Ini Penjelasan Kampus UKIP Terkait 28 Mahasiswa Dipecat

KabarMakassar.com — Pihak kampus Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) Makassar memecat 28 mahasiswanya dari tiga fakultas yang berbeda. Dimana sebelumnya mahasiswa melakukan aksi demo berujung drop out (DO).

Surat keputusan (SK) Rektor UKIP, DR Agus Salim yang ditandatangani dengan nomor 006/SK/UKIP.02/2020 dengan hormat memberhentikan 28 mahasiswa dari Fakultas Teknik, Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Hukum.

Bermula saat mahasiswa melakukan aksi demo pada tanggal 20 Januari 2020, dimana saat mahasiswa di liburkan sejumlah mahasiswa tersebut menggelar aksi demo. Hingga akhirnya berujung diberhentikan secara hormat oleh pihak kampus melalui SK Rektor UKIP.

Dikonfirmasi terkait 28 mahasiswa yang diberhentikan dengan hormat, pihak kampus UKIP melalui Wakil Rektor I, DR Yoel Pasae mengklarifikasi jika para mahasiswa dalam pernyataan resminya memutuskan bagian pertama dalam SK tersebut adalah pemberhentian dengan hormat, dan diberi kesempatan mengambil surat pindah.

“Intinya jika 28 mahasiswa tersebut dalam SK Rektor memutuskan jika 28 mahasiswa diberhentikan secara hormat dan diberi kesempatan mengambil surat pindah,” kata DR Yoel, Minggu (26/1).

DR Yoel menjelaskan jika proses pemberian sanksi mahasiswa ini prosesnya panjang. Dimana sebelum pihak kampus mengeluarkan SK pemberhentian dengan hormat 28 mahasiswa, terlebih dahulu dilakukan rapat komisi disiplin kampus. Saat komisi disiplin dan etik mengeluarkan keputusan ke senat hingga akhirnya diputuskan jika para mahasiswa tersebut diberhentikan dengan hormat.

Sebelumnya 20 Januari pihak kampus UKIP Makassar menggelar Lokakarya Nasional yang mendatangkan para Kepala Sekolah se Sulsel dan Sulbar, pihak kampus juga menghadirkan Prof Marsudi Wahyu Kisworo sebagai pembicara.

Warek I UKIP, DR Yoel membenarkan saat itu kampus di liburkan, namun sejumlah mahasiswa melakukan aksi demo, atas perbuatan itu membuat pihak kampus malu dan berujung keluarnya SK pemberhentian dengan hormat untuk 28 mahasiswa.

“Kami sudah berkali-kali dialog dengan mahasiswa, bahkan sepanjang tahun kita lakukan dialog tentang aturan organisasi kemahasiswaan (Ormawa) itu, tetapi mahasiswa tetap ngotot menginginkan agar tidak perlu mempersyaratkan IPK. Bahkan dari tahun 2015 sudah disepakati bersama, dimana untuk menjadi pengurus kelembagaan standar IPKnya 3,0. Hal itu kan sudah berjalan. Tidak hanya itu sejak Rapat Kerja, bahkan Raker Mei 2019 lalu juga kita sudah bahas bersama bidang kemahasiswaan mulai dari tingkat Program Studi, Fakultas. Itu pun kami sempat bersama mahasiswa membahasnya di Pra raker malahan, dimana ada 4 Ketua BEM saat itu hadir saat Rapat kerja dan itu telah disepakati bersama,” jelas DR Yoel.

DR Yoel menambahkan pada intinya pihak kampus terus berulang memberi ruang dialog soal aturan Ormawa tersebut, namun puncaknya saat kampus libur mahasiswa demo, saat itu kita undang orang penting di seminar nasional di Kampus. Hal ini membuat kami pihak kampus malu sehingga SK Rektor pun dikeluarkan,” tambahnya.

Hingga kini pihak kampus memberikan kesempatan kepada para mahasiswa yang diberhentikan secara terhormat untuk mengambil surat pindah.

