Nurdin Abdullah Tutup Kejuaraan KKB Cup I 2020

KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah berharap, dari 636 orang pemain Piala Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB) Ke-I 2020 bisa terseleksi dan melahirkan atlet untuk memperkuat klub Sepak Bola Bulukumba di Pekan Olahraga Provinsi 2022 mendatang.

Dari 32 klub se-Kabupaten Bulukumba telah melalui pertandingan sebanyak 63 kali, hingga menyisahkan dua klub yang berhasil sampai pada babak final, yakni Ujungloe Putra dan Bintaro FC. Pertandingan pun berakhir dengan skor 2-0 dan mengantarkan Ujung Loe Putra juara I dan Bintoro FC juara II.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulsel diberikan kesempatan untuk menutup pertandingan yang bergengsi di Kabupaten Bulukumba ini. Turut hadir menyaksikan kejuaraan, Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, Wakil Bupati Tomy Satria Yulianto, Anggota DPRD Sulsel, Andi Anwar Purnomo, dan Ketua KKB Andi Badi Sommeng bersama jajaran pengurusnya.

“Ini adalah sebuah ajang yang bergengsi, ini adalah ajang untuk para anak Millenial agar mengembangkan bakat dan minat. Kalau kekuatan ini nantinya akan terpilih dari masing-masing klub, maka akan memperkuat klub Bulukumba menghadapi Porda 2022 nanti,” ungkap Nurdin di Lapangan Ponre Bulukumba, Senin (3/2).

Bupati Bantaeng 2008-2018 ini berharap olahraga terpopuler sejagad ini dapat dikompetisikan setiap tahunnya. KKB dapat berkonstribusi dalam mewujudkan lahirnya bibit-bibit baru, baik untuk kebutuhan Porda maupun untuk kebutuhan lebih tinggi lagi.

“Tentu saya berharap ajang piala KKB I ini, betul-betul menjadi ajang perhelatan setiap tahun, dan saya kira di Bulukumba ini banyak bibit-bibit atlet kita, termasuk sepakbola,” jelasnya.

Mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini mengapresiasi permainan antara Ujungloe Putra dengan Bintaro FC. “Saya apresiasi tadi walaupun hanya menonton di babak kedua, tapi memang luar biasa anak-anak kita. Mudah-mudahan piala ini akan melahirkan bibit-bibit pemain bola kita yang unggul,” tutupnya.

Sementara itu, Bupati AM Sukri Sappewali menyampaikan terima kasih kepada KKB yang telah menyelenggarakan Kejuaraan Sepak Bola. Disamping untuk mencari bibit unggul, juga sebagai ajang kebersamaan dalam memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Bulukumba ke 60 tahun 2020. “Ini membuktikan bahwa orang Bulukumba yang berada di luar Bulukumba memiliki kepedulian terhadap kemajuan generasi muda,” imbuhnya.

Harapan JMS di HUT ke 60 Bulukumba

KabarMakassar.com — Bakal Calon Bupati (Bacabup) Bulukumba, Jamaluddin M Syamsir (JMS), punya harapan tersendiri untuk hari jadi Bulukumba yang ke-60. Kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi itu, bakal genap berusia 60 tahun, pada Selasa (4/2).

Di usia Bulukumba yang telah lebih dari 1/2 abad ini, JMS, akronim namanya, berharap Bulukumba sudah harus berjaya. “Sudah waktunya Bulukumba berjaya. Tahun ini, sebagai tahun politik, harus menjadi motivasi untuk kita memilih nahkoda Bulukumba yang tepat,” kata Jamal, Senin (3/1/2020).

Untuk membuat Bulukumba berjaya, kata dia, dibutuhkan pemimpin yang memiliki visi misi yang jelas, Jaringan atau Networking yang luas. Bulukumba yang dikenal sebagai daerah religius, yang dibuktikan dengan sejarah Dato Ri Tiro, adalah pondasi yang baik untuk daerah berpenduduk kurang lebih 400 ribu jiwa itu.

