Persuasif, Bripka Ivan Damaikan Warga Binaannya

KabarMakassar.com — Bripka Ivan Paningaran Bhabinkamtimbas Polsek Tinggi Moncong Polres Gowa berhasil melakukan perdamaian terhadap warga binaannya yang berselisih faham dengan cara Persuasif, Jumat (7/2).

Persuasif dilakukan Bripka Ivan atas kedua warga binaannya terkait kasus pengancaman yang dilakukan Dido Daeng Rumpa warga Desa Barombong Dusun Kalolo terhadap Syamsuddin Daeng Sewang warga Langorang Dusun Kalolo, Desa Manimbahoi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Gowa.

“Keduanya sudah damai, dan saling melempar senyum. Soal pengancaman ini bisa dilakukan dengan cara Persuasif pendekatan atau membujuk secara halus hingga sepakat damai,” jelas Ivan.

Perdamaian disaksikan oleh pihak keluarga masing-masing. Pengancaman yang dilakukan Dido Daeng Rumpa hanya tersulut emosi.

Sebagai Bhabinkamtibmas Bripka Ivan berpesan untuk mengajak kepada seluruh masyarakat saling menghormati, menghargai agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

Tukang Ojek Serbu Layanan Makan Siang Gratis TDA Parepare

KabarMakassar.com -– Komunitas Tangan di Atas (TDA) Parepare berbagi makanan gratis di pinggir jalan, tepatnya di samping Gedung Balai Ainun Habibie, Jumat (7/2) siang.

Kegiatan dengan tema Makan Siang Umum (Maksimum) itu dikemas berbeda dari kegiatan serupa pada umumnya. Jika biasanya aksi sosial seperti ini dilakukan dengan membagi-bagikan nasi bungkus, kegiatan yang dilakukan TDA ini menyajikan prasmanan.

Alhasil, lokasi kegiatan pun ramai pengunjung. Sebagian besar di antaranya merupakan kaum dhuafa. Mulai dari tukang becak, tukang ojek hingga pengendara melintas di jalan tersebut, singgah untuk menikmati makan siang gratis.

Ketua TDA Kota Parepare, Haedar mengungkapkan, kegiatan tersebut dilakukan untuk menjalin hubungan silaturahmi ke masyarakat.

“Kami menyediakan makanan gratis ini untuk umum. Siapapun boleh singgah makan. Kebetulan kami melihat disini banyak tukang becak dan tukang ojek,“ ungkapnya.

Menurut Haedar, kegiatan ini sudah dilakukan sejak 6 bulan lalu dan menjadi salah satu program divisi TDA Peduli.

“Kegiatan ini dilakukan dua kali dalam sebulan, tiap hari Jumat. Dananya kami peroleh dari jumlah donasi yang masuk. Biasanya sebesar Rp1,5 juta hingga Rp3 juta,” terangnya.

Haedar menambahkan, bagi para dermawan yang ingin berdonasi pada kegiatan ini, bisa mentransfer dana bantuan yang ingin diberikan melalui Bank BNI Syariah Komunitas Tangan Diatas Peduli Parepare, dengan nomor rekening 900082786.

“Atau bisa menghubungi juga menghubungi Ravsan di nomor telepon 082320204648,” jelasnya.

Sementara, Anto salah seorang tukang ojek online yang singgah makan di lokasi kegiatan, memuji aksi sosial tersebut.

“Alhamdulillah kalau ada seperti ini. Bisa bantu kami untuk memenuhi makan siang. Kami sangat berterima kasih kepada TDA,” tuturnya.

Bupati Pinrang Lantik 203 Pejabat Eselon III dan IV

KabarMakassar.com — Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid melantik dan mengambil sumpah sebanyak 203 orang pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Pinrang, di Aula Kantor Bupati Pinrang, Jum’at (7/2) Sore.

203 pejabat yang dilantik itu terdiri dari 49 orang pejabat eselon III, 3 orang pejabat fungsional tertentu, 2 orang Direktur Rumah Sakit, yakni RSU Lasinrang dan RSU Padising tipe D, dan 149 orang pejabat eselon IV termasuk 21 Lurah.

