara, Wagub Andi Sudirman Sulaiman berkurban di lokasi bencana. Antara lain di wilayah yang terisolir Desa Maipi dan Masamba.

Setelah menyelesaikan Salat Idul Adha, Wagub Andi Sudirman Sulaiman memayungi Menko PMK menuju ke lokasi hewan kurban.

Basli Ali Sholat Idul Adha Bersama Warga dengan Protokol Kesehatan

KabarMakassar.com — Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali bersama warga melaksanakan sholat idul adha 1441 H di Lapangan Pemuda Benteng, Jumat (31/7).

Pelaksanaan sholat idul adha menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker karena Selayar masih berada dalam zona orange Covid-19.

Ketua Nahdatul Ulama Selayar, Drs. H. Mustari, M. dalam khutbahnya mengajak jamaah untuk bersikap sabar dan memelihara kedamaian hati ketika menerima ujian dan cobaan dengan mengangkat tema “Refleksi Idul Adha dan Ibadah Qurban dalam menghadapi ujian Pandemi Covid-19”.

“Sangatlah penting kita miliki apabila kita hubungkan dengan apa yang kita alami beberapa bulan terakhir, Allah SWT telah menguji kita dengan menyebarnya Covid-19 yang telah mendatangkan banyak korban meninggal, Nauzubillahi minzaalik,” kata H. Mustari

Ia mengingatkan pada jamaah untuk meningkatkan kesabaran, berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT. Kata dia, pemerintah telah berusaha secara maksimal meningkatkan kewaspadaan.

“Juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengikuti dan melaksanakan protokol kesehatan sebagai upaya untuk melindungi diri dari wabah virus corona,” ungkapnya.

Sementara itu, Basli Ali mengucapkan atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Selayar, selamat hari raya idul adha 1441 hijriah kepada seluruh masyarakat Selayar.

“Berharap momentum hari raya qurban ini menjadikan kita pribadi yang semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan semakin meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” kata Basli Ali.

Anggota Polisi di Bulukumba Sisihkan Gajinya untuk 65 Ekor Sapi

KabarMakassar.com — Perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H tahun 2020 Sedikitnya 65 ekor sapi dan 2 ekor kambing di kurbankan Polres Bulukumba hari ini (31/7).

Hewan kurban ini di beli dengan tabungan dari para personil jajaran Polres Bulukumba yang melaksanakan kurban bersama atas dasar keikhlasan.

Mewakili Kapolres Bulukumba Waka Polres Bulukumba Kompol Syarifuddin, selaku Ketua panitia kurban mengatakan, hal ini terwujud atas usulan dan persetujuan seluruh personil yang rela menyisihkan pendapatannya untuk dijadikan tabungan qurban di bensatker.

“Tujuannya untuk mendapatkan amal melalui ibadah kurban ini dan juga sebagai wujud kebersamaan personel Jajaran Polres Bulukumba dan bukan karena suatu perintah atau paksaan dari atasan baik dari Polda ataupun dari Kapolres” tutur Waka Polres Bulukumba Kompol Syarifuddin.

Untuk pengaturan anggota kurban, setiap kelompok terdiri dari 7 orang personil. Rencana pelaksanaaan kurban di Polres Bulukumba akan dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 31 Juli 2020 di halaman belakang Mapolres Bulukumba.

Di Mapolres Bulukumba sendiri rencananya 26 ekor sapi dan 2 ekor kambing akan dikurbankan serta 39 ekor tersebar di 10 Polsek Jajaran Polres Bulukumba.

Pelaksanaan kurban tahun ini pasti akan berbeda dengan pelaksanaan kurban tahun sebelumnya, mengingat kondisi saat ini masih berada dalam fase Pandemi Virus Corona atau Covid 19 sehingga jumlah orang-orang yang akan hadir dalam acara ini dibatasi.

Teknis pembagian nantinya akan diatur dan serahkan oleh Panitia yang sudah dibentuk sebelumnya, pelaksanaaannya dengan tetap mengacu dengan Protokoler Kesehatan.

