Sidak ke Tempat Pelayanan SIM, Ini Temuan Wakapolres Bulukumba

KabarMakassar.com — Pemberantasan praktik percaloan serta pungutan liar (pungli) pada proses pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi salah satu antensi pimpinan di Polres Bulukumba.

Untuk memastikan pelaksanaan pelayanan pembuatan SIM berjalan baik tanpa adanya pelibatan calo serta pungutan liar, Rabu (192) siang, Wakapolres Bulukumba Kompol Syarifudin didampingi Kasi Propam Iptu Ambo Enre melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke tempat pelayanan SIM Satlantas Polres Bulukumba.

“Saya ingin melihat langsung bagaimana pelayanan SIM, pengambilan SIM oleh masyarakat, juga melihat bagaimana kinerja anggota yang melayani masyarakat untuk mendapatkan SIM,” kata Syarifudin.

Selain itu, kata dia, sidak ini juga dilakukan untuk menekankan kepada jajaran Satlantas Polres Bulukumba agar terus meningkatkan pelayanannya kepada seluruh masyarakat di Bumi Panrita Lopi yang ingin membuat SIM.

“Lakukan pelayanan prima terhadap masyarakat yang membuat SIM. Harus dilakukan dengan cepat, persyaratan dan prosedur jangan sampai berbelit-belit, sesuai ketentuan, jangan menyimpang, dan harus mudah dipahami oleh masyarakat kita,” tegasnya kepada personel pelayanan SIM Satlantas Polres Bulukumba.

Syarifudin juga mengatakan, pihaknya selalu terbuka untuk menerima masukan dari masyarakat demi peningkatan pelayanan yang benar-benar maksimal.

“Setelah kita amati, semuanya berjalan dengan lancar. Tapi tetap kedepan saya minta agar lebih efektif dan optimal dalam memberikan pelayanan sehingga masyarakat pemohon SIM terlayani dengan cepat,” tutupnya.

Aturan Baru Dana BOS Untungkan Guru Honorer

KabarMakassar.com — Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI telah mengeluarkan aturan baru terkait petunjuk teknis penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 8 Tahun 2020 tentang Penyaluran Dana BOS. Dimana di dalamnya dinyatakan bahwa Dana BOS akan langsung disalurkan ke masing-masing rekening sekolah.

Selain itu, alokasi penggunaan Dana BOS untuk gaji Guru Honorer juga dinaikkan dari yang sebelumnya hanya 15 persen menjadi 50 persen dari total Dana BOS yang diterima.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Salam mengatakan, perubahan aturan baru tersebut tentu akan menguntungkan para guru honorer.

“Teknis penyaluran Dana BOS itu berdasarkan petunjuk tekni yang baru yang tertuang di Permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 juga sudah langsung. Jadi tidak lagi melalui dana daerah, melainkan dari pusat langsung ke rekening sekolah,” kata Salam, Rabu (19/2)

“Dari sisi penggajian guru honor, bagi sekolah yang mampu bisa menggaji guru honornya sampai 50 persen yang sebelumnya hanya 15 persen. Jadi aturan baru ini juga sekaligus menepis isu yang mengatakan bahwa akan dihapus atau Dana BOS itu tidak digunakan untuk gaji guru honor. Isu itu hoax,” tambahnya.

Salam menambahkan, dalam peraturan baru ini juga disebutkan adanya peningkatan Dana BOS sebesar Rp100.000 per siswa. Dimana SD yang sebelumnya Rp800.000 per siswa menjadi Rp900.000 per siswa, dan SMP dari Rp1.000.000 per siswa menjadi Rp1.100.000 per siswa.

Bupati Gowa Apresiasi Pelaksanaan Expo Constellation 2020 SMAIT Alfisgo

KabarMakassar.com — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengapresiasi pelaksanaan Expo Constellation 2020 yang digelar oleh Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Al Fityan School Gowa (Alfisgo), Rabu (19/2).

Menurut Adnan, pelaksanaan kegiatan ini akan menumbuhkan kreativitas siswa di SMAIT Al Fityan School.

“Salah satu kegiatan yang harus kita lakukan untuk mengikuti perkembangan yang ada adalah dengan terus melakukan inovasi. Mudah-mudahan inovasi dengan expo ini menumbuhkan kreativitas anak-anak kita. Insha Allah dari sinilah akan dicetak pemimpin-pemimpin Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan dan Indonesia di masa yang akan datang,” kata Adnan ketika membuka kegiatan tersebut.