Belum lagi potensi wisata, mulai dari gunung hingga lautan, Kabupaten Bulukumba mempunyai itu, terlebih lagi sektor pertanian. Bulukumba kata Jamal, adalah lumbung padi di wilayah selatan Sulsel. Olehnya, Bulukumba harus menjadi penyangga pangan di Sulawesi Selatan.

Lahan persawahan di Bulukumba, kata mantan Tenaga Ahli Mensos Idrus Marham ini, termasuk salah satu yang terluas di Sulsel. Maka sudah selayaknya Bulukumba untuk masuk dalam Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sebagai daerah penyangga pangan di Sulsel.

Dengan begitu, lanjut JMS, maka dapat dipastikan, bantuan pertanian akan dengan sendirinya masuk di Bulukumba. Namun, semua itu tak akan terwujud jika pemimpinnya tidak memiliki networking atau jaringan yang luas.

“Hari ini adalah Era Global hari ini adalah perkembangan yang luar biasa. Seseorang bisa berhasil ditentukan oleh Networking. Karena itu pula pemimpin Bulukumba harus punya jaringan yang bagus,” tegas JMS.

Pemprov Sulsel Kembali Kukuhkan 6 Pejabat Tinggi Pratama

KabarMakassar.com — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Abdul Hayat mengukuhkan dan mengangkat Pejabat Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (3/2) pagi.

Pengukuhan tersebut sesuai dengan Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 821.22/04/2020 tentang Pengukuhan dan Pengangkatan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Ditemui selepas acara tersebut, Abdul Hayat mengungkapkan bahwa pengukuhan ini dilakukan kepada pejabat yang sebelumnya tidak sempat mengikuti pelantikan pekan kemarin.
“Ini pengukuhan kembali pejabat yang kemarin tidak ada. Diambil sumpah kembali,” ungkap Abdul Hayat.

Ia menambahkan, bahwa saat ini sedang dibuat pengusulan untuk pejabat yang sebelumnya kehilangan posisi karena promosi, demosi, mutasi, dan rotasi jabatan. “Kita sedang mengatur ini, mungkin bulan depan kita lakukan pelantikan lagi. Gubernur sudah mengatakan untuk didudukkan dulu sebagaimana mestinya karena percepatan Pergub, nanti sisanya kita atur kembali, dibuatkan SK baru lagi,” tutupnya.

Adapun pejabat yang dikukuhkan, antara lain, Moh. Hasan sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Arwin Azis sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan.

Sementara pejabat lainnya, yakni Ilham Andi Gazaling sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Selatan, Fitriani sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, serta Andi Parenrengi sebagai Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebelumnya diagendakan pengukuhan dan pelantikan ini akan diikuti oleh 6 pejabat, namun 1 pejabat tidak sempat hadir yakni, Abdul Malik Faisal sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah. Rencananya pemgukuhan Abdul Malik Faisal akan menyusul sebab saat pengukuhan ia berada di Kabupaten Jeneponto.

Citadanes Royal Bay Makassar, Suguhkan Musik Tribute Dewa 19

KabarMakassar.com — Sambut hari Valentine 14 Februari, Citadines Royal Bay Makassar akan suguhkan musik Tributre Dewa 19. Pasalnya tema yang di usung pada Valentine tahun ini oleh Citadines Royal Bay Makassar adalah lebih kepada membuat pertunjukan musik bertajuk Cintakan Membawamu yang menjadi salah satu judul dari lagu Dewa 19, dan diketahui judul ini juga sangat tepat Citadines sajikan karena pada event tersebut Citadines Royal Bay Makassar akan memberikan suguhan Musik Tribute Dewa 19.

Sementara itu Citadines Royal Bay Makassar akan mengundang band lokal di Makassar yang sudah punya Nama dan cukup terkenal di kota Makassar. Aploes Band akan menjamu tamu Citadines Royal Bay Makassar dengan lagu lagu Dewa 19 selama 1 jam 30 menit yang dimana lagu Dewa 19 tersebut memiliki lirik dan kata kata romantis yang bisa membuat suasana Valentine menjadi lebih berwarna.

