Jelang HUT Bhayangkara, WakaPolres Takalar Pantau Posko Balla Ewako

KabarMakassar.com — Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Takalar Kompol H Nasaruddin bersama Kabag Ops AKBP Daeng Mangngitung memantau kesiapan Posko Balla Ewako penanganan Covid yang akan di ikutkan lomba dalam Hut Bhayangkara di lingkungan Kalappo Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarabombang, Senin (15/6).

Disambut Camat Marbo Mappaturung,S.Sos beserta lurah Mangadu dan perangkatnya, WakaPolres Takalar Melakukan Koordinasi dengan Team panitia sambil berfoto bersama

Kompol H Nasaruddin mengatakan pemantauan dilakukan guna kesiapan dalam lomba di HUT Bhayangkara ke 74 nantinya.

“Persiapan demi persiapan terus dilakukan menuju HUT Bhayangkara pada 1 Juli mendatang. Namun tetap mengacu kepada Protokol kesehatan yang di keluarkan oleh pemerintah seiring merebaknya Virus Covid-19,” kata Wakapolsek didampingi oleh Kabag Ops Polres Takalar.

Menurut Nasaruddin, berbagai lomba yang akan diselenggarakan Polda Sulsel dalam lomba tersebut, antara lain lomba menyanyi lagu daerah, dan termasuk lomba kelengkapan dan keindahan Posko Balla Rewako.

Kedatangan Waka Polres Takalar disambut hangat Kepala Kecamatan Mangarabombang Mappaturu. Dia mengatakan warga Mangarabombang antusias menyambut kegiatan menjelang HUT Bahayangkara ke 74 tahun.

“Sehubungan dengan kegiatan HUT Bhayangkara warga Kecamatan Mangarabombang menyambut antusias serta mendukung upaya kepolisian dalam mengatasi Penularan Virus Corona,” Ungkap Camat.

Kristian Lambe Nilai Nicodemus Layak Diusung Demokrat

KabarMakassar.com — Partai Demokrat tetap berupaya untuk mengusung calon incumbent, Nicodemus Biringkanae pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tana Toraja yang akan dilaksanakan 9 Desember mendatang.

Ketua Tim Pemenangan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Tanpa Toraja, Kristian HP Lambe mengatakan selama memimpin Tana Toraja sejak 2016 lalu, Nicodemus masih menjadi sosok idealis yang program-programnya selalu pro rakyat kecil.

Menurutnya, Demokrat sebagai pengusung utama Nicodemus tidak mau kehilangan momentum untuk kembali berjuang memenangkannya pada Pilkada mendatang.

“Demokrat memberi ruang bagi Pak Nico untuk menentukan wakilnya. Tapi kita berharap tetap berpasangan dengan Pak Victor. Selama ini mereka berdua sangat solid menjalin kerja sama dengan Demokrat. Demokrat tak pernah dirugikan oleh pasangan ini,” kata Kristian Lambe, Senin (15/6).

Menurutnya dukungan ini akan diperkuat dengan hasil fit and proper test yang dilakukan secara virtual oleh tim uji kelayakan DPD Demokrat Sulsel.

“Dari hasil uji kelayakan, nilai Pak Nico malah lebih tinggi dari kandidat lain. Karena itu, sebisa mungkin DPP Demokrat memprioritaskan Pak Nico untuk diusung kembali,” ujarnya.

Kristian menilai selama 4 tahun memimpin Tana Toraja, Demokrat cukup mendapatkan perhatian oleh Nicodemus Biringkanae. Terbukti, kata dia, Partai Demokrat memiliki 4 Kursi di DPRD Tana Toraja.

“Pak Nico ini memenuhi syarat untuk lanjut ke tahapan berikutnya dalam penjaringan calon kepala daerah yang akan diusung oleh Partai Demokrat,” katanya.

Sementara itu, Nico juga menyampaikan jika selama ini dirinya memiliki hubungan emosional dan tanggungjawab moril yang besar untuk memprioritaskan Partai Demokrat dalam kontestasi Pilkada.

“Walaupun ada riak tapi itu bukan gelombang sehingga saya masih berharap diusung Demokrat,” kata Nico.

Ia juga menyebut jika Partai Demokrat tidak meninggalkan dirinya selama menjabat Bupati Tana Toraja lewat masukan dan kritik yang membangun dari Partai Demokrat dalam rangka mengawal visi-misi pemerintahan.

