RS Bhayangkara Gelar Simposium Stem Cell Nasional Pertama di Makassar

KabarMakassar.com — Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar menggelar simposium Stem Cell dengan tema ‘A new hope in Regenerations and Reflenishments’, di Hotel Four Points By Sheraton Makassar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan selama dua hari, yakni 7-8 Maret 2020, dan akan dihadiri oleh sejumlah praktisi kesehatan seperti Stem Cell Cencer Research (SCCR), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulsel, dan sejumlah tenaga kesehatan lain.

Terkait hal itu, Kepala RS Bhayangkara Makassar, Kombes Pol. dr Farid Amansyah, Sp, PD mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan Stem Cell. Karena, kata dia, Stem Cell belum banyak diketahui oleh masyarakat.

“Khusus Indonesia Timur belum banyak yang kenal apa itu Stem Cell, karenanya RS Bhayangkara Makassar menginisiasi kegiatan bersama teman sejawat semua,” kata Kombes Farid.

Ia mengatakan pada kesempatan itu para pemateri diminta untuk memberikan pemahaman terhadap masyarakat Indonesia tentang Stem Cell. “Ada pemateri dari Sumatera dan Jawa untuk memberikan pemahaman yang lebih baik,” ujarnya

Ia berharap pada kegiatan ini agar dokter di Indonesia mau belajar lebih banyak lagi dan bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan Stem Cell.

“Ini penting agar masyarakat tahu bagaimana Stem Cell yang benar dan bagaimana Stem Cell yang Palsu,” pungkasnya.

BSPP Dapat Bantuan Dana CSR PT Garuda Indonesia

KabarMakassar.com — Bank Sampah Peduli Pinrang (BSPP) yang berlokasi di Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, mendapat bantuan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Kementerian BUMN berupa uang sebesar Rp75 juta.

Bantuan yang berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Garuda Indonesia itu diserahkan oleh Anggota Komisi VI DPR RI La Tinro La Tunrung bersama CEO PT Garuda Indonesia Region IV Aryo Wijoseno didampingi Analyst CSR dan PKBL PT Garuda Indonesia, Ambar Dewi Pratiwi, kepada pendiri Bank Sampah Peduli Pinrang, Ali Topan, di Pinrang, Sabtu (7/3).

La Tinro mengatakan, pihaknya akan terus terus mendorong kreativitas masyarakat khususnya pemuda, yang peduli terhadap sampah. Mantan Bupati Enrekang itu juga mengaku akan memperjuangkan agar bantuan seperti ini bisa rutin diberikan.

“Kita terus dorong pemuda-pemuda kita berkreativitas dalam penanganan maupun pengelolaan sampah, agar menjadi nilai ekonomis untuk masyarakat luas. Saya akan berjuang agar bantuan ini rutin diberikan, termasuk juga untuk bantuan di bidang lainnya,” kata La Tinro, usai menyarahkan bantuan.

Sementara, CEO PT Garuda Indonesia Region IV, Aryo Wijoseno menyampaikan apresiasinya terhadap pemuda pemudi di Kabupaten Pinrang yang peduli terhadap sampah.

“Dana CSR itu pertama kami kucurkan di Pinrang, khusus Bank Sampah Peduli Pinrang. Kami sangat mengapresiasi semangat pemuda yang peduli sampah. Semoga bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Pendiri Bank Sampah Peduli Pinrang, Ali Topan mengaku berterima kasih dan sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut.

“Terima kasih atas bantuan ini. Dana ini kami akan belikan kendaraan gerobak pengangkut sampah dan alat lainnya,” tutur Ali.

Sekadar diketahui, selain bantuan untuk BSPP, La Tinro juga menyerahkan bantuan dari PT Semen Indonesia yang diwakili oleh PT Semen Tonasa sebesar Rp143 juta rupiah untuk pembangunan Mesjid di Desa Massulowalie, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang.

Tenaga Pendidik di Sulsel Diminta Beradaptasi dengan Metode Merdeka Belajar

KabarMakassar.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim telah menggagas program yang diberi nama ‘Merdeka Belajar’ pada Desember 2019 lalu.

Program yang bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang bahagia, baik bagi murid maupun para guru tersebut, dilahrikan sebagai jawaban dari banyaknya keluhan orangtua pada sistem pendidikan nasional yang berlaku selama ini.

“Merdeka belajar adalah sebuh konsep dan metode yang menekankan kebebasan dalam berkreasi, improvisasi dan berinovasi tenaga pendidik dalam menggali potensi diri yang dimiliki siswa,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel Abdul Hayat Gani didampingi Anggota DPR RI Komisi VII Andi Yuliani Paris, saat menjadi narasumber Education Gathering mengenai konsep dan metode Merdeka Belajar kepada Kepala Sekolah SMA dan SMK se-Sulsel, di Aula Gedung Graha Duta Nusa Kampus STIE Makassar Maju, Sabtu (7/3).

“Titik tekannya dari program Medeka Belajar ini ada pada tiga potensi kecerdasan manusia, yakni kecerdasan emosional, intelektual dan spiritual,” jelasnya.

