Dinkes dan Kominfo Bulukumba Lakukan Penyebarluasan Informasi Tentang Corona

KabarMakassar.com — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulukumba melakukan sejumlah langkah taktis untuk antisipasi, pencegahan dan penanggulangan virus corona (covid-19). Salah satunya dengan melakukan penyebarluasan informasi.

Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, Wahyuni mengatakan bahwa pentingnya penyebarluasan informasi ini untuk pencegahan dan penaggulangan virus corona di Bulukumba. Karena itu, pihaknya melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

“Kami menyiapkan mobil ambulance khusus dua buah yang stand by di Publik Savety Center (PSC) serta di Kantor Kesehatan Pelabuhan. Kami juga siapkan logistik dan petugas kesehatan sesuai dengan standar, termasuk pelindung diri,” kata dr. Wahyuni.

Ia mengaku saat ini pihaknya sedang menyusun draft instruksi bupati kepada seluruh organisasi perangkat daerah untuk secara swadaya menyiapkan sarana cuci tangan dengan sabun dan masker, serta membentuk tim koordinasi lintas instansi.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Bulukumba, Daud Kahal mengaku merespon baik langkah yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan.

“Kami akan sosialisasi dan penyebarluasan informasi melalui berbagai media, sehingga masyarakat dapat siap dan tahu bagaimana melakukan langkah-langkah terhadap penyakit epidemi yang mengglobal ini,” kata Daud Kahal.

Permohonan Paspor di Makassar Turun 50 Persen

KabarMakassar.com — Angka permohonan atau pengajuan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi kelas I Makassar mengalami penurunan secara drastis. Bahkan, penurunannya mencapai 50 persen dari hari biasa sebelum adanya wabah Virus Corona (Covid-19).

“Setelah munculnya kasus corona, itu sangat berpengaruh pada jumlah pemohon paspor. Biasanya setiap hari permohonan paspor yang datang itu sekitar 168-200 tiap hari, tapi sekarang hanya sekitar 70-100 orang per hari,” kata Kepala Kantor Imigrasi kelas I Makassar, A. Pallawarukka.

Penurunan angka permohonan pembuatan paspor ini, kata dia, juga dapat dilihat melalui jumlah antrean. DImana sebelumnya, antrean yang dibuka untuk satu pekan akan habis dalam hitungan jam.

“Dulu kan kita buka antrean online per pekan, jadi setiap Jumat kita buka untuk satu pekan. Biasa kalau kita buka antrean di hari Jumat, baru beberapa jam paling sudah habis. Tapi sekarang banyak yang kosong,” ujarnya.

Menurut Pallawarukka, penurunan angka permohnan pengurusan paspor ini dipengaruhi oleh diberlakukannya larangan umroh dari Pemerintah Arab Saudi sejak 27 Februari lalu.

“Yang paling mempengaruhi itu terkait pelaksanaan ibadah umroh. Jadi dengan ditutupnya sementara ibadah umroh itu, ini juga sangat berpengaruh sekali untuk permohonan di Kantor Imigrasi. Tapi yang ada sekarang hanya untuk haji,” ungkapnya.

Lebih jauh Pallawarukka mengatakan, selain penurunan jumlah permohonan pembuatan paspor, hal yang sama juga terjadi pada angka kedatangan wisatawan dari luar negeri.

“Sebelumnya kita menutup penerbangan baik ke China maupun masuk ke Makassar. Sekarang ditambah Italia juga kita juga perketat. Kemarin ada orang Italia yang baru mau masuk ke Makassar kita tolak. Begitu juga dari Iran dan Korea Selatan. Tiga negara itu tambahan,” terangnya.

Pallwarukka juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam melakukan perjalanan ke luar negeri. Pasalnya, saat ini hampir semua negara telah memiliki riwayat infeksi Covid-19.

“Saya kira masyarakat sendiri juga sudah mengetahui bahwa sekarang ini untuk melakukan perjalanan ke luar negeri itu sangat diperhitungkan sekali negara mana yang bisa dikunjungi, dan mana yang tidak,” pungkasnya.

EPA Liga I U-16 dan U-18 Digelar Akhir Maret

KabarMakassar.com — Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) siap menggelar kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 U-16 dan U-18. Hal itu disampaikan melalui rilis yang dibagikan kepada kabarmakassar.com, Kamis (12/3).

