Setahun Buron, Pemilik 50 Gram Sabu Ditembak Polisi di Takalar

KabarMakassar.com — Pelarian Azis Daeng Sikki Tatto (42), warga Dusun Mamdengeng, Desa Rindang, Kecamatan Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, yang nyaris setahun masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Takalar atas kasus kepemilikan narkoba seberat 50 gram, berakhir Senin (17/2).

Kanit II Resnarkoba Polres Takalar, Ipda Syuryadi Syamal Sarrang mengatakan, Azis yang juga residivis kasus 4 C (curat, curas, curanmor, cubis) ini diringkus Tim Resmob Polda Sulsel di rumahnya, di Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, saat tengah tertidur pulas.

Saat dilakukan interogasi awal oleh di Posko Resmob Polda Sulsel, diketahui bahwa Azis juga merupakan DPO Polres Takalar dalam kasus kepemilikan narkoba jenis sabu sebanyak 50 gram.

“Tim Resmob Polda Sulsel kemudian mengkonfirmasi ke Unit Satresnarkoba Polres Takalar. Setelah mendapat informasi itu, kami pun langsung menjemput pelaku di Posko Resmob Polda Sulsel, dan langsung melakukan pengembangan untuk mencari siapa pemasok barang haram tersebut,” terang Syuryadi, Selasa (18/2).

Saat dibawa untuk melakukan pengembangan dan diminta menunjukkan lokasi tempatnya mengedarkan sabu di wilayah hukum Polres Takalar, lanjut Syuryadi, Azis berusaha melarikan diri sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan melumpuhkannya.

“Petugas sudah melakukan tembakan peringatan ke udara sebanyak tiga kali, tapi tidak dihiraukan oleh pelaku. Petugas pun terpaksa mengambil tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan pelaku. 1 butir timah panas menembus kaki sebelah kanan pelaku,” ujarnya.

Setelah mendapatkan perawatan medis di RSUD Padjonga Dg Ngalle Takalar, Azis kini mendekam di tahanan Polres Takalar

“Dia dikenakan Pasal 114, 112 UU Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman minimal di atas 10 tahun penjara,” tutupnya.

Gubernur Sebut Sidrap Bakal jadi Lumbung Pangan Dunia

KabarMakassar.com — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyebut, Kabupaten Sidrap yang selama ini dikenal sebagai lumbung beras ke depan akan semakin dibutuhkan. Tak hanya bagi Sulsel dan Indonesia, tetapi juga untuk dunia. Sebab, kebutuhan pangan dunia akan semakin meningkat.

“Ke depan, Sidrap bukan saja memberi pasokan makanan kepada Sulsel dan Indonesia, tetapi juga akan menjadi lumbung pangan dunia,” kata Nurdin pada acara puncak peringatan HUT ke-676 Sidrap yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sidrap, Selasa (18/2).

Pada kesempatan tersebut, Nurdin juga mengingatkan tentang besarnya dampak yang akan dirasakan rakyat jika terjadi krisis pangan.

“Kehabisan masker yang menjadi dampak dari virus corona masih bisa kita kurung diri di kamar. Tapi kalau kehabisan bahan pangan, kita harus mencarinya. Tidak bisa kita kurung diri,” ujarnya.

Nurdin berharap, Universitas Hasanuddin Kampus Sidrap yang peresmiannya menjadi rangkaian puncak peringatan HUT Sidrap ke-676 ini kehadirannya bisa memberi dampak pada peningkatan ekonomi rakyat setempat, khususnya di sektor pertanian dan peternakan.

“Sektor pertanian dan peternakan, akan memberi manfaat besar terhadap kebutuhan pangan nasional dan dunia,” ucapnya.

Sementara, Bupati Sidrap Dollah Mando pada kesempatan tersebut menyampaikan, sektor pertanian dan tanaman pangan memberi porsi sampai 35 persen terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sidrap tahun 2019.

SKD CPNS Pemkot Makassar Akomodir 3.500 Peserta Perhari

KabarMakassar.com — Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Makassar yang akan diikuti sebanyak 16.888 peserta menurut jadwal digelar pada tanggal 22 hingga 26 Februari mendatang di Gedung Olahraga Universitas Hasanuddin, Makassar.

Untuk menunjang pelaksanaan tes SKD berbasis Computer Assisted Test (CAT) itu, Pemkot Makassar juga telah bekerjasama dengan Universistas Hasanuddin, termasuk menyiapkan sebanyak 700 unit komputer.