“Kami akan memainkan kurang lebih sekitar 25 lagu Dewa 19 dan lagu-lagu ini menjadi pilihan yang terbaik, anda akan mendengarkan antara lain Cukup Siti Nurbaya, Kangen, Cintakan Membawamu, Arjuna Mencari Cinta dan masih banyak lagi lagu Hits dari Dewa 19 yang akan kami sajikan untuk anda para tamu Citadines Royal Bay Makassar” Ujar Agus Leader Aploes Band.

Diketahui pada hari Valentine yang akan berlangsung beberapa hari kedepan, Citadines Royal Bay Makassar juga menghadirkan promo besar-besaran diantaranya kamar dan paket dinner.

“Kami menyiapkan paket yang sangat terjangkau bagi anda hanya dengan 150.000 nett per pax dan hanya 200.000 untuk 2 orang, memang sengaja kami buat untuk 2 orang itu lebih murah dari paket sendiri, namun kami sangat berharap anda tak datang sendiri karena kalau anda datang sendiri pada malam Valentine berarti anda Jomblo” ujar Amank, Marcom Manager Citadines Royal Bay Makassar sambil bercanda saat di temui di sela-sela kerjanya di Splash Music yang nantinya akan menjadi Venue Tribute Dewa 19 (3/2).

La Halisu General Manager Citadines Royal Bay Makassar berharap pengunjung menemukan tempat yang cocok untuk menikmati hari Valentine bersama pasangan suami maupun istri.

“Kami sangat berharap dengan adanya kegiatan yang nantinya kami gelar di hari Jumat Tanggal 14 Februari 2020 di Splash Music lantai 2 Citadines Royal Bay Makassar, anda sudah menemukan tempat dan moment untuk merayakan malam Valentine karena selain anda bisa menikmati lagu Romantis dari Aploes Band yang memainkan lagu-lagu Dewa 19, anda juga sudah bisa menikmati makan malam All You Can Eat hanya dengan memesan paket yang tersedia, yang tentunya harga ini sangat terjangkau sekali dengan benefit yang luar biasa selain itu bagi anda yang mengambil kamar juga kami berikan paket khusus hanya dengan 1,2 jt sudah termasuk akomodasi 3 hari 2 malam dan tentunya sudah termasuk dinner untuk 2 pax pada saat event Tribute Dewa 19” harap La Halisu.

Menyambut Harlah, PPP Gowa Temui Adnan

KabarMakassar.com — Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Gowa melakukan silaturahmi dengan Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, Senin (3/2).

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Gowa ini, membahas beberapa agenda kegiatan menyambut Hari Lahir PPP yang pelaksanaannya akan dipusatkan di Kabupaten Gowa. Ketua Panitia Kegiatan, Faisal Marwa menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan menyambut Harlah PPP akan berlangsung selama 2 (dua) hari yakni tanggal 16 hingga 17 Februari.

“Untuk tanggal 16 Februari, kami akan menggelar jalan sehat yang dipusatkan di Taman Sultan Hasanuddin. Sementara tanggal 17 Februari ada beberapa agenda yang akan dilaksanakan oleh PPP, olehnya itu kami meminta kesedian Bapak Bupati untuk menghadiri kegiatan tersebut yang akan berlangsung di Gedung Haji Bate,” jelasnya.

Adnan menyambut hangat kehadiran Faisal bersama beberapa pengurus PPP dan mengapresiasi berbagai kegiatan yang akan dilakukan dalam rangka menyambut Harlah PPP.

“InsyaAllah saya akan hadir dalam kegiatan ini, namun untuk yang tanggal 17 saya harap pelaksanaannya setelah Sholat Dhuhur, karena pada tanggal tersebut kami ada kegiatan penanaman Vetiver di beberapa Kecamatan,” katanya.

Turut hadir Ketua DPRD Gowa sekaligus Wakil Ketua DPC Gowa, Rafiuddin Raping, Sekretaris DPC PPP Gowa, Arifuddin dan beberapa anggota PPP Gowa.

