Haerul Jadi Tamu Istimewa di Peresmian STIE Ichsan Sidrap

KabarMakassar.com — Ada yang menarik di acara peresmian STIE Ichsan Sidrap, Rabu (12/2). Disela acara, tetiba sosok pemuda perakit pesawat asal Pinrang, Haerul, muncul dan disambut dengan hormat oleh Kepala LLDikti Wilayah IX Sulawesi, Prof Jasruddin.

Ia bahkan dipersilahkan duduk berdampingan dengan Bupati Sidrap Dollah Mando, dan Rektor Universitas Ichsan Gorontalo, DR Abdul Gaffar Tjokke.

Tak hanya itu, Haerul juga diminta untuk memberi testimoni terkait prestasinya yang berhasil merakit pesawat.

Pada kesempatan itu, Haerul menceritakan kisahnya yang beberapa kali sempat gagal, namun terus berjuang hingga akhirnya dipercobaan kelima, ia berhasil merakit dan menerbangkan pesawat jenis ultralight.

“Kemarin itu gagal karena belum mengenal internet. Awalnya saya liat YouTube dan menemukan pesawat jenis Ultralight. Kemudian saya mulai merakit dengan mesin yang berkecepatan tinggi,” tuturnya.

Haerul pun menitip pesan kepada kaum muda untuk terus melakukan inovasi. Generasi muda, kata dia, harus berlomba menciptakan karya.

“Kurangi main game. Manfaatkan internet sebaik mungkin untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat,” pungkasnya.

Penerbitan Paspor CJH Ajatapareng Ditarget Rampung Akhir Februari

KabarMakassar.com — Hingga pertengahan Februari 2020, proses pengurusan dan penerbitan sebanyak 1.500 paspor Calon Jemaah Haji (CJH) di wilayah Ajatapareng yang dilakukan di Kantor Imigrasi Kelas II Parepare, belum rampung 100 persen.

Kepala kantor Imigrasi Kelas II Parepare, Noer Putra Bahagia mengungkapkan, hal ini disebabkan banyaknya CJH yang belum datang ke Kantor Imgrasi Parepare untuk melakukan perekaman gambar.

Menurut Noer Putra, hingga pertengahan Februari ini, Imigrasi Parepare masih menunggu pengambilan gambar dari 10 persen CJH di wilayah Ajatapareng.

“Sampai saat ini sudah rampung sekira 90 persen. Kita tergetkan selesai akhir bulan ini (Februari),” kata Noer Putra, pada kegiatan evaluasi penerbitan paspor dengan perwakilan Departemen Agama dari 8 kabupaten/kota, di Kantor Imigrasi Parepare, Rabu (12/2).

Ia pun mengimbau kepada para CJH yang mengalami kendala dalam pengurusan paspor, agar berkonsultasi dengan pihak Imigrasi Parepare. Pihaknya, kata dia, siap melayani secara khusus.

“Kami sudah sediakan tempat tersendiri untuk pengurusannya. Jika semua sudah selesai, awal bulan Mei kita sudah bisa penyerahan ke panitia haji,” tutupnya.

Wagub Sulsel Minta Juleha Turun ke Pasar Tradisional

KabarMakassar.com — Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mendorong Juru Sembelih Halal (Juleha) untuk tidak hanya berada di Rumah Potong Hewan (RPH) saja, tetapi juga turun ke pasar-pasar tradisional untuk mengedukasi masyarakat tentang bagaimana tata cara penyembelihan hewan yang memenuhi hewan yang standar ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal).

Hal ini disampaikan Sudirman saat menghadiri pelatihan peningkatan kompetensi dalam rangka penguatan halal value chain yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Sulsel bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan dirangkaikan dengan pelatihan dan pelantikan pengurus Juleha Provinsi Sulsel, di Baruga Phinisi lantai 4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulsel, Rabu (12/2).