“Seluruh perlengkapan berupa kursi, meja dan komputer dipersiapkan oleh Unhas,” kata Pelaksana tugas (plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman, Selasa (18/2).

Basri Rakhman mengatakan, pihaknya sejauh ini semua saran dan prasarana penunjang pelaksanaan tes SKD tersebut telah siap. Termasuk toilet portabel yang akan disiapkan oleh Dinas PU Kota Makassar.

“Selebihnya, sisa kesiapan para peserta untuk fokus melakukan tes.Kalau fasilitas sudah disiapkan ratusan unit komputer. Nantinya akan ada 5 sesi setiap harinya, dimana per sesi diikuti sebanyak 700 orang. Jadi dalam sehari itu bisa diakomodir 3.500 peserta, sehingga bisa rampung secara keseluruhan dalam lima hari,” terangnya.

Sebelumnya, Kabid Pengadaan dan Informasi Kepengawaian BPKSDM Kota Makasar, Abdul Kadir Masri juga mengimbau para peserta ujian untuk tidak terpengaruh tawaran atau iming-iming dari pihak manapun yang menjanjikan kelulusan dengan membayar sejumlah uang.

“Lulus tidaknya hanya ditentukan dari hasil SKD dengan menggunakan sistem CAT. Jadi selesai ujian nilai bisa dilihat lulus apa tidak,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Pemkot Makassar untuk penerimaan CPNS tahun ini mendapat kuota atau jatah sebanyak 526 formasi.

Sekda Apresiasi Diseminasi Hasil Penelitian Kebijakan Daerah

KabarMakassar.com — Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muh. Ansar menyampaikan apresiasinya atas terselenggarannya kegiatan
Diseminasi Hasil Penelitian Kebijakan Daerah di Kota Makassar yang digelar di Hotel Artama, Selasa (19/2).

Setidaknya ada tiga topik penelitian yang bahas dalam diseminasi tersebut, yakni model pelayanan penyerahan fasum/ fasos (PSU); konstribusi PD Parkir dan PD Pasar; dan kinerja pelayanan Bank Sampah.

Menurut Ansar, hal ini menjadi salah satu bentuk dukungan untuk pemerintah agar bisa lebih gesit dan bersemangat lagi melakukan pelayananan.

“Contoh pada PSU. Ahir-akhir ini kita semangat karena KPK juga membantu kita mendorong untuk mengejar ini. Kita juga dibantu Komisi C DPRD Makassar, ditambah hasil penelitian ini. Artinya, semakin banyak dukungan akan semakin gesit kita bekerja,” ungkap Ansar.

Ia berharap, diseminasi hasil penelitian ini mampu memberi kontribusi pada PD Pasar Makassar Raya, PD Parkir Makassar Raya, Bank Sampah dan OPD-OPD terkait.

Sementara, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Makassar Nielma Palamba mengatakan, diseminasi ini merupakan tindak lanjut dari hasil penelitian kebijakan daerah.

“Saya tentunya berharap hal ini untuk benar-benar dapat diprogramkan di dalam setiap kegiatan di OPD kita masing-masing, karena itulah maksud dan tujuan diseminasi ini, yaitu untuk menyebarluaskan hasil-hasil penelitian,” ujarnya.

Gubernur Sulsel Puji Pertumbuhan Ekonomi Sidrap

KabarMakassar.com — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meyakini, Sidrap akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Upacara HUT Sidrap ke-676, Selasa (18/2).

Nurdin menilai, bupati dan wakil bupati Sidrap sejak awal pelantikannya sudah mengambil langkah tepat. Hal itu terbukti dengan berhasil membawa Sidrap meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan pemerintah daerahnya.

Ia berharap, seluruh masyarakat Sidrap tidak menilai Dollah Mando dan wakilnya di awal kepemimpinannya, namun bisa melihat apa yang diperbuat pada akhir masa jabatannya.

“Pertumbuhan ekonomi di Sidrap 5,1 persen. Kita lihat jasa di Sidrap ini luar biasa. 22 provinsi kita kasih makan berasnya dari Sidrap dan Sekitarnya. Saya meyakini, tiga tahun kedepan Sidrap akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Saya kira kuncinya adalah kolaborasi. Jangan menilai Pak Bupati dan wakilnya pada awal, tapi nilailah bupati dan wakilnya pada akhir masa jabatannya,” kata Nurdin.