Adnan berharap, kegiatan tersebut dapat terus ditingkatkan ke skala yang lebih besar dengan melibatkan pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten Gowa maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Saya berharap kegiatan ini kedepannya bisa lebih baik lagi. Saya setuju kalau misalnya expo ini bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Gowa dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, supaya bisa melibatkan yang lebih banyak lagi dibandingkan yang kita laksanakan pada hari ini,” ujarnya.

Sementara, Direktur Alfisgo, Fauzi Fahman mengatakan, kegiatan Expo Constellation 2020 ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Dimana tahun ini merupakan tahun keempat pelaksanaannya.

Menurut dia, kegiatan ini dilaksanakan sebagai wadah untuk menyalurkan dan mengaplikasikan teori-teori yang didapatkan para siswa dalam proses belajar-mengajar di sekolah.

“Kalau kita melihat, kegiatan-kegiatan seperti ini jarang dilakukan. Biasanya yang adakan expo itu perguruan-perguruan tinggi, dan untuk tingkat sekolah menengah atas itu masih jarang kita dapatkan,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala SMAIT Alfisgo, Hairil Takbir menyampaikan, kegiatan Expo Constellation 2020 ini diikuti 10 sekolah dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Kabupaten Gowa dan Makassar.

Hairil menyebutkan, sejumlah rangkai kegiatan pada expo yang akan dilaksanakan hingga Sabtu (22/2) mendatang diantaranya: beberapa item lomba, seminar remaja, robotik, sunatan massal dan donor darah.

“Mudah-mudahan ekspo kali ini betul-betul menjadii wahana untuk kami lebih memperkenalkan sekolah kami, dan semoga kedepannya lebih meriah lagi,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan penyerahan Piala Bergilir Bupati Gowa yang diserahkan langsung oleh Bupati Adnan kepada kepada Direktur Alfisgo, Fauzi Fahman, sekaligus penyerahan bantuan hadiah uang tunai sebesar Rp5 juta.

10 Sekolah Baru Hasil Regrouping Masih Minim Fasilitas

KabarMakassar.com — Sebanyak 10 sekolah baru dari hasil regrouping yang dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar baru-baru ini, belum memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Azis Hasan tak menampik hal tersebut. Menurut dia, sekolah-sekolah tersebut hingga saat ini masih dalam proses pembenahan.

Pihaknya, kata dia, juga telah mencanangkan antisipasi keterbatasan kelas, karena 10 sekolah tersebut belum maksimal menampung siswa baru.

“Ya betul. Kita kan belum setahun ya berjalan. Kemudian, dia itu menumpang di sekolah-sekolah yang kita re-grouping. Memang ada 10, jadi memang itu untuk penerimaan siswa yang baru kelas 1. Kita butuh lagi kelas untuk jenjang kelas 2. Nah ini yang menjadi tantangan kita. Kalau begitu, harus ada dua shift di situ, ada yang sekolah pagi, ada juga yang sekolah siang,” kata Azis, Rabu (19/2).

“Ini akan menjadi fokus dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam menjamin pendidikan yang layak dan berkualitas serta Dinas Pendidikan Kota Makassar terus berupaya dalam melakukan proses perbaikan di 10 sekolah tersebut,” tambahnya.

Azis mengaku, anggaran Dinas Pendidikan yang ada dalam APBD Kota Makassar juga telah disiapkan untuk membantu pengadaan fasilitas di 10 sekolah baru tersebut. Sayangnya, tidak semua sekolah bisa mendapatkan bantuan yang sama.

“Baru-baru ini kami sudah berikan 880 meja dan kursi. Itu bisa menutupi dua kelas. 80 meja kursi kita berikan ke per sekolah. Kalau sekolah itu ada space lahan, kita juga bisa bantu membangun RKB (Ruang Kelas Baru). Yang susah itu memang kalau pas-pasan. Biasa kalau begitu kita main suntik. Suntik itu artinya kita kasih tingkat,” terangnya.

Lebih jauh Azis mengatakan, terbatasnya anggaran Dinas Pendidikan di APBD 2020 cukup terbatas, sehingga pembangunan dab pembenahan10 sekolah tersebut akan dilakukan secara bertahap.

“Anggarannya ada, cuma tidak semua bisa kita bantu karena terbatas. Tapi ini harus bertahap, soalnya anggaran kami untuk kegiatan infrastruktur tidak terlalu banyak. Kalau memungkinkan spacenya, nah itu yang bisa kita kasih RKB (Ruang kelas Baru),” ungkapnya.