“Kita harapkan agar Juleha ini harus diterjunkan sampai di tingkat pasar tradisional agar bisa menghasilkan hewan yang dijual dan dikonsumsi oleh masyarakat benar-benar disembelih dengan cara yang benar dan memenuhi standar ASUH,” kata Sudirman.

Pada kesempatan tersebut, Sudirman juga menyampaikan, Pemprov Sulsel telah mengalokasikan anggaran di tahun ini untuk sertifikasi halal gratis.

Pengalokasian anggaran ini, kata dia, dilakukan dalam rangka mendukung Indonesia untuk menjadi pemeran utama dalam industri halal dunia.

“Standart sertifikasi halal penting, karena potensi industri halal dunia mencapai nilainya USD 3,2 triliun. Pemprov Sulsel sendiri telah melakukan penganggaran untuk sertifikasi halal, sertifikasi gratis untuk tahun 2020,” ungkapnya.

Gowa Dapat Jatah 30.000 Bidang Tanah Program PTSL

KabarMakassar.com — Kabupaten Gowa mendapat jatah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sebanyak 30.000 bidang tanah target pengukuran, dengan penerbitan sebanyak 5.000 sertifikat untuk tahun 2020.

Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Gowa, Awaluddin mengatakan, 30.000 bidang tanah tersebut tersebar di llima kecamatan, yakni Bontonompo, Bontonompo Selatan, Bajeng, Bajeng Barat dan Pallangga. Ditargetkan, Juli 2020 sertifikat tersebut sudah bisa dibagi.

“Untuk lima kecamatan ini dibagi lagi pada 10 desa yaitu, Desa Parangbanoa Pallangga 3.000 bidang, Kelurahan Bontonompo 3.500 bidang, Desa Katangka 3.500 bidang, Desa Bontobiraeng Utara 3.500 bidang, Desa Bontobiraeng Selatan 3.000 bidang, Desa Manjalling 2.500 bidang, Desa Tubajeng 2.500 bidang, Desa Lempangan 3.500 bidang, Desa Bone 3.500 bidang, dan Desa Salajo 2.000 bidang,” rinci Awaluddin pada kegiatan Penyuluhan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Tahun Anggaran (TA) 2020, di Aula Kantor Camat Bontonompo, Rabu (12/2).

Awaluddin menjelaskan, kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat penerima manfaat PTSL.

“Penyuluhan ini untuk memberikan informasi terkait dokumen-dokumen yang harus disiapkan, penyediaan patok serta pemasangan tanda batas yang harus dilakukan oleh masyarakat,” terangnya.
Ia juga menyampaikan, meski disebut gratis, tetap ada biaya yang akan dibebankan ke peserta program PTSL ini. Jumlahnya maksimal Rp250 ribu.

Biaya tersebut, kata dia, diperuntukkan untuk penyiapan prasertifikasi, seperti penyiapan alas hak, bukti kepemilikan, materai dan penyiapan patok tanah untuk tanda batas.

“Ini berdasarkan Surat Keputusan bersama dari tiga kementerian yaitu Menteri Dalam Negeri, Menteri Agraria dan Tata Ruang serta Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 25/SKB/V/2017, 590-3167A Tahun 2017 dan 34 Tahun 2017 Tentang Pembiayaan dan Persiapan PTSL dan Peraturan Bupati Gowa Nomor 9 Tahun 2018 yang mengacu pada keputusan ketiga menteri tersebut,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sulsel, Bambang Priyono menyampaikan bahwa program PTSL ini merupakan proyek strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

“Program ini untuk percepatan pemberian kepastian hukum dan perlindungan hukum hak atas tanah masyarakat berlandaskan asas sederhana, cepat, lancar, aman, adil merata, dan terbuka serta akuntabel,” jelasnya.

Bambang optimis, program yang penting dan baik ini akan membawa dampak positif dalam kehidupan masyarakat yang ada di Kabupaten Gowa.

Sementara, Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni yang hadir pada penyuluhan tersebut mengatakan, program PTSL oleh Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Gowa ini memberikan manfaat yang sangat besar kepada masyarakat Gowa, terkhusus masyarakat Bontonompo.