Nurdin juga menyampaikan selamat untuk seluruh jajaran Pemda serta masyarakyat Sidrap, karena di balik tangan Dollah Mando telah banyak akselerasi pembangunan infrastruktur, baik jalan maupun gedung di Kabupaten Sidrap.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kami mengucapkan selamat hari jadi Sidrap yang ke-676 tahun. Semoga dengan hari jadi ini bisa memegang teguh prinsip dasar sebagai pemerintah dan masyarakat Sidrap. Saya yakin kepemimpinan bapak Bupati dan Wakil Bupati akan mampu mendorong percepatan pembangunan di kabupaten Sidrap ini,” tuturnya.

Sementara, Bupati Sidrap Dollah Mando mengaku sangat berterimakasih kepada Gubernur Sulsel yang sudah memberikan bantuan untuk Sidrap. Mulai dari bantuan sarana kesehatan dalam bentuk mobil ambulans, penunjang bencana dalam bentuk mobil damkar, dan bantuan keuangan sebesar Rp45,3 miliar sebagai kado hari jadi Sidrap ke-676.


“Peringatan hari jadi ini memiliki arti penting bagi kita semua sebagai pengingat sejarah, dan juga sebagai bentuk silaturahmi kita semua. Kami mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Sulsel atas sinergi dan dukungannya,” kata Dollah.

Pada kesempatan tersebut, Dollah Mando menjelaskan kemajuan Sidrap selama hampir dua tahun kepemimpinannya.

“Alhamdulillah di bidang pertanian kami mengalami kemajuan hingga 35 persen, dan Alhamdulillah Sidrap masuk 45,7 persen penurunan angka kemiskinan kedua di Sulsel,” ujarnya.

Sekadar diketahui, pada kesempatan tersebut Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah juga meresmikan lima proyek besar senilai Rp8 miliar dari APBD 2019.

Proyek tersebut diantaranya Pembangunan Cekdam di Lainungan, pembangunan Pasar Lombo di Kecamatan Pitu Riase, pembangunan Jembatan Desa Betao Riase, pembangunan Ipal-SAIIG Desa Kalosi. kecamatan Dua Pitue, dan pembangunan UTD RS Nene Mallomo.

Pelindo IV Terima 31 Mahasiswa PMMB Angkatan I 2020

KabarMakassar.com — Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) kembali menerima 31 mahasiswa yang mengikuti Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) Angkatan I Tahun 2020.

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT Pelindo IV, M. Asyhari mengatakan, sebanyak 31 mahasiswa PMMB Angkatan I tahun ini akan mengikuti magang di Perseroan selama 6 bulan lamanya, yakni dari 17 Februari hingga 17 Agustus 2020.

“Mereka berasal dari 13 Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta di Makassar dan 2 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di luar Kota Makassar. Selama menjalankan program magang, ke-31 mahasiswa tersebut akan ditempatkan di masing-masing direktorat,” kata Asyhari.

Adapun 15 perguruan tinggi yang mahasiswanya terdaftar dalam PMMB Angkatan I 2020 yakni, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Universitas Hasanuddin, Universitas Mulawarman, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Negeri Makassar, Universitas Islam Negeri Alauddin dan Universitas Fajar.

Selain itu, ada juga mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Bosowa, Politeknik Negeri Ujungpandang, Politeknik Ati Makassar, Politeknik Ilmu Pelayaran, STIA LAN Makassar, STIE Amkop dan STIM Nitro Makassar.

Asyhari menuturkan, kegiatan PMMB ini dilaksanakan bekerjasama dengan seluruh BUMN, perguruan tinggi negeri dan swasta serta Forum Human Capital Indonesia (FHCI).

“Kegiatan ini telah diikuti oleh PT Pelindo IV sejak 2019, dengan tujuan untuk menghadirkan sinergi melalui BUMN Hadir untuk Negeri, dimana kandidat rekrutmen untuk BUMN terkait dan menciptakan SDM yang berjiwa entrepreneur sesuai dengan kebutuhan BUMN,” terangnya.

Dia menyebutkan, Forum Human Capital Indonesia merupakan wadah bagi para pengelola dan praktisi manajemen Human Capital di lingkungan BUMN untuk kemajuan pengelolaan Human Capital di Indonesia

Sejauh ini, lanjut Asyhari, Pelindo IV telah bekerjasama dengan 17 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, yaitu Universitas Hasanuddin, Universitas Muslim Indonesia, Politeknik Negeri Ujung Pandang, Universitas Muhammadiyah Makassar, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Universitas Fajar Makassar, STIA LAN Makassar, STIEM Nitro Makassar, Politeknik ATI Makassar, Universitas Negeri Makassar, Universitas Bosowa Makassar, Politeknik Negeri Banjarmasin, Universitas Pertamina Jakarta, Universitas Mulawarman, Universitas Negeri Riau, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, dan STIE AMKOP Makassar.

