Sulsel Target 7,7 Juta Kunjungan Wisnus

KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi Sulsel menargetkan jumlah kunjungan wisatawan Nusantara (Wisnus) ke Sulsel di tahun 2020 sebesar 7,7 juta pengunjung.

Sejumlah event-event pariwisata di Sulsel yang dikemas dengan beragam tema dan kegiatan diyakini mampu menarik para wisatawan baik domestik maupun mancanegara untuk berlibur ke Sulsel, sekaligus menjadi sarana pencapaian target kunjungan tersebut.

“Tahun 2020 ini ada sekitar 60 event pariwisata yang akan kami gelar. Dari 60 tadi ini, ada beberapa yang telah ditetapkan sebagai agenda tahunan dan masuk dalam kalender event pariwisata 2020 Wonderfull Indonesia,” kata Kepala Disbudpar Sulsel, Denny Irawan, Kamis,(13/2).

Contohnya saja, kata dia, pada Februari ini akan digelar Pesta Adat Ma’Gaukang Dg Riolo di Kabupaten Jeneponto. Lalu, pada 12 Februari akan digelar Trail Adventure Luwu. Kemudian pada 20 Februari ada Parepare Fair dan TP Fest, 19-21 Februari Festival Budaya To Berru, 22 Februari ada Sinjai Culture Carnaval, dan di hari yang sama juga ada event Parepare Off Road Jelajah Bumi Bj Habibie.

Setiap event tersebut, kata dia, masing-masing akan memiliki daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

“Kami sampaikan kepada pihak penyelenggara agar seluruh event wisata tersebut mampu memantik daya tarik para wisatawan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Denny, seluruh event yang digelar juga diupayakan untuk berlangsung secara berkesinambungan agar mampu dipromosikan secara berkelanjutan. Meski begitu, jika digelar pada tahun berikutnya, event tersebut akan dikemas dengan konsep yang berbeda tanpa meninggalkan tema inti dari event itu sendiri.

“Tiap tahun kami akan hadirkan kreativitas dan inovasi yang berbeda dari masing-masing event agar ada peningkatan, sehingga wisatawan tertarik untuk berkunjung kembali atau paling tidak bisa dipromosikan di negaranya,” ujarnya.

Lebih jauh Denny mengatakan, Sulsel juga telah memiliki sejumlah event wisata andalan yang telah masuk dalam kalender event Kementerian Pariwisata, seperti Toraja Internasional Festival (TIF) yang digelar pada 19-21 Juli; Festival Salo Karajae di Kota Parepare pada 27 September; Eight Festival and Forum (F8) Makassar yang akan dihelat pada 7-11 Oktober; dan Festival Phinisi yang akan digelar di Kabupaten Bulukumba pada 14-17 Oktober.

“Selain empat event unggulan tersebut, ada juga beberapa event wisata yang bisa dinikmati wisatawan dan telah dilaksanakan sejak tiga tahun terakhir, seperti Beautifull Malino yang akan diselenggarakan pada 17-19 Juli; Toraja Marathon pada 18 April; dan Festival Kemilau Toraja pada 1-31 Desember,” paparnya.

Sekadar diketahui, tak hanya menargetkan Wisnus, Disbudpar Sulsel juga menargetkan dapat mendatangkan wisatawan mancanegara (Wisman) sebanyak 325 ribu kunjungan. Dengan demikian, secara total Disbudpar Sulsel menargetkan jumlah kunjungan wisatawan sebesar 8 juta kunjungan di tahun 2020 ini.

Sulsel Turunkan Target Investasi Tahun 2020

KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Dinas Penaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) akan melakukan koreksi terhadap target investasi di tahun 2020.

Kepala DPM-PTSP Provinsi Sulsel, AM Yamin mengatakan, hal ini sesuai dengan permintaan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kepada seluruh pemerintah daerah di Indonesia.

“Jadi ada revisi target dari BKPM, ini seluruh Indonesia. Makanya kami akan lakukan hitung-hitungan kembali, terkait dengan rencananya sebelumnya,” kata Yamin, Kamis (13/2).

Revisi target investasi ini, kata dia, juga dilakukan karena melihat rata-rata perusahaan yang ada hanya melakukan kegiatan rutin dan tak melakukan ekspansi.

