Menteri SYL Minta Warga Sulsel Asuransikan Padi dan Ternak

KabarMakassar.com — Menteri Pertanian RI (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengimbau masyarakat Sulawesi Selatan untuk mengasuransikan pertanian dan peternakannya. Hal tersebut dikatakan saat SYL menghadiri pemanfaatan dana KUR dan implementasi kostratani, Sabtu (25/1).

Syahrul Yasin Limpo mengatakan jika beberapa waktu lalu Sulsel dilanda bencana banjir dan angin kencang sehingga mengakibatkan petani dan juga peternak mengalami kerugian.
Untuk itu Kementan RI siap membantu bibit kepada warga yang terdampak bencana banjir di Sulsel.

“Sudah kita ganti semua dengan memberi bantuan bibit. Dan karena kejadian itu, makanya kita dorong juga untