Longsor Terjang Tiga Rumah Warga di Pinrang

Kabarmakassar.com — Longsor kembali terjang wilayah Pinrang setelah hujan berturut turut dua hari. Kali ini longsor terjadi di Dusun Mada Desa Lembang Mesakada Kecematan Lembang Kabupaten Pinrang, Rabu 23 Februari 2020.

Dari informasi yang dihimpun KabarMakassar bahwa bencana alam tanah longsor itu menimpah tiga rumah penduduk, dua diantaranya sudah dievakuasi. Sementara satu rumah cukup besar susah untuk dievakuasi.

Kapolsek Lembang Polres Pinrang AKP Gatot Yani S, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Ia dan Camat Lembang bersama anggotanya lansung ke lokasi kejadian setelah dapat informasi dari warga setempat.

“Kejadiannya Rabu (26/2), karena jaringan telepon maupun internet tidak ada jadi warga disana kemarin sore jumat (28/2) turun melapor bahwa ada longsor katanya, malam itu juga kami cek bersama pak Camat,” kata Gatot, Sabtu (29/2) pagi.

Gatot menambahkan ada tiga rumah yang terdampak longsor, dua sudah di evkuasi oleh warga saat longsor itu terjadi, sisa satu rumah panggung ukurannya cukup besar.

“Dua rumah sudah dievakuasi, karena memang ukurannya kecil kayak rumah kebun tapi ditempati warga tinggal, yang satu ukurannya besar susah dievakuasi,” jelas Gatot.

Terpisah Camat Lembang Muhammad Yusuf Nur, yang dikonfirmasi mengatakan Selain tiga rumah warga yang terdampak longsor. Longsor juga menutupi dan menimbun jalan penghubung antara Dusun Mada dengan Dusun Ratte desa tersebut.

“Medannya cukup sulit, alat berat cukup susah kalau kesana, jalan penghubung antara kedua dusun itu hanya bisa dilalui kendaraan roda dua,” kata Yusuf.

“Setelah diperiksa tadi malam Ada retakan tanah tebing sekitar 15 M memanjang di atas rumah salah satu warga tertimpah longsor, di khawatirkan kalau hujan susulan akan ada longsor susulan,” terang Camat Lembang itu.

Adapun Pemilik rumah yang terkena dampak tanah longsor tersebut yaitu Martina alias Mama ellma (40 Tahun), Indo Sabean (60 Tahun), Tono (30 Tahun).

Ini Jadwal Siaran Langsung Laga Perdana Liga 1 2020

KabarMakassar.com — Laga pembuka di ajang Liga 1 2020 yang merupakan kompetisi kasta tertinggi di Indonesia mempertemukan dua klub asal Jawa Timur yakni Persebaya Surabaya menjamu Persik Kediri, Hari ini, Sabtu (29/2).

Dua klub asal Jawa Timur ini berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Dimana pertemuan keduanya juga dipilih karena jawara Liga 2 yakni Persik dipertemukan dengan runner up Liga 1 musim 2019 Persebaya Surabaya.

Tak hanya itu laga sengit yang juga bakal di jadwalkan siaran langsung antara Persiraja Banda Aceh vs Bhayangkara FC serta Madura United kontra Barito Putera.

Berikut jadwal pertandingan dan siaran langsung Liga 1 2020 hari ini:

Persebaya Surabaya vs Persik Kediri, Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya), 18.30 WIB (Live Indosiar).

Madura United vs Barito Putera, Stadion Gelora Ratu Pamelingan (Pamekasan), 19.00 WIB (Live O’Channel).

Persiraja Banda Aceh vs Bhayangkara FC, Stadion Harapan Bangsa (Banda Aceh), 20.30 WIB (Streaming vidio.com).

Liga 1 2020 Dimulai, Ini Pesan Wapres RI untuk Suporter

KabarMakassar.com — Liga 1 2020 yang merupakan kompetisi sepak bola level tertinggi di negeri ini, akan resmi bergulir pada Sabtu, 29 Februari, hari ini.

Kick-off secara resmi Liga 1 2020 digelar di Stadion Utama Gelora Bung Tomo, Surabaya, mempertemukan tuan rumah Persebaya Surabaya menjamu Persik Kediri.

Menyambut dimulainya Liga 1 2020, Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengucapkan selamat atas mulai berputarnya musim baru kompetisi tahun ini.

