Tahu Ada Warganya Sakit Parah, Begini Respon Cepat Bupati Gowa

KabarMakassar.com — Mendengar laporan soal ada warganya yang menderita penyakit Pemfigus Vulgaris, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, langsung meminta Camat Pallangga, Taufik M Akib untuk mengantar penderita Zainuddin Daeng Bella (60) warga Desa Bontoramba ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Syekh Yusuf Gowa, Jumat (21/2).

“Segera bawa ke RS, nanti saya hubungi Dirut RSUD Syekh Yusuf,” tulis Adnan dalam pesan Whatsapp yang dikirimkannya kepada Camat Pallangga.

Sementara, Camat Pallangga, Taufik M Akib menjelaskan bahwa Zainuddin Daeng Bella (60) merupakan Imam Dusun Balinappang, Desa Bontoramba, Kecamatan Pallangga. Ia menderita sakit sakit sejak lima bulan terakhir.

Menurut Taufik, seluruh badan Zainuddin Dang Bella penuh dengan luka dan mengeluarkan cairan (berair). Dari diagnosa sementara, yang bersangkutan terkena penyakit pemfigus vulgaris akibat dari penurunan imun atau penurunan kekebalan tubuh.

“Sudah setahun katanya sakit, tapi baru sekitar 5 bulan terakhir ini parahnya. Sebelumnya sudah dua kali dirawat di RS Kallongtala (RSUD Syekh Yusuf Gowa),” kata Taufik.

Sebagai tindakan sementara, lanjut Taufik, saat ini Kepala Puskesmas Kampili, dr. Andi Aisyah Angreani telah memberikan obat kepada Zainuddin. Kemudian atas perintah Bupati Gowa, Zainuddin akan segera dirujuk ke RSUD Syekh Yusuf untuk penanganan lebih lanjut.

“Direspon cepat oleh Bapak Bupati. Beliau terus memantau kondisi terkini pasien dan penanganannya. Alhamdulillah pasien sudah sampai di rumah sakit, kami juga memberikan bantuan yang diterima oleh keluarga pasien berupa kebutuhan pokok dan beras lima karung,” tambahnya.

Ketum PSSI Sampaikan Pekembangan Persiapan Piala Dunia U-20 ke Menpora

KabarMakassar.com — Pemerintah dan PSSI sepakat mempercepat persiapan menuju Piala Dunia U-20 2021, baik dalam aspek tempat pelaksanaan (venues), tim nasional, maupun kebutuhan anggaran.

Dalam waktu dekat, pemerintah bersama PSSI rencananya akan membentuk Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committee (INAFOC) sebagai organisasi panitia pelaksana Piala Dunia U-20 2021.

“Untuk penetapan enam kota yang menjadi host cities, PSSI dan FIFA akan mengusahakan mempercepat pengumumannya pada awal Maret. Ini karena Kementerian PUPR perlu kepastian untuk segera memperbaiki infrastruktur di kota-kota terpilih,” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, usai bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali di Ruang Kerja Kemenpora, Jumat (21/2)

Iriawan yang didampingi Wakil Ketua Umum PSSI Cucu Sumantri dan Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria juga menyampaikan, Piala Dunia U-20 akan berlangsung pada 23 Mei – 12 Juni 2021 di enam kota di Indonesia.

Pihaknya, kata dia, juga telah melakukan inspeksi langsung di enam kota yang menjadi calon tuan rumah. Yakni Bandung, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, dan Pekanbaru. Selain itu, ada beberapa kota kandidat lainnya yang juga bakal segera dikunjungi secara resmi. Seperti Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Bali.

Terkait kesiapan timnas U-20, Iriawan menyatakan pihaknya mengajukan anggaran antara Rp103 hingga Rp170 miliar, termasuk untuk pemusatan latihan di Jerman atau Spanyol, serta mendatangkan tim-tim internasional sebagai lawan uji tanding.

Smeentara, Menpora Zainudin Amali mengatakan, sinkronisasi antar kementerian dan lembaga untuk menyukseskan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 akan terus dilakukan.