Dalam sambutan dan arahannya, Irwan Hamid mengingatkan kepada seluruh pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dilaksananakan dengan penuh tanggung jawab.

“Jabatan ini diberikan dengan tujuan agar para pejabat yang baru dilantik bisa lebih meningkatkan kinerja dan pelayanan yang telah dicapai oleh pejabat sebelumnya,” kata Irwan Hamid.

Irwan Hamid menyebut, rotasi dan mutasi jabatan adalah hal yang lumrah terjadi di lingkungan pemerintahan Olehnya itu ia berharap tak ada yang berkecil hati karena tidak mendapat jabatan. Menurut dia, hal ini penting agar pemerintahan bisa bejalan dengan baik.

“Rotasi dan mutasi adalah suatu hal yang lumrah dan biasa. Silakan anda berkereasi, silakan anda berinovasi, agar mampu membawa amanah. Tolong dijaga amanah yang diemban,” pungkasnya.

Mario David: DPRD Makassar Secepatnya Selesaikan Perda Jasa Umum

KabarMakassar.com — Anggota dewan Makassar komisi B , Mario David mengaku mempercepat penyelesaian Peraturan Daerah (Perda) Jasa Umum terkait retribusi sampah. Dimana selama ini penarikan iuran sampah dikeluhkan sebagian besar pihak Kecamatan di Kota Makassar.

Selain itu ada alasan lain yakni iuran sampah tersebut tidak ditunjang dengan aturan yang kuat.

Mario David mengatakan, pihaknya tengah menggodok penyelesaian Perda tentang jasa umum yang nantinya akan digunakan sebagai acuan penarikan retribusi sampah di kecamatan. Memang saat ini, aturan sudah ada yakni Perwali namun masih perlu penguatan.

“Kita akan buat secapatnya, Perda Jasa Umum harus segera selesaikan agar dipakai sebagai payung hukum penarikan retribusi sampah,” kata Mario David, Jumat (7/2).

Ia menambahkan, jika penekanan dalam regulasi baru tersebut akan ada penguatan izin menarik retribusi. Tapi, jika kata jasa umum digunakan maka berkaitan dengan pelayanan.

“Jadi, pemerintah kecamatan mesti meningkat pelayanan, apa itu? Bagaimana mengangkut sampah tepat waktu dan lainnya,” tambahnya.

Lanjut Mario, penarikan retribusi sampah sejatinya memiliki potensi yang baik untuk pendapatan. Hanya saja, ada hal-hal yang membuat pelayanan tidak maksimal dan dianggap sebagai kelemahan.

“Kita tidak memiliki data terhadap potensi itu. Ini yang akan kita perbaiki kedepan,” ucapnya.

Bantaeng Bakal Jadi Sentra Peningkatan SDM Instruktur Teknologi

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Bantaeng dengan Ditjen Binalattas Kementerian Tenaga Kerja, JICA dan Ehime Toyota Jepang, menandatangani perjanjian kerja sama terkait dengan upaya peningkatan SDM dari Kabupaten Bantaeng, di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) Bantaeng, Jumat (7/2).

Upaya peningkatan SDM tersebut salah sataunya yakni program peningkatan kapasitas instruktur fase II tahun 2020, yang dirangkaikan dengan pembukaan sembilan paket pelatihan berbasis kompetensi angkatan I tahun 2020. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BLK Bantaeng, Akhmar mengatakan, program pelatihan fase II tahun 2020 ini telah diikuti sebanyak 24 orang Instruktur Kejuruan Otomotif BLK UPTP maupun UPTD di seluruh Indonesia.

Program kerja sama pelatihan fase II ini berdurasi selama 3 tahun dengan sistem pola On-Off dan akan berakhir tahun 2022. “Dalam jangka waktu tersebut, telah dilatih sebanyak 48 orang tenaga Instruktur Kejuruan Otomotif BLK UPTP maupun di UPTD dan 4 karyawan PT Toyota Kalla Group,” terang Akhmar.