Wapres menyatakan, Liga 1 merupakan kompetisi sepakbola yang menyatukan elemen bangsa dari Aceh dan Papua.

“Saya berharap kompetisi berjalan sehat, kompetitif, menjunjung tinggi sportivitas dan fairplay. Tidak ada lagi pengaturan skor yang merusak moral sepakbola,” pesannya.

Ma’ruf Amin menegaskan, kompetisi harus melahirkan pesepakbola berkualitas dan berprestasi.

“Yakinlah, kompetisi yang sehat akan melahirkan timnas yang kuat,” tambahnya.

Untuk para suporter dari 18 klub yang berlaga di kompetisi Liga 1 2020, Wapres pun menyampaikan pesan tersendiri.

“Dukunglah tim Anda dengan sportif, tidak anarkis yang berdampak buruk. Kita ciptakan sepak bola yang berakhlakul karimah,” katanya.

Ma’ruf Amin juga mengingatkan, Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2021. Olehnya itu, ia mengaajak seluruh elemen banagsa untuk berbenah bersama agar sepak bola Indonesia kembali berpretasi di level internasional.

Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan juga telah menyatakan tekad PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk menjalankan kompetisi sesuai arahan Presiden Jokowi, yakni kompetisi yang teratur dan tepat waktu, bebas dari mafia sepak bola, menjadi tontonan menarik bagi publik, serta menumbuhkan kepercayaan dunia internasional.

“Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian besar pemerintah pada sepak bola nasional, satu-satunya cabang olahraga yang memiliki Instruksi Presiden khusus dari Presiden Jokowi, yakni Inpres Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Sepak Bola Nasional,” kata pria yang akrab disapa ‘Iwan Bule’ itu.

Kenali Penyebab, Ciri dan Penularan serta Pencegahan Virus Corona

KabarMakassar.com – Di awal 2020 ini, dunia dihebohkan dengan wabah penyakit 2019 Novel Coronavirus (2019-nCoV) atau yang juga disebut dengan virus corona.

Kekhawatiran penduduk dunia pun semakin menjadi, sebab hingga kini virus yang diketahui berasal dari Kota Wuhan, China, dan mulai menyebar sejak akhir Desember 2019 lalu itu belum ditemukan obatnya.

Hingga kini, tercatat sudah puluhan ribu orang terpapar, dan ribuan orang meninggal dunia akibat virus ini.

Apa sebenarnya virus corona itu? Apa ciri-cirinya dan bagaimana penularan maupun cara pencegahannya?

Dilansir dari laman Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), virus corona adalah salah satu virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa hingga yang terparah seperti sindrom pernapasan akut (SARS) dan MERS-CoV.

Virus corona yang teridentifikasi di Kota Wuhan, China dengan nama COVID-19 adalah virus jenis baru yang sebelumnya tidak teridintifikasi ada pada manusia. Virus ini awalnya ditularkan ke manusia melalui interaksi dengan hewan. Kemudian manusia yang terpapar atau terjangkit virus tersebut menularkannya ke sesama manusia lainnya.

Ciri dan gejala seseorang terinfeksi virus corona

Pasien yang terinfeksi virus corona menunjukkan ciri-ciri yang kerap ditemukan pada pasien dengan gangguan pernafasan. Ciri-ciri virus corona ataupun gejala tersebut menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) AS antara lain:

  1. Demam tinggi
    Salah satu cara untuk mengetahui seseorang terinfeksi virus corona atau tidak adalah dengan memeriksa suhu tubuhnya. Suhu tubuh orang yang telah terinfeksi virus corona bisa mencapai 38 derajat celcius.
  2. Sakit kepala
    Selain demam tinggi, ciri-ciri lain orang terinfeksi virus corona adalah menderita sakit kepala.
  3. Flu atau pilek
    Gejala yang paling terlihat dan diduga menyebabkan penularan antara manusia adalah flu atau pilek. Orang yang terjangkit virus corona ini akan terkena flu, dan cairan dari flu ini dapat beresiko membuat orang lain tertular. Olehnya itu, orang-orang yang mengalami batuk tak kunjung reda bahkan mulai kronis patut dicurigai. Terlebih jika anda atau orang sekitar anda baru saja berinteraksi dengan orang-orang yang baru berpergian ke luar negeri.
  4. Sesak dan kesulitan bernapas
    Gejala virus corona ini memang menyerupai gejala pneumonia, dimana paru-paru terinfeksi bakteri, jamur maupun virus, dan menyebabkan seseorang mengalami sesak napas hingga kesulitan bernapas. Diketahui masa inkubasi virus ini mulai dari 2 hari sampai 2 minggu sejak berinteraksi.