Iqbal Suhaeb Fokus Makassar Bebas Kusta di Tahun 2025

KabarMakassar.com — Makassar ditargetkan menjadi Kota Bebas Kusta di Indonesia pada tahun 2025. Hal ini ditegaskan Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb di momen peringatan Hari Kusta Sedunia yang dihelat di Tribun Karebosi, Senin (3/2). Upaya keras mewujudkan target ini terlihat saat berlangsungnya pemeriksaan bercak kulit sebanyak lebih 200 peserta. Tidak tanggung-tanggung, angka ini dianggap sebagai pemeriksaan terbanyak yang pernah dilakukan di Indonesia dan mendapat pengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Menurut Iqbal Suhaeb, target ini juga menjadi alarm bagi seluruh pihak, utamanya Petugas Kesehatan untuk turun di tengah masyarakat, menemukan dan mengobati warga yang terindikasi kusta.

“Kusta harus kita eliminasi, paling tidak hingga 2025 nanti kota Makassar sudah terbebas dari kusta. Upaya ini tidak cukup jika hanya inisiatif Petugas Kesehatan saja, tapi juga kita minta kepada seluruh kelompok masyarakat, komunitas, LSM untuk ikut membantu menemukan dan mengajak jika melihat ada gejala pada warga kita. Bukan lagi jamannya untuk malu berobat demi kesembuhan, silahkan aktif ke Puskesmas untuk dilakukan pemeriksaan, Kusta bisa disembuhkan hingga tuntas,” tegas Iqbal saat meluncurkan program Eliminasi Kusta sebagai rangkaian Peringatan Hari Kusta Sedunia.

Program kolaborasi ini terlaksana atas kerja sama Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Kesehatan dengan Departemen Dermatologi dan Venerologi Universitas Hasanuddin dan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin (Perdoski). Launching program ini mengusung tema “Kusta Dapat Dicegah dan Disembuhkan”.

Dekan Fakultas Kedokteran Unhas Prof. dr. Budu, Ph.D., Sp.M(K) saat ditemui di lokasi acara menjelaskan bahwa penyakit infeksi kulit terus akan ada jika tidak dicegah. Olehnya itu, Perdoski fokus pada kegiatan Eliminasi Kusta hingga tahun 2025.

“Program Elimimasi Kusta merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat khususnya bagi penderita kusta di Kota Makassar. Ini akan menjadi program Perdoski sepanjang pendidikan kulit ada di Fakultas Kedokteran Unhas, makanya kami terus mengembangkan kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Pemkot Makassar,” bebernya.

Sementara itu, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kementrian Kesehatan RI melalui Kepala Seksi Kusta Subdit Penyakit Kronis Menular Langsung, dr. Tiara Pakasi mengatakan hingga saat ini Indonesia termasuk 3 besar sesudah India dan Brazil dengan kasus terbanyak penderita Kusta.

“Sebanyak 1.500 anak di Indonesia di bawah usia 15 tahun menderita Kusta dengan temuan yang mengalami cacat. Banyak di antara mereka mendapat perlakuan Diskriminatif akibat Penyakit Kusta yang dideritanya,” ujarnya.

Sementara itu, Kadis Kesehatan Kota Makassar, Naisyah Tun Azikin menguraikan jumlah kasus penderita Kusta di Makassar sebanyak 194 kasus. Saat ini angka Prevalensi Kusta masih di angka 1,17 dan Target Nasional tidak melebihi dari 1.

Pada Hari Kusta Sedunia dilakukan penandatanganan komitmen bersama menuju Eliminasi Kusta Kota Makassar 2025, antara Pemerintah Kota Makassar, Kemenkes RI serta Universitas Hasanuddin. Selain itu juga dilakukan penyerahan piagam rekor MURI oleh Awan Raharjo selaku perwakilan MURI kepada Iqbal Suhaeb sebagai pemecah rekor pemeriksa penderita Kusta terbanyak.

Di tempat ini, Perdoski juga melakukan pemeriksaan bagi penderita Kusta maupun keluarga yang kontak langsung dengan penderita Kusta. Sebanyak 30 dokter spesialis Penyakit Kulit dan Kelamin ditambah 34 dokter Residen bersama 34 dokter Coast, 49 mahasiswa Fakultas Kedokteran Unhas, serta 50 petugas Puskesmas dari Dinas Kesehatan Kota Makassar. Iqbal Suhaeb juga melakukan penyematan rompi kepada 47 kader Puskesmas yang disiagakan memantau penderita Kusta di masyarakat.

Gaya Kepemimpinan NA, Personifikasi Dua Tokoh Besar Sulsel

KabarMakassar.com — Tokoh literasi Sulawesi Selatan, Bachtiar Adnan Kusuma, mengumpamakan sebuah pohon, integritas adalah akarnya. Kendati berada di dalam tanah dan tidak terlihat hampir sepanjang waktu, akarnya berperan penting dalam menyalurkan makanan, memberikan kekuatan, stabilitas dan pertumbuhan pohon. Seseorang bisa berhasil dan sukses dengan baik karena mampu menjaga dan merawat integritasnya dengan baik. “ Saya melihat Gubernur Sulawesi Selatan Prof.Dr.Ir. H.Nurdin Abdullah,M.Agr, adalah tokoh yang mampu merawat dan menjaga integritasnya dengan baik”, papar Ketua Forum Komunikasi Perpustakaan Lorong Desa Sulsel ini, seusai menemui Gubernur Sulsel di Rujab Gubernuran, Sabtu (1/2).

Menurut Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) terbaik I tingkat Kota Makassar 2017 ini, integritas yang dimiliki Nurdin Abdullah bisa menjadi contoh dan teladan bagi kita semua bagaimana seorang tokoh pemimpin kukuh dan menjaga nilai-nilai dan semangat kejujuran. Nilai-nilai dan semangat kejujuran sekaligus profesionalisme dalam mengelola kepemimpinan tidaklah lepas dari dua tokoh besar Sulsel yang juga mentornya yang hebat. Misalnya saja, sosok Prof. Nurdin Abdullah tidak bisa dilepaskan dari tokoh besar yang ikut memengaruhi karakter kepemimpinan, kejujuran, integritas dan menjaga betul kredibilitasnya. Menurut BAK, kedua tokoh hebat itu, Prof. Dr.Ir.H.Fachrudin (mertua NA), mantan Rektor Unhas dan Pendiri Fakultas Pertanian Unhas dan Prof.Dr.H.Achmad Amiruddin Pabbitei, mantan Gubernur Sulsel dan mantan Rektor Unhas. “ Saya menilai kedua tokoh hebat inilah ikut mewarnai dan mempengaruhi kepemimpinan Nurdin Abdullah,” kata Sekjend Asosiasi Penulis Profesional Indonesia Pusat ini.

Lebih jauh, BAK mengenang Prof. Fachrudin dikenal sebagai tokoh yang sangat jujur, sederhana dan lebih memilih berhenti sebagai anggota DPR RI sebelum masa periodenya habis di Senayan. Sementara Prof. Dr.H.Achmad Amiruddin, dikenal sebagai Gubernur Sulsel yang punya karakter, visi besar, jujur, berani dan tidak neko-neko. “ Kedua tokoh inilah yang sangat besar menjiwai dan mewarnai semangat kepemimpinan NA membangun Sulsel lebih besar, lebih maju dengan mengutamakan pendekatan hati” urai BAK.

Karena itu, BAK menilai integritas dari akar katanya berhubungan dengan keutuhan manusia dengan karakter, dengan pemenuhan dan kebaikan. “Saya menganggap tokoh yang berintegritas tinggi adalah orang-orang yang seimbang dan komplit, dengan karakter yang kuat dan memiliki prinsip. Benarlah apa yang disebut Sthepen M.R.Covey, dalam bukunya The Speed of Trust bahwa integritas berarti kejujuran, namun sebagian orang tidak tahu bahwa integritas juga mencakup kerendahan hati”. Dan inilah yang terukir dan terpersonifikasi dalam kepemimpinan Gubernur Sulsel. “ Pak Gubernur punya cita-cita besar dan luhur untuk membesarkan Sulawesi Selatan ” kata BAK.