“Tentu ini sangat bermanfaat, karena dengan adanya program tersebut masyarakat Kabupaten Gowa akan terbantu mendapat kepastian hukum atas tanahnya,” kata Abd Rauf.

Ia juga mengatakan, pihaknya akan siap memberikan dukungan dalam pelaksanaan program ini dengan mengerahkan jajaran Pemerintah Kabupaten Gowa mulai dari camat, lurah/kepala desa untuk membantu Kantor Pertanahan Gowa dalam mengumpulkan data masyarakat yang ikut program PTSL ini.

“Saya berharap pemerintah setempat dapat bekerjasama, sehingga dalam proses pelaksanaan PTSL ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan kita bersama,” ujarnya.

Lantik Pengurus ABPEDNAS Gowa, Ini Pesan Adnan Purichta

KabarMakassar.com — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan melantik Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) se-Kabupaten Gowa masa jabatan 2019-2024, di Gedung Haji Bate, Rabu (12/2).

Adnan mengungkapkan, keberadaan ABPEDNAS di Kabupaten Gowa hampir sama kedudukannya dengan DPRD Kabupaten, yakni sama-sama menyusun program untuk kesejahteraan masyarakat, khususnya di tingkat desa.

“Jika di kabupaten ada DPRD, maka di desa ada BPD (Badan Permusyawaratan Desa) yang akan menampung seluruh aspirasi dan masukan masyarakatnya, yang tentunya bermuara terhadap kesejahteraan, sehingga ABPEDNAS ini bukan saingan dari kepala desa maupun DPRD. tetapi sebagai mitra kerja untuk membangun Kabupaten Gowa jadi lebih baik,” kata Adnan.

Adnan menjelaskan, BPD merupakan wakil dari penduduk desa yang pengisiannya dilakukan secara demokratis dan mempunyai fungsi untuk membahas dan menyepakati rancangan peraturan desa bersama kepala desa, seperti menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, serta melakukan pegawasan kinerja.

“Dari fungsi tersebut, dapat dilihat peran BPD sangat besar dalam mengatur, memajukan dan mensejahterakan rakyatnya. Sehingga diharapkan bisa bekerja sebaik-baiknya demi terciptanya masyarakat desa yang sejahtera,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Gowa itu juga mengimbau penguru ABPEDNAS Gowa yang baru dilantik agar selalu melakukan komunikasi dan koordinasi serta memberikan saran dan masukan yang baik untuk kepentingan bersama, mulai dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten.

“Selamat atas pelantikannya, dan Pemkab Gowa sangat mengapresiasi terbentuknya ABPEDNAS ini yang akan menjadi wadah saling sharing dan memberi masukan, sehingga seluruh BPD memberikan keberhasilan di setiap desanya,” tuturnya.

Sementara, Ketua DPC ABPEDNAS Gowa, Syamsuddin mengatakan, jumlah pengurus yang dilantik sebanyak 1.086 orang, terdiri dari pengurus DPC sebanyak 35 orang, dan pengurus PAC sebanyak 1.051 orang.

Pada kesempatan tersebut, Syamsuddin juga menyampaikan komitmennya untuk selalu bekerjasama dengan pemerintah desa guna menciptakan program nyata untuk Kabupaten Gowa, agar kehadirannya ANPEDNAS Gowa dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat desa.

“Kedepan kami akan bekerja dengan nyata dan selalu mendukung serta membantu program Pemkab Gowa untuk Gowa yang semakin baik di masa yang akan datang,” ujarnya.

Adapun susunan pengurus DPC ABPEDNAS Gowa yakni: Ketua Syamsuddin, Wakil Ketua I Syaharuddin Rala, Wakil Ketua II Abdullah Nyomba, Wakil Ketua III Sawiang, Sekretaris Mansur Tompo, Wakil Sekretaris I Darwis, Wakil Sekretaris II Amiruddin Sidja, Bendahara Fatimah, Wakil Bendahara I Ibrahim Rurung dan Wakil Bendahara II Mustari Mangngasai.