“Ini pertaruhan nama baik bangsa, karena menjadi tuan rumah even sekelas Piala Dunia sangat langka. Belum tentu terulang 20-30 tahun lagi,” kata Zainudin.

Pertemuan antara PSSI-Kemenpora ini selanjutnya akan dilakukan secara berkala dalam persiapan Piala Dunia U-20 2021.

Dimulai Besok, Pj Walikota Peringatkan Peserta SKD CPNS

KabarMakassar.com — Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Makassar akan mulai digelar besok, Sabtu (22/2) di Gedung Olahraga Universitas Hasanuddin.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan, semua persiapan baik sarana maupun prasarana penunjang pelakasanaan SKD sudah rampung dan siap untuk digunakan.

“Kami melalui BKPSDM Makassar sudah mempersiapkan lokasinya dan peralatan penunjangnya seperti komputer. Tidak ada masalah. Sebelum peserta masuk ada pemeriksaannya, termasuk pada masa tes juga akan diperiksa,” kata Iqbal, Jumat (21/2).

Menurut Iqbal, dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang digunakan dalam SKD ini, maka kecil kemungkinan bagi orang-orang yang tidak mempunyai kompetensi untuk bisa lulus.

“Tes yang dilakukan dengan sistem CAT ini menggunakan komputer dan hasilnya dapat langsung diketahui dan dilihat oleh peserta tes. Jadi kecil kemungkinannya untuk orang yang tidak mempunyai kompetensi bisa lulus,” ujarnya.

Iqbal juga mewanti-wanti para peserta untuk tidak mencoba melakukan kecurangan. Ia menegaskan, peserta yang melakukan kecurangan dalam tes CPNS akan dipidanakan.

“Kalau sampai ketahuan (curang) bukan saja digugurkan, tapi kita proses secara hukum. Jadi tidak bisa lagi sekedar tidak lulus, tapi itu jadi tindak pindana,” tegasnya.

Sekadar diketahui, SKD CPNS Pemerintah Kota Makassar akan digelar selama lima hari, mulai tanggal 22 sampai 27 Februari 2020. Dalam sehari, tes SKD akan dibagi dalam lima sesi, dimana setiap sesinya diikuti sebanyak 700 peserta.

Secara total, tes SKD CPNS Pemerintah Kota Makassar akan diikuti sebanyak 16.888 peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Para peserta tersebut akan bersaing untuk memperebutkan sebanyak 526 formasi atau kuota penerimaan yang dibuka Pemerintah Kota Makassar.

Developer Property Syariah Pangkep Bakal Gelar Gathering Akbar

KabarMakassar.com — Dua developer atau perusahaan property syariah di Kabupaten Pangkep, yakni PT Aruja Indonesia dan PT Pandawa Lima bekerjasama menggelar acara Gathering Akbar Property Syariah.

Kegiatan yang akan digelar pada tanggal 1 Maret 2020 di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep ini digadang-gadang akan menjadi gathering property yang pertama sekaligus terbesar di Kabaupaten Pangkep.

Ketua Panitia Gathering Property Syariah, Nasaruddin Gante mengatakan, kegiatan ini akan menghadirkan 10 proyek perumahan siap huni dan kavling syariah yang siap dibangun oleh developer berpengalaman.

“Kegiatan ini rencananya akan menghadirkan sekitar 2.000 calon konsumen. Sedangkan unit yang tersedia saat ini masih sekitar 300 Unit,” kata Nasaruddin, Jumat (21/2).

“Di acara ini juga konsumen property syariah akan melakukan transaksi tanpa bank, tanpa riba, tanpa denda, tanpa sita, tanpa BI checking, dan tanpa akad batil. Saatnya konsumen merasakan keberkahan dari properti halal,” ujarnya.

Pada acara gathering ini juga, lanjut Nasaruddin, pihak developer akan memberikan bonus khusus yang hanya berlaku selama acara berlangsung.

“Setelah acara sudah tidak ada lagi. Jadi kesempatan untuk mendapatkan bonus itu hanya saat acara gathering diadakan,” terangnya.