“Kami berkomitmen dan yakin untuk menang Pilkada serta berjanji tidak akan mempermalukan Demokrat di Tana Toraja,” pungkasnya.

Tambang di Desa Kalukuang Takalar Ditutup Sementara

KabarMakassar.com — Bupati Takalar, Syamsari Kitta menyetujui aktivitas tambang di Desa Kalukuang, Kecamatan Galesong agar ditutup sementara.

Hal ini berdasarkan hasil keputusan bersama dalam rapat koordinasi penyelesaian polemik tambang 3C serta melihat reaksi dan kondisi masyarakat yang tinggal di area tambang yang melakukan aksi unjuk rasa, Senin (15/6).

“Telah disepakati bersama agar aktivitas penambangan di lokasi tersebut ditutup hingga ada petunjuk dari Dinas ESDM Provinsi Sulsel,” kata Kepala Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Irwan Yunus.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar mengambil langkah penanganan masalah tambang di desa tersebut. Bahkan, pekan lalu, Pemkab Takalar bersama Forkopimda, dan pengelola tambang duduk melakukan koordinasi.

Apalagi, dengan melihat izin tambang dan izin pembuatan kolam ikan dari pihak pengelola. Karena itu, untuk sementara aktivitas tambang ditutup sementara sembari menunggu hasil koordinasi terkait tambang ke Pemprov Sulsel.

Pasca Diterjang Banjir, Warga Jeneponto dan Bantaeng Mulai Beraktivitas

KabarMakassar.com — Pasca diterjang banjir bandang, Kabupaten Jeneponto dan Bantaeng sudah mulai membaik. Sejumlah warga pun terus mulai melakukan pembersihan sisa lumpur akibat banjir di depan rumah mereka. Bahkan, sejumlah jalan yang terputus akibat banjir maupun tanah longsor juga sudah mulai diperbaiki sehingga bisa dilalui kendaraan.

Terkait hal itu, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Jeneponto, Abd Rasyak Baso mengatakan jika kondisi di Kabupaten Jeneponto sudah terkendali. Tapi, kata dia, kerugian yang dialami akibat banjir ini belum bisa menafsirkan kisarannya.

“Kondisi Jeneponto sudah terkendali, akses jalan yang longsor juga sudah dibuka, sementara kisaran kerugian belum bisa kami jawab,” kata Rasyak Baso, Senin (15/6).

Ia mengaku jika total korban meninggal sebanyak 4 orang dan semuanya sudah ditemukan. “Seluruh instansi dan pihak terkait dan relawan dari luar dan dalam daerah, telah membantu masyarakat juga telah mendirikan dapur umum,” pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator SAR Kabupaten Bantaeng, Arman mengatakan hal yang sama. Ia mengaku jika kondisi Bantaeng secara umum sudah aman dan tidak ada lagi permintaan dari warga untuk dilakukan evakuasi.

“Untuk kondisi Bantaeng saat ini sudah aman dan tidak ada lagi laporan masuk baik permintaan evakuasi atau orang hilang. Semua unsur yang terlibat adalah seluruh unsur pemerintahan, TNI, Polri, BPBD, LSM dan masyarakat turut membantu upaya pemulihan,” kata Arman.

Pertamina Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Bantaeng

KabarMakassar.com — Banjir yang melanda Kabupaten Bantaeng pada Jumat (12/06) lalu diakibatkan meluapnya Sungai Calendu dan merendam tujuh kelurahan pada dua kecamatan yakni Kecamatan Bantaeng dan Kecamatan Bissapu.

Karena itu, banyak rumah warga, perkebunan dan fasilitas umum terdampak. Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantaeng menaksir jika kerugian dari banjir ini terjadi mencapai Rp.33 miliar.

Untuk itu, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII melakukan peninjauan secara langsung di Kabupaten Bantaeng pada Minggu (14/6) kemarin sekaligus untuk memberi sejumlah bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BPBD Bantaeng dan telah menyerahkan sejumlah bantuan. “Bantuan yang diberikan berupa 100 dus mie instan dan 1 ton beras,” kata Hatim, Senin (15/6).

Ia mengaku pihaknya akan memberikan pelayanan terbaik dalam hal penyediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG. Kata dia, Pertamina juga berupaya untuk terus hadir membantu masyarakat yang tertimpa musibah.