Selain itu, lanjut Yamin, pemerintah pusat juga mengimbau seluruh daerah untuk menekan dua hal di 2020, yakni investasi dan ekspor.

“Dengan kondisi tersebut, makanya revisi dilakukan. Cuma hitung-hitungannya masih dilaksanakan. Targetnya tahun ini mungkin tidak setinggi tahun lalu, bisa dibawah Rp13 triliun. Cuma ini belum keluar nilainya,” ujarnya.

Lebih jauh Yamin mengatakan, selain promosi, dalam rangka menarik investasi di tahun ini dalam waktu dekat juga akan dikeluarkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kemudahan Investasi.

“Ranperda ini sudah diajukan ke DPRD dan akan maju dalam program legislasi daerah,” terangnya.

Sekadar diketahui, di tahun 2019 kemarin target investasi Sulsel yang nilainya sebesar Rp13 triliun tidak tercapai.

Ketua Dekranasda Sulsel Dukung Hari Kebudayaan Makassar 2020

KabarMakassar.com — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulsel, Liestiaty F Nurdin, menyampaikan dukungannya terhadap perayaan Hari Kebudayaan Makassar 2020, yang digagas oleh Pemerintah Kota Makassar dan akan digelar pada tanggal 1-5 April mendatang.

Dukungan tersebut disampaikanya secara langsung saat menerima rombongan panitia yang dipimpin oleh Asisten Bidang Pemerintahan Kota Makassar, Sabri, di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (13/2).

Lies meminta agar nanti pada pelaksanaan event tersebut, disediakan ruang pameran untuk memajang berbagai macam identitas budaya, termasuk produksi UMKM dari seluruh kabupaten kota di Sulsel.

“Insya Allah, kita akan tampilkan seluruh identitas budaya dan juga hasil-hasil produksi UMKM yang ada di Sulsel. Ini sesuai permintaan bapak (Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah), agar kita membantu secara penuh kesuksesan Hari Kebudayaan yang digagas Pemkot Makassar. Kita juga meminta kepada panitia penyelenggara untuk merancang satu konten acara yang bisa melibatkan seluruh Ketua Tim Penggerak PKK se-Sulsel,” kata Lies yang juga merupakan Ketua TP PKK Provinsi Sulsel.

Selain itu, Istri Gubernur Sulsel itu juga meminta agar penyelenggara meminimalisir penggunaan bahan plastik termasuk memperhatikan pola penanganan sampah selama event tersebut berlangsung.

“Jangan sampai tamu-tamu yang datang dari luar membawa kesan buruk terhadap kota kita, karena sampah yang tidak bisa kita kendalikan. Apalagi sampah yang berbahan plastik, itu lebih berbahaya karena tidak bisa diurai,” ujarnya.

Sementara, Sabri yang juga merupakan Ketua Panitia Hari Kebudayaan Kota Makassar 2020, menyampaikan sejumlah rincian kegiatan yang akan dilaksanakan selama lima pelaksanaan event tersebut.

“Rencananya, di hari pertama pelaksanaan, Rabu (1/4) akan digelar Upacara Hari Kebudayaan. Pada hari tersebut, kita akan meminta dukungan kepada seluruh pihak, baik itu sekolah-sekolah, kantor-kantor pemerintah dan swasta, termasuk juga pusat-pusat niaga agar menggunakan identitas budaya, seperti pakaian adat,” kata Sabri.

“Jadi bukan hanya pakaian adat Bugis Makassar, tapi pakaian adat dari seluruh nusantara bisa digunakan. Termasuk juga jika ada turis dari luar yang ingin menggunakan pakaian adatnya, itu lebih bagus,” tambahnya.

Selain itu lanjut Sabri, di hari yang sama juga akan digelar Makassar Ethnic Carnaval dan Traditional Cullinary Festival. Di hari kedua (Kamis, 2/4), akan digelar Makassar Culture Night, Focus Group Discussion, dan Traditional Culinary Festival. Di hari ketiga (Jumat, 3/4), akan digelar Focus Group Discussion serta Traditional Cullinary festival. Sedangkan di hari keempat (Sabtu, 4/4), akan berlangsung Traditonal Cullinary Festival. Di hari terakhir (Minggu, 5/4), akan dihelat Makassar Ethnic RUN serta Traditional Culinary Festival.

“Jadi untuk peserta Makassar Ethnic RUN diwajibkan mengenakan ciri khas ethnik tertentu,” jelas Sabri.

Usai melakukan pertemuan di Rujab Gubernur Sulsel, Panitia Hari Kebudayaan Kota Makassar 2020 juga menggelar rapat persiapan dengan seluruh perwakilan OPD se-Kota Makassar di Ruang Sipakebbi, Gedung Balai Kota Makassar. Rapat ini dipimpin langsung Sekda Kota Makassar, Muhammad Anshar.

NiVi Dapat Restu dari JK untuk Maju di Tana Toraja

KabarMakassar.com — Pasangan Nicodemus Biringkanae dan Victor Datuan Batara (NiVi) kembali mendapat dukungan untuk maju di Pilkada Tana Toraja 2020, kini giliran mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla yang merestui keduanya untuk maju kembali di Tana Toraja.

Victor Datuan Batara yang datang langsung ke kediaman Jusuf Kalla (JK) di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan mengaku jika menemui JK untuk meminta restu untuk maju kembali berpasangan dengan Nicodemus Biringkanae.

“Saya hanya laporan sekaligus mohon doa restu ke beliau, untuk maju kembali berpasangan dengan bang Nicodemus Biringkanae dalam Pilkada 2020 di Taan Toraja, dan beliau sangat mendukung,” kata Victor saat dihubungi melalui selularnya, Kamis (13/2).

Wakil Bupati Tator ini juga mengatakan jika JK sangat mendukung kembali untuk berpasangan dalam perhelatan Pilkada 2020.

Saat ini pasangan NiVi sudah mendapat dukungan dari partai NasDem, dan beberapa waktu lalu juga partai Golkar mengumumkan jika Victor Datuan Batara mendapat dukungan sebagai kader dan menempatkan namanya sebagai kandidat untuk menggunakan Golkar sebagai kendaraan politiknya.

Gagal Mencabuli, Sales Bunuh Bocah 9 Tahun di Sidrap

KabarMakassar.com — AV bocah pria berusia 9 tahun, warga Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, menjadi korban pembunuhan di dalam WC rumahnya yang dilakukan Aviors Christover, sales salah satu perusahaan di Kabupaten Pinrang, Rabu (12/2).

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa pembunuhan itu berawal saat pelaku mengunjungi rumah korban di Kampung Kamirie, Desa Mattirotasi, untuk menawarkan produk alat-alat rumah tangga. Saat tengah menwarkan produk dagangannya, pelaku ingin buang air dan meminta izin kepada pemilik rumah untuk menggunakan kamar mandinya yang terletak di belakang rumah tersebut.

Sesampainya di kamar mandi, bak penampungan tenyata hanya berisi sedikit air, sehingga pelaku meminta tolong kepada korban untuk membuka kran air bak penampungan yang berada di luar dan kemudian mengajaknya masuk ke dalam kamar mandi. Korban yang masih lugu pun mengikuti perintah pelaku.

Di dalam kamar mandi, pelaku coba mencabuli korban. Namun, korban melakukan perlawanan dan berusaha untuk lari. Merasa khawatir korban yang masih duduk di bangku SD itu akan melaporkan perbuatannya pada orang tuanya, pelaku kemudian menganiaya korban dan memasukkannya ke dalam bak air serta menekan kepala korban ke dalam air beberapa lama sampai korban meninggal dunia.

Beberapa saat kemudian, Al Faqy, kakak korban menyusul ke belakang rumah karena hendak buang air besar. sesampainya di depan pintu kamar mandi, ia curiga melihat sandal adiknya berada di depan pintu, sehingga sempat mengetuk pintu kamar mandi yang kemudian terdengar suara pelaku.

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benni Pornika yang dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut.

Benni mengatakan, pelaku sudah berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian dari Polsek Watang Pulu yang dibackup anggota Resmob Satreskrim Polres Sidrap di Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, sekira pukul 16.00 WITA, atau beberapa jam setelah peritiwa pembunuhan tersebut terjadi.

Dari hasil interogasi, kata dia, pelaku mengakui semua perbuatannya itu.

“Terduga pelaku telah mengakui perbuatannya yang menganiaya korban karena panik dan takut aksinya hendak berbuat senonoh dilaporkan korban ke keluarganya,” kata Benni.