Sementara, Bupati Bantaeng, Ilham Azikin mengatakan, kegiatan ini tentunya akan memberi manfaat besar tidak hanya bagi pembangunan SDM di Bantaeng, tetapi dengan kehadiran peserta pelatihan dari seluruh Indonesia juga akan memperbesar semangat dan komitmen Kabupaten Bantaneg untuk bisa memberikan yang terbaik bagi bangsa.

“Ini merupakan kebutuhan yang dapat mempercepat ekonomi kerakyatan di Bantaeng. Kedepan, saya harap ruang ini tetap terjaga dan terbuka bagi kami, karena kebutuhan akan peningkatan SDM tidak hanya menjadi visi Bantaeng, tetapi juga visi Presiden RI,” kata Ilham.

Ilham juga mengimbau kepada seluruh peserta pelatihan berbasis kompetensi ini, untuk dapat mengikuti pelatihan dengan baik. “Saya yakin dan percaya, apa yang kalian dapatkan akan memberi manfaat besar bagi masyarakat Bantaeng,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Tenaga Kerja, Muhtar Azis menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemda Bantaeng yang senantiasa bekerjasama dan berkoordinasi dalam rangka peningkatan kualitas SDM, khususnya di wilayah Pemkab Bantaeng dan Indonesia pada umumnya.

Muhtar mengakui, melalui kegiatan seperti ini akan banyak muncul Instruktur yang berdedikasi tinggi dari Kabupaten Bantaeng. Ia juga berharap, Bantaeng menjadi salah satu daerah penghasil SDM teknologi di Sulsel.

“Apalagi peserta yang telah mengikuti pelatihan ini akan mengikuti tahap intensif sebanyak 16 orang, untuk kemudian dipilih kembali 8 orang untuk mengikuti training di Jepang. Kelak setelah kembali ke tempat kerja ,mereka dapat mengembangkan ilmunya dan transfer ilmu kepada peserta pelatihan dan masyarakat yang membutuhkan,” kata Muhtar.

Muhtar menambahkan, nantinya diharapkan akan ada BLK Komunitas yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut. Menurut dia, pemerintah telah menyiapkan alokasi sebanyak 2.000 BLK Komunitas. “Ini tentu tidak harus tersentralisasi di Pulau Jawa saja, tetapi didistribusi secara proporsional di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Bantaeng,” ujarnya.

Sekadar diketahui, pada kesempatan itu juga dilakukan pula penandatanganan MoU kerja sama pelatihan Pemda Kabupaten Bantaeng dengan BLK Bantaeng. Penandatanganan ini diharapkan bukan sebatas formalitas, namun yang terpenting adalah tindak lanjut daripada MoU yang sudah ditandatanagani.

Cegah Kecurangan, Tes CPNS Parepare Bakal Diperketat

KabarMakassar.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Parepare terus menggenjot persiapan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dijadwalkan mulai digelar pada 10 Februari mendatang.

Plt Kepala BKPSDMD Parepare, Gustam Kasim mengatakan, pihaknya bakal memperketat pemeriksaan di lokasi tes untuk mencegah terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan tes SKD tersebut.

“Kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Satpol PP untuk menjaga keamanan. Kami siapkan pendeteksi logam, peserta tidak diperbolehkan membawa masuk aksesoris ke dalam ruang tes. Peserta hanya diperkenankan membawa KTP dan kartu tes,” kata Gustam, Jumat (7/2).

Sekretaris BKPSDMD, Adriani Idrus menambahkan, saat ini semua sarana dan prasarana untuk pelaksanaan tes SKD CPNS Pemkot Parepare sudah siap sesuai harapan.

“Kami tinggal menunggu BKN untuk mengoneksikan dengan server pada 9 Februari. Tidak ada yang bisa masuk ke ruangan ujian kecuali BKN dan kepolisian. Bahkan panitia juga tidak bisa,” terang Adriani.

