Ini Penjelasan Pj Walikota Soal Aksi Protes Anggota Satpol PP

KabarMakassar.com — Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb angkat bicara soal unjuk rasa yang dilakukan anggota Satpol PP hingga berujung terjadinya keributan di Rujab Walikota Makassar, Rabu (26/2) kemarin.

Iqbal mengatakan, kejadian tersebut dipicu oleh kurang tersosialisasinya dengan baik sistem absensi yang baru diberlakukan, sehingga menyebabkan sejumlah pegawai, khususnya anggota Satpol PP merasa khawatir honornya tidak diterima atau dipotongan karena tidak melakukan absensi. Utamanya mereka yang bertugas di luar kantor.

“Selama ini sosialisasi yang dilakukan BKPSDM hanya kepada operator pengelola sistem yang ada di masing-masing unit kerja saja. Akibatnya, banyak pegawai yang belum paham. Kita sudah perintahkan untuk dilakukan sosialisasi secara menyeluruh pada hari Senin depan,” kata Iqbal.

“Kita minta kepada Satpol PP untuk tidak perlu lagi cemas jika tidak melakukan absen eletronik, karena itu bisa diganti dengan absen manual, khususnya yang bertugas di luar kantor,” tambahnya.

Sementara, Asisten 1 Pemkot Makassar, Sabri yang juga ada di lokasi saat keributan (adu mulut) antara Kepala Satpol PP dengan salah seorang staf BKPSDM terjadi di Rujab Walikota mengatakan, penutupan pintu pagar kantor Walikota yang sempat dilakukan oleh sejumlah anggota Satpol PP adalah sebuah kesalahan. Meski begitu, kata dia, ada situasi psikologis yang mestinya dimaklumi.

“Tentu saya sebagai atasannya mengakui itu sebuah kesalahan, dan saya meminta maaf. Namun harus kita pahami bahwa ada situasi psikologis yang dialami pasukan kita di bawah yang selama ini bekerja 20 jam. Mereka tertekan dengan sistem yang baru itu, makanya saya segera datang menemui, menenangkan mereka agar jangan anarkis,” kata Sabri.

Menurut dia, sebenarnya peristiwa ini lebih kepada persoalan misskomunikasi di dalam SKPD.

“Mereka itu banyak di lapangan, mana bisa mereka langsung paham. Apalagi tidak disosialisasikan dengan baik. Tapi dalam situasi begini tiba-tiba ada muncul di luar mengajak berdebat, memperlihatkan berbagai macam ini dan itu, padahal situasi psikologis anggota kita sedang tertekan. Dan ketika ditanya cenderung menyalahkan, makanya saya cepat menegur, agar situasi tidak berkembang yang bisa menyebabkan eskalasi meluas,” ujarnya.

Sebagai solusi sementara dari permasalahan ini, lanjut Sabri, anggota Satpol PP yang masih bermasalah (absesnsinya) disarankan untuk absen manual dulu, sambil menunggu sosialisasi yang lebih massif.

“Kita Jangan berharap setiap orang langsung bisa menguasai setiap teknologi baru yang muncul, itu butuh proses. Apalagi yang selama ini tugasnya di lapangan, waktunya kapan untuk melakukan itu. Kita harus sadar, mereka itu bekerja dengan tugas berat, kadang kena busur, belum lagi pendapatan yang tidak seberapa. Mereka ini tidak sama dengan yang bekerja di dalam kantor, di ruang ber AC, atau di belakang meja, ini yang harus kita pahami bersama,” ucapnya.

Warga BTN Bulu Mas Keluhkan Bau Busuk Sampah

KabarMakassar.com — Warga BTN Bulu Mas, Manarang, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang mengeluhkan bau busuk yang diakibatkan dari tumpukan sampah di jalan masuk menuju perumahan tersebut.

Salah seorang warga BTN Bulu Mas, Udin mengatakan, sampah yang menumpuk di jalan masuk menuju perumahan tersebut sudah kurang lebih dua minggu tak diangkut oleh petugas kebersihan.

“Setiap hari lewat disitu, kami sangat terganggu bau busuk sampah. Apalagi kalau sudah kena hujan. itu menumpuk karena sudah dua minggu tidak diangkut petugas kebersihan,” ujarnya, Rabu (26/2).

Menurut Udin, terrkadang warga setempat juga mengabil inisiatif untuk membakar sampah yang menumpuk tersebut jika beberapa hari tak diangkut oleh petugas kebersihan. Hanya saja, asap dari pembakaran sampah itu juga dikeluhkan warga karena bisa mengganggu kesehatan.