BPS: Wisman ke Sulsel Meningkat 14,17 Persen

KabarMakassar.com — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mendata jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang melalui pintu masuk Makassar pada Desember 2019 mencapai 1.821 kunjungan.

Jumlah wisman tersebut diketahui mengalami peningkatan sebesar 14,17 persen jika dibandingkan dengan jumlah wisman pada bulan november 2019 yang mencapai 1.595 kunjungan. Total wisman tahun 2019 berjumlah 17.771 kunjungan.

Dalam keterangan pers Kepala BPS Provinsi Sulsel, Yos Rusdiansyah di kantor BPS Sulsel, jalan Haji Bau Makassar, Senin (3/2), mengatakan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisman melalui pintu masuk Makassar. Namun tak dapat dipungkiri ada beberapa negara yang mulai mengalami penurunan kunjungan seperti dari China dan Malaysia.

Bahkan jumlah kunjungan mengalami penurunan mencapai 40 persen, hal tersebut sekaitan dengan adanya virus corona yang membuat sebagian warga China di isolasi negaranya, bahkan untuk keluar wilayah negara pun penerbangannya dibatasi.

Meski demikian penurunan masuknya wisman asal China dan Malaysia pun terjadi pada akhir tahun 2019 dan awal tahun 2020 saja.

“Untuk data per Desember 2019 memang data wisatawan China menurun, separuhnya di bulan Januari 2020. Mungkin berkurang lagi ditambah dengan adanya larangan pengunjung datang ke Makassar ataupun masyarakat lokal yang akan berangkat ke daerah-daerah yang sudah terinfeksi virus corona itu dan datanya pada Desember 2019 di China memiliki penurunan sekitar 40 persen tapi yang dominan bukan China melainkan Malaysia,” ungkapnya.

Yos menambahkan jika Malaysia sendiri alami penurunan kunjungan hingga 600 orang, kalau di China sekitar 40 orang.

Sementara itu pada periode Desember 2019 jumlah penumpang penerbangan domestik sebanyak 948.698 orang, selain itu jumlah penumpang penerbangan internasional sebanyak 24.289 orang, kemudian untuk penumpang angkutan laut domestik mencapai hingga 93.549 orang dan jumlah barang bongkar muat kapal domestik mencapai 871.776 ton.

Sekedar diketahui sepanjang tahun 2019 penumpang domestik mengalami penurunan 21,46 persen. Sedangkan secara kumulatif penumpang internasional tahun 2019 mengalami kenaikan 31,93 persen. Kemudian selama periode 2019 penumpang angkutan laut domestik naik sebesar 60,42 persen. Sedangkan jumlah barang kapal domestik tahun 2019 naik 2,86 persen.

Sejumlah OPD Mendapat Apresiasi Dari Pemkab Gowa

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa memberikan apresiasi kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Gowa atas capaiannya dalam Evaluasi Akuntabilitas Kinerja (SAKIP) tahun 2018 dan Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2019, di halaman Kantor Bupati Gowa, Senin (3/2).

Penyerahan yang dirangkaikan dengan Upacara Bendera tersebut diberikan kepada 9 OPD untuk hasil SAKIP dan 23 untuk kinerja pelayanan publik tahun 2019 yang terbagi dalam penyelenggaraan pelayanan publik sebanyak 11 OPD, kepatuhan standar pelayanan publik 7 OPD, dan pengelola pengaduan pelayanan publik 5 orang.