Turut hadir pada acara pelantikan tersebut, Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis, Forkopimda Kabupaten Gowa, Ketua DPP ABPEDNAS, pimpinan SKPD Lingkup Pemkab Gowa, camat dan kepala desa se-Kabupaten Gowa.

Pemprov Siapkan Rp1 M untuk Dokumen Pendukung Rehab Mattoanging

KabarMakassar.com — Langkah Pemerintah Provinsi Sulsel dalam melakukan rehabilitasi Stadion Matoangin terus dilakukan. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulsel pun telah menggelar persiapan pelaksanaan lelang untuk penyusunan sejumlah dokumen pendukung sebagai syarat administrasi sebelum dimulainya pengerjaan fisik.

Dokumen pendukung tersebut meliputi Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH), Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), dan Analisis Dampak Lalu lintas (Andalalin).

Rencananya, Dispora Sulsel akan mulai menayangkan proses lelang DELH, AMDAL dan Andalalin Stadion Mattoanging ini pada Jumat (14/2) mendatang.

Sekretaris Koordinasi Perencanaan Rehab Stadion Mattoanging, Muhlis Mallajareng mengatakan, untuk penyusunan tiga dokumen pendukung tersebut, Pemprov Sulsel menyiapkan anggaran sebesar Rp1 miliar, yang sumbernya berasal dari APBD 2020.

“DELH dan AMDAL anggarannya Rp 750 juta karena, outputnya ada dua. Sedangkan, Amdalalin Rp 250 juta,” ungkap Muhlis.

Menurut Muhlis, proses lelang DELH, AMDAL dan Amdalalin tersebut ditargetkan rampung dalam 45 hari.

“Kami berharap kalau bisa jangan 45 hari, kalau tidak ada masalah kenapa tidak dipercepat. Intinya proses ini tetap dipararelkan dan jalan bersama,” ujarnya.

Lebih jauh Muhlis mengatakan, hari Kamis (13/2) besok, pihaknya juga berencana akan melakukan review dokumen kerangka acuan kerja Manajemen Kontruksi (MK) untuk menentukan kapan lelang tender fisik akan ditayangkan.

“Bahan MK sudah ada, namun belum mendapatkan riview dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Nanti hari Kamis setelah LKPP mengatakan ok, langsung ditayangkan lelang fisiknya,” terangnya.

Nipah Mall dan MaRI Siapkan Event Menarik di Hari Valentine

KabarMakassar.com — Sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Makassar menyiapkan berbagai event untuk menarik para pengunjung di hari Valentine, 14 Februari mendatang.

Seperti Nipah Mall, manajemen pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo ini akan menggelar beberapa event. Diantaranya Couple Photoshoot & Make Up Artist Competition, Workshop Photography, Dj Performance dan Photobox Competition.

General Manager Nipah Mall & Office Building, Richard Abraham menjelaskan, event yang akan digelar ini merupakan ajang untuk dapat menyalurkan minat, bakat, pengalaman serta menambah wawasan melalui workshop yang diselenggarakan dengan melibatkan pihak-pihak yang profesional di bidangnya.

“Kami terus berupaya menghadirkan kegiatan yang bukan hanya sekedar menarik dan menghibur, namun turut menghadirkan kegiatan edukasi yang bertujuan untuk mengembangkan potensi diri bagi setiap peserta maupun pengunjung mal yang menyaksikannya,” kata Richard.

“Untuk event Couple Photoshoot & Make Up Artist Competition, bagi pemenang berhak memperoleh hadiah dengan total senilai Rp40 juta. Sedangkan pemenang untuk Photobox Competition yang bekerjasama dengan Peeko akan memperoleh hadiah spesial dari manajemen Nipah Mall,” terangnya.