“Pelaku masih dimintai keterangannya di Polsek Watang Pulu karena kasus ini berada di wilayah Polsek Watang Pulu,” pungkasnya.

Pegawai RSUD Bulukumba jadi Korban Begal di Poros Pallambarae

KabarMakassar.com — Mimi Sukardi (25), pegawai RSUD Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba, menjadi korban begal di Jalan Poros Dusun Balole, Desa Pallambarae-Bontonyeleng, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Rabu (12/2) sekira pukul 21.30 WITA.

Korban menuturkan, saat itu dirinya mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DD 2676 HW dari arah Kota Bulukumba menuju ke Desa Bontonyeleng. Tiba-tiba ia dicegat dan langsung dianiaya.

“Saya dari arah Bulukumba kota mau ke rumah mertua di Bontonyeleng, tiba-tiba pelaku cegat saya dan saya lari tinggalkan motor saya. Tapi pelaku mengejar saya,” kata Mimi, Kamis (13/2).
Namun, warga Jalan Jati, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu itu, usahanya untuk melarikan diri terhenti setelah pelaku mencegatnya, kemudian merampas telepon genggam dan kunci motor miliknya lalu pergi dengan sepeda motor pelaku ke arah kota.

”Bibir saya pecah dan lutut juga luka karena sempat terjatuh saat berusaha lari,” terangnya.
Kasat Reskrim Polres Bulukumba, AKP Berry Juana Putra saat dikonfirmasi, membenarkan telah terjadi aksi begal di Jalan Poros Dusun Balole Desa Pallambarae, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba pada Rabu (12/2) malam kemarin.

“Iya betul terjadi kasus pembegalan semalam di Poros Palambarae Gantarang, dan sementara anggota masih lidik di lapangan. Sedangkan untuk ciri-ciri tersangka dan motornya sudah kita dalami,” kata Berry.

Dari beberapa keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, di jalan tersebut memang kondisinya gelap karena tak ada lampu penerangan jalan, sehingga menjadi lokasi rawan terjadinya aksi begal. Tahun 2019 lalu, setidaknya ada lima kali aksi begal terjadi di lokasi lokasi tersebut. Korbannya pun rata-rata perempuan.

”Saya kalau melintas di jalan itu saat pulang kerja malam hari, saya harus menunggu kendaraan yang lewat dulu baru saya ikut di belakanganya. Kami berharap pemerintah setempat segara memasang lampu penerangan di jalan tersebut, agar pelaku begal berpikir beberapa kali untuk melakukan aksinya,” kata Itha, warga Bontonyeleng.

Laporkan Kecurangan Pemilu melalui Aplikasi Gowaslu

KabarMakassar.com — Masyarakat Sulsel kini bisa terlibat langsung bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) untuk mengawal jalannya pelaksanaan Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Semua bentuk indikasi kecurangan dan pelanggaran yang ditemukan selama pelaksanaan Pilkada, dapat dilaporkan secara langsung melalui aplikasi ‘Gowaslu’.

Aplikasi yang diluncurkan sejak Agustus 2016 oleh Bawaslu ini dapat diunduh di toko penyedia layanan aplikasi di ponsel pintar Android.

Koordinator Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad mengatakan, aplikasi Gowaslu ini bertujuan memudahkan pemantau dan masyarakat pemilih dalam mengirimkan laporan dugaan pelanggaran yang ditemukan dalam proses pelaksanaan Pilkada.

“Di Sulsel ada sebanyak 12 daerah yang akan melakukan Pilkada tahun ini. Selain dari petugas pengawas, Bawaslu butuh dukungan langsung masyarakat. Teknologi ini kami harapkan dapat menjadi jembatan untuk meningkatkan kepercayaan diri masyarakat, untuk ikut melakukan pengawasan,” kata Saiful Jihad, di Makassar, Kamis (13/2).

Aplikasi Gowaslu ini, kata dia, dirancang untuk mewujudkan kolaborasi antara pengawas Pemilu dan masyarakat pemilih dalam meningkatkan keberanian dan pelaporan pelanggaran Pilkada.

“Dengan teknologi ini, masyarakat dapat terkoneksi langsung dengan pihak pengawas pemilu dan melaporkan temuan indikasi pelanggaran di lapangan dengan cepat,” jelasnya.