Adapun penerima SAKIP yakni Inspektorat, Dinas Pendidikan, Bapenda, Ketahanan Pangan, Perhubungan, BPKD, Kecamatan Bonsel, Bajeng Barat, dan Kecamatan Bontolempangan. Sementara untuk evaluasi kinerja pelayanan publik 2019 diantaranya Bapenda, Dinsos, Dishub, Pattallassang, Tinggimoncong, Bontomarannu, Manuju, UPT Puskesmas Somba Opu, UPT Puskesmas Pallangga, UPT Puskesmas Bontonompo, dan UPT Puskesmas Tinggimoncong, dan lain-lain.

Terkait pengelola pelayanan publik perangkat daerah dan BUMD terbaik diberikan kepada Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Sosial, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Je’neberang.

Wakil Bupati Gowa, H Abd Rauf Malaganni usai menyerahkan piagam penghargaan mengatakan, penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada OPD karena berhasil mendorong peningkatan kinerja sesuai yang diamanahkan sehingga dapat berkontribusi dalam pencapaian sasaran pembangunan Kabupaten Gowa.

“Penghargaan yang diraih Pemkab Gowa tentu tidak terlepas dari upaya dan kerja keras kita bersama, sehingga hari ini diberikan penghargaan sebagai dorongan dalam meningkatkan kinerja OPD dan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan kedepan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi, Azhari Azis mengatakan evaluasi ini sebagai bentuk Implementasi Manajemen kinerja OPD masing-masing.

Dari hasil evaluasi SAKIP Kabupaten Gowa tahun 2018, Gowa menorehkan predikat B. Sehingga dari hasil tersebut OPD harus terlibat langsung dan mampu mengetahui SAKIP di OPDnya agar mampu meningkatkan SAKIP minimal BB.

Sedangkan bidang pelayanan publik, dalam mewujudkan pemerintahan yang makin terbuka maka pemda diarahkan untuk selalu transparan, akuntabel, dan inovatif. Dari hasil capaian pelayanan publik, Kabupaten Gowa meraih predikat Kepatuhan Tinggi atau Zona Hijau dan Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik dalam top 30 terbaik Nasional. “Melalui penghargaan ini OPD telah dikategorikan, sehingga ini bukan hanya sekedar menilai OPD namun untuk memetakan tingkat Implementasi Manajemen kinerja masing-masing,” pungkasnya.

SK PNS Diduga Hilang, Nasabah Bank Sulselbar Mengeluh

KabarMakassar.com — ASN Parepare Syukri Djamaluddin mengeluhkan pelayanan manajemen PT Bank Sulselbar cabang Parepare. Pasalnya, berkas ASN tersebut tercecer akibat keteledoran pihak bank.

Berkas tersebut diantaranya, SK CPNSD, SK PNS, SK Kepangkatan dan satu surat Taspen. Syukri membeberkan berkas tersebut hilang sejak tahun 2014 atau enam tahun lalu. Berkas itu diajukan untuk jaminan kredit.

“Saya sudah beberapa kali menghadap dan sudah 3 Pimpinan PT Bank Sulselbar saya hadapi namun jawabannya “sabar sementara dicari,” beber dia, Senin (3/2)

Syukri bahkan akan melakukan upaya hukum terhadap pihak PT Bank Sulselbar cabang Parepare atas kerugian dirinya. “Saya serahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum saya untuk melakukan upaya hukum jika pihak Bank Sulselbar tidak bertanggung jawab,” terangnya.

Sementara itu, Pimpinan Bank Sulselbar cabang Parepare, Dhamis M Hamid saat ditemui mengatakan berkas yang tercecer itu masih sementara dicari. “Ini tercecer ya kalau dikatakan hilang itu masih diduga, kami juga sementara terus mencari berkas itu. Kami juga sudah berkoordinasi dengan BKPSDMD kalau berkas itu belum ditemukan,” katanya.

Dhamis mengatakan pihaknya butuh waktu sekira empat bulan untuk mencari berkas Syukri yang tercecer. “Apalagi ini kita sudah pindah kantor. Ditambah berkas jaminan itu ada ribuan. Butuh waktu lama untuk mencari satu persatu berkas tersebut. Itu dilakukan satu pegawai kami,” pungkasnya.