“Mungkin akan lebih baik kalau instansi terkait menambah kontainer sampah untuk ditempatkan di lokasi tempat pembuangan sementara itu. Karena kalau penuh biasanya, warga simpan dipinggir bak. Itu karena kontainer sampah yang ada tidak cukup menampung. makanya mungkin lebih baik kalau ditambah kontainer sampahnya,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pinrang, Sudirman yang dikonfirmasi terkait keluhan warga BTN Bulu Mas, mengaku akan segera menindaklanjuti hal tersebut.

“Insha Allah secepatnya kami tindak lajuti,” kata Sudirman.

Meski begitu, Sudriman juga berharap ada kesadaraqn dari masyarakat untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat. Pasalnya, kata dia, terkadang kontainer sampah yang disediakan kosong karena warga tidak membuang sampahnya di dalam kontainer yang disediakan.

“Petugas kami tugas hanya mengangkut sampah yang ada di kontainer. Tapi kadang kontainer sampah yang disediakan itu kosong, karena warga membuang sampahnya tidak dimasukkan dalam kontainer. Sedangkan petugas kami petugas yang angkut sampah itu tidak punya buruh, dan tugasnya hanya angkut sampah di kontainer,” ujarnya

Kasatpol PP Ribut Soal TPP di Rujab Walikota Makassar, Ini Penyebabnya

KabarMakassar.com — Video adu mulut antara Kepala Satpol PP dengan salah satu staf Badan Kepegawaian dan Pengembadaangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar yang terjadi di halaman Rumah jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (26/2) sore, beredar dan viral di sejumlah grup whatsapp.

Kepala Satpol PP Kota Makassar, Imam Hud yang dikofirmasi mengatakan, kejadian tersebut dipicu karena adanya kendala teknis dalam sisten penginputan data penilaian teknis kinerja sehingga membuat Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) yang diterima anggota Satpol PP berkurang.

“Sebenarnya penyebabnya adalah kendala teknis. Walikota sudah pertemukan saya dengan kepala BKPSDM, dan sudah selesai itu urusan. Tapi ada staf BKPSMD yang seolah-olah mau mengungkap kembali, dan mengatakan bahwa yang benar-benar salah adalah Satpol PP,” kata Imam.

“Saya bilang, kamu tidak bisa mengambil kesimpulan seperti itu. Jangan langsung mengatakan Satpol PP yang salah, dan yang benar itu sistem. Harusnya diverifikasi dulu dengan melihat berbagai variabel. Jadi sebenarnya itu bukan ribut, saya hanya mempertanyakan,” lanjutnya.

Pasalnya, kata dia, jam kerja anggota Satpol PP dengan pegawai lainnya berbeda. Sehingga seharusnya, variabel yang digunakan untuk menghitung kinerja anggota Satpol PP juga tidak bisa disamakan dengan pegawai lainnya yang jam kerjanya hanya jam 08:00 sampai 16:00 WITA.

“Anggota Satpol itu kerja mulai dari jam 08:00 sampai jam 08:00 keesokan harinya. Setelah itu dia pulang istirahat, dua hari baru masuk lagi. Jadi tidak bisa dihitung absennya tiap hari dari jam 08:00 sampai 16:00 seperti pegawai staf lainnya. Saya hanya mempertanyakan itu, dan meminta keadilan untuk anggota saya,” ungkapnya.

“Kalau perhitungan kinerjanya begitu, berarti Satpol PP yang razia di atas jam 16:00 dan yang jaga malam hari itu tidak dihitung kerja? Dimana keadailannya kalau begitu? Teknologi itu harusnya memudahkan, bukan malah tambah menyulitkan seperti ini,” imbuhnya.

Perihal anggota Satpol PP yang sempat menutup akses jalan masuk ke Balaikota sebagai bentuk protes dari sistem perhitungan TPP di aplikasi E-Kinerja, Imam mengatakan, hal itu merupakan bentuk protes dari para anggotanya.

“Tapi itu sudah selesai. Saya sudah beri pemahaman ke anggota. Sudah clear semuanya. Kita lihat besok saja, kalau banyak yang menyanggah hasil penilaian kinerja itu, berarti bukan kami yang salah, tapi sistemnya yang salah dan harus dibenahi,” ucapnya.