“Ini kita beri waktu 14 hari, untuk para mahasiswa yang diberhentikan dengan hormat untuk mengambil surat pindah, kami beri kesempatan itu,” tutupnya.

Kini kampus UKIP Makassar mendapatkan kecaman dari para alumni terkait kasus pemecatan 28 mahasiswa. Bahkan sejumlah mantan ketua BEM dari lintas angkatan turut memberikan dukungan dan pendampingan kepada 28 mahasiswa yang di DO, agar dikembalikan haknya untuk mengenyam pendidikan di kampus tersebut.

Dalam pesan rilis para alumni kampus UKIP, Presma UKIP 2009-2010, Sinyo Batosakke mengaku untuk mengawal 28 mahasiswa yang di DO Rektor UKIP. Ia menyikapi tindakan kampus yang hanya persoalan demo hingga berujung pemecatan.

“Saya sangat menyayangkan sikap Rektor UKI Paulus Makassar terkait dikeluarkannya SK Rektor atas pemecatan puluhan mahasiswa tanpa alasan yang jelas, harapan kami kepada lembaga aspiratif dan seluruh mahasiswa untuk menggalang dukungan dari semua elemen mahasiswa dan alumni siap mengawal,” tutup Sinyo Batosakke.

Muscab II Persakmi Selayar, Muhammad Arsyad Kembali Jadi Ketua

KabarMakassar.com — Musyawarah Cabang (Muscab) II Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Kabupaten Kepulauan Selayar berlangsung di Gedung Sanggar PKK, Minggu (26/1).

Seperti diberitakan sebelumnya, Muscab yang berlangsung satu hari itu, fokus pada agenda pemilihan pengurus Persakmi Selayar periode 2020-2024. Melalui sidang pleno, Muhammad Arsyad, SKM, M.Kes, MSc. PH., kembali terpilih sebagai Ketua Persakmi cabang Kepulauan Selayar.

Pada periode sebelumnya, Muhammad Arsyad juga dipercayakan untuk memimpin Persakmi. Meski demikian, Muhammad Arsyad yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Selayar berharap peran pengurus dan seluruh anggota harus dimaksimalkan.

“Untuk periode kali ini, Ketua Persakmi kembali diamanahkan kepada saya. Dan amanah ini harus saya emban dengan sebaik-baiknya,” tutur Muhammad Arsyad saat ditanya langsung oleh tim redaksi KabarMakassar.com.

Dalam keterangannya, ke depan Persakmi cabang Kepulauan Selayar konsen pada dua hal yang dianggap mendesak, yakni bagaimana Persakmi memberikan manfaat besar bagi seluruh anggotanya, dan yang kedua Persakmi lebih bisa berkontribusi untuk pembangunan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Selayar.

“Kita akan lebih banyak bersinergi dengan organisasi profesi kesehatan yang lain dan OPD terkait untuk bersama-sama mengembangkan pembangunan kesehatan termasuk aspek-aspek lainnya,” ujar Muhammad Arsyad.

Mengacu pada periode sebelumnya, menurutnya perihal mendasar yang perlu dikembangkan adalah peningkatan SDM anggota Persakmi. Ia akan banyak membuka pelatihan dan bimtek sehingga anggotanya bisa lebih berdaya dan lebih siap melaksanakan tugas-tugas di institusinya masing-masing khususnya pada penanganan stunting.

Muhammad Arsyad berharap agar Persakmi lebih dapat memberikan kontribusi yang nyata dan signifikan ke depannya.

Sejauh ini anggotanya Persakmi Cabang Kepulauan Selayar sudah mencapai sekitar 130-an termasuk anggota yang baru bergabung.

Sensasi Camping di Hutan Pinus Bulu Tanah di Bone

KabarMakassar.com — Selama ini Hutan Pinus Bissoloro, Kabupaten Gowa yang dikenal publik Sulawesi Selatan. Sehingga berbondong-bondong para penikmat alam maupun sekedar weekend bersama keluarga. Selain sering dijadikan tempat berkemah, tempat ini dijadikan lokasi foto prewedding dan konser musik tahunan.