Rapsel Ali Bagikan Ribuan Paket Kurban di Dapilnya

KabarMakassar.com — Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai NasDem Dapil Sulsel 1 Muhammad Rapsel Ali di hari raya Idul Adha 1441H/2020M menggelar program “Tebar Qurban” di wilayah dapilnya, Jumat (31/07/2020).

Muhammad Rapsel Ali menyiapkan ribuan paket daging Qurban Sapi di dapilnya mulai dari Makassar, Gowa, Takalar dan Selayar. Hal ini diungkapkan Zaldi selaku Staf Administrasi Anggota DPR RI yang juga panitia pelaksana kegiatan.

“Total ada 24 ekor sapi Qurban yang disalurkan di beberapa kabupaten yang masuk dapil sulsel 1 yakni Selayar, Makassar, Gowa dan Takalar. Paket daging Qurban ini akan dibagikan kepada warga yang berhak menerima daging qurban” Ujar Zaldi.

Anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Rapsel Ali berharap bantuan hewan Qurban ini bisa berkah dan bermanfaat bagi penerima

“Hari raya Idul Adha ditengah pandemi covid 19 ini, kita harus banyak berbagi dan menolong sesama. Saling menguatkan dan mendoakan semoga wabah ini segera berlalu. Saya juga mengucapkan selamat hari raya Idul Adha 1441H, Mohon Maaf lahir dan bathin” tutup Rapsel.

Mentan SYL Shalat Idul Adha 1441 H di Gowa

KabarMakassar.com — Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo (SYL) melaksanakan shalat Idul Adha 1441 Hijriah di Ruang Terbuka Hijau RTH Syekh Yusuf Discovery Sungguminasa Kabupaten Gowa, Jumat (31/7).

Dalam sambutannya Mentan SYL yang juga mantan Bupati Gowa ini mengaku bahagia bisa ikut melaksanakan Shalat Idul Adha di Kabupaten Gowa. Karena menurutnya lebaran Idul Adha tahun ini bisa dilaksanakan di kampung halaman bersama keluarga.

“Terutama kita semua yang menajdi keluarga saya sebagai orang Gowa. Saya merasa ini menjadi berkah tersendiri melihat kondisi keadaan Gowa dari hari ke hari makin baik,” ujarnya di hadapan ribuan jemaah Idul Adha.

Lanjutnya, pelaksanaan Idul Adha tahun ini kata SYL berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun ini dilaksanakan ditengah pandemi virus Corona atau Covid-19. SYL menyebutkan bahwa Covid-19 ini merupakan ujian untuk kita semua.

“Ini adalah ujian untuk kita keluar sebagai orang yang kuat. Kita harus banyak mengkonsumsi makanan dan minuman bergizi, vitamin dan banyak berolahraga,” jelasnya.

Olehnya itu, cara yang bisa dilakukan untuk menghadapi Covid-19 ini adalah memperbaiki keimanan, kedekatan terhadap sesama dan mengikuti protokol kesehatan serta anjuran pemerintah.

“Kita adalah anak pemerintah anak negara. Oleh karena itu, kita harus mendengarkan apa anjuran pemerintah seperti menggunakan masker dan jaga jarak. Jangan anggap Covid-19 ini sebagai hal biasa-biasa saja,” harapnya.

Namun mantan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan dua periode ini yakin bahwa dengan kultur yang dimiliki masyarakat Gowa bisa keluar dan melewati tantangan ini.

“Kita harus menjadi pemenang dari semua tantangan dan masalah kehidupan. Karena orang Gowa, Bugis-Makassar sudah teruji kehidupannya, teruji dia punya genetika dan ini bawaan dari lahir,” tandasnya.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha ini juga dihadiri Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni, jajaran Forkopimda dan pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa.