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan bahwa kompetisi bergengsi usia dini tersebut akan diikuti 18 klub peserta Shopee Liga 1 2020. Menurutnya, kompetisi ini menjadi tahun ketiga EPA sejak tahun 2018 lalu.

“InsyaAllah kompetisi EPA Liga 1 U-16 dan U-18 akan dimulai pada akhir Maret ini. Kita harap kompetisi ini berjalan lancar dan sesuai visi program PSSI yang ingin terus meningkatkan kualitas kompetisi terutama usia dini,” kata Mochamad Iriawan.

Ia menambahkan bahwa kompetisi EPA Liga 1 U-16 dan U-18 penting untuk dilaksanakan PSSI dengan tujuan untuk pembinaan pemain muda. Selain itu, kata dia, kompetisi ini dapat dijadikan sebagai sarana mencari pemain Timnas Nasional Indonesia (Timnas) usia muda.

“Kompetisi ini bukan hanya untuk kepentingan PSSI. Tapi juga kepentingan klub dan Timnas untuk mempersiapkan pemain-pemain masa depan,” ungkapnya.

Sementara Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri berharap agar kompetisi ini membuat para pelatih klub atau Timnas Indonesia dapat mudah mencari pemain yang diinginkan. Karena, kata dia, setiap klub membawa atau merekrut setiap pemain terbaik di kota asal tim tersebut berasal.

“Ini menjadi tahun ketiga digelarnya kompetisi EPA Liga 1 U-16 dan U-18. Tentu harus lebih baik dan semakin banyak menciptakan pemain berkualitas. Pemain juga terasah sejak usia muda karena mereka dituntut kemampuan, teknik, skill, kecerdasan, dan fair play,” kata Indra Sjafri.

Untuk diketahui, kompetisi EPA tahun 2019, Bhayangkara FC tampil sebagai juara EPA Liga 1 U-18, sementara PS Tira menjadi juara Liga 1 U-16. Sedang pada tahun 2018, Persib Bandung memborong dua gelar EPA Liga 1 U-16 dan U-18 sekaligus.

62 Kru dan Penumpang MV Coral Adventure Diterbangkan ke Australia

KabarMakassar.com — Sebanyak 15 orang kru (ABK) dan 47 orang penumpang Kapal Pesiar MV Coral Adventurer yang sandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Kamis (12/3) pagi tadi, dipulangkan ke negaranya (Australia) melalui jalur udara.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Makassar, A Pallawarukka mengatakan, 62 warga negara Australia itu dipulangkan menggunakan pesawat carteran yang didatangkan oleh Pemerintah Australia.

“Ini inisiatif pemerintah Australia bagi warga negaranya yang ingin pulang ke sana. Dia membawa pesawat carter untuk menjemput warga di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar,” kata Pallawarukka, Kamis (12/3).

Menurut Pallawarukka, pihak imigrasi memberikan izin 62 WNA asal Australia itu untuk melakukan penerbangan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar karena sebelumnya mereka telah dinyatakan clear atau negaatif Virus Corona (Covid-19) oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Makassar.

“Mereka kan sudah melalui pemeriksaan kesehatan dan dinyatakan bahwa tidak ada atau negatif Corona, sehingga tidak perlu dilakukan misalnya observasi. Kita izinkan mereka diberangkatkan yang penting ada rekomendasi dari pihak karantina kesehatan,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Bidang Lalu lintas Angkutan laut, Operasi dan Tata Usaha Kepelabuhanan Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Sirajudin mengatakan, ada pergantian kru dan penumpang di Kapal MV Coral Adventurer saat bersandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

“Ada 47 penumpang dan 15 ABK MV Coral Adventurer yang dipulangkan ke Australia, tapi ada juga 15 kru pengganti dan 43 orang penumpang baru yang naik dan ikut berlayar di kapal tersebut,” kata Sirajuddin.

Sekadar diketahui, saat ini kapal pesiar berbendera Australia itu sudah berlayar meninggalkan Pelabuahn Soekarno-Hatta Makasar. Sebelumnya bersandar di Makassar, Kapal MV Coral Adventurer ini sempat ditolak untuk bersandar di Poalopo dan Bulukumba.