Terpisah, Salah seorang staf BKPSDM Kota Makassar yang ada di lokasi saat adu mulut tersebut terjadi, membenarkan jika hal itu dipicu karena adanya keberatan dari Kasatpol PP terkait hasil penilaian teknis kinerja para anggotanya yang dianggap tidak sesuaia dengan apa yang mereka lakukan di lapangan.

“Benar, tapi kan ini masih masa sanggah. Makanya tadi kita sudah jelaskan bahwa disini masalahnya. Ada data yang seharusnya diinput, tapi lambat atau tidak diinput. Makanya penilaian di sistem seperti itu. Kita share data itu untuk disanggah kalau ada yang kurang atau dianggap tidak sesuai, dengan menyertakan bukti-bukti,” ujar staf yang meminta namanya tidak disebutkan itu.

“Penilaian sistem ini parameternya itu kehadiran 30 persen dan produktifitas 70 persen. Jadi kalau data aktifitas atau produktifitasnya tidak atau lambat diinput, secara otomatis sistem juga akan menilai seperti itu,” jelasnya.

Damri Layani Rute Makassar-Toraja, Segini Tarifnya

KabarMakassar.com — Perum Damri Makassar akan membuka rute Makassar (Bandara Internasional Sultan Hasanuddin) – Toraja. Rencananya, rute tersebut akan mulai dilayani dengan dua unit armada per 1 Maret 2020 mendatang.

Manager Keuangan SDM dan Umum Perum Damri Makassar, Mansyur Usman mengatakan, saat ini dua unit armada yang akan melayani rute Makassar – Toraja itu masih dalam proses pengiriman dari Jakarta ke Makassar.

“Khusus untuk rute Makassar – Toraja ini, kita dapat 2 unit Armada dari Kementerian Perhubungan. Dimana seetiap armadanya itu berkapasitas 21 seat (kursi). Insha Allah penumpang akan nyaman,” kata Masyur, Rabu (26/2).

Terkait tarif, Masyur mengatakan, pihaknya berpatokan pada keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: KP 477/AJ.501/DRJD/2020 tentang Penetapan Tarif Angkutan Jalan Dengan Mobil Bus Umum Kelas Ekonomi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Tahun 2020.

“Berdasarkan surat keputusan Dirjen Perhubungan Darat itu, tarif Damri rute Makassar – Toraja dengan jarak tempuh 295 kilometer itu sebesar Rp107.000,” terangnya.

Mansyur menjelaskan, pembukaan rute Makassar – Toraja ini merupakan program dari Kementerian Perhubungan. Sementara pihaknya (perum Damri Makassar) hanya sebagai operator pelaksana tugas.

“Rute Makasar -Toraja ini melayani turis dan masyarakat umum,” terangnya.

Polisi Bongkar Pabrik Narkoba di Makassar

KabarMakassar.com — Jajaran Reserse Narkoba Polretabes Makassar berhasil membekuk komplotan yang memproduksi sekaligus mengedarkan tembakau sintesis di salah satu apartemen di Kota Makassar.

Dalam penangkapan itu, Polrestabes Makassar berhasil meringkus 21 tersangka, yang dua diantaranya perempuan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, pengungkapan ini berawal dari kecurigaan petugas terkait adanya penyalahgunaan narkotika jenis tembakau sintetis di sekitar Apartemen Vidaview.

Petugas pun melakukan pengintaian pada Sabtu (22/2) sekitar pukul 00.30 WITA. Saat itu, petugas melihat tiga orang pelaku mengambil barang yang tersimpan di sebuah pot bunga di sekitar apartemen tersebut.

“Saat digeledah, ternyata barang yang diambil adalah narkoba jenis tembakau sintesis golongan 1,” terang Ibrahim dalam release pengungkapan kasus di Apartemen Vidaview, Selasa (25/2) siang kemarin.

Berdasarkan infomasi dari tersangka yang berhasil diamankan petugas, lanjut Ibrahim, barang tersebut dipesannya melalui media sosial instagram, dan berada di salah satu kamar di Apartemen Vidaview Jalan Topaz, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar.

“Total ada lima TKP, dan semuanya berada di area apartemen. Termasuk di dalam kamar apartemen. TKP Pertama di area apartemen ada tiga tersangka, TKP kedua di dalam kamar lantai 19 ada tujuh orang, TKP ketiga kamar lantai 20 ada lima orang. Kemudian TKP keempat kamar lantai 21 ada empat orang, dan TKP kelima kamar lantai 23 ada dua orang tersangka,” jelasnya.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Yudhiawan menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola Apartemen Vidaview terkait kasus ini.