Menurut Adriani, sejumlah instansi juga dilibatkan untuk sukses dan lancarnya pelaksanaan tes SKD CPNS ini. Mulai dari pihak kepolisian dalam hal pengamanan hingga rekayasa lalu lintas, Dishub dalam pengelolaan parkir, dan Satpol.

“Kominfo juga bantu teknis bidang komputer dan jaringannya. Kami juga sudah surati PLN untuk tidak melakukan pemadaman saat tes berlangsung,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, pelaksanaan tes SKD CPNS Pemkot Parepare bakal dilangsungkan di Kantor BKPSDMD pada tanggal 10-16 Februari. Dimana dalam sehari dibagi 5 sesi. Setiap sesi aakan diikuti sebanyak 220 peserta.

Harga Bawang Putih Meroket, Mentan Sebut Imbas dari Corona 

KabarMakassar.com – Seminggu terakhir, harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional di Kota Makassar mengalami kenaikan yang cukup tinggi.

Seperti di Pasar Pa’baeng-baeng, pada bulan Januari harga bawang putih sebesar Rp36.250/Kg. Namun saat ini, harganya sudah mencapai Rp46.250/Kg. Di Pasar Terong, harganya bahkan mencapai Rp60.000/Kg.

Ditemui usai menghadiri kuliah umum di Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Jumat (7/2), Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, kenaikan harga bawang putih yang juga terjadi di beberapa provinsi lain di Indonesia ini merupakan imbas dari merebaknya Virus Corona yang menyebabkan ditutupnya pintu-pintu ekspor-impor dari dan ke China.

Sementara, sampai saat ini China masih menjadi negara pemasok bawang putih terbesar bagi Indonesia. Hasil produksi bawang putih di Indonesia masih belum mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“Akhir-akhir ini bawang putih kelihatan tiba-tiba naik harganya, itu imbas dari Corona,” kata SYL.

Meski begitu, SYL memastikan kondisi (lonjakan harga dan keterbatasan bawang putih) ini tidak akan berlangsung lama. Sebab, dalam bulan ini akan ada panen di beberapa daerah di Indonesia, sehingga stok bisa kembali normal.

“Insha Allah pertengahan Februari ini sudah mulai panen di Jawa Barat dan Sumatra Utara,” terangnya.

Mantan gubernur Sulsel dua periode itu juga berharap, wabah Corona ini segera berakhir, sehingga proses impor dan ekspor bisa kembali berjalan seperti biasanya.

“Inkubasi dari Corona itukan diperkirakan akhir Februari juga sudah selesai, mudah-mudahan akhir Februari masuk Maret semua pintu-pintu ekspor sudah terbuka,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah beberapa waktu lalu mengaku, Pemerintah Provinsi Sulsel sedang berupaya mengembangkan bawang putih agar nantinya tidak lagi tergantung pada impor.

“Kita lagi kembangkan di sini. Harapan kita, Sulsel harus mandiri pangan. Makanya produk-produk pangan kita harus kita genjot. Ini bukan hanya buat Sulsel, tapi juga agar tetangga-tetangga kita harus terpenuhi kebutuhannya,” kata Nurdin.

Kadis DP2 Makassar Bingung dengan Faktor Penyebab Inflasi

KabarMakassar.com – Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, Abd Rahman Bando mengaku bingung dengan faktor penyebab tingginya angka inflasi, yang menurut Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulsel, salah satu penyebab utamanya yakni kenaikan harga yang didominasi oleh bahan makanan pokok dan minuman.

Rahman mengatakan, jika berbicara tentang inflasi, bahan pokok makanan yang notabenenya dikonsumsi oleh seluruh masyarakat seharusnya bukan menjadi hal yang harus dibesar-besarkan.

Selama ini, kata dia, jika berbicara tentang inflasi semua fokusnya ke bahan pangan. AKan tetapi ketika harga baju, sepatu, dan semen serta besi di akhir tahun naik, tidak ada orang yang meributkan atau mengaitkan hal itu dengan inflasi. Olehnya itu, ia meminta agar faktor penyebab inflasi tersebut dikaji ulang.