Namun kini, Kecamatan Lappariaja tepatnya di Lappa Paoe, Bulu Tanah, Desa Mattampawalie Desa Lappariaja juga sedang berbenah menggarap potensi wisata hutan pinusnya.

Hutan pinus tersebut sangat cocok bagi pencinta alam untuk camping atau berkemah dengan sensasi dingin nan lembut dengan memasang hammock. Bahkan ketika di lokasi Anda mendengar gemuruh angin seperti deraian pertanda datangnya hujan deras. Hutan pinus Bulu Tanah dapat di akses dengan motor dan mobil dari Jalan Poros Sengeng Palie, Lappariaja, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Pengunjung akan disambut juga dengan pemandangan hamparan sawah, pegunungan dan hutan. Tetapi, perlu juga kehati-hatian sebab jalanan agak sempit dan sesekali melewati pendakian, penurunan dan tikungan yang tajam.

Salah satu anggota keluarga, Fitri (25) dari Parigi tampak antusias berswafoto dan selfie dengan latar hutan pinus tersebut.

“Alhamdulillah akhirnya sampai di sini juga di hutan pinus Bulu Tanah karena jalanannya sudah beraspal, dari dulu sering dengar namanya Bulu Tanah” ungkapnya.

Sebaiknya datang pada pagi atau senja hari agar memperoleh hasil foto selfie atau swafoto yang lebih bagus. Selain latar pohon pinus di beberapa lokasi perbukitan Teletubbies di sekitaran Bulu Tanah dapat diabadikan.

Sementara itu, salah satu warga Lappariaja, Ikram (23) yang ditemui di tempat mengharapkan hutan tersebut tetap dijaga keasriannya dan kebersihannya.

“Hutan ini adalah salah satu paru-paru kehidupan di Bone sehingga semua pihak harus turut merawat dan tidak membuang sampah sembarang serta menjaga norma yang ketimuran dengan tidak berbuat mesum di sini,” harapnya.

Ketika tim Kabarmakassar.com bertandang ke lokasi tersebut tampak keramahan menyambut setiap pengunjung. Dan para pengunjung juga belum dipungut atau dikenakan tarif parkir. Dengan rampungnya pengerjaan aspal menuju lokasi tersebut yang digadang-gadang jalanan dari Kecamatan Lappariaja-Kecamatan Tellulimpoe tembus Pangkep akan semakin mudah diakses. Pihak desa setempat pun melakukan pembukaan jalan rintis masuk ke hutan pinus.

Bagi Anda pecinta alam atau yang hobi camping hutan pinus Bulu Tanah bisa jadi salah satu alternatif.

Salah satu pecinta alam Ismail warga Watampone yang pernah berkemah atau camping di hutan pinus tersebut menghimbau pengunjung yang akan berkemah agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

“Bagus lokasinya untuk camping cuma harus diantisipasi ranting kayu yang jatuh. Hati-hati saja kalau nginap pakai tenda karena angin malam kencang sekali kayak mau terbang tenda,” imbuhnya ketika dikonfirmasi lewat Whatsapp, Sabtu, (25/1).

Persakmi Selayar Gelar Muscab Agenda Pemilihan Pengurus

KabarMakassar.com — Perhimpunan Sarjana dan Profesional Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Kabupaten

Kepulauan Selayar melakukan Musyawarah Cabang (Muscab) II di Gedung Sanggar PKK Selayar, Minggu (26/1).

Agenda Muscab adalah pemilihan pengurus Persakmi periode 2020-2024. Pengurus terpilih rencananya akan dilantik pada rapat kerja Persakmi pertengahan Februari 2020 mendatang.

Muscab II Persakmi ini dibuka oleh Staf Ahli bidang pemerintahan Andi Baso, mewakili Bupati Kepulauan Selayar.