Dari pengakuan pengelola, kata dia, aturan-aturan dalam apartemen itu sudah jelas melarang membawa narkoba.

“Mereka menggunakan apartemen mungkin karena merasa lebih aman, dan mereka sudah menggunakan modus-modus baru dalam pemasaran barang tersebut. Para pelaku telah memproduksi narkoba jenis tembakau sintesis tersebut sudah empat bulan lamanya,” terang Yudhiawan.

“Para pelaku akan dikenakan Pasal 112 dan 114 tentang Narkotika, kemudian Pasal 132 tentang Persongkokolan, dengan ancaman hukuman 4 sampai 12 tahun penjara,” pungkasnya.

Biringkanaya Siap Seleksi 25 Pendaftar Panwaslu Kelurahan

KabarMakassar.com — Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar membuka dan memberikan kesempatan warga Kecamatan Biringkanaya untuk mendaftar sebagai calon anggota Panswaslu Kelurahan.

Ketua Panwaslu Kecamatan Biringkanaya Munawiro mengatakan pengumuman dan informasi tersebut telah disebar pada tiap Kantor Kelurahan di wilayah Kecamatan Biringkanaya pada 10-16 Februari 2020 lalu.

Menurutnya, pembentukan Panwaslu Kelurahan ini dalam rangka Pilwalkot Makassar tahun 2020 yang berdasarkan ketentuan peraturan Bawaslu RI nomor 19 tahun 2017 sebagai pengganti peraturan Bawaslu RI nomor 8 tahun 2019.

“Kita buka kesempatan bagi warga negara Indonesia khususnya warga Kecamatan Biringkanaya yang memenuhi persyaratan untuk mendaftarkan diri,” kata Munawiro, Rabu (26/2).

Ia menjelaskan penjaringan calon anggota Panwaslu Kelurahan akan dilaksanakan mulai 16-22 Februari 2020. Ia mengaku warga Kecamatan Biringkanaya sangat antusias mendaftar sehingga tercatat ada 32 orang pendaftar.

“Tapi setelah dilakukan penelitian administrasi dan tes wawancara hanya ada 25 orang yang memenuhi syarat,” ucapnya.

Ia menambahkan masyarakat dapat memberikan tanggapan dan masukan terhadap calon anggota Panwaslu Kelurahan di Sekretariat Panawaslu Kecamatan Biringkanaya di BTN Dewi Kumalasari Blok AB9 nomor 3, Kelurahan Berua.

“Pendaftar yang lulus penelitian administrasi, tes wawancara dan uji publik akan diumumkan setelah perpanjangan pendaftaran pada 3 kelurahan yang ada di Kecamatan Biringkanaya yaitu Kelurahan Bakung, Untia dan Berua,” pungkasnya.

Belanja F&B di MaRI dan Nipah Mall Lebih Untung dengan Aplikasi Mallku

KabarMakassar.com — Mallku, Aplikasi berbasis seluler yang dimiliki Mal Ratu Indah (MaRI) dan Nipah Mall, menyiapkan program double couple point untuk setiap penukaran struk belanja food and baverage (F&B) minimal senilai Rp75.000 (berlaku kelipatan).

Mallku juga memberikan poin dua kali lipat untuk setiap penukaran struk belanja pada tenant Gastros Coffee & Eatery dan SAO Eating Point, baik yang berada di MaRI maupun Nipah Mall.

Kesempatan bagi para pengguna atau member untuk memperoleh double point melalui aplikasi Mallku ini masih berlaku hingga tanggal 29 Februari 2020 mendatang.

Centre Manager MaRI, Iwan Ismail mengatakan, setiap pengguna atau member dari aplikasi Mallku yang sebelumnya telah melakukan pengunduhan aplikasi, berhak memperoleh double point dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Menurut dia, syarat dan ketentuannya cukup mudah. Untuk program ‘Double Couple Point’, member hanya perlu memperlihatkan foto bersama keluarga, sahabat, maupun pasangan, dengan turut serta membawa struk belanja dari tenant F&B minimal senilai Rp75.000 melalui customer relation MaRI dan Nipah Mall.