Di Makassar sendiri, kapal tersebut baru diizinkan bersandar setelah sebelumnya tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Makassar melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh ABK beserta penumpangnya, dan dinyatakan clear atau negatif COVID-19 maupun infeksi menular lainnya yang dapat membahayakan masyarakat setempat.

Komdis PSSI Jatuhi Sanksi Denda Rp55 Juta untuk Persiraja

KabarMakassar.com — Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan sanksi kepada klub Persiraja Banda Aceh berupa denda sebesar Rp55 juta.

Sanksi ini diberikan karena adanya supporter Persiraja yang melakukan pelemparan ke dalam lapangan dan berteriak menghina wasit dengan kalimat tak patut saat Persiraja menjamu Bhayangkara FC pada 29 Februari lalu.

Selain klub Persiraja Banda Aceh, Komdis PSSI juga menjatuhkan sanksi berupa denda sebesar Rp25 juta kepada Ofisial Bhayangkara FC, Paul Christopher Munster, dan sanksi berupa teguran keras untuk Pemain Persija Jakarta, Sandi Darma Sute.

Ketiga sanksi tersebut diputuskan melalui sidang Komite Disiplin yang digelar pada Senin (9/3) lalu.

Berikut hasil lengkap sidang Komite Disiplin PSSI, yang digelar Senin 9 Maret 2020:

  1. Persiraja Banda Aceh
    Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
    Pertandingan: Persiraja Banda Aceh vs Bhayangkara FC
    Tanggal kejadian: 29 Februari 2020
    Jenis pelanggaran: Suporter melakukan pelemparan ke dalam lapangan dan berteriak menghina wasit dengan kalimat tidak patut
    Hukuman: Denda Rp55.000.000
  2. Ofisial Bhayangkara FC Sdr. Paul Christopher Munster
    Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
    Pertandingan: Persiraja Banda Aceh vs Bhayangkara FC
    Tanggal kejadian: 29 Februari 2020
    Jenis pelanggaran: Menghampiri dan memaki wasit
    Hukuman: Denda Rp25.000.000
  3. Pemain Persija Jakarta Sdr. Sandi Darman Sute
    Nama kompetisi: Shopee Liga 1 2020
    Pertandingan: Persija Jakarta vs Borneo FC
    Tanggal kejadian: 1 Maret 2020
    Jenis pelanggaran: Menendang botol air mineral di area sentle ban
    Hukuman: Teguran keras

Utamakan Keselamatan Warganya, Pemkab Takalar Tolak Kunjungan MV Coral Adventurer

KabarMakassar.com — Kapal Pesiar MV Coral Adventurer yang hari ini sandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, rencananya akan melanjutkan perjalanan ke Pulau Dayang-dayangan di Kabupaten Takalar.

Berdasarkan surat permohonan izin kunjungan yang dikirimkan PT Djakarta Llyod selaku general agen dari MV Coral Adventurer kepada Pemerintah Kabupaten Takalar, kapal tersebut rencananya akan tiba atau mengunjungi Pulau Dayang-dayangan pada tanggal 13-14 Maret besok.

Dikonfirmasi terkait rencananya kedatangan Kapal MV Coral Adventurer tersebut ke salah satau pulau yang ada di wilayah Kabupaten Takalar,
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Takalar, Arsyad, melalui Kabag Humas Pemkab Takalar, Zaenal, menyatakan menolak atau tidak memberikan izin kapal tersebut berkunjung ke Pulau Dayang-dayangan.

“Pak Sekda tadi menyampaikan bahwa pemerintah daerah menolak atau tidak memberikan izin kapal maupun penumpang dari MV Coral Adventurer tersebut untuk berkunjung ke Pulau Dayang-dayangan,” kata Zaenal, Kamis (12/3) sore.

Menurut Zaenal, keputusan tersebut diambil dengan beberapa pertimbangan. Dimana salah satu pertimbangan utamanya yakni kekhawatiran sekaligus upaya pencegahan penularan Virus Corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Takalar.

“Pemerintah daerah Kabupaten Takalar menolak dengan pertimbangan kekhawatiran wabah Virus Corona. Apalagi di Pulau Dayang-dayangan itu ada beberapa masyarakat yang tinggal di sana. Kita lebih mengutamakan keselamatan warga masyarakat kita,” jelasnya.