Kepada Persakmi Andi Baso menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya yang telah memberikan kontribusi terbaiknya yang telah menjadi bukti bahwa telah terjalin sinergitas yang baik dari seluruh organisasi profesi kesehatan dengan Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan puskesmas-puskesmas.

Andi Baso sebut bahwa setidaknya ada tiga capaian dan prestasi kebanggaan dalam pembangunan kesehatan yang telah diraih dalam kurung waktu dua tahun terakhir.

Capaian dimaksud adalah Kabupaten Kepulauan Selayar telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan kepemilikan 95-100 % jaminan kesehatan.

Kemudian hasil assesment komisi eliminasi malaria nasional Bulan Juni 2019, Kabupaten Kepulauan Selayar dinyatakan lolos eliminasi, dan pada Bulan Oktober 2019 Bupati Kepulauan Selayar telah menerima sertifikat eliminasi malaria dari Menteri Kesehatan RI.

Selanjutnya Kabupaten Kepulauan Selayar telah berhasil mempertahankan penghargaan Kabupaten sehat tingkat nasional Tahun 2019, yakni penghargaan Swastisaba-Wistara untuk yang ketiga kalinya.

“Saya sangat senang dengan komitmen Persakmi untuk senantiasa mengembangkan upaya-upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme para sarjana kesehatan yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar,” kata Andi Baso.

Ketua Persakmi Cabang Kepulauan Selayar Muhammad Arsyad mengatakan profesionalisme para Persakmi menjadi modal utama untuk membangun Selayar yang lebih sehat, sejahtera dan lebih maju. Olehnya itu kata dia, anggota Persakmi dituntut untuk memperbaiki kualitas SDM.

Selain itu lanjut Muhammad Arsyad bahwa Persakmi perlu bersinergi dengan segenap organisasi profesi kesehatan yang masih aktif.

“Ke depan Persakmi harus bergandengan tangan dengan organisasi profesi lainnya dan bersama-sama bekerja dengan tujuan yang sama, tentunya dengan menerapkan disiplin ilmu yang dimilikinya,” ucapnya.

“Disamping sebagai sebagai ajang silaturrahim terhadap sesama anggota, Muscab Persakmi makna esensialnya menjadi momen evaluasi terhadap apa yang telah kita lakukan pada organisasi ini. Termasuk ke depannya bagaimana kita melakukan peran-peran yang lebih signifikan dari apa yang ada sebelumnya,” terang Muhammad Arsyad.

Dalam Muscab itu dihadiri juga oleh Ketua Dewan Pembina Persakmi Muh. Hasdar, bersama pengurus dan anggota Persakmi lainnya.

Usai pembukaan Muscab, dilanjutkan dengan sidang pleno pemilihan pengurus periode 2020-2024. Hingga berita ini diturunkan, Muscab II Persakmi masih sementara berlangsung.

Rektor UKIP DO 28 Mahasiswa, Ini Reaksi Alumni

KabarMakassar.com — Rektor UKIP, DR Agus Salim mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Rektor nomor 006/SK/UKIP.02/2020 yang memberhentikan 28 mahasiswa dari berbagai jurusan di kampus Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) per 24 Januari 2020 lalu.

Dimana para mahasiswa tersebut sebelumnya menggelar aksi demonstrasi yang menyikapi tentang aturan organisasi kemahasiswaan (ORMAWA) di depan kampusnya sendiri. Atas dasar itu Rektor UKIP mengeluarkan SK dengan memberi sanksi Drop Out (DO) terhadap 28 mahasiswa.

Menyikapi hal tersebut sejumlah alumni kampus UKIP Makassar melakukan penggalangan dukungan untuk para mahasiswa yang di DO kampusnya karena persoalan demonstrasi akan kebijakan kampusnya sendiri.