Nasaruddin menambahkan, di kegiatan ini pihaknya juga mengundang Ustadz Barliantah Abdullah sebagai narasumber untuk memberikan pencerahan mengenai pentingnya hijrah ke property syariah dan bahayanya dosa riba.

Hingga Hari Ketiga, Pendaftar Jalur Independen Masih Nihil

KabarMakassar.com — Hingga hari ketiga dibukanya waktu pendaftaran dan penyerahan syarat dukungan untuk calon perseorangan yang akan mengikuti Pilwakot Makassar 2020, belum ada satupun bakal calon independen yang mendaftar dan menyerahkan syarat administrasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Makassar yang membuka posko Ruang Azalea, lantai 2 Hotel Claro.

Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar mengatakan, sebelumnya KPU Makassar telah menerima laporan dari tim salah satu bakal calon yang menyampaikan jika pihaknya akan menyerahkan berkas dukungan calon perseorangan hari ini.

“Tim pasangan Andi Munawar Syahrir-Andu Nuwajdah mengonfirmasi akan datang setelah salat sholat Jumat. Tapi sampai pukul 16.00 WITA yang merupakan batas waktu penyerahan dukungan, mereka belum datang. Jadi hingga hari ketiga ini masih nihil,” kata Gunawan, Juamt (21/2).

Menurut Gunawan, berdasarkan data yang terpantau di user aplikasi Silon (Sistem info pencalonan) untuk calon independen, entri data yang dilakukan Tim Andi Munawar Syahrir belum memenuhi syarat dukungan.

“Tapi memang ini terus komunikasi, dan mereka terus melakukan entri data untuk mencukupkan syarat dukungan calon perseorangan sebanyak 72.570 KTP. Mereka bilang belum memenuhi, karena data daring dan manual harus sinkron,” terangnya.

KPU Makassar, kata dia, masih akan terus menunggu bakal calon yang ingin maju jalur perseorangan untuk menyerahkan syarat dukungan hingga tanggal 23 Februari 2020 pukul 24.00 WITA..

“Kita menunggu sesuai jadwal saja,” ujarnya

Sekadar diketahui, sebelumnya ada tujuh pasangan bakal calon perseorangan yang mengambil user Silon di KPU Makassar.

Ketujuh pasang bakal calon ini yaitu, pasangan Andi Budi Pawawoi-Idham Amiruddin; Andi Munawar Syahrir-Andu Nuwajdah; Iriyanto A Basi Ence-Alihaq Mappaturung; Jabal Nur-M Rivaldi; Moh Ramdhan Pomanto-Maqbul Halim; Muh Ismak-M Faisal Silenang; dan Syarifuddin Dg Punna-Dedy Setiadi T.

Minggu Ini, Opick dan Sabyan Hibur Pengunjung Nipah Mall

KabarMakassar.com — Menginjak usia ke 10 Tahun, Sekolah Islam Terpadu (SIT) Nurul Fikri Makassar akan menggelar Opening Ceremony Milad yang rencanaya dilansungkan di Main Atrium Nipah Mall pada tanggal 23 Februari 2020 mendatang.

Sejumlah rangkaian kegiatan telah disiapkan oleh pihak panitia. Beberapa diantaranya yakni Konser Amal, Expo Riset, dan Reuni Akbar.

Panitia kegiatan terswebut, Erwin mengatakan, Konser amal akan diisi dengan aktivitas donasi yang dibuka untuk umum, untuk kemudian setelah terkumpul akan disalurkan kepada para korban Palestina melalui Aliansi Kemanusiaan Indonesia.

“Dalam penyelenggaraan Opening Ceremony Milad SIT Nurul Fikri Makassar ke 10 tahun nanti, kami bekerjasama dan melibatkan Aliansi Kemanusiaan Indonesia (AKSI). Pengisi acara yang kami hadirkan untuk konser amal yakni Sabyan dan Opick Tombo Ati. Kegitannya akan dimulai pukul 08:00 hingga 14:00 WITA,” kata Erwin, Jumat (12/2).