Sekadar diketahui 10 SMP hasil regrouping tersebut yaitu SMPN 46 Makassar (Jl Gunung Latimojong), SMPN 47 Makassar (Jl Maccini Sawah), SMPN 48 Makassar (Jl Hertasning Blok E 4/1), SMPN 49 Makassar (Jl Syekh Yusuf), SMPN 50 Makassar (Jl Muhammadiyah), SMPN 51 Makassar (Jl Tamangapa V), SMPN 52 Makassar (Jl Urip Sumiharjo), SMPN 53 Makassar (Jl Samiun), SMPN 54 Makassar (Jl Saharaeng Daeng Sese), dan SMPN 55 Makassar (Jl A. Paturungi).

Pelindo IV Konsisten Waspadai Virus Corona

KabarMakassar.com — PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menegaskan komitmennya untuk konsisten mengikuti arahan Kementerian BUMN untuk selalu waspada terhadap bahaya virus Corona yang hingga saat ini masih menjadi perhatian dunia.

“Hingga saat ini kami masih tetap waspada, terutama kepada setiap kru kapal yang tiba di Pelabuhan Makassar. Tidak hanya kru kapal dari China, tetapi juga kru kapal dari negara-negara lainnya karena seperti kita ketahui, virus Corona juga sudah tersebar di 29 negara,” kata Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), Farid Padang, melalui pernyataan tertulisnya, Rabu (19/2).

Selain itu, kata dia, pihaknya bersama petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar juga masih terus melakukan sosialisasi, utamanya kepada semua pemakai jasa di pelabuhan.

Selain menyiapkan alat thermal scanner untuk mendeteksi suhu tubuh manusia dan hand thermometer scanner serta masker yang harus selalu digunakan para petugas di pelabuhan, pihaknya juga kini menyediakan cairan antiseptic untuk membersihkan tangan di terminal penumpang pelabuhan.

Meski virus Corona masih menjadi momok yang menakutkan, lanjut Farid, pihaknya tetap terus melayani kegiatan ekspor dan impor barang ke China, Korea, Jepang, Vietnam dan beberapa negara lainnya.

“Hingga kini, ekspor langsung dari Pelabuhan Makassar ke negara-negara tersebut masih tetap terjaga,” ujarnya.

Hanya saja, kata dia, memang ada beberapa kebijakan yang harus dilakukan terkait hal tersebut. Salah satunya, life animal atau binatang hidup dari daratan China dan beberapa negara yang sudah tersebar virus Corona tidak boleh masuk Indonesia, termasuk di Pelabuhan Makassar.

Selain itu, walaupun barang ekspor dan impor tetap bisa masuk dan keluar melalui pintu Pelabuhan Makassar, namun kru kapal yang membawa
barang tidak boleh turun dari kapal dan memasuki area pelabuhan.

“Mereka hanya bisa berada di atas kapal dan akan diperiksa oleh tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan, Pelindo IV dan Otoritas Pelabuhan menggunakan alat Thermal Scanner yang telah disiapkan untuk mendeteksi suhu tubuh manusia dan hand thermometer scanner,” terangnya.

Lebih jauh Farid menjelaskan, larangan tersebut berdasarkan hasil Rapat Terbatas Kabinet Indonesia Maju yang diselenggarakan di Istana Bogor pada Selasa, 4 Februari 2020, yang juga dihadiri oleh SKJ, DRJU, DRJL, Dirut Angkasa Pura 1, Dirut Angkasa Pura 2, Dirut Pelindo I, II, III dan IV, kemudian dilanjutkan dengan arahan Menteri BUMN, Erick Thohir dan dari Kementerian Kesehatan yang disampaikan di Jakarta pada Selasa, 18 Februari 2020.

Dalam rapat yang digelar awal Februari lalu itu, disimpulkan bahwa kargo dari dan ke Main Land tetap dapat dilaksanakan sebagaimana biasanya dari laut, dimana para operator pelabuhan bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dalam melaksanakan prosedur kepada para crew kapal untuk tidak turun dari kapal.

Gubernur Ajak Petani Sulsel Gunakan Bahan Organik untuk Pertanian

KabarMakassar.com — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengimbau seluruh masyarakat Sulsel agar menggunakan bahan organik untuk kebutuhan pertanian.

Nurdin juga mengajak seluruh masyarakat agar segera mengaganti penggunaan pestisida dengan bahan organik.