Program Kemanusiaan, Wagub Resmikan Rumah Layak Huni

KabarMakassar.com — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meresmikan dua rumah layak huni AMCF, di Jalan Tamangapa Raya, Kota Makassar, Kamis, 30 Juli 2020. Rumah layak huni itu merupakan program kemanusiaan yang dilakukan Asia Muslim Charity Foundation (AMFC) atau Yayasan Muslim Asia Sulsel.

Ada dua rumah yang diresmikan oleh Wagub Sulsel dengan pengguntingan pita. Yakni rumah layak huni untuk keluarga Dg. Badulu di Jalan Tamangapa Raya 5 No. 56 RT III RW III, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala dan untuk keluarga M. Dg. Naja di Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

Dalam laporannya, Administrator Pusat Kemanusiaan AMCF Sulsel, Haeruddin, menyampaikan pencapaian program kemanusian AMCF Sulsel sejak 2019. Program rumah layak huni sudah membangun 18 unit; pembuatan MCK umum 2 unit; 19 buah panel surya; pembagian sembako 2.856 paket; pemeriksaan kesehatan 2.963 jiwa; khitanan massal 340 jiwa; operasi katarak 222 mata; kursi roda 13 unit; tongkat untuk disabilitas 6 unit; serta program distribusi air bersih pusat kemanusian mencapai 1 juta liter. Selain itu, AMCF Sulsel juga aktif melakukan penyuluhan baik bidang pendidikan, kesehatan dan keagamaan.

Ia mengaku, ini menjadi momen langkah bagi AMCF Sulsel, dan kali pertama peresmian yang dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Selatan. “Kami berharap keberadaan AMCF, program kemanusian dapat memberikan pelayanan kemanusiaan yang lebih maksimal lagi,” ujar Haeruddin.

Dewan Pembina AMCF Sulsel, Dr. Muh. Ali Bakri, menghanturkan terima kasih kepada Wagub Sulsel. Orang nomor dua di Sulsel itu sudah sebagai pembina di AMCF atas support maupun menginisiasi program rumah layak huni untuk kaum duafa ini.

“Ini adalah komitmen kami dalam MoU yang kami tanda tangani bersama Gubernur Sulawesi Selatan yang diinisiasi oleh Wagub Sulsel pada Januari 2019 lalu,” ujarnya.

“Bapak Wagub mensupport kegiatan kami baik program kemanusiaan maupun keagamaan. Salah satunya Bapak Wagub menghadiri Wisuda Akbar Hafidz/Hafidzah Ma’had Al-Birr Unismuh Makassar,” akunya.

Dirinya berpesan, kepada penerima manfaat, (rumahnya) dijaga dan dipelihara dengan baik.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan, sejak awal pemerintahannya sudah berkoordinasi dengan pusat kemanusiaan AMCF.

“Sukses selalu untuk AMCF dalam aksi kemanusian di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Ia pun mendukung adanya pelibatan Pramuka Makassar dalam kegiatan AMCF. “Ini bagus sekali. Sebagai darma bakti kepada masyarakat. Sehingga kita bina empati sosial,” katanya.

Turut hadir diantaranya Dinsos Sulsel; Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Makassar, Iqbal Suhaeb; Camat Manggala; Lurah Tamangapa.

Untuk diketahui, AMCF adalah sebuah yayasan bertaraf nasional, terdaftar resmi di Kemenkumham RI yang memiliki jaringan nasional dan internasional, bergerak di bidang pendidikan, sosial, keagamaan, dan kemanusiaan.

Saat ini AMCF mengelola 20 lembaga Bahasa Arab dan Studi Islam di kota-kota besar se-Indonesia, 55 Markas tahfizh Al Quran se-Indonesia dan 96 panti asuhan dari Aceh hingga Papua.

AMCF atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Yayasan Muslim Asia adalah organisasi sosial, nirlaba dan nonpolitik yang berkantor pusat di Jakarta. Untuk AMCF Sosial Kemanusiaan Cabang Sulawesi Selatan berdiri sejak 8 Februari 2018 yang memiliki dua bagian yakni Kapal dan Pusat Kemanusiaan.