Untuk itu, Abdul Hayat menekankan perlunya antisipasi pengembangan individu yang kuat oleh setiap tenaga pendidik agar mampu beradaptasi dengan kebijakan ini.

“Perlu antisipasi pengembangan individu yang kuat (oleh tenaga pendidik) agar mampu beradaptasi dengan kabijakan ini,” ujarnya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pendidikan Sulsel, Basri menyebut, metode Merdeka Belajar sangat menguntungkan sekaligus menjadi tantangan tersendiri untuk tenaga pengajar. Pasalnya, kata dia, dengan metode ini ada kebebasan dalam menentukan metode belajar sesuai potensi yang dimiliki oleh masing-masing sekolah.

“(Merdeka Belajar) memberi ruang kepada sekolah untuk berkreasi dan berinovasi sesuai potensi sekolahnya, bahkan Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) bisa dirancang oleh kepala sekolah dan guru,” terang Basri.

“Yang diutamakanna adalah guru berinovasi dan berkreasi agar di kelas pembelajaran menyenangkan,” sambungnya.

Basri menjelaskan, metode Merdeka Belajar juga akan mengganti ujian nasional menjadi assessment kompetensi dan survey karakter bagi para siswa untuk lebih mengenal individu para peserta didik yang nantinya akan disesuaikan dengan metode pembelajaran di kelas.

Artinya, lanjut Basri, titik tekan metode Merdeka Belajar ini dilakukan melalui pendekatan secara individu kepada sisiwa.

“Intinya guru tidak boleh memaksakan keinginanya pada personality siswa. Untuk dipastikan anak mampu efektif dalam psikotes saat pengenalan sekolah,” tutupnya. (*)

PPK se-Toraja Utara Jalani Pemeriksaan Urine di Polres

KabarMakassar.com — Sebanyak 105 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang akan bertugas pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara 2020, menjalani tes urine di Mapolres Toraja Utara, Sabtu (7/3).

Ketua KPU Toraja Utara, Bonny Freedom mengatakan, tes urine ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa semua PPK yang sudah terpilih dan dilantik bebas dari penyalagunaan narkotika.

“Tes urine merupakan salah satu syarat yang harus dilalui PPK. Mereka wajib terbebas dari penyalagunaan narkotika. Kemarin saat pendaftaran, semua calon PPK se-Toraja Utara telah membuat surat pernyataan bermaterai bahwa terbebas dari penyalagunaan narkotika,” kata Bonni.

“Nah hari ini mereka menjalani pemeriksaan urine untuk memastikan hal itu. Nanti berdasaarkan hasil tes ini, pihak berwenang akan mengeluarkan surat keterangan,” tambahnya.

Bonni menjelaskan, dalam pemeriksaan ini KPU Toraja Utara bekerjasama dengan pihak Polres Toraja Utara dan BNN Tana Toraja.

“Para PPK ini langsung diperiksa oleh petugas dari BNN Tana Toraja dan Polres Toraja Utara.

Kami juga mengucapkan terima kasih kepada BNN Tana Toraja dan Polres Toraja Utara atas bantuan dan dukungannya dalam proses pemeriksaan ini,” tuturnya.

Bonni menambahkan, KPU Toraja Utara akan memastikan bahwa semua tahapan Pilkada berjalan dengan baik, sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku.

“Kita inginkan baik proses maupun hasil dari seluruh tahapan Pilkada ini harus berintegritas, agar harapan kita Pilkada yang berbudaya dan bermatabat betul-betul bisa diwujudkan,” pungkasnya.

Perkuat Dukungan, JMS Mulai Sasar Kades Terpilih

KabarMakassar.com — Pasca Pilkades serentak Bulukumba lalu, sejumlah calon bupati yang akan maju pada Pilkada Bulukumba pada September mendatang langsung melakukan komunikasi kepada sejumlah Kades terpilih.

Salah satunya, calon yang kini siap diusung Partai Golkar, Jamaluddin M Syamsir (JMS). Bahkan, JMS menghadiri acara syukuran Kades terpilih di Desa Tabangan, yakni Abu Ayyub Syeh pada Jumat (7/3) kemarin.

Terkait hal itu, JMS mengaku menghadiri acara syukuran tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kemenangan yang diraih oleh Abu Ayyub. Ia juga mengaku pertemuan itu juga adalah bentuk silaturahmi keluarga.

“Saya ucapkan selamat atas terpilihnya kembali kepada Adinda Ayyub untuk menahkodai Desa Tambangan selama 5 tahun kedepannya, tetap jaga amanh yang telah diberikan,” kata JMS.

Mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel itu menitip pesan calon kepala desa yang tidak terpilih untuk dapat bersatu dan bersama-sama membangun Desa Tambangan.

“Tidak ada lagi kubu-kubu lainnya, mari satukan semua masyarakat dan pemerintah untuk bisa menjadikan Desa Tambangan menjadi bisa lebih baik,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Abu Ayyub Syeh kembali terpilih sebagai kepala desa di Tabangan untuk periode ke-3 dengan masa jabatan 2020-2026. Abu Ayyub menang cukup mutlak atas lawannya di Pilkades Tabangan beberapa waktu lalu.