Setelah itu, kata dia, acara akan dilanjutkan dengan kegiatan Expo Riset yang dimulai pukul 14:00 hingga 18:00 WITA, dan Reuni Akbar pukul 19:00 hingga 22:00 WITA.

Lebih jauh Erwin mengatakan, kegiatan Expo Riset akan menampilkan presentasi hasil karya ilmiah anak-anak SIT Nurul Fikri Makassar, mulai dari tingkatan TK hingga SMA. Sedangkan untuk Reuni Akbar, akan diramaikan dengan kehadiran para alumni SIT Nurul Fikri Makassar.

“Opening Ceremony Milad SIT Nurul Fikri Makassar ini juga turut mengundang para tamu VIP, yakni Wakil Gubernur Sulsel, Walikota Makassar, Anggota DPRD, dan sejumlah instansi pemerintah,” tutupnya.

Soal Penertiban Penjualan Minol, Pj Walikota Bilang Tergantung Dewan

KabarMakassar.com — Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb ‘melemparkan’ persoalan penertiban sejumlah tempat usaha seperti Mall, Cafe dan Restoran yang menjual minuman beralkohol (minol) kepada DPRD Kota Makassar.

Pasalnya, Iqbal mengaku kesulitan untuk menindak sejumlah tempat usaha yang menjual minol karena ada regulasi yang mengatur tentang hal tersebut.

“Masalahnya begini, kan itu ada izin. Ada regulasi yang mengatur bahwa yang namanya Cafe bisa menjual, mereka mempunyai izin memang,” kata Iqbal, Jumat (21/2).

Menurut Iqbal, aturan tersebut tidak dapat dicabut secara sepihak, karena setiap Cafe, Mall dan Restoran memiliki aturan yang sudah ditentukan dan sudah memiliki izin.

“Kecuali kalau misalnya dewan meminta kita mencabut itu aturannya, maka kita cabut. Karena itu ada aturannya dan mereka ada izin,” ujarnya.

Tekait keluhan dari sejumlah masyarakat yang menolak hadirnya beberapa Cafe, Mall dan Restoran yang menjual minol utamanya yang lokasinya berjarak sangat dekat dengan sekolah dan tempat ibadah, Iqbal mengatakan, seluruh aspirasi masyarakat ditampung oleh DPRD, sehingga jika pihak DPRD menginzinkan agar regulasinya dicabut, maka pihaknya akan melakukan hal tersebut.

“Di satu sisi memang masyarakat menuntut, tapi itu tidak masalah. Maskudnya kalau memang publik meminta ke DPRD, lalu DPRD meminta
agar regulasi itu dicabut. Tapikan ini ada regulasinya, ada aturannya, jadi boleh saja,” ucapnya.

“Aspirasi masyarakat itu ditampung oleh dewan, nah jadi kalau menurut dewan ada aturan yang harus dicabut, baru kita cabut. Termasuk itu tadi, karena ada aturan yang mengatur tentang Cafe itu menjual minol dan susah ditindaki karena mereka ada ijin,” tambahnya.

Sebelumnya dikabarkan, upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Walikota (Perwali) Makassar tentang penjualan minuman beralkohol (minol) hingga kini masih dianggap lemah. Pasalnya, masih ada beberapa Mall, Cafe dan Restoran di Kota Makassar yang lokasinya berdekatan dengan tempat ibadah namun tetap menjual barang haram itu.

Padahal, sudah sangat jelas disebutkan dalam pada Pasal 33 Ayat 1 peraturan tersebut, bahwa pendirian tempat usaha rumah bernyanyi keluarga, karaoke, club malam, diskotik dan panti pijat yang menjual minol, dilarang berada dalam radius 200 meter dari tempat ibadah dan sekolah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar, A. Muh Yasir yang dikonfirmasi terkait penerapan aturan tersebut, mengaku jika pihaknya hingga saat ini masih menunggu arahan dari Pj Wali Kota Makassar untuk melakukan penertiban atau menutup Cafe, Mall dan Restoran yang menjual minol secara bebas, termasuk yang berlokasi dekat dengan sekolah dan tempat ibadah.