“Saya sangat menyayangkan sikap Rektor UKI Paulus Makassar atas dikeluarkannya SK Rektor atas pemecatan puluhan mahasiswa tanpa alasan yang jelas, harapan kami kepada lembaga aspiratif dan seluruh mahasiswa untuk menggalang dukungan dari semua elemen mahasiswa dan alumni siap mengawal,” kata Presma UKIP 2009-2010, Sinyo Batosakke.

Tak hanya Sinyo, Presma UKIP 2006-2007 Frans Bore Sampepadang pun angkat bicara soal DO yang dikeluarkan Rektor, karena alasan mahasiswa melakukan demo.

“Pemecatan itu bukan solusi, hal ini seperti menyuramkan masa depan mahasiswa dan tidak memanusiakan manusia. Saya bahkan pernah menduduki rektorat sewaktu menjabat sebagai presma, namun semua bisa diselesaikan dengan baik tanpa reaksi yang berlebihan seperti pemecatan” tegas Frans Bore Sampepadang.

Tiga fakultas dari 28 mahasiswa UKIP yang DO Rektor UKIP di antaranya, Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi dan Fakultas Hukum.

Saat tim KabarMakassar.com melakukan konfirmasi kepada pihak kampus UKIP Makassar, Wakil Rektor I, DR Yoel Pasae pun angkat bicara. Dimana pihak kampus mengatakan jika 28 mahasiswa yang di DO tersebut telah melalui proses panjang hingga berujung pemecatan.

“Ini sudah berkali-kali dilakukan oleh para mahasiswa tersebut, dimana tentang aturan organisasi kemahasiswaan (ORMAWA) dari tahun 2015 sudah disepakati bersama, dimana untuk menjadi pengurus kelembagaan standar IPKnya 3,0. Hal itu kan sudah berjalan Mei 2019 lalu juga kita sudah bahas bersama bidang kemahasiswaan, dimana ada 4 Ketua BEM saat itu hadir saat Rapat kerja dan telah disepakati bersama,” kata DR Yoel Pasae saat dihubungi melalui selularnya, Minggu (26/1).

Lebih lanjut DR Yoel mengatakan, mahasiswa ini sudah berkali-kali kami ajak dialog, namun mereka melakukan demo. Bahkan demo berkali-kali, hingga puncaknya saat pihak Kampus UKIP Makassar menggelar seminar nasional yang di hadiri para guru-guru SMA se- Sulsel dan se-Sulbar dalam Lokarya Nasional di kampus itu juga hadir Prof Marsudi Wahyu Kisworo.

“Puncaknya mereka demo saat kampus diliburkan karena ada seminar nasional, kan kita hadirkan disitu tamu Pak Prof Marsudi Wahyu Kisworo, dan anak-anak demo saat acara berlangsung. Hal itu membuat pihak kampus mengambil keputusan kepada para mahasiswa tersebut untuk di DO,” kata DR Yoel.

DR Yoel menambahkan 28 mahasiswa tersebut diberhentikan secara hormat, dan selama 14 hari kerja setelah SK keluar, mahasiswa tersebut diberi kesempatan untuk melakukan pindah kampus. “Kami beri 14 hari kerja kepada mahasiswa yang di berhentikan dengan hormat dan untuk itu kami beri kepada mereka untuk pindah kampus,” tegasnya.

Berikut para alumni UKIP yang melakukan pendampingan terhadap 28 mahasiswa yang di sanksi DO,

Frans Bore Sampepadang – Presma UKIP 2006-2007
Budi Rante – Ketua HMM UKIP 2007-2008
Sinyo Batosakke – Presma UKIP 2009-2010
Siswanto – Ketua BEM FE UKIP 2010-2011
Amos Randa Linggi – Ketua BEM FE 2009-2010
Asmady Djasman – Ketua Himatika UKIP 2009-2010
Alfius Pasodung – Ketua HMM UKIP 2009-2010
Ferbryanto Padatuan – Ketua HMM UKIP 2015-2016
Yosea Salbin – Ketua HME 2009-2010.