Cara pencegahan Virus Corona

Metode penularan virus ini diduga sama dengan penularan SARS dan MERS yang menularkan dari manusia ke manusia lainnya melalui tetesan atau percikan air ludah maupun ingus penderita, termasuk kontak atau menyentuh barang yang terkena air ludah penderita.

Beberapa cara pencegahan untuk mengurangi resiko penularan virus corona yang disarankan oleh WHO maupun Ikadan Dokter Indonesia (IDI) diantaranya: .

  1. Menghindari berinteraksi secara dekat dengan orang yang menderita infeksi pernapasan akut.
  2. Sering mencuci tangan, terutama setelah kontak langsung dengan orang yang sakit atau lingkungannya (terapakan pola hidup sehat)
  3. Menghindari kontak tanpa perlindungan dengan peternakan atau hewan liar.
  4. Orang dengan gejala infeksi pernapasan akut harus berlatih etika batuk (pertahankan jarak, tutupi batuk dan bersin dengan tisu atau pakaian sekali pakai, dan mencuci tangan menggunakan sabun).
  5. Di dalam fasilitas perawatan kesehatan, tingkatkan praktik pencegahan dan pengendalian infeksi standar di rumah sakit, khususnya di departemen darurat.
  6. Jangan melakukan perjalanan ke negara China maupun negara yang telah terinfeksi hingga epidemi benar-benar mereda.
  7. Gunakan masker terutama bila berada di lingkungan rumah sakit dan sejenisnya.

Maskapai Singapura Hentikan Penerbangan, Pariwisata Sulsel Terdampak

KabarMakassar.com — Maskapai Singapura, Singapore Airlines dan Silk Air mengurangi frekuensi penerbangan ke Indonesia sejak 24 Februari hingga 29 Mei 2020 mendatang.

Bahkan Makassar masuk dalam daftar pemberhentian penerbangan sementara dari dua maskapai tersebut. Keputusan ini diambil sebagai langkah untuk mencegah penularan dan penyebaran virus corona.

Pemberhentian dua maskapai ini diperkirakan akan berdampak pada perekonomian di Sulsel, khususnya sektor pariwisata. Hal itu disampaikan kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Deny Irawan.

“Kalau berbicara sektor yang paling berpengaruh, yah tentu sektor pariwisata. Karena mau tidak mau kalau soal dampak virus corona yang sudah mendunia pasti imbasnya ke pariwisata” kata Deny, Jumat(28/2).

Walau demikian, Deny mengaku belum mengetahui pasti penurunan jumlah wisatawan sebagai akibat dari pemberhentian dua maskapai ini.

“Kita lagi bicarakan dengan teman-teman yang lain terkait perkiraan berapa jumlahnya,” tambahnya.

Deny menilai pemberhentian ini adalah hal yang wajar ditengah penyebaran virus corona yang terus menyebar tanpa henti.

“Perusahan pasti melakukan hitung-hitungan, nah penerbangan sendiri kan pasti akan takut melakukan penerbangan,” ujarnya.

Diketahui, pemberhentian penerbangan Singapore Airline dipublish melalui akun Facebook resmi maskapai tersebut.

Adapun penerbangan ke Makassar yang dihentikan yakni nomor penerbangan MI142, Singapura-Makassar, sejak 24 Februari, 2 Maret, dan 27 April 2020. Kemudian, nomor penerbangan  MI141, Makassar-Singapura untuk 24 Februari, 2 Maret, dan 27 April 2020.

Segini Jumlah Jemaah Umrah Sulsel yang Pemberangkatannya Tertunda

KabarMakassar.com — Keputusan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang melakukan penghentian sementara akses masuk ke negaranya sejak Kamis (27/2) kemarin, sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus corona, mengakibatkan sebanyak belasan ribu calon jemaah umrah asal Sulsel tertunda pemberangkatannya.

“Jumlah yang belum berangkat di Sulsel Minggu lalu itu ada 24.000 jemaah. Tapi sudah ada beberapa penerbangan, jadi saya perkirakan 17.000 sampai 18.000 jemaah yang belum berangkat,” kata Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil kemenag Sulsel, Kaswad Hartono, Jumat (28/2).