“Saya ingin mengingatkan sekali lagi bahwa sekarang kita menuju kepada pertanian organik. Jadi, jangan lagi kita dihabisi oleh propaganda-propaganda penggunaan pestisida,” kata Nurdin dalam sambutannya di perayaan HUT Enrekang ke-60, Rabu (19/2).

Menurut Nurdin, penggunaan pestisida harus segera dikurangi karena suatu saat tanah akan memiliki masa jenuh sehingga tidak berproduksi lagi.

“Kita sudah harus memulai mengurangi, karena bayangkan pada waktu tertentu tanah kita sudah jenuh dan tidak berproduksi lagi,” katanya.

Namun yang paling penting, kata dia, adalah perbaikan jalan akses keseluruhan jalur pertanian sebagai penunjang pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Enrekang ini.

“Tapi kalau jalan masih jejek, jangan berharap petani kita punya nilai tambah yang tinggi. Oleh karena itu, kami dan wakil gubernur tentu harus mensupport penuh kabupaten kota,” pungkasnya. (*)

Ajang Promosi, Pemkab Pinrang Gelar Pameran Pembangunan

KabarMakassar.com — Sejumlah program dan inovasi Pemerintah Kabupaten Pinrang dipamerkan dalam Pameran Pembangunan atau Pinrang Expo yang digelar di Lasinrang Park dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Pinrang ke-60, Rabu (19/2) siang

Selain stand OPD lingkup Kabupaten Pinrang, instansi vertikal, BUMN/BUMD dan Dekransada, pameran tersebut juga diramaikan dengan stand dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah usai membuka secara resmi Pinrang Expo tersebut berkesempatan berkeliling dan berkunjung ke beberapa stand.

“Luar biasa. Masyarakat Pinrang harus memanfaatkan pameran pembangunan ini untuk melihat program Pemda Pinrang dan capaiannya selama ini,” kata Nurdin, Rabu (19/2).

Sementara, Bupati Pinrang Irwan Hamid mengatakan, pameran pembangunan ini merupakan salah satu rangkaian dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Pinrang ke-60.

“Rencananya pameran pembangunan ini akan berlangsung hingga tiga hari ke depan. Instansi pemerintah, BUMN/BUMD ikut berpartisipasi sebagai ajang promosi dalam pameran pembangunan. Masyarakat juga dapat melihat beberapa program dan produk unggulan serta inovasi dari seluruh instansi dan lembaga yang ikut ambil bagian dalam pameran,” kata Irwan.

Sejumlah Raja Hadir di Puncak Peringatan HUT Pinrang ke-60

KabarMakassar.com — Puncak peringatan HUT Kabupaten Pinrang ke-60 tahun yang digelar di Halaman Kantor Bupati Pinrang, Rabu (19/2), dihadiri ribuan tamu undangan yang menggunakan pakaian adat bugis dan batik.

Selain Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, acara tersebut juga dihadiri sejumlah tamu kehormatan, seperti Anggota DPR RI La Tinro La Tunrung, Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif, Anggota DPRD Sulsel Andi Azizah Irma Wahyudiyati, Azhar Arsyad, Kartini Lolo, Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang, dan unsur Forkopimda Kabupaten Pinrang.

Yang menarik dari acara tersebut, sejumlah raja-raja di daerah Pinrang dan sekitarnya, seperti Raja Sawitto, Datu Sawerigading Makkoelawu, Addatuang Sawitto ke-26 dan Datu Suppa ke-30, Datu Dala Uleng Bau Massepe (Sultan Badriah), dan beberapa keluarga kerajaan juga turut hadir di posium kehormatan.

Gubernur Sulsel dalam sambutannya mengaku sangat mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pinrang yang menunjukkan rasa hormatnya kepada para leluhur dengan mengundang dan memberikan tempat yang mulia kepada para raja-raja tersebut. Menurut Nurdin, Apa yang dilakukan Pemkab Pinrang ini sangat menginspirasi.

“Untuk itu, melalui kesempatan ini saya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pinrang atas penghormatannya terhadap para leluhur,” kata Nurdin.

Sementara, Bupati Pinrang Irwan Hamid mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulsel atas kehadiran dan sejumlah bantuan yang diberikan sebagai kado untuk HUT kabupaten berjuluk Bumi Lasinrang itu.

“Terima kasih pak Gubernur atas kehadirannya dan bantuannya di puncak HUT Kabupaten Pinrang ini. Terima kasih juga pak Wabub Kutim serta rombongan dan semua tamu undangan atas kehadirannya pada puncak peringatan HUT Kabupaten Pinrang ke-60 ini,” kata Irwan.