“Tahun ini kami juga menargetkan untuk melakukan kerja sama dengan universitas atau perguruan tinggi yang ada di Provinsi Papua, Papua Barat dan Provinsi Maluku,” pungkasnya.

Resmi Menjabat, Ini 4 Direksi Baru PDAM Makassar

KabarMakassar.com — Empat Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar masa jabatan 2020-2025, resmi dilantik oleh Pj Wali Kota Makassar, di Aula Tirta Dharma Perumda Air Minum, Jalan Ratulangi, Selasa (18/2).

Keempat Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Makassar yang dilantik tersebut yakni: Hamzah Ahmad selaku Direktur Utama, Sulprian selaku Direktur Umum, Imran Rosyadi Adnan selaku Direktrur Teknik, dan Asdar Ali selaku Direktur Keuangan.

Iqbal Suhaeb meminta kepada seluruh direksi yang terpilih untuk bekerja profesional, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih kepada warga Kota Makassar.

“Sebelum kita berbicara target keuntungan, yang paling penting saya tekankan terhadap lembaga ini yakni kinerja yang profesional, khususnya tentang pemenuhan kebutuhan air bersih terhadap seluruh warga kita di Makassar. Baik itu sifatnya sosial maupun bisnis,” kata Iqbal.
Ia mengaku sudah banyak berkeliling masuk ke dalam kantong-kantong pemukiman warga, dan menemukan masih ada sejumlah tempat yang kesulitan mendapatkan air bersih.

“Yang pasti kita ingin memperbaiki jaringan infrastrukturnya, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau, seperti Untia dan lainnya. Kita juga sudah melakukan MoU dengan pihak swasta untuk pemerataan penyediaan air bersih. Nanti Perumda Air Minum membelinya dari swasta untuk kemudian disalurkan di wilayah yang kekurangan air bersih,” ujarnya.

Sementara, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Hamzah Ahmad menyatakan komitmennya untuk mewujudkan agenda utama yang disampaikan Iqbal Suhaeb.

“Ada dua agenda utama yang disampaikan Pak Pj Wali Kota kepada kami, yakni mengatasi tingkat kehilangan kapasitas akibat pencurian air serta peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” kata Hamzah.

Hamzah yang selama lima bulan terakhir menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Dirut Perumda Air Minum Kota Makassar itu juga mengaku telah melakukan evaluasi mengenai langkah yang akan dilakukan.

“Cakupan layanan kita saat ini baru mencapai 72 persen, olehnya kita akan bersinergi dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal, termasuk dengan Pemerintah Provinsi Sulsel, Pemkot Makassar, pemerintah daerah yang terkait, juga dengan aparat hukum,” ujarnya.

Strategi lainnya yang akan dilakukan dalam menekan kebocoran air, lanjut Hamzah, yakni dengan memberikan tugas tambahan kepada tenaga baca meter untuk melakukan deteksi terhadap titik yang berpotensi mengalami kebocoran. Termasuk melibatkan seluruh karyawan, tokoh-tokoh masyarakat dan juga warga kota untuk saling berkordinasi mengatasi masalah ini.

“Tingkat pencurian air berdasarkan estimasi kita masih sangat tinggi. Banyak pipa lama yang harus diganti. Sebenarnya ketersediaan air baku lebih dari cukup untuk mensuplai warga Makassar. Cadangan air baku kita di atas 8000 liter perdetik, sedang kebutuhan kita untuk melayani warga Makassar untuk lima tahun kedepan cukup dengan 500 liter perdetik, Jadi saya kira tidak ada masalah,” ucapnya.

“Hanya saja tantangan kita yakni bagaimana mendapatkan izin lintas wilayah yang melibatkan Pemerintah Provinsi Sulsel dan juga pemerintah pusat. Ini yang segera akan kita upayakan,” pungkasnya.

90,7 Persen Masyarakat Gowa Puas dengan Kinerja Pemerintah

KabarMakassar.com — Lembaga survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) menyebut, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dibawah kepemimpinan Adnan Purichta Ichsan bersama Abd Rauf Malaganni mencapai angka 90,7 persen.

Direktur Eksekutif JSI, Fajar Tamim mengatakan, angka ini meningkat dibanding tahun 2019 lalu yang hanya berada pada angka 83,3 persen.