Menurut Kaswad, yang menjadi masalah saat ini bukan hanya jemaah umrah yang belum memiliki visa, tetapi juga yang sudah memiliki visa namun belum diberangkatkan.

“Jemaah yang sudah memiliki visa tapi belum diberangkatkan itu jumlahnya sekitar 4 ribuan lah,” ujarnya.

Kaswad mengaku, pihaknya saat ini terus berkoordinasi dengan stakholder terkait, sekaligus memberikan pemahaman kepada para jemaah.

“Langkah yang diambil Kementerian Agama Sulsel dalam menyikapi kondisi ini melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan beberapa stakholder untuk memberikan pemahaman yang baik kepada masyarakat, khususnya para calon jemaah umroh untuk bersabar. Karena ini murni kebijakan Arab Saudi dan bukan dari Pemerintah Indonesia,” ungkapnya.

Kabid penyelenggara haji dan umroh kemenag sulsel tersebut menghimbau kepada para jamaah agar tetap bersabar dan ia berharap tidaka da gejolak permasalahan yang terjadi di Sulsel dengan adanya kebijakan Arab saudi tersebut.

“kepada jamaah untuk bersabar, saya harap ini tidak lama karena memang sesuai surat edaran yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri dan Kementrian Haji dan Umrah Arab Saudi ini memang tidak ditentukan batas waktunya, dan mudah mudahan tidak terlalu lama.” harapnya.

“Kepada penyelenggara travel maupun yang terkait dengan umrah kita juga minta untuk terus menerus melakukan edukasi dan pendampingan kepada jemaah, agar tidak terjadi gejolak apalagi kita berkewajiban menjaga keamanan dan ketertiban di Sulsel,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Pemerintah Indonesia telah menetapkan situasi penghentian sementara akses masuk ke Arab Saudi yang dikeluarkan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sejak Kamis (27/2) kemarin sebagai keadaan kahar atau force majeure.

Keputusan ini diambil setelah dilakukan rapat bersama dengan pihak Kemenko PMK; Kementerian Perhubungan; Kementerian Luar Negeri; Kementerian Agama; perwakilan asosiasi PPIU/PIHK, dan perwakilan maskapai penerbangan, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (28/2) pagi, membahas penanganan jemaah umrah pasca dikeluarkannya kebijakan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi tersebut.

“Situasi penghentian sementara yang sangat mendadak ini adalah keadaan Kahar (force majeur), maka telah disikapi secara khusus oleh semua pihak yang terkait dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Menteri Agama, Fachrul Razi, seperti dilansir dari laman resmi Kementerian Agama, Jumat (28/2).

Menag menyampaikan, rapat tersebut juga memutuskan bahwa semua pihak terkait sepakat untuk tidak akan membebankan biaya tambahan apapun kepada jemaah atas penundaan keberangkatan ibadah umrah yang terpaksa dilakukan akibat keputusan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi tersebut.

Berikut kesimpulan rapat koordinasi Menteri Agama dengan Kementerian/Lembaga, Asosiasi PPIU/PIHK, Maskapai Penerbangan dan pihak terkait dalam rangka penanganan jemaah umrah pasca kebijakan penghentian sementara ibadah umrah dan ziarah, yang digelar di Kantor Kemenag, Jumat (282) pagi:

  1. Pemerintah Indonesia memahami kebijakan Pemerintah Arab Saudi untuk melakukan penghentian sementara izin masuk guna melaksanakan umrah / ziarah bagi semua negara dengan mempertimbangkan kesehatan umat yang lebih besar, terutama para jemaah umrah dan ziarah,
  2. Jemaah Indonesia yang terdampak karena tidak berangkat pada tanggal 27 Februari 2020 sebanyak 2.393 jemaah, berasal dari 75 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), yang diangkut oleh 8 maskapai penerbangan,
  3. Di luar itu, tercatat sejumlah 1.685 jemaah yang tertahan di negara ketiga pada saat transit dan saat ini telah / sedang dalam proses dipulangkan kembali ke tanah air oleh airline sesuai kontraknya,
  4. Situasi penghentian sementara yang sangat mendadak ini adalah KEADAAN KAHAR (force majeur), maka telah disikapi secara khusus oleh
    semua pihak yang terkait dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
  5. Pemerintah Indonesia sangat menghargai sikap PPIU, Maskapai Penerbangan, dan pihak-pihak terkait lainnya yang berkenan untuk mengambil langkah-langkah cepat dan tulus mengatasi keadaan tanpa memberikan beban tambahan kepada jemaah, antara lain:
    (a). Memberikan informasi yang sejelas-jelasnya kepada jemaah umrah yang terdampak pembatalan keberangkatan ibadah umrah bahwa penghentian sementara warga negara asing untuk masuk ke Arab Saudi adalah keputusan pemerintah Arab Saudi dengan pertimbangan untuk keselamatan umat yang lebih besar, terutama jemaah umrah dan ziarah,
    (b). PPIU memberikan pengertian kepada jemaah bahwa keberangkatan jemaah umrah hanya dapat dilakukan setelah Pemerintah Arab Saudi mencabut status penghentian sementara tersebut,
    (c). PPIU me-reschedule dan menegosiasikan ulang dengan penyedia layanan di Arab Saudi tentang akomodasi/ hotel, konsumsi, transportasi darat, dan layanan lainnya untuk tetap dapat dipergunakan sampai dengan pencabutan status penghentian sementara keberangkatan jemaah ke Arab Saudi,
    (d). Pihak airline telah sepakat untuk tunduk kepada Montreal Convention 1999 yang telah diratifikasi melalui Perpres Nomor 95 Tahun 2016 dimana kewajiban pengangkut sudah sangat jelas dalam konvensi tersebut. Akibat penundaan sementara ini maka airline tidak akan mengenakan biaya tambahan. Di luar itu, airline juga akan mengambil langkah-langkah baik yang diperlukan untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap situasi KAHAR tersebut,
    (e). Semua pihak terkait tidak akan membebankan biaya tambahan apapun kepada jemaah atas penundaan keberangkatan ibadah umrah,
    (f). Pihak airline tidak menghanguskan tiket keberangkatan dan kepulangan jemaah yang terdampak akibat dari kebijakan pemerintah Arab Saudi,
    (g). Pihak airline akan segera melakukan re-schedule keberangkatan jemaah terdampak tanpa harus membebankan biaya tambahan kepada Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah demi kemaslahatan jemaah umrah,
  6. Menyangkut visa, pemerintah Republik Indonesia telah meminta pemerintah Arab Saudi dalam hal ini Kedutaan Besar Arab Saudi untuk mempertimbangkan agar visa yang sudah dikeluarkan dan tidak dipergunakan dapat diterbitkan ulang atau diperpanjang tanpa ada biaya tambahan kepada jemaah,
  7. Pemerintah mengimbau kepada seluruh jemaah umrah yang belum berangkat untuk tetap tenang dan mengikuti kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Arab Saudi dan Indonesia berkaitan dengan keberangkatan jemaah umrah. Koordinasi akan terus dilakukan untuk menangani keberangkatan ibadah umrah yang tertunda,
  8. Hal-hal teknis lainnya dapat dikoordinasikan dengan tim teknis yang dibentuk di bawah koordinasi Menko PMK.

Pengendara Keluhkan Traffic Light Jalan Nasional di Pinrang Tak Berfungsi

KabarMakassar.com — Pengguna jalan di Kabupaten Pinrang mengeluhkan kondisi lampu lalu lintas (traffic light) di jalan poros Pinrang – Polman (jalan nasional), tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Kecamatanan Paleteang, Kota Pinrang, yang tidak berfungsi.

Menurut warga sekitar, lampu lalu lintas tersebut mulai tidak berfungsi saat pengerjaan pelebaran jalan di lokasi tersebut (jalan nasional) beberapa bulan lalu.

“Lampu merah itu sudah lama tidak berfungsi. Agak macet kalau sore, utamanya jam pulang kerja. Kendaraan yang melintas di situ kencang dan tidak beraturan. Kita jadi was-was kalau lewat di jalan itu,” kata Yati (27), salah warga Pinrang, Jum’at (28/2) sore.

Terpisah, Kadis Perhubungan Kabupaten Pinrang, Mantong yang dikonfirmasi, membenarkan bahwa lampu lalu lintas tersebut sudah lama tidak berfungsi.

Menurut Mantong, hal itu dikarena kabel lampu lalu lintas itu putus saat pengerjaan pelebaran jalan lintas provinsi beberapa bulan yang lalu.