Tertarik Dirikan Radio, Diskominfo-SP Buton Utara Sambangi Rewako FM

KabarMakassar.com — Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo-SP) Kabupaten Buton Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, melakukan kunjungan ke Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Rewako FM yang terletak di Jalan Andi Mallombassang, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Jumat (6/3).

Rombongan Diskominfo-SP Buton Utara diterima langsung oleh Kepala Bidang Komunikasi Publik Diskominfo-SP Kabupaten Gowa yang juga Direktur Utama Radio Rewako FM, Widiah Restuti besama sejumlah crew di Studio Rewako FM.

Kepala Bidang Komunikasi Informasi Publik Diskominfo-SP Kabupaten Buton Utara, Rajab mengatakan, kedatangannya bersama rombongan mengunjungi radio Rewako FM untuk memperoleh informasi pendirian radio sebab Pemkab Buton Utara berencana akan mendirikan radio.

“Ini penting untuk penyampaian informasi-informasi pembangunan daerah yang harus sampai ke lapisan masyarakat paling bawah. Paling tidak semua informasi-informasi daerah setiap hari masyarakat tahu bahwa ini yang dilakukan pemerintah daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Musik Director (MD) Rewako FM, A. Syaiful Nasir saat menerima rombongan Diskominfo-SP Buton Utara mengatakan Radio Rewako FM merupakan LPPL lokal yang cukup cepat mendapatkan izin siaran.

Ia menambahkan, salah satu yang paling penting untuk disiapkan dalam pendirian LPPL ini adalah Peraturan Daerah (Perda) LPPL.

“Saat ini Rewako FM sudah di Perdakan yaitu Perda Nomor 05 Tahun 2018 tentang Lembaga Penyiaran Publik Lokal. Ini sangat penting karena menjadi dasar hukum pengelolaan radio,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Diskominfo-SP Kabupaten Gowa, Arifuddin Saeni yang menerima rombongan Diskominfo-SP Buton Utara mengatakan, Radio Rewako FM yang berdiri sejak 14 tahun lalu ini memiliki jangkauan yang cukup luas di Sulsel, yakni meliputi wilayah Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Makassar, Maros, Pangkep dan Sinjai. (*)

Sentra Gakkumdu untuk Pilkada Gowa Resmi Terbentuk

KabarMakassar.com — Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) untuk Pilkada Kabupaten Gowa 2020 yang di dalamnya terdiri dari Bawaslu, Kejaksaan dan Kepolisian, resmi terbentuk dan mulai bertugas, Jumat (6/3) kemarin.

Hal ini ditandai dengan penyerahan SK dari Badan Bawaslu kepada masing-masing personel Sentra Gakkumdu, baik dari kepolisian maupun kejaksaan.

Sentra Gakkumdu untuk Pilkada Gowa 2020 ini dibentuk berdasarkan Peraturan bersama Ketua Badan Pengawas Pemilu RI, Kepala Kepolisian RI dan Jaksa Agung RI Nomor 14 Tahun 2016, Nomor 01 Tahun 2016, Nomor 010/JA/11/2016 tentang Sentra Penegakan Hukum Terpadu pada Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, dan akan bertugas untuk menangani pelanggaran atau tindak pidana pemilu.

Ketua Bawaslu Gowa, Samsuar Saleh mengatakan, dibutuhkan sinergitas dan persepsi hukum yang kuat untuk menyelesaikan kasus pidana pemilu yang masuk dalam Sentra Gakkumdu.

“Sinergitas antar Bawaslu, Kepolisian dan Kejari menjadi hal penting dan utama dalam menyelesaikan kasus pidana pemilu yang nantinya masuk di Gakumdu,”

ujarnya saat memberikan sambutan pada rapat koordinasi pembentukan Sentra Gakkumdu dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gowa Tahun 2020, di A’kkado.

Senada dengan Ketua Bawaslu Gowa, Kapolres Gowa AKBP Boy F Samola mengatakan, Komunikasi dan Koordinasi menjadi hal penting untuk mencegah potensi konflik Pada Pilkada 2020 di Kabupaten Gowa dan ini menjadi tanggungjawab bersama termasuk Sentra Gakkumdu.

“Untuk Kabupaten Gowa saat ini sudah masuk zona hijau, tapi kita jangan menganggap potensi konflik ini kurang. Keamanan di Gowa tetap menjadi tanggung jawab kita bersama, termasuk Sentra Gakkumdu dan harapannya semoga Pilkada di Kabupaten Gowa bisa menjadi Pilkada yang damai dan sejuk,” ujarnya.

Sementara, Kepala Kejari Kabupaten Gowa, Mohammad Basyar Rifa’i mengingatkan, hukum acara dengan tindak pidana pemilu sangat berbeda, karena ada batas waktu yang harus dipenuhi. Olehnya itu, koordinasi jaksa dan penyidik harus terbangun dengan baik.

“Hukum acara dengan tindak pidana pemilu sangat berbeda, karena ada batas waktu yang harus dipenuhi, sehingga harus ada koordinasi jaksa dan penyidik,” tutupnya.