Terpisah, Centre Manager Mall Ratu Indah (MaRI), Iwan Ismail juga mengaku jika pihaknya telah menyiapkan sejumlah event untuk menarik pengunjung pada hari vaalentine nanti. Diantaranya Gelas-Gelas Kaca, MaRI Kirim Surat, Malam Sureq, dan Baca Bising – Datang Duduk -Baca Bukumu.

Iwan menjelaskan, untuk event Gelas-Gelas Kaca akan digelar di area MaRI Arcade, dan diisi dengan penampilan Home Band Akustik serta Paduan Suara Mahasiswa UNHAS yang akan membawakan lagu-lagu dengan tema cinta.

Selain itu, lanjut Iwan, pada hari dan tempat yang sama juga berlangsung event lainnya dengan mengangkat tema MaRI Kirim Surat, Malam Sureq, dan Baca Bising – Datang Duduk – Baca Bukumu.

“Kegiatan ini bekerjasama dengan beberapa pihak, yakni melibatkan Pos Indonesia, komunitas Malam Sureq, serta komunitas literasi yang ada di Makassar. Semua dikemas dengan sangat menarik agar pengunjung mall dapat menikmati kegiatan yang kami hadirkan, bahkan ikut terjun langsung mencoba dan merasakan pengalaman untuk Berkirim Surat, membaca puisi, dan berbagi bacaan buku bersama,” jelasnya.

Sekadar diketahui, event-event yang akan digelar di MaRI pada tanggal 14 Februari ini bisa disaksikan para pengunjung tanpa dipungut biaya alias gratis.

Gubernur dan Konjen Jepang Pantau Potensi KWA Air Panas Lejja

KabarMakassar.com — Bupati Kabupaten Soppeng, Andi Kaswadi Razak, mengaku Kawasan Wisata Alam (KWA) Air Panas Lejja diakui sebagai air panas terbaik dari seluruh wisata air panas di dunia dan satu-satunya air panas dari alam yang tidak berbau belerang. 

“Wisata Lejja merupakan hal yang menarik, karena memiliki air panas yang terbaik di dunia, dan kita dapat saksikan sendiri air panas Lejja tidak berbau belerang,” kata Kaswadi Razak,” belum lama ini. 

Menurut, Kaswadi Razak, dengan potensi yang dimiliki Soppeng saat ini sangat memungkinkan sekali untuk mendatangkan wisatawan baik domestik maupun mancanegara, karena memiliki wisata alam yang unik. 

“Sehingga tidak menutup kemungkinan nantinya orang Jepang melakukan kunjungan rekreasi di Lejja,” tuturnya. 

Lebih lanjut, Kaswadi Razak menjelaskan, kehadiran Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah dan Konjen Jepang, Miyakawa Katsutoshi di Kabupaten Soppeng merupakan sebuah kesyukuran bagi dirinya dan masyarakat setempat. 

Kaswadi menambahkan, kunjungan ini dilakukan Gubernur Sulsel dan Konjen Jepang demi memantau potensi KWA Air Panas Lejja. Pada kesempatan ini Kaswadi Razak menempatkan diri untuk menunjukkan semua sarana dan prasarana KWA Lejja. Sementara Bupati memperlihatkan statsa atau rancangan sarana dan prasarana yang di bangun KWA Lejja. 

“Mudah-mudahan dengan adanya kunjungan ini dapat memberikan perhatian yang luar biasa, sehingga KWA Lejja dapat dikembangkan secara maksimal,” ujarnya. 

Miyakawa mengaku, sudah melihat sketsa rancangan hotel yang akan dibangun di Lejja dan berharap nantinya hotel dapat memberikan pandangan yang tajam.

Gubernur Sulsel pun, menyempatkan diri menikmati air panas Lejja.

“Mandi air panas Lejja bagus untuk badan, memperlancar perederan darah,”katanya.

DJP Imbau Wajib Pajak Lengkapi Data Isian di SPT

KabarMakassar.com — Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sulselbartra terus berupaya untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak dalam melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT).

Kepala Kanwil DJP Sulselbartra, Wansepta Nirwanda menjelaskan, kepatuhan tersebut meliputi kepatuhan menyampaikan dan kepatuhan isi untuk melengkapi data wajib pajak.

“Kita ingin kepatuhan wajib pajak itu tidak hanya dalam menyampaikan, tapi isinya juga. Dengan cara apa? Kita perbanyak data tadi. Nah data itulah yang akan kita sampaikan ke wajib pajak,” kata Wansepta, Rabu (12/2).

Menurut Wansepta, pihaknya juga telah melakukan kerjasama dengan instansi terkait dalam upaya meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan penyampaian SPT.

“kita banyak bekerjasama dengan berbagai pihak. Ada pemda, karantina dan beacukai. Itu untuk mengumpulkan data-data. Nah kalau sudah ada data yang akurat, kita sudah adu dengan SPT-nya. Kalau ternyata memang dia belum setor, kita lakukan lewat jalur hukum,” ujarnya.

Lebih jauh Wansepta mengatakan, pelaporan SPT tahunan harus detail dan diusahakan untuk membuat sesederhana mungkin dengan menggunakan akses online.

“Kita juga memberikan tata cara penyampaian SPT yang sesimpel mungkin, sehingga wajib pajak tidak dibuat pusing. Sekarang, apa-apa kalau bisa melalui online saja. Seperti itu kira-kira,” terangnya.

Wansepta juga menegaskan, semua masyarakat yang telah memiliki penghasilan sesuai dengan syarat dan kententuan dalam perundang-undangan perpajakan, diwajibkan memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Pj Walikota Ingatkan Kaum Muda, Valentine Bukan Budaya Kita

KabarMakassar.com — Penjabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb memberikan perhatian serius terhadap pengaruh negatif yang bisa mendera kalangan muda jika terlalu euforia dalam memaknai hari Valentine yang setiap tahun dirayakan pada 14 Februari.

Iqbal menyampaikan himbauan khusus kepada seluruh kaum muda Makassar untuk menghindari sifat hura-hura, pergaulan bebas, termasuk aktifitas lain yang merusak moral.

“Untuk anak-anakku semua para remaja di Makassar, Valentine itu bukan budaya kita, bukan budaya timur. Hindari sifat hura-hura, jangan terperosok ke dalam pergaulan bebas. Jauhi minuman keras, jangan rusak moral yang tertanam di dirimu,” kata Iqbal, Rabu (12/2).

Iqbal juga mengakui bahwa saat ini hari Valentine sudah menjadi budaya global, dan sasarannya lebih banyak ke anak muda.

“Jika memang tetap ingin dirayakan, salurkanlah secara cerdas. Kasih sayang itu bukan selalu terhadap pasangan. Kasih sayang itu bisa dalam bentuk memberi santunan anak yatim, memberi makan fakir miskin, memberi makan orang-orang jompo, memberi perhatian kepada saudara-saudara kita kaum duafa. Itulah kasih sayang yang jauh lebih hakiki,” ujarnya.

Terkait imbauan Pemkot Makassar melalui Satpol PP mengenai larangan menjual alat kontrasepsi secara bebas kepada anak di bawah umur, Iqbal mengatakan, hal itu dilakukan sebagai langkah antisipasi penyalahgunaan alat kontrasepsi oleh anak di bawah umur aftau belum menikah.

“Sebenarnya kita tidak larang untuk dijual, hanya saja kita tidak ingin ini disalahgunakan. Makanya sebaiknya dibatasi. Penjaga toko atau petugas apotek kita minta untuk ikut melakukan pengawasan, tidak menjual secara sembarang, khususnya kepada anak di bawah umur atau belum menikah. Intinya ini lebih diperketat, termasuk tidak dipajang secara mencolok dan vulgar,” jelasnya.

Sekadar diketahui, tidak kurang dari 400-an outlet minimarket dan apotek se-Makassar ditempeli surat imbauan mengenai larangan penjualan alat kontrasepsi bagi anak di bawah umur atau belum menikah oleh Satpol PP.