“Misalnya harga telur bergeser Rp100, orang ribut semua. Tapi ketika besi naik Rp10 ribu per kilo, orang diam-diam saja. Inikan buktinya mereka kurang bijak. Begitu bahan pangan yang notabenenya dikonsumsi oleh seluruh masyarakat bahkan jutaan petani nelayan, orang ribut terus. Ini yang buat saya bingung terkait inflasi,” kata rahman, Jumat (7/2).

Menurut Rahman, ritme pasar harian untuk harga bahan makanan pokok atau komoditas hasil bumi yang kadang berubah-ubah merupakan hal yang wajar.

“Bahkan dalam satu hari tiga sampai empat kali ada perubahan harga. Misalnya pagi-pagi kita ke Pasar Lelong atau Paotere, harga ikannya pagi itu Rp35 ribu. Ketika jam 11 sisa Rp20 ribu, dan siangnya lagi bahkan bisa lebih kurang dari harga normal. Kemudian sore hari, mungkin dia bisa jadi naik lagi atau sebaliknya. Ini memang sudah jadi ritme, dan harusnya kita semua bijak, termasuk dalam analisis faktor-faktor penyebab dari naik turunnya angka inflasi itu,” ujarnya.

Rahman berharap, komoditas produksi pertanian, perikanan dan peternakan tidak selalu dijadikan atau disebut sebagai pemicu naiknya inflasi.

“Ini yang harus dianalisa ulang, apakah ini model yang cocok untuk menghitung inflasi. Pemicu sesungguhnya itu bukan pada komoditas pangan, makanya saya sarankan harus dikaji ulang,” ucapnya.

“Rumus sederhana inflasi adalah terjadinya kenaikan harga yang menyebabkan daya beli menurun. Apa sesungguhnya yang menjadi penyebab inflasi atau yang lebih menyebabkan faktor menurunnya daya beli dari masyarakat, ini menjadi PR kita sama-sama,” pungkasnya.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Terima Penghargaan Transformasi

KabarMakassar.com — Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mendapatkan penghargaan dari Pusat Transformasi Kebijakan Publik (Transformasi) atas komitmennya dalam pengelolaan sampah melalui Pembetukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bank Sampah pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa.

Penyerahan tersebut dilakukan oleh Direktur Transformasi, Ethika Fitriani dan diterima langsung oleh Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, di Baruga Karaeng Pattingalloang Kantor Bupati Gowa, Jumat (7/2).

Ethika mengatakan, penghargaan ini diberikan karena inovasi Pemkab Gowa dalam membentuk UPT Bank Sampah yang merupakan satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang sudah membentuk UPT.

“Kabupaten Gowa ini yang pertama mendirikan UPT bank sampah di Indonesia. Dari 514 Kabupaten/kota, kami melihat hanya 2 persen yang prioritas pada pengolahan sampah dalam pembentukan UPT salah satunya Kabupaten Gowa dan untuk kota adalah Kota Makassar. Ini karena Pak Adnan sangat giat membuat inovasi bersama jajarannya dalam pelaksanaan inovasi pengelolaan sampah,” ungkapnya.

Lebih jauh dirinya membeberkan, saat ini banyak bank sampah unit yang terbentuk namun karena tidak ada jaminan harga dan pengambilan sampah yang terjadwal, bank sampah pada tumbang karena tidak adanya UPT. Sehingga dengan terbentuknya UPT ini akan menjamin bank sampah kecil tetap hidup yang akan membuat masyarakat jadi semangat dalam mengumpulkan dan memilah sampah terjaga.