Pada kesempatan itu, Irwan juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten PInrang untuk menjadikan peringatan HUT ke-60 ini sebagai momen untuk menjaga dan semakin memperkuat sinergitas.

“Momentum ini adalah waktu yang tepat untuk bersinergi bersama membangun Kabupaten Pinrang yang lebih baik,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Pemerintah Provinsi Sulsel memberikan bantuan dana sebesar Rp63,1 miliar, satu unit ambulance dan satu mobil pemadam kebakaran sebagai kado untuk HUT kabupaten Pinrang ke-60.

Resmi Diumumkan, Ini Jagoan PDIP di Pilkada Selayar dan Bulukumba

KabarMakassar.com — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengumumkan para jagoannya yang akan diusung untuk bertarung di sejumlah daerah pada Pilkada Serentak 2020.

Untuk pengumuman tahap I ini, ada satu pasangan gubernur-wakil gubernur dan 49 pasangan calon bupati-wakil bupati dari 20 provinsi yang diumumkan mendapat rekomendasi dari partai berlambang moncong putih itu.

Khusus untuk Sulsel, dari 12 kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada serentak tahun ini, baru dua kabupaten yang rekomendasi usungan pasangan bakal calonnya dikeluarkan oleh partai besutan Megawati Soekarno Putri itu. Dua kabupaten tersebut yakni Bulukumba dan kepualauan Selayar.

Dalam Surat Keputusan DPP PDIP tertanggal 19 Februari 2020 yang ditandatangani Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto itu, tercantum nama Tomy Satria Yulianto dan Andi Makkasau sebagai calon bupati dan wakil bupati yang diusung di Pilkada Bulukumba, dan Basli Ali dan Syaiful Arif sebagai calon bupati dan wakil bupati yang diusung di Pilkada Kepualauan Selayar.

Dikonfirmasi terkait surat rekomendasi usungan dari PDIP, Basli Ali yang meruakan calon bupati petahana melalui LO-nya, Darmawang mengaku berterima kasih atas mandat tersebut. Pihaknya berjanji akan bekerja lebih keras untuk bisa memenagkan Pilkada Selayar tahun ini.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan dan mandat yang diberikan PDIP. Tentu dengan keluarnya rekomendasi ini membuat kami akan bekerja lebih keras dan lebih fokus untuk memenangkan Pilkada nanti,” kata LO pasangan Basli Ali – Saiful Arif, Darmawang, Rabu (19/2).

Gubernur Beri Kado Bantuan Dana Rp63,1 M untuk HUT Pinrang ke-60

KabarMakassar.com — Bantuan dana sebesar Rp63,1 miliar, satu unit ambulance dan satu mobil pemadam kebakaran menjadi kado dari Pemerintah Provinsi Sulsel untuk HUT kabupaten Pinrang ke-60.

Sejumlah bantuan tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah pada puncak peringatan HUT Kabupaten Pinrang ke-60 yang digelar di halaman Kantor Bupati Pinrang, Rabu (19/2).

Dalam sambutannya pada acara tersebut, Nurdin mengapresiasi pertumbuhan Kabupaten Pinrang di bawah kepemimpinan Bupati Irwan Hamid dan Wakil Bupati Alimin yang disebutnya baru seumur jagung, namun sudah mampu meletakkan dasar-dasar sistem pembangunan di berbagai sektor.

“Di bawah kepemimpinan bupati dan wakil bupati Irwan – Alimin, Pinrang ini luar biasa, pemerintahnya mampu meletakan dasar pembangunan setiap sektor melalui sistem,” kata Nurdin dihadapan ribuan tamu yang hadir pada acara tersebut.

Sementara, Bupati Pinrang Irwan Hamid mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulsel atas sejumlah bantuan yang diberikan sebagai kado untuk HUT kabupaten berjuluk Bumi Lasinrang itu.

“Terima kasih pak Gubernur atas kehadirannya dan bantuannya di puncak HUT Kab Pinrang ini. Terima kasih juga pak Wabub Kutim serta rombongan dan semua tamu undangan atas kehadirannya pada puncak peringatan HUT Kabupaten Pinrang ke-60 ini,” kata Irwan.

Pada kesempatan itu, Irwan juga mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten PInrang untuk menjadikan peringatan HUT ke-60 ini sebagai momen untuk menjaga dan semakin memperkuat sinergitas.

“Momentum ini adalah waktu yang tepat untuk bersinergi bersama membangun Kabupaten Pinrang yang lebih baik,” ujarnya.