Ia juga menyebut, tidak banyak daerah yang mampu meraih tingkat kepuasan di atas 90 persen, namun dari hasil survei ini membuktikan Kabupaten Gowa mampu mencapai hal itu.

“90,7 persen tingkat kepuasan masyarakat itu merupakan hasil survei yang kami lakukan pada awal Februari kemarin. Dengan hasil ini, tidak banyak daerah yang bisa meraih tingkat kepuasan di atas 90 persen. Artinya capaian ini sangat membanggakan bagi Pemkab Gowa,” ungkapnya disela-sela peringatan empat tahun kepemimpinan Bupati dan Wabup Gowa di Masjid Agung Syekh Yusuf, Senin (17/2) kemarin.

Ia menjelaskan, survei ini dilakukan secara tatap muka, sebagai bentuk perhatian terhadap perkembangan kepuasan masyarakat di Gowa terhadap kerja-kerja pemerintah.

Sedangkan untuk ketidakpuasan masyarakat dari hasil survei tersebut sebesar 7,2 persen. Angka ini juga menurun jika dibandikan tahun lalu yang mencapai sekitar 13,1 persen.

Sementara untuk kepuasan terhadap kinerja Pemkab Gowa, secara umum masyarakat sangat puas dengan penanganan masalah keamanan, pendidikan dan pelayanan publik yang berada pada angka di atas 90 persen.

“Penanganan keamananan mencapai 92,7 persen, pendidikan 91,6 persen, dan pelayanan publik 90,2 persen. Hal ini menunjukkan kinerja Pemkab Gowa sangat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Gowa,” tambah Fajar.

Meski begitu, lanjut dia, ada beberapa poin penting yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah, yaitu persoalan kondisi jalan, kelangkaan pupuk pertanian dan banjir. Namun hal ini juga mengalami penurunan, sehingga persoalan-persoalan di Kabupaten Gowa bisa teratasi.

“Khusus untuk program kerja yang dijalankan Pemkab Gowa mulai dari pendidikan dan kesehatan gratis, program investasi seperempat abad, peningkatan kapasitas birokrasi, pada umumnya angka kepuasan masyarakat di atas 90 persen. Nilai ini yang pertama kali terjadi di Kabupaten Gowa dibandingkan daerah lainnya,” terangnya.

Berdasarkan hasil survei tersebut, lanjut Fajar, bisa disimpulkan jika di tahun ini terjadi peningkatan yang sangat positif dalam artian aspirasi publik mampu diimplementasikan oleh Pemkab Gowa, sehingga dampaknya keyakinan publik terhadap bupati dan wabup sangat tinggi.

Menaggapi hasil survei tersebut, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan, data ini akan menjadi tolak ukur pemerintah sekaligus dijadikan referensi untuk peningkatan kinerja kedepan.

Adnan juga mengaku, selama empat tahun terakhir kepemimpinannya bersama Karaeng Kio, pihaknya memiliki komitmen yang tinggi untuk mensejahterakan masyarakat Gowa. Hal ini terbukti berkat dukungan dan kerjasama, sejauh ini Pemkab Gowa telah menghasilkan 102 penghargaan tingkat provinsi hingga nasional.

“Prestasi ini tentunya berkat dukungan, kerjasama, dari semua masyarakat Kabupaten Gowa,” kata Adnan.

4 Tahun Kepemimpinan Adnan-Kio Diperingati dengan Dzikir Akbar

KabarMakassar.com — Ratusan masyarakat Gowa menghadiri acara Dzikir Akbar dalam rangka refleksi empat tahun kepemimpinan Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan bersama Wakilnya Abd Rauf Malaganni di Mesjid Agung Syech Yusuf, Jalan Masjid Raya, Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Senin (17/2).

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dalam sambutannya pada acara tersebut mengungkapkan, selama empat tahun kepemimpinannya, Kabupaten Gowa berhasil mendapat 102 penghargaan tingkat nasional maupun provinsi.

“Prestasi yang kita raih bukan capaian pribadi saya, bukan pula capaian pemerintah semata. Ini adalah prestasi sejarah orang Gowa. Kita semua wajib menjaga momentum yang baik ini, dan bahkan meningkatkannya,” kata Adnan.

Salah seorang warga asal Desa Bontolempangan, Kecamatan Bontolempangan, Ulil Amri menilai, kegiatan Dzikir Akbar tersebut sangat sesuai dengan program Pemerintah Kabupaten Gowa tahun ini, yaitu sebagai tahun keagamaan.