“Kalau ada perintah, ya segera ditutup. Kan begitu. Tergantung disposisi pak wali kota,” kata Yasir, Kamis (20/2).

Sekadar diketahui, desakan agar Pemerintah Kota Makassar bertindak tegas dalam penerapan Perda dan Perwali terkait penjualan minol di Mall, Cafe dan Restoran ini juga sudah disampaikan Komisi A DPRD Makassar. Namun sampai saat ini, belum ada tindakan tegas dari pihak Pemkot Makassar.

Tinggal di Gubuk Berdinding Plastik, Begini Kondisi Rumah Dg Nappa

KabarMakassar.com — Dg Nappa, salah seorang warga kurang mampu di Dusun Tabbuakkang, Desa Katangka, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, menjadikan sebuah gubuk berdinding plastik hitam berukuran 5 x 3 meter sebagai tempat tinggalnya bersama istri dan kelima anaknya yang masih kecil. Sudah 10 tahun lebih, mereka tinggal di gubuk itu.

Sehari-harinya Dg Nappa bekerja sebagai tukang ojek dengan menyewa motor tua milik keluarganya. Penghasilan yang didapatnya dari mengojek itu tak mampu menutupi kebutuhan keluarganya.

Kondisi Dg Nappa ini baru diketahui publik dan menjadi viral setelah salah seorang netizen mengunggah foto kondisi gubuk yang ditinggali Daeng Nappa berasma keluarganya itu ke Facebook. Dalam postingan itu sang pengunggah juga menuliskan jika keluarga Dg Nappa belum makan selama dua hari.

Beberapa relawan pun sudah mengunjungi rumah Dg Nappa, untuk memberikan bantuan pangan dan beberapa keperluan sehari-hari. Termasuk Wakil Ketua II DPRD Gowa, Zulkifli Alimuddin Tiro.

“Sangat memprihatinkan kondisinya. Sebuah gubuk berdinding plastik dan di dalamnya tinggal istri dan lima anaknya,” kata Zulkifli, saat berkunjung ke gubuk tersebut, Jumat (21/2).

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari tetangga Dg Nappa, lahan tempat berdirinya gubuk tersebut juga bukan milik Dg Nappa.

“Rumahnya memang tidak layak, dan gubuk itu berdiri di atas lahan milik iparnya,” kata Dg Ngalle.

BAP Minta Pemprov Sulsel Transparan Dalam Penyelesaian Masalah

KabarMakassar.com — Badan Akuntabilitas Publik (BAP) Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) mengimbau Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk bersikap transparan dalam melakukan penyelesaian tehadap persoalan-persoalan yang ada.

“Ketika kita juga punya data aduan masyarakat, pak gubernur ternyata sudah tahu dan sudah menanggapi dan menindaklanjuti. Namun demikian, perlu transparansi dari penyelesaian setiap masalah,” kata Ketua BAP DPD RI, Prof Slyviana Murni, usai menghadiri pertemuan dengan Gubernur dan Forkopimda Sulsel, Jumat (21/2).

Slyviana mengatakan, kunjungan kerja yang dilakukan BAP DPD RI ke Sulsel ini bertujuan untuk menindaklanjuti hal-hal terkait hasil pemeriksaan BPK dan laporan dari masyarakat.

“Kami memantau sekaligus juga menindaklanjuti hal-hal yang terkait dengan hasil pemeriksaan BPK yang diberikan kepada kami. Kami ingin tahu tindaklanjutnya seperti apa. Kedua, kita juga menindaklanjuti hasil laporan dari masyarakat karena adanya mal administrasi dan yang terindikasi korupsi,” terangnya.

Silviyana juga mengaku, banyak laporan yang masuk ke BAP DPD RI berkaitan dengan aset Pemerintah Provinsi Sulsel.