Sekadar diketahui, Kapal Pesiar MV Coral Adventurer yang membawa 35 anak buah kapal (ABK) dan 47 orang penumpang itu sebelum bersandar di Pelabuhan Makassar juga sempat ditolak untuk bersandar di Palopo dan Bulukumba.

Di Makassar sendiri, kapal pesiar berbendera Australia itu baru diizinkan bersandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta setelah sebelumnya tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas 1 Makassar melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh ABK beserta penumpangnya, dan dinyatakan clear atau negatif COVID-19 maupun infeksi menular lainnya yang dapat membahayakan masyarakat setempat,

Samsat Pinrang Target Penerimaaan Pajak Rp95 M di 2020

KabarMakassar.com — Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Pinrang menargetkan penerimaan pajak kendaraan bermotor untuk tahun 2020 sebesar Rp95.380.600.590

Kepala UPTD Samsat Pinrang, Ayyub AR Manwan mengaku sangat optimis target tersebut bisa tercapai 100 persen di akhir tahun 2020 mendatang.

Ayub mengatakan, optimisme tersebut didasarkan pada realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor di tahun sebelumnya (2019) yang melampaui target.

“Di tahun 2019, kita semua over. Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 102% atau Rp43 miliar, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) 102,9% atau Rp38 miliar, sedangkan AP Rp7 miliar. Semua over target,” kata Ayyub, Kamis (12/3).

“Untuk tahun 2020 ini, dari Januari sampai 11 Maret kemarin itu realisasi kita sudah di 18,09% atau Rp17.256.448.009. Makanya kami sangat optimis target tahun ini bisa tercapai 100% atau Rp95 miliar lebih,” lanjutnya.

Ayyub merinci, 18,09% atau Rp17.256.448.009 itu terdiri dari PKB Rp8.041.730.218 (16,98%); BBNKB Rp7.132.005.000 (18,49%); AP Rp1.731.565.086 (24,75%); Denda Rp349.837.705 (14,40%); dan RKP Rp1.310.000 (8,40%).

Meski begitu, Ayyub juga tak menampik bahwa masih banyak kendaraan yang menunggak pajak. Salah satunya seperti mobil truk perusahan. Pasalnya kendaraan tersebut terdaftar di Pinrang namun berada di Kalimantan.

“Tunggakkan tetap ada, tapi yang (pajaknya) 20 juta keatas itu tidak seberapa. Kami sudah sisir ke semua untuk wajib pajak, mungkin sudah panen baru dibayar. Ada juga kendaraan besar milik beberapa perusahaan yang terdaftar di Pinrang tapi unitnya sudah ada di Kalimantan. Itu sudah kami lapor ke KPK bahwa kendaraan tersebut sudah tidak ada disini,” ungkapnya.

Perpustakaaan Lorong di Laikang Diresmikan

KabarMakassar.com — Perpustakaan Lorong yang berlokasi di Lapangan Lestari Jalan Soppeng VI, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, yang merupakan program bantuan langsung dari TP PKK Provinsi Sulsel, diresmikan secara langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Liestiaty F Nurdin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Murni Djamaluddin Iqbal, Kamis (12/3).

Perpustakaan Lorong yang menyediakan buku bacaan dan juga alat permainan asah otak untuk anak ini, diharapkan mampu mendorong minat baca anak.

“Ini merupakan program bantuan langsung dari Ketua TP PKK Provinsi Sulsel. Dengan kehadiran Perpustakaan Lorong ini, kami harap anak-anak senang membaca dan menjadi cerdas, sehingga mampu bersaing bukan hanya di Kota Makassar, tapi se-Indonesia,” kata Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb, disela peresmian Perpustakaan lorong tersebut.

Menurut Iqbal, saat ini tingkat literasi di Kota Makassar masih rendah. Sementara, pada era saat ini Indonesia memasuki dunia informasi yang jika ideologi tidak dikuatkan, maka entitas bangsa akan rusak. Olehnya itu, kata dia, salah satu upaya dalam menjaga itu adalah dengan cara membaca.

“Membaca bukan hanya tulisan saja yang kita baca, tapi otak kita bekerja dan intuisi bekerja setelah membaca,” ujarnya.