“Kegiatan dzikir, do’a dan tauziyah ini sangatlah didukung penuh oleh masyarakat Kabupaten Gowa, karena ini adalah wadah silaturahmi masyarakat Gowa dengan Bapak Bupati Gowa, Bapak Wakil Bupati dan para Muspida. Apalagi salah satu program Bapak Adnan-Kio pada tahun 2020 ini adalah fokus pada bidang keagamaan,” kata Ulil.

Tak hanya itu, mantan Alumni Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin Kabupaten Gowa ini menyebut kepemimpinan Adnan-Kio di tahun keempat ini sangat luar bisa. Pasalnya, kedua tokoh tersebut mampu menghadirkan program-program yang sangat membantu masyarakat di Kabupaten Gowa.

Mulai dari program pendidikan gratis yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat kurang mampu, hingga kesehatan gratis yang juga sangat dibutuhkan oleh masyarakat kalangan bawah.

“Pemerintahan Adnan-Kio selama empat tahun sangatlah spektakuler. Karena program yang tidak mungkin menjadi mungkin karena polesan pikiran yang cerdas bapak bupati dan bapak wakil bupati,” ujarnya.

“Program pendidikan dan kesehatan gratis yang dijalankan Pemkab Gowa ini sangat luar biasa, infrastruktur juga bagus karena merata pembagiannya 50 persen dataran rendah 50 persen dataran tinggi,” tambahnya.

Terkait program Pemkab Gowa di Tahun 2020, Tokoh Pemuda Desa Bontolempangang itu menilai, juga tidak kalah luar biasanya. salah satunya yakni program 1 Hafidz 1 Kelurahan dan Desa.

“Bahkan imam desa sudah ada diberangkatkan ke Bekasi Ponpes Ustad Adi Hidayat untuk belajar menjadi hafidz. Pengelolaan tata Kota Sungguminasa juga sudah bisa bersaing dengan kota-kota yang lain di negeri ini,” lanjutnya.

Lebih jauh Ulil menyebut Adnan-Kio merupakan pasangan Bupati dan Wakil Bupati yang ideal yang saling melengkapi.

“Pak Bupati yang masih muda gagah dan perkasa, dan Karaeng Kio adalah pemimpin yang berjiwa muda. Silaturahminya juga ke masyarakat sangat luar biasa. Bukan hanya kunjungan kerja beliau berdua turun ke masyarakat, tapi beliau berdua rajin memenuhi undangan perkawinan masyarakat,” ujarnya.

Olehnya itu, Ulil berharap di tahun kelima kepemimpinan Adnan-Kio masyarakat lebih sejahtera dan tetap melanjutkan pembangunan di Kabupaten Gowa.

“Semoga beliau berdua diberikan kesehatan sekeluarga, umur yang panjang, tetap istiqomah untuk mensejahterakan masyarakat Kabupaten Gowa di masa yang akan datang,” tutupnya.

Bidan Honorer Raih Nilai Tertinggi SKD CPNS Sesi I di Bulukumba

KabarMakassar.com — Gusti Alfiani warga Desa Jojjolo, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, menjadi peserta peraih nilai tertinggi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Bulukumba untuk sesi I yang digelar di Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Senin (17/2).

Tenaga Honorer di Puskesmas Salassae, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba ini meraih skor dengan total 392.

“Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan tes CPNS hari ini dengan nilai SKD yang cukup memuaskan,” kata Gusti.

Alumni Akademi Kebidanan (Akbid) Tahira Al Baeti Bulukumba Tahun 2013 itu mengaku, seleksi penerimaan CPNS tahun 2020 ini adalah yang ketiga kalinya ia ikuti.

Usai mengikuti ujian, Gusti pun dicari dan diberikan ucapan selamat oleh Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali yang memantau langsung pelaksanaan tes SKD CPNS PPemkab Bulukumba sesi I.

Sekadar siketahui, penerimaan CPNS tahun ini, awalnya Pemkab Bulukumba mendapatkan kuota penerimaan sebanyak 243 formasi. Namun sampai masa pendaftaran berakhir ada 2 formasi yang nihil pelamar, yakni formasi dokter spesialis bedah dan dokter spesialis anak.
Total pelamar yang berhak mengikuti SKD CPNS Pemkab Bulukumba berjumlah sebanyak 9.429 orang.

Tes SKD CPNS Pemkab Bulukumba ini akan digelar selama empat hari. Dimana setiap hari dibagi dalam lima sesi, yang setiap sesinya diikuti sebanyak 500 orang.