“Iye, itu memang sudah lama tidak berfungsi. Kabelnya putus akibat tiangnya terbuka waktu pengerjaan pelebaran jalan,” kata Mantong.

Menurut Mantong, pihaknya sudah bermohon ke Balai Perhubungan Darat Provinsi Sulsel untuk perbaikan lampu lalu lintas tersebut.

“Sudah diusulkan. Saya sudah bawa langsung surat permohonan ke Balai, karena memang itu kewenangan Balai Perhubungan Darat Sulsel. Kita tunggu saja semoga cepat dikerja,” ujarnya.

Hendak Merantau ke Jeneponto, Warga Depok jadi Korban Hipnotis

KabarMakassar.com — Iksan (20), warga Depok, Jawa Barat, yang berniat merantau ke Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, menjadi korban perampokan dengan modus hipnotis, Kamis (27/2) malam.

Korban yang ditemui di Posko Resmob Polres Takalar menuturkan, peristiwa yang dialaminya tersebut berawal saat ia menumpangi mobil minibus berplat hitam dari Pelabuhan Makassar dengan tujuan Jeneponto.

Di tengah perjalanan, kata dia, salah satu dari pelaku yang jumlahnya diperkirakan tiga orang dan juga berpura-pura sebagai penumpang di mobil tersebut, tiba-tiba menodongnya di bagian leher dengan senjata tajam.

“Tiba-tiba saya ditodong dengan senjata tajam di bagian leher, sambil mengatakan ‘kalau berteriak, berarti anda siap mati’,” tutur Iksan, Jumat (28/2).

Setelah itu, lanjut Iksan, pelaku membekap wajahnya dan ia pun tak sadarkan diri.

“Setelah saya sadar, saya sudah berada di jalan poros Kabupaten Takalar dan semua baerang-barang saya tidak ada tersisa. Dua unit HP, beberapa tas berisi pakaian, satu buah ATM berisi uang Rp1,2 juta, semuanya dibawa kabur pelaku.” ujarnya.

Kanit Reskrim Polsek Pattallassang, Kabupaten Takalar, Aipda Hamka Tawang yang dikonfirmasi terkait peritiwa ini mengaku pihaknya sudah menerima laporan dari korban.

“Korban sudah melaporkan kejadian tersebut, dan kita juga sudah berkoordinasi dengan Unit Satreskrim Polres Takalar untuk menindaklanjuti kasus ini dan mengejar pelaku,” kata Hamka.

Hamka juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati menumpangi mobil gelap alias taksi liar berplat hitam. Pasalnya, kata dia, kejadian seperti ini kerap terjadi.

Saat ini, korban yang kehilangan semua barang miliknya itu masih berada di Posko Resmob Polres Takalar.

Dispar Sulsel Bakal Gaet Influencer Lokal untuk Promosi Wisata

KabarMakassar.com — Kementrian Pariwisata menggelontorkan dana sebesar Rp72 miliar untuk mendukung promosi wisata dalam negeri guna mencapai target kunjungan wisatawan tahun ini yang dipatok sebesar 18 juta kunjungan.

Dana tersebut akan digunakan untuk membayar para influencer yang diminta mempromosikan sejumlah destinasi wisata yang ada di Indoensia.

Kepala Dinas kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Deny Irawan menilai, langkah yang diambil oleh pemerintah pusat adalah langkah yang tepat dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

Karena itu, pihaknya juga akan mulai menjejaki starategi yang sama dengan konsep yang berbeda untuk lokal Sulsel.

“Kita juga punya anak muda, kita punya influencer lokal yang bisa dibina untuk kita manfaatkan. Mereka ini juga bisa go nasional, jadi kita akan lakukan seperti itu,” kata Deny, Jumat (28/2).

Menurut Denny, langkah marketing melalui influencer di era saat ini lebih menjanjikan dan berefek daripada pemasaran dengan cara konvensional yang sudah mulai ditinggalkan para pelaku bisnis.

“Kita lihat perkembangan teknologi informasi dan komunikasi terus meningkat dan sebanding jumlah internet juga semakin tinggi, toh siapa yang tidak kenal dengan itu,” ungkapnya.

Kata dia, peranan dari media sosial sangat besar dalam mempengaruhi perilaku masyarakat, baik nasional maupun global.