5 Bakal Paslon Pilkada SulSel, Nasdem Makassar Daftar Tunggu

KabarMakassar.com — Gelar Rapat Konsolidasi se-Sulawesi Selatan, Partai Nasional Demokrat (Nasdem) serahkan 5 Surat keputusan rekomendasi calon Kepala Daerah yang akan diusung untuk mengikuti perhelatan pilkada di Sulawesi Selatan, Minggu (26/01).

Lima SK ini masing-masing diberikan kepada Yosia Ronti dengan Yonatan dalam Pilkada Kabupaten Toraja Utara, Nicodemus Biringkanae dan Victor Datuan Batara pilkada Kabupten Tana Toraja, Kaswadi Razak dan Lutfi Halide pilkada Kabupaten Soppeng, Armil Mattotorang dan Ilham Najamuddin Kabupaten Maros, dan Suardi dengan Berian dalam pilkada Kabupaten Barru.

Pengusungan rekomendasi ini menurut Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan Rusdi Masse berdasarkan track record dari setiap penerima reverensi.
“Pertimbangannya sehingga memberikan rekomendasi, kita lihat track record para calon seperti apa mereka untuk kedepannya serta program-programnya apa, kemudian hasil survei dan yang terakhir loyalitas” jelas Rusdi

Sementara, untuk bakal calon yang diberi reverensi oleh Nasdem untuk kota Makassar pasalnya masih dalam daftar tunggu. Menurutnya penyerahan SK akan dilakukan jika pembahasan di DPP telah diputuskan.
“Kalau sudah selesai pembahasan di DPP baru kita laksanakan” ungkap Rusdi. Ia menambahkan siapapun bisa mendapat kesempatan diusung oleh Nasdem, tergantung keputusan DPP “Semua terbuka nanti DPP yang memutuskan” tambahnya.

Dalam rapat ini pun, saat Surya Paloh menyampaikan sambutannya, tampak beberapa kali sejumlah pendukung menyuarakan dukungan terhadap Danny Pomanto. Hal ini ditanggapi langsung oleh Surya Paloh.
“Saya mendengar pak Dani Pomanto belum mendapat reverensi?” Ungkap ketua umum Nasdem ini.

Ia menambahkan akan segera memproses terkait hal ini. “Jadi pak Dani Pomanto punya banyak pengiku luar biasa di Makassar ini, saya gembira. Mungkin kita lihat beberapa waktu ini pak Dani kita akan segera proses tapi dengan catatan tidak boleh kalah pak Dani” ungkap Surya Paloh.

Pada penyerahan SK ke lima pasangan calon Kepala Daerah yang diusung oleh Nasdem ini, dilakukan langsung oleh ketua umum partai Nasdem Surya Paloh. Sebelumnya, Nasdem bertekad untuk mempertahankan peringkat kemenangannya dalam pilkada 2020. Hal ini diungkapkan oleh Paloh dalam Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Nasdem kemarin.

DPRD Minta Mall di Makassar Bebas Minol

KabarMakassar.com – DPRD Kota Makassar telah melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sejumlah mall yang ditenggarai menjual minuman beralkohol (Minol). Hasilnya, dewan meminta agar mall bebas dari keberadaan minol yang bisa memberikan efek negatif.

Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar, Azwar mengatakan, pihaknya meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar memperhatikan apabila menerbitkan izin usaha. Salah satunya, terkait izin aktivitas jual-beli minol dalam pusat perbelanjaan atau di Mall.

“Pemkot harus menutup usaha jual minol dalam mall. Ini sudah banyak laporan dari masyarakat bahkan sudah ada pernyataan Mall bebas miras,” kata Azwar, Minggu (26/1).

Berdasarkan regulasi, Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2014 tentang pengawasan dan pengendalian pengadaan, peredaran dan penjualan minuman beralkohol disebutkan dalam pasal 5 bahwa penjualan minol diminum langsung ditempat hanya di Hotel, Bar, Diskotik,Karoke dan Pub.