Sekadar diketahui, peresmian Perpustakaan Lorong tersebut juga dihadiri Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Kehadiran orang nomor satu di Sulsel itu sebagai bentuk dukungan untuk mendorong penuh minat baca masyarakat setempat.

Usungan PDIP di Pilkada Serentak 2020 Diputuskan Senin Depan

KabarMakassar.com — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan menentukan para jagoannya yang akan diusung pada Pilkada serentak 2020 mendatang, termasuk di Sulsel, pada Senin (16/3) mendatang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PDIP Provinsi Sulsel di Hotel Claro, Makassar, Kamis (12/3).

“Hari Senin akan dilakukan pengambilan keputusan untuk para calon (yang akan diusung),” kata Hasto.

Menurut Hasto, setelah nantinya diputuskan nama-namanya, calon kepala daerah yang diusung PDIP itu akan diwajibkan untuk mengikuti sekolah khusus.

“Kami akan mengadakan sekolah khusus untuk mereka, dengan tujuan agar mereka mampu menjadi kepala daerah yang amanah serta mensejahterakan rakyatnya. Sebab, dalam berpolitik itu harus bisa membangun sifat optimisme serta membangun masa depan rakyat agar lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Hasto juga menyampaikan bahwa PDIP menargetkan bisa menang di 8 dari total 12 kabupaten/kota di Sulsel yang akan menggelar Pilkada serentak tahun ini.

“Di Sulsel kami punya target kemenangan di 8 daerah,” bebernya.

Sementara, Ketua DPD PDIP Provinsi Sulsel, Andi Ridwan Wittiri (ARW) menginstruksikan seluruh kader PDIP di Sulsel untuk bahu membahu mememnagkan calon kepala daerah yang nantinya akan diusung oleh partai berlambang moncong putih itu di Pilkada serentak tahun ini.

“Saya menghimbau kepada seluruh kader partai untuk bekerja saling bahu-membahu dalam memenangkan pilkada dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” kata ARW.

Sekadar diketahui, sejumlah bakal calon kepala daerah dari 12 kabupaten/kota di Sulsel yang akan menggelar Pilkada tahun ini, hadir dalam pembukaan Rakerda PDIP Sulsel tersebut. Khusus untuk bakal calon walikota Makassar, ada empat yang hadir. Yakni; Munafri Arifuddin, Moh. Ramdhan Pomanto, Irman Yasin Limpo dan Syamsu Rizal.

Disdukcapil di Takalar Expo 2020 Layani Warga Hingga Malam

KabarMakassar.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Takalar menyediakan pelayanan pengurusan dan pembuatan dokumen kependudukan hingga jam 22.00 WITA di standnya di takalar Expo dan Pesta UMKM 2020 yang digelar di Lapangan H. Makkatang Dg. Sibali, mulai tanggal 9 hingga14 Maret 2020.

Salah seorang staf yang ditemui di Stand Disdukcapil Takalar, Haryani mengatakan, dokumen kependudukan yang pengurusan atau pembuatannya bisa dilakukan di stand tersebut, yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA) dan Akte Kelahiran.

“Khusus di Takalar Expo ini pelayanan pembuatan KTP, KK, KIA dan akte kelahiran kami siap layani berapapun masyarakat yang mengajukan permohonan di stand kami, Kami buka hingga pukul 10 malam,” kata Haryani, Kamis (12/3).

Haryani menjelaskan, khusus untuk pembuatan KTP, di Stand tersebut pihaknya hanya melayani masyarakat yang sudah memiliki Surat Keterangan (Suket). Sedangkan yang belum memiliki Suket akan dilayani seperti biasa di Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Takalar.

Sementara, Dg. Tarring, salah seorang warga yang berkunjung ke stand Dinas Dukcapil tersebut mengaku sangat terbantu. Apalagi, kata dia, jam pelayanannya hinga pukul 22.00 WITA atau lebih lama dari biasanya.

“Tentu kita warga sangat senang dengan adanya layanan ini, karena Dukcapil melayani permohonan masyarakat hingga pukul 10 malam. Apalagi disini bisa langsung cetak (KTP/KK/KIA/akte kelahiran). Biasanya kan hanya melayani hingga pukul 15.45 WIta saja,” tutur Dg. Tarring.