Sekadar diketahui, cara pelaporan semua bentuk indikasi kecurangan dan pelanggaran yang ditemukan selama pelaksanaan Pilkada melalui aplikasi Gowaslu sangat mudah.

Pertama, unduh (download) dan install aplikasi Gowaslu di ponsel pintar Sahabat Bawaslu. Langkah berikutnya yang harus dilakukan untuk melaporkan temuan yakni:

  1. Daftarkan diri anda
    Semua masyarakat pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih tetap (DPT) dan pemantau yang terdaftar di KPU dapat mendaftar sebagai pelapor dalam aplikasi Gowaslu. Pengguna diharuskan mendaftar dan mengirimkan data diri. Hal ini untuk menjamin keamanan aplikasi dan kerahasiaan pelapor.
  2. Log In
    Masukkan username dan password untuk masuk ke dalam aplikasi. Setelah berhasil, aplikasi secara otomatis menunjukkan lokasi pelapor, karena itu layanan GPS pengguna harus diaktifkan. Jika lokasi yang muncul kurang tepat, maka dapat menuliskan keterangan tambahan pada kolom yang disediakan. Ini bertujuan memudahkan Pengawas Pemilu mengetahui keberadaan Pelapor dan menentukan tindak lanjut yang akan diambil.
  3. Pelaporan
    Kategori laporan pelanggaran Pilkada dalam sistem Gowaslu ada empat yakni; pelanggaran pada data pemilih, alat peraga kampanye, kampanye, dan politik uang.

Pelapor dapat memilih jenis indikasi pelanggaran sesuai dengan pilihan yang disediakan sistem, atau memasukkan secara manual temuannya jika belum tersedia pilihan yang sesuai.

Pelapor diminta untuk memberikan keterangan terkait tanggal dan waktu kejadian yang dilaporkan. Selanjutnya, deskripsikan kejadian pelanggaran yang ditemukan. Setelah itu, pelapor dapat menyertakan dokumen foto sebagai barang bukti yang menunjang adanya indikasi pelanggaran.

Laporan yang sudah lengkap dapat dikirimkan. Jika berhasil, maka pada layar akan muncul keterangan ‘laporan telah berhasil dikirim’.

Untuk memastikan laporan terkirim, pengguna akan menerima SMS dari Gowaslu yang isinya berbunyi ‘Terima Kasih atas Laporannya. Informasi Anda telah diterima oleh Pengawas Pemilu. Salam’.

Semua laporan temuan potensi pelanggaran dari Aplikasi Gowaslu akan masuk ke dalam sistem dan dikaji oleh pengawas Pemilu.

Dewan Desak Pemkot Makassar Cabut Izin Usaha Penjual Minol

KabarMakassar.com — Wakil Ketua Komisi A DPRD Makassar,Hj. Nunung Dasniar dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait Izin minuman alkohol (Minol) mendesak Pemkot Makassar untuk mencabut izin penjual minuman keras tersebut,

Rapat tersebut digelar Komisi A di Gedung DPRD Kota Makassar, Kamis (13/2), dipimpin Ketua Komisi A DPRD Makassar, Supratman dan sejumlah legislator komisi A lainnya.

Hj. Nunung Dasniar mendesak pemerintah kota (Pemkot) untuk mencabut izin dan menindak pengusaha yang menjual miras di tempat umum atau mall.

Salah satu srikandi DPRD Makassar dari fraksi Gerindra ini meminta Pemkot Makassar bersikap tegas pelaku usaha yang tak memiliki izin. Termasuk menjual miras.

Kata dia, bebasnya miras dijual di tempat umum akan memberikan dampak buruk bagi masyarakat. Khususnya generasi muda di Kota Makassar.

“Acuan kami saat ini terkait penjualan miras yakni peraturan daerah (Perda) No.4 tahun 2014. Tak ada penjualan miras yang dilakukan di tempat umum seperti mall. Kami dari komisi A bersikeras agar tempat itu segera ditutup. Tak boleh lagi ada miras dijual di mall. Jika ada pengusaha yang menjual miras, usaha tersebut harus ditutup,” tegasnya.

Ia menambahkan jika mereka memang mempunyai izin menjual. Tapi, bukan berarti menjual miras yang diatas 5 persen.

“Mereka telah melanggar,” tambahnya.