“Semoga masyarakat di Bantaeng ini segera bangkit dan bisa kembali beraktifitas seperti sedia kala,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Banteng, Irfan Fajar memberikan apresiasinya kepada Pertamina yang secara sigap memberikan bantuan kepada korban terdampak banjir di wilayahnya.

“Kami sampaikan apresiasi kepada Pertamina Peduli yang telah menyerahkan bantuan ke posko penanganan banjir di Bantaeng,” kata Irfan.

Pelantikan Virtual PPS di Tana Toraja Terkendala Jaringan

KabarMakassar.com — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tana Toraja melaksanakan pelantikan Panitia Pemungutan Suara (PPS) secara virtual, Senin (15/6). Pelantikan tersebut dilaksanakan secara serentak pada seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Tana Toraja.

Terkait hal itu, Ketua KPU Tana Toraja, Rizal Randa mengatakan jika ada dua model pelantikan PPS yang ada di wilayahnya. Pertama, kata dia, pelantikan dilakukan secara virtual dan kedua dilakukan secara tatap muka.

“Kalau di Tana Toraja, pelantikan PPS itu menggunakan dua model yakni secara virtual atau daring dan secara tatap muka secara langsung. Ini dilakukan sebagai antisipasi dan upaya pelaksanaan tahapan Pilkada dengan protokol kesehatan,” kata Rizal Randa.

Ia mengungkapkan sebanyak tiga kecamatan pelaksanaan pelantikan PPS secara serentak melalui virtual dan 16 kecamatan lainnya dilakukan secara tatap muka. “Tiga kecamatan secara virtual itu yakni Kecamatan Mappak, Simbuang, Rano. Tiga kecamatan ini saja masih terkendala jaringan,” ungkapnya.

Menurutnya, proses pelantikan secara virtual ini tidak dilakukan dengan mengumpulkan pada satu tempat. “Jadi sistemnya tidak satu tempat, masing-masing PPS mencari wilayah yang bagus sinyalnya, kemudian dilantik langsung oleh KPU kabupaten,” jelasnya.

“Adapun untuk pelantukan tatap muka pada 16 kecamatan itu dilaksanakan oleh Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) masing-masing. Tentu dengan catatan standar protokol kesehatan karena ini berdasarkan koordinasi kami dengan tim gugus covid-19,” tambanya.

Komunitas Motor Trail Pinrang Membersihkan Tempat Wisata di Desa Rajang

KabarMakassar.com — Komunitas Motor Trail dari Dewan Trail, Perkasa Trail Pinrang BMX Parepare, dan Keongturbo Makassar, melakukan explorer di Desa Letta dan Desa Kariango, Kecamatan Lembang, Pinrang, Minggu (14/6) kemarin.

Selain explorer alam sepanjang kurang lebih 60 KM, komunitas motor trail ini juga melakukan bakti sosial membersihkan tempat wisata yang belum di kelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pinrang, seperti Wisata Iir Terjun Latta Pitu Desa Rajang.

“Selain melakukan latihan fisik, kami juga prihatin atas kerusakan lingkungan. Secara spontan kami membersihkan sampah-sampah plastik di beberapa tempat wisata yang memang belum dikelola oleh Pemkab maupun desa setempat,” kata Oje salah satu anggota komunitas motor trail, Senin (15/6).

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Pinrang, Aan Nugraha mengatakan keprihatinannya terhadap pencemaran lingkungan terutama di tempat-tempat wisata.

“Mari kita jaga keasrian alam kita, terutama ditempat wisata dengan tidak membuang sembarang sampah bawaan,” kata legislator yang anggota komunitas Dewan Trail.

Dugaan Korupsi BOK Dinkes Bulukumba Bertambah jadi Rp.6,4 Miliar

KabarMakassar.com — Polres Bulukumba terus melakukan upaya penyelidikan untuk mengendus dugaan korupsi Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba untuk tahun anggaran 2019.

Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra mengaku jika ada temuan jika kerugian negara pada kasus tersebut bertambah. Menurutnya, hal itu berdasarkan pertanggungjawaban yang disampaikan seluruh Pusksesmas yang ada di Kabupaten Bulukumba.