“Itu banyak sekali masalah pertanahan. Termasuk masalah-masalah aset dari pemprov. Salah satunya kalau di Sulsel sudah saya sampaikan dan pak gub sudah tahu berikut nomor-nomornyanya juga sudah. Contohnya seperti di Barombong,” ungkapnya.

Meski begitu, lanjut Slyviana, BAP DPD RI tidak memiliki wewenang untuk melakukan intervensi maupun memberikan sanksi kepada Pemprov Sulsel terakit laporan-laporan yang diterima.

“Yang ada adalah kita menunjukkan bahwa bapak belum melakukan ini, kita kawal. Kan kebetulan kita punya anggota di dapilnya Sulsel. Ada pak Abdurrahman Taha. Beliau akan mengawal betul ini. Inilah komitmen kita bekerja dengan hati,” ujarnya.

“Kami tidak punya kewenangan memberi sanksi. Kita hanya merekomendasikan. Contohnya ada banyak kasus pertanahan, kita langsung ke menteri atau BPN dan akan ditindaklanjuti,” tambahnya.

Sementara, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam pertemuan ini menyampaikan jika Pemprov Sulsel telah melakukan akuntabilitas publik, dimana pemprov dapat mengembalikan asetnya yang sempat dikuasai pihak ketiga dengan nilai mencapai Rp71,1 triliun.

Nurdin Abdullah juga menjelaskan, bahwa sejak pemimpin Sulsel bersama Wakil Gubernur Andi Amran Sulaiman, pihaknya telah membuat sistem pelayanan yang transparan.

“Kami sudah menggunakan smart office untuk mempermudah pelayanan dengan sistem transparansi,” paparnya.

Nurdin menambahkan, Pemprov Sulsel juga sukses menghemat anggaran dengan cara transparansi. Hasil dari penghematan anggaran tersebut dialihkan ke kabupaten dan kota dalam bentuk bantuan keuangan daerah bawahan yang nilainya terus meningkat.

“Jumlah bantuan daerah bawahan tahun 2019 sebesar Rp300 miliar dan naik menjadi Rp500 miliar di tahun anggaran 2020,” pungkasnya.

DJ Austyn Siap Hibur Pengunjung Nipah Mall

KabarMakassar.com — Manajemen Nipah Mall terus berupaya menghadirkan suasana yang berbeda sepanjang Februari 2020 untuk menghibur para pengunjungnya.

Setelah menggelar beberapa event spesial Valentine, kini manajemen Mall yang berlokasi di Jalan Urip Sumoharojo Makassar itu akan kembali menggelar event yang mengusung tema ‘Romantic Vibes’ dengan menampilkan DJ Performance yang bisa disaksikan langsung oleh para pengunjung pada 22 Februari mendatang.

“Pengunjung akan dihibur dengan penampilan DJ Austyn yang hadir setiap weekend selama bulan Februari 2020. Khusus pekan ini, DJ Austyn akan tampil pada tanggal 22 Februari. Sedangkan untuk pekan depannya akan tampil di tanggal 29 Februari 2020. Tepat pukul 19:30 WITA,” kata General Manager & Office Building Nipah Mall, Richard Abraham, Jumat (21/2).

“DJ Austyn akan memainkan musik di area Main Atrium Nipah Mall. Selama satu jam DJ Austyn akan memutarkan musik dengan genre hip-hop, techno music, dan genre electronic,” tambahnya.

Richard mengatakan, melalui event ini pihaknya juga ingin mengubah pandangan beberaoa orang yang selama ini menganggap bahwa DJ identik dengan hal yang negatif.

Untuk itu, DJ Performance yang kami dihadirkan nanti, kata dia, akan dikemas dengan memperhatikan beberapa hal.

“Mulai dari waktu pelaksanaannya yang digelar setelah sholat Isya, dan durasi penampilan DJ-nya. Hal tersebut dilakukan agar tidak memicu terjadinya kericuhan yang dapat merugikan pihak manajemen mal, dan tetap menjaga kenyamanan pengunjung. Selain itu juga agar tidak mengganggu masyarakat yang bermukim di sekitar area mal,” pungkasnya.