“Melalui program Double Couple Point, pengguna atau member aplikasi Mallku berhak memperoleh empat point sekaligus setiap menukarkan struk F&B mereka, yang biasanya mereka hanya memperoleh 1 point untuk setiap struknya. Bahkan, program Double Couple Point ini berlaku kelipatan, maksimal 100 point setiap pengguna atau member,” jelasnya.

Selain program Double Couple Point, lanjut Iwan, member juga berhak menikmati program double point untuk setiap penukaran struk belanja pada tenant Gastros Coffee & Eatery dan SAO Eating Point di MaRI dan Nipah Mall, hingga akhir Februari 2020.

Ia menjelaskan, perbedaannya dengan Double Couple Point, melalui tenant Gastros Coffee & Eatery dan SAO Eating Point, member berhak mendapatkan dua poin sekaligus untuk setiap penukaran struk belanja dan berlaku kelipatan.

Tak hanya itu, Gastros Coffee & Eatery yang berada di MaRI dan Nipah Mall juga memberikan diskon 25% untuk setiap transaksi pembelanjaan minimal Rp150.000 (tidak berlaku kelipatan), dengan memperlihatkan aplikasi Mallku yang telah diunduh dari mobile phone pengunjung.

“Bagi member yang tidak melakukan transaksi pembelanjaan apapun tidak perlu berkecil hati, karena dengan hanya melakukan verifikasi data diri melalui aplikasi Mallku pada customer Mal, sudah berhak mendapatkan note dan pouch cantik ditambah satu poin dari Mallku,” jelasnya.

Seorang Ibu di Makassar Melahirkan 4 Anak Kembar

KabarMakassar.com — Seorang ibu di Makassar bernama Sul Hidayah (35), melahirkan empat orang anak kembar di RS Wahidin Sudirohusodo, Selasa (25/2) kemarin.

Empat anak kembar yang dilahirkannya melalui proses operasi caesar itu, masing-masing dua laki-laki dan dua perempuan. Kini, keempat bayi tersebut dirawat di dua rumah sakit berbeda, yakni tiga di RS Wahidin dan satu di RS Unhas.

“Anak saya tiga dirawat disini (RS Wahidin), dan satu dirawat di RS Unhas. Itu karena disini tidak cukup inkubator,” kata Sul Hidayah, saat di temui di RS Wahidin, Rabu (26/2).

“Harus dirawat karena waktu lahir berat badannya tidak normal.

Sekarang alhamdulillah katanya sudah bagus, sudah stabil semuanya. Hanya dari sisi berat badan itu yang kurang. Beratnya ada yang 1,3 kg, ada 1,2 kg, dan ada yang 1,1 kg,” terangnya.

Sul Hidayah menuturkan, sebelumnya ia telah mengetahui jika dirinya akan melahirkan bayi kembar. Hanya saja menurut dia, awalnya ia diberitahu bahwa bayinya kembar tiga.

“Tahu kalau kembar empat itu baru pas akhir Desember, saat umur kehamilan 23 minggu. Awalnya diberitahu cuma kembar tiga. Tapi pas informasinya didapat dari dokter yang berbeda waktu USG, katanya bayinya empat, bukan tiga,” tutur perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai pegawai di RS Unhas itu.

Dari King Maker Menjadi Ketua DPRD

KabarMakassar — Pelantikan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Jumat (18/10) tahun lalu merupakan hari bersejarah tersendiri bagi Rudianto Lallo. Sebab pada hari itu, politisi NasDem itu dilantik menjadi Ketua DPRD Makassar periode 2019-2024.

Bahkan, RL begitu biasa orang sering memanggilnya dinobatkan sebagai Ketua DPRD termuda se-Indonesia yakni pada usia 36 tahun. Hal ini menjadi prasasti tersendiri dari orang yang lahir dan besar dari seorang Ibu yang berprofesi sebagai guru mengaji bukan dari keluarga pejabat.

Oleh karena itu, apa yang dicapainya dalam perjalanan karir politiknya hari ini tidak lepas dari pengalamannya selama menjadi aktivis di Kampus Universitas Hasanuddin (Unhas). “Saya masuk organisasi di kampus itu pada semester tiga dan itu membuka awal pertemanan dan jaringan,” kata RL dalam acara Upi Show.

Ia mengaku dari networking itulah dirinya kemudian dipercaya menjadi Koordinator Ikatan Senat Mahasiswa Hukum Indonesia (ISMAHI). Menurutnya, jabatan itu yang membuatnya dapat banyak mengenal dunia luar seperti Istana Presiden, Wakil Presiden, dan kantor Kementerian.