Kata Azwar, regulasi milik Pemkot Makassar sudah sangat jelas sehingga pengusaha juga diminta agar mematuhi peraturan yang ada. Sidak yang dilakukan DPRD Kota Makassar di dua lokasi, yakni Mall Pipo dan Mall Trans Makassar.

“Teman-teman dari berbagai ormas mendukung Mall bebas Miras. Kota Makassar ini kota beradab maka semestinya sudah menjauhi hal-hal yang negatif,” katanya.

Kedepan, kata Azwar, dirinya akan berkoordinasi dengan internal komisi A untuk membentuk tim khusus (Timsus). Tujuannya, melakukan investigasi terhadap adanya izin yang diterbitkan padahal tidak sesuai petunjuk dalam regulasi.

“Insya allah kita akan bentuk tim. Kenapa keluar izin-izin di mall padahal sudah ditau mall bukan wilayah jual minol,” ucapnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Makassar Nunung Dasniar mengatakan, sidak ini dilakukan menindak lanjuti laporan masyarakat terkait adanya penjualan minuman keras (Miras) lokasi dalam Mall.

“Setelah kita melihat langsung memang ada penjualan minuman jenis Miras. Ini yang kita sayang kenapa pemerintah kota dengan mudahnya mengeluarkan izin,” kata Nunung.

Dijelaskan Nunung, apapun alasannya menjual miras di tempat seperti di Mal sangat tidak dibenarkan.

“Kita akan menyurati Dinas terkait kenapa dengan mudah mengeluarkan izin tanpa terlebih dahulu melakukan survei lokasi,” terangnya.

Nunung juga mengatakan, penjualan minuman jenis miras di tempat terbuka seperti di Mall Panakkukang ini sangat berbahaya karena akan berdampak sosial bagi anak-anak dan kaum remaja. Tidak hanya itu, aktivitas tersebut juga akan memicu keributan.

“Memang ada izin tapi disitu hanya tertulis izin minuman tidak dijelaskan lebih rinci jenis minumannya. Dan izinnya itu cafe bukan bar,” katanya.

Kata Nunung, pihaknya menegaskan dengan meminta dinas terkait untuk segera melakukan tindakan dengan cara menutup aktifitas yang dilakukan di cafe tersebut.

“Tempatnya harus ditutup tidak boleh ada nego-nego lagi. Kita akan tindak lanjuti dengan RDP,” ujarnya. (*)

Serunya Family Gathering IKA Geologi Unhas di Lutim

KabarMakassar.com — Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Teknik Geologi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menggelar family gathering di Sorowako, Luwu Timur (Lutim), Minggu (26/1).

Family gathering ini, diikuti ratusan alumni Geologi Unhas yang juga berdomisili di Sorowako Lutim.

Ketua panitia kegiatan, Kurniawan Edi menyampaikan dalam family gathering tersebut juga diisi games, diskusi santai hingga makan bersama keluarga IKA Teknik Geologi Unhas.

“Kita isi games, sahring bersama hingga juga makan bersama, ada sekira 100 orang yang ikut kegiatan ini,” ujar Kurniawan, Minggu (26/1).

Sementara itu Ketua IKA Geologi Unhas, Sugianto mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat utk mempererat tali silaturrahim antar sesama alumni geologi Unhas dan juga untuk pengembangan organisasi IKA Teknik Geologi Unhas kedepannya.

“Berikut nya kami juga akan melantik chapter Sulawesi Tenggara, Kalimantan, dan di daerah lainnya, tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada chapter Luwu Timur yang telah dengan baik mempersiapkan acara ini,” ucap Sugianto.

Kegiatan IKA Geologi Unhas juga dilanjutkan malam hari dengan pelantikan dan pengukuhan pengurus IKA Geologi Unhas chapter Luwu Timur di hotel Transisco, Sorowako, Luwu Timur. Pengurus chapter Lutim akhirnya di komandoi oleh Rizal Baslang.