Nunung berharap Pemkot Makassar segera menyelesaikan masalah ini agar tidak tersebar di organisasi masyarakat.

Dari pihak Pemkot Makassar juga menghadirkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas PTSP, Dinas Sosial, dan Kepala Bagian Hukum pemerintah kota Makassar.

Alissa Wahid Tanggapi Polemik Pemulangan WNI Eks ISIS

KabarMakassar.com — Putri sulung Presiden RI keempat, Abdurahman Wahid (Gusdur), Alissa Wahid ikut berkomentar soal polemik pemulangan 689 Warga Negara Indonesia (WNI) eks anggota ISIS yang saat ini masih berada di Suriah dan Turki.

Menurut Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian itu, hal ini harus benar-benar dikaji secara matang dan tidak bisa diputuskan begitu saja.

“Ada dua sisi, dan dua-duanya sama-sama penting. Satu, masyarakat Indonesia yang jumlahnya 260 juta itu membutuhkan rasa aman dan rasa nyaman. Tapi kan ada persoalan, kalau kemudian yang disana (WNI eks anggota ISIS) itu dipulangkan oleh pemerintah lokalnya, lalu mereka akan kemana?,” kata Alissa saat berkunjung ke Kota Parepare, Sulsel, Kamis (13/2).

Kedatangan Alissa ke Kota parepare sendiri adalah dalam rangka mempersiapkan program Keluarga Sakinah Kementerian Agama (Kemenag) di Kecamatan Bacukiki.

“Karena kita ingin keluarga Indonesia itu menjadi keluarga yang tangguh, yang sakinah, mawadah, warahmah, dan membawa maslahat,” ujarnya.

Sekadar diketahui, dalam kunjungannya tersebut, Alissa datang bersama Kasubdit Bina Keluarga Sakinah (KS) Direktorat Bina KUA dan KS Dirjen Bimas Islam Kemenag RI, M Adib Machrus.

Alissa juga didaulat untuk meletakkan batu pertama pembangunan Mesjid Darudrahman Rosi Pesantren Istana Tahfidzul Qur’an NU Kota Parepare.

Wujudkan Gowa Smart City, Pemkab Gandeng TBG

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Gowa akan bekerjasama dengan PT Tower Bersama Group (TBG) untuk mewujudkan Gowa Smart City. Hal itu disampaikan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan saat menerima audiens pihak PT TBG di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Kamis (13/2).

Adnan pun menunjuk Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) untuk selalu berkoordinasi dan mendampingi TBG dalam melakukan peninjauan di Kabupaten Gowa.

“Kami memang sedang gencar-gencarnya mewujudkan Gowa Smart City, sehingga silahkan meninjau mana yang menjadi prioritas dan berkoordinasi dengan Dinas Kominfo,” kata Adnan kepada pihak PT TBG.

Adnan berharap, melalui kerjasama ini dapat mewujudkan Gowa Smart City dan menjangkau semua wilayah di Kabupaten Gowa secara bertahap.

Sementara, Busines Solution Manager TBG, Galih Sucahyono pada kesempatan tersebut menawarkan sejumlah benetuk kerjasama yang bisa dipilih dan dijalankan (dikerjasamakan) dengan Pemkab Gowa.

“Kami datang untuk memperlihatkan jenis kerjasama mana yang cocok untuk Kabupaten Gowa dalam mendukung Gowa Smart City, seperti command centre, smart pole/ lampu pintar, wifi publik, hingga CCTV alarm,” kata Galih.

Galih mengatakan, pihaknya akan siap mendampingi, mengecek sistem yang ada di Kabupaten Gowa, dan menyesuaikan apa yang menjadi prioritas.

Apalagi, kata dia, Pemkab Gowa telah memiliki commad centre/peace centre yang sinkron dengan CCTV di perkotaan Sungguminasa.

“Command Centre Gowa kan sudah punya, jadi kami akan meninjau dulu mana yang menjadi prioritas apakah wifi publik, CCTV ataupun menara lampu dan yang pastinya TBG siap mendampingi,” ujarnya.

Turut hadir mendampingiu Bupati Gowa pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kominfo-SP Gowa Arifuddin Saeni, Kabid Komunikasi Publik Pemkab Gowa Widiah Restuti, dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Indra Wahyudi Yusuf.