“Sejak mahasiswa saya sudah banyak mengenal pejabat, sudah bisa tembus ruangan-ruangan menteri. Dan itu biasa saja bagi kita ini yang aktif di parlemen jalanan,” jelasnya.

Akibatnya, kata dia, dirinya telat menyelesaikan studi di kampus karena terlalu asik dengan dunia aktivis dan lebih banyak bergaul di luar kelas. “Saya menyelesaikan studi itu selama tujuh tahun, bukan karena tidak bisa menyelesaikan kuliah tapi lebih asik bertemu dengan professor di luar kelas,” katanya.

Pasca menyelesaikan pendidikandi Unhas, RL mengatakan dirinya merantau ke Jakarta dan bekerja sebagai pengacara selama lima tahun. Ia kemudian bertemu dengan politisi NasDem lain yakni Akbar Faisal yang kemudian didapuk sebagai Kepala Biro Hukum NasDem Sulsel.

“Sebelumnya saya tidak pernah terkontaminasi dengan partai politik tapi kemudian lahir Partai NasDem dengan mengusung tagline restorasi, masuklah saya disitu. Awalnya saya hanya iseng-iseng saja karena mau menguji diri sendiri. Apalagi dulu saya ini king maker di kampus,” terangnya.

Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014, RL mengatakan dirinya masih memiliki modal yang pas-pasan. Bahkan, berangkat ke Makassar pada satu bulan sebelum pencoblosan. “Ke Makassar itu Maret dan pemilihan April, tapi alhamdulillah terpilih,” ucapnya.

Ia menilai modal utamanya dalam bertarung pada Pileg 2014 hanyalah semangat, optimisme, dan keyakinan bahwa mimpi itu pasti bisa diraih. “Yakinlah bahwa mimpi itu bisa kita dapat dan itu yang saya percayai,” pungkasnya.

Video wawancara eksklusif dalam acara Upi Show bersama Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo, dapat di saksikan pada link berikut: https://bit.ly/3cdQDHw

PSM Makassar Raih Kemenangan Perdana di AFC Cup 2020

KabarMakassar.com — PSM Makassar meraih kemenangan perdananya di AFC Cup 2020. Tiga poin tersebut didapatkan setelah dalam laga kedua babak penyisihan Grup H AFC Cup 2020 yang digelar di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2) sore, Pasukan Ramang mampu membungkam Shan United dengan skor akhir 3-1.

Di laga ini, PSM yang berstatus sebagai tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal pertandingan. Alhasil, baru dua menit laga berjalan, striker jangkung PSM Makassar, Giancarlo Rodrigues melalui sundulan kepalanya berhasil membobol gawang Shan United, memanfaatkan umpan dari sisi sayap yang dilepaskan Asnawi Mangkualam.

Tertinggal 1-0 membuat tim tamu berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, beberapa serangan yang coba dibangun para pemain Shan United dengan memanfaatkan serangan balik masih berhasil dibendung barisan pertahanan PSM Makassar. Skor 1-0 pun betrtahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PSM kembali mengambil insiatif menekan di menit-menit awal. Hal itu pun ternyata kembali membuahkan hasil. Tujuh menit babak kedua berjalan (menit ke-52), Yacob Sayuri menggandakan keunggulan PSM melalui tendangan keras kaki kirinya yang sempat membentur mistar gawang terlebih dahulu sebelum akhirnya menjadi gol. Skor berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Juku Eja.

Jawara Liga Myanmar yang bertindak selaku tim tamu pada laga tersebut akhirnya berhasil memperkecil ketertinggalan di menit ke-78 melalui Htet Phyo Wai. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti tak mampu dibendung penjaga gawang PSM Makassar, Miswar Saputra. Skor berubah menjadi 2-1.

Jelang laga berakhir (menit ke-90+3), Ferdinand Sinaga mampu memperbesar keunggulan PSM melalui tendangan voly kaki kirinya, memanfaatkan umpan dari Yacob Sayuri. Skor 3-1 pun bertahan hingga wasit meniup pluit panjang tanda berakhirnya alaga tersebut.

Raihan tiga poin di laga ini untuk sementara mendongkrak posisi PSM di kalsemen sementara Grup H AFC Cup 2020, dari yang sebelumnya di posisi ketiga, naik ke posisi kedua. Namun posisi tersebut masih sangat mungkin bergeser mengingat laga dua tim lainnya di grup yang sama baru akan digelar malam ini.