Lies F Nurdin Bagikan Ratusan Bibit Pohon di CFD Sudirman

KabarMakassar.com — TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan, bersama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Selatan membagikan ratusan bibit pohon secara gratis pada momen Car Free Day (CFD) Jl. Sudirman, Makassar (Depan Rumah Jabatan Gubernur Sulsel), pada Minggu, 26 Januari 2020.

Usai melakukan senam pagi bersama seluruh masyakat yang hadir di CFD Sudirman, Lies F. Nurdin membagikan langsung bibit-bibit tanaman kepada masyarakat yang datang.

“Hari ini kita bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk menghijaukan Sulawesi Selatan. Ada banyak bibit pohon buah-buahan yang dibagikan. Ada pohon mangga, durian dan rambutan,” jelas Lies F. Nurdin selaku Ketua TP PKK Prov. Sulsel.

Istri dari Nurdin Abdullah ini juga berpesan agar bibit pohon yang sudah diberikan dapat dirawat dengan baik.

“Tolong dijaga dan dirawat dengan baik ya bu, supaya lingkungan kita lebih hijau dan lebih lestari lagi,” imbau Lies yang juga merupakan dosen Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan Unhas.

Sebelumnya, Lies bersama segenap Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Sulsel juga sudah bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk membagikan ratusan bibit tanaman di beberapa sekolah yang ada di Sulawesi Selatan, diantaranya adalah SMAN 2 Kab. Takalar, SMAN 7 Kab. Takalar, SMAN 9 Kab. Bone, SMAN 13 Kab. Bone, SMAN 5 Kota Pare-pare, SMAN 4 Kota Pare-pare, dan SMKN 2 Kab. Pinrang.

Chelsea Lolos ke Babak 5 Piala FA

KabarMakassar — Chelsea sukses menaklukkan Hull City 2-1 di babak 4 Piala FA yang berlangsung di KCOM Stadium, Sabtu 25 Januari 2020 (Minggu dini hari WIB). Dengan kemenangan ini, The Blues melaju ke babak 5 Piala FA. Dikutip dari Vivanews.com

Chelsea sudah membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan 6 menit. Gol The Blues dibukukan Michy Batshuayi yang berhasil memperdaya kiper Hull City, George Long. Chelsea unggul 1-0.

Terus tampil dominan, skuat besutan Frank Lampard baru bisa menggandakan keunggulan di menit 64. Gol kedua Chelsea dibukukan Fikayo Tomori memaksimalkan umpan Ross Barkley. Chelsea unggul 2-0.

Hull City hanya memperkecil ketertinggalan di menit 78. Gol tuan rumah dicetak oleh pemain pengganti, Kamil Grosicki. Sayang, tuan rumah gagal mencetak gol kedua hingga akhir pertandingan.

Tidak ada gol tambahan tercipta di sisa waktu laga, skor 2-1 untuk keunggulan Chelsea pun bertahan hingga pertandingan usai. Dengan kemenangan ini, Chelsea berhak meraih satu tiket ke babak 5 Piala FA.

Sementara itu, di pertandingan Piala FA lainnya, Leicester City sukses mendepak Brentford 1-0. Sedangkan Tottenham Hotspur harus melakoni laga ulangan (replay) usai ditahan imbang Southampton 1-1.

Susunan Pemain:
Hull City: George Long, Ryan Tafazolli, Reece Burke, Eric Lichaj, Robbie McKenzie, Herbie Kane, George Honeyman (Samuelsen 69′), Leo Da Silva Lopes, Tom Eaves (Magennis 69′), Mallik Wilks (Grosicki 60′), Jarrod Bowen
Chelsea: Wilfredo Caballero, Fikayo Tomori, Kurt Zouma, Marcos Alonso, César Azpilicueta, Mateo Kovacic, Mason Mount (Willian 68′), Ross Barkley, Michy Batshuayi, Pedro (Lamptey 90’), Callum Hudson-Odoi.