“Beberapa saksi sudah diperiksa. Adapun Bendahara Dinas Kesehatan sendiri sudah dilakukan pemeriksaan sebanyak 4 kali, mengingat pengambilan dan pengeluaran anggaran dana BOK TA 2019 tersebut melalui dirinya,” kata AKP Berry Juana Putra, Senin (15/6).

Ia menambahkan jika berdasarkan perhitungan kerugian anggaran negara yang ditemukan diduga bertambah menjadi Rp.6,4 miliar dari sebelumnya hanya sebesar Rp.4,7 miliar.

“Sebelumnya Rp.4,7 miliar dan dari hasil penyelidikan kita ada kenaikan menjadi Rp.6,4 miliar. Itu hasil temuan sementara,” ungkapnya.

Bahkan, Berry mengaku jika Badan Pengawasan Keuangan (BPK) RI Sulsel sudah membentuk tim investigasi untuk menangani kasus ini. Dalam waktu dekat, lanjut dia, tim tersebut akan diturunkan.

“Untuk penetapan tersangka, kami masih menunggu hasil dari BPK kemudian dilanjutkan dengan gelar perkara. Setelah dilakukan gelar perkara dan hasil temuan BPK baru kami akan lakukan penetapan tersangka,” pungkasnya.

Program Bedah Rumah Polres Takalar Sasar Warga Penyandang Disabilitas

KabarMakassar.com — Kapolres Takalar, AKBP Budi Wahyono menyerahkah bantuan satu unit rumah dalam program Bedah Rumah Polres Takalar kepada Penyandang Disabilitas, Daeng Sijaya di Kelurahan Parangluara, Takalar, Senin (15/6).

Kegiatan Bedah Rumah Polres Takalar juga dihadiri oleh Wakil Bupati Takalar, H. Achmad Daeng Se’re dan Ketua DPRD Takalar Darwis Sijaya serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Kapolres Takalar, AKBP Budi Wahyono mengatakan program bedah rumah ini merupakan bentuk kepedulian personel Polres Takalar kepada masyarakat yang tidak mampu.

“Terima kasih kepada masyarakat yang turut berpartisipasi dalam pembangunan rumah Daeng Sijaya sehingga dapat terselesaikan dengan baik,” kata AKBP Budi Wahyono.

Ia mengungkapkan pembangunan rumah layak huni penyandang disabilitas ini atas partipasi atau infak para personel Polres Takalar yang dikumpulkan.

“Ini adalah infak personel Polres Takalar yang setiap bulan dikumpulkan kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bukan dari saya pribadi,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan Polres Takalar dapat membawa manfaat dan diterimah ditengah-tengah masyarakat Kabupaten Takalar. “Semoga bedah rumah ini bermanfaat untuk penerima manfaat dan keluarga,” pungkasnya.

Resmob Takalar Amankan Pelaku Pencurian di Desa Moncongkomba

KabarMakassar.com — Resmob Takalar berhasil menangkap dua pelaku pencurian sepeda di sebuah Warung Internet (Warnet) di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang, Takalar, Senin (14/6).

Keduanya yakni M alias Daeng Bella (29) dan A alias DaengLau (29) diamankan kurang dari waktu 24 jam. Aksi pencurian itu bermula atas laporan warga pada Sabtu (13/6) lalu yang kehilangan satu buah sepeda merek Polygon usai bermain game di sebuah warnet.

“Berkat CCTV kedua pelaku berhasil ditangkap beberapa jam kemudian. Pelaku yang dapat dikenali dari pakaian yang digunakan lewat CCTV sedang membawa sepeda tersebut menggunakan sepeda motor di Desa Moncongkomba,” kata Paur Humas Polres Takalar, Ipda Sumarwan.

Ia menjelaskan untuk mempermudah membawa sepeda tersebut, kedua pelaku membawa hasil curiannya dengan cara diapit di tengah. “Unit Resmob sergap menangkap pelaku dengan ciri-ciri lewat CCTV,” ungkapnya.

Menurutnya, saat diamankan, satu senjata tajam jenis badik milik salah satu pelaku juga berhasil diamankan. Berdasarkan hasil interogasi, keduanya mengakui telah melakukan pencurian.

“Pelaku beserta barang bukti sepeda jenis Polygon dan senjata tajam diamankan di Mapolres Takalar guna proses lebih lanjut. Pelaku dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman lima tahun penjara,” pungkasnya.