“UPT bank sampah ini sangat penting bagi seluruh kabupaten/kota karena kegunaan UPT akan menjamin bank sampah unit di Kabupaten Gowa tetap terjaga dengan harga yang baik. Sehingga demikian, tidak ada lagi plastik yang dibuang ditempat sampah atau sembarangan tempat,” jelas Ethika.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Muchlis mengaku sangat berterimakasih atas kunjungan dan penghargaan yang diberikan Pusat Transformasi Kebijakan Publik di Kabupaten Gowa. Menurutnya Pemkab Gowa sangat tertantang dalam pembentukan UPT Bank Sampah ini.

“Sejak pertama kali Transformasi di Gowa beberapa saat lalu, kami ditantang untuk membuat UPT Bank Sampah dan Alhamdulillah kita sudah lantik untuk pimpinan UPT Bank Sampah dan untuk sektor lingkungan hidup ini kami sudah punya jakstrada tersisa mencapai target yang diinginkan melalui kerjasama,” katanya.

Selain itu, pada kesempatan tersebut Muchlis membeberkan beberapa program Pemerintah Kabupaten Gowa dalam waktu dekat. Salah satunya penanaman serentak tanaman vetiver pada tanggal 17 Februari 2020 mendatang di sebelas kecamatan se-Kabupaten Gowa untuk menanami lokus tanah yang kemiringannya 45 derajat lebih di kabupaten Gowa ini untuk mencegah erosi.

“Kami akan melibatkan ribuan masyarakat pada penanaman vetiver ini yang tersebar di 11 Kecamatan di kabupaten Gowa yang punya potensi untuk longsor itu ditanami tanaman vetiver, karena diketahui tanaman ini salah satu spesies tanaman yang direkomendasikan oleh IPB dan beberapa daerah yang sudah lebih dulu melakukannya,” jelas Muchlis.

Olehnya melalui kunjungan ini, Muchlis berharap dapat menjalin kerjasama khususnya dalam mengurangi sampah di Kabupaten Gowa agar target dalam pencapaian Jakstarada bisa terpenuhi.

Kegiatan ini turut dihadiri, Kepala Pusat Fasilitasi Kerjasama Sekjend Kementerian Dalam Negeri, Nelson Simanjuntak, dan Kepala SKPD Lingkup Pemkab Gowa.

DPRD Makassar Bahas Ranperda Rumah Kumuh yang Capai 80 Persen

KabarMakassar.com — Naskah akademik terkait peningkatan kualitas dan perbaikan rumah kumuh yang dibahas Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) DPRD Kota Makassar berjalan dengan kesepakatan dan memiliki kesepahaman dengan pihak OPD terkait Pemkot Makassar.

Dimana dalam rapat pansus tersebut dipimpin Ketua Pansus Ranperda Peningkatan Kualitas Rumah Kumuh, Fasruddin Rusli didampingi Wakil Ketua Andi Suharmika, juga dihadiri oleh pihak Dinas Perumahan Makassar serta Kepala Bagian hukum Pemkot Makassar.

“Alhamdulillah, progres dari ranperda ini sudah mencapai 80 persen,” ujar Fasruddin Rusli, (7/2).

Fasruddin Rusli mengatakan rapat pembahasan tersebut berjlan dengan baik, dimana pihak OPD Pemkot terkait sepahaman dengan isi naskah akademik ranperda itu.

Politisi Partai PPP itu menjelakan, Ranperda hampir rampung dan membutuhkan sekali atau dua kali rapat lagi untuk merampungkan pembahasannya.

Sementara itu studi banding Ranperda tersebut ke daerah lain yang sudah menerapkan ranperda tersebut, ia juga mengemukakan Pansus belum mengagendakan kunjungan studi banding.

“Nanti akan kami lihat dan pertimbangkan terkait pentingnya kunjungan dinas tersebut,” tambah Acil sapaan akrabnya.

Terpisah dengan Kepala Dinas Perumahan Makassar, Faturrahman mengatakan, Ranperda tersebut sangat dibutuhkan untuk melaksanakan program Pemkot Makassar dalam menangani masalah rumah kumuh.

“Kami targetkan beberapa tahun kedepan , rumah kumuh dapat tertangani di Makassar,” kata Faturrahman.