“Kaum milenial kan tidak lepas dari media sosial, jadi influencer pasti efektif untuk mempengaruhi perilaku konsumen seperti itu. Tidak bisa dipungkiri media sosial sangat ampuh untuk dijadikan sebagai media promosi,” paparnya.

Meski begitu, kata dia, pembenahan sarana dan prasarana destinasi wisata juga dibutuhkan untuk bisa menarik perhatian wisatawan dalam negeri maupun mancanegara.

“Tapi kita juga mesti perbaiki destinasi wisatanya, semuanya harus bagus maka tanpa diundang pun pasti influencer datang. Karena mereka butuh konten, jadi saling ada win solution seperti itu,” ujarnya.

Denny mengungkapkan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel tahun ini memiliki target kunjungan wisatawan sebanyak 8 juta kunjungan. Dengan rincian, 7,7 juta wisatawan nusantara dan 325 ribu kunjungan wisatawan mancanegara.

“Sulsel itu memiliki 60 event pariwisata yang akan digelar tahun ini. Beberapa diantaranya telah ditetapkan sebagai agenda tahunan dan masuk dalam Calender of Event Pariwisata 2020 Wonderfull Indonesia,” pungkasnya.

Sempat Disoroti, DLH Akhirnya Mulai Angkut Sampah di BTN Bulu Mas

KabarMakassar.com — Sampah di jalan masuk BTN Bulu Mas, Manarang, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, yang beberpa hari lalu sempat menadi sorotan karena dikeluhkan warga, akhirnya mulai diangkut dan dibersihkan oleh petugas gabungan dari Pemerintah Kelurahan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pinrang serta dibantu masyarakat setempat.

“Sudah ditangani, sinergi pegawai kelurahan dan DLH dibantu masyarakat setempat,” kata Lurah Manarang, Muhammade, Jumat (28/2) siang.

“Persoalan sampah ini masalah kita semua, tidak ada yang salah atau benar. Kami akan selalu mengimbau dengan cara sosialisai di setiap pertemuan, agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Apalagi bukan hanya warga BTN yang buang sampah disitu, ada juga dari luar,” tambahnya.

Sementara, Kabid Kebersihan dan Penanganan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pinrang, Andi Azis mengatakan, sampah yang diangkut dari lokasi tersebut akan dibawa ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Ulu Tedong, sambil menunggu cuaca membaik untuk selanjutnya diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Malimpung.

“Baru satu kontainer yang terangkut ke TPS terdekat, karena hujan sehingga jalan masih licin untuk dibawa ke TPA Malimpung,” kata Andi Azis.

Ia memastikan, sampah di lokasi tersebut akan diangkut hingga habis. Namun dilakuakan secara bertahap karena jumlahnya yang cukup banyak.

“Kami pastikan akan mengangkutnya hingga habis. Memang sampah disana cukup banyak. Kami juga minta kesadaran masyarakat agar
membuang di dalam kontainer, sehingga tidak tercecer keluar sampahnya,” ujarnya.

Sebelumnya dikabarkan, warga BTN Bulu Mas pada Rabu (26/2) lalu, mengeluhkan bau busuk yang diakibatkan dari tumpukan sampah di jalan masuk menuju perumahan tersebut.

Salah seorang warga BTN Bulu Mas, Udin mengatakan, sampah yang menumpuk di jalan masuk menuju perumahan tersebut sudah kurang lebih
dua minggu tak diangkut oleh petugas kebersihan.

“Kami sangat terganggu bau busuk sampah. Apalagi kalau sudah kena hujan. itu menumpuk karena sudah dua minggu
tidak diangkut petugas kebersihan,” ujarnya.

Menurut Udin, terkadang warga setempat juga mengabil inisiatif untuk membakar sampah yang menumpuk tersebut jika beberapa hari tak diangkut oleh petugas kebersihan. Hanya saja, asap dari pembakaran sampah itu juga dikeluhkan warga karena bisa mengganggu kesehatan.

“Mungkin akan lebih baik kalau instansi terkait menambah kontainer sampah untuk ditempatkan di lokasi tempat pembuangan sementara itu. Karena kalau penuh biasanya, warga simpan dipinggir bak. Itu karena kontainer sampah yang ada tidak cukup menampung. makanya mungkin lebih baik kalau ditambah kontainer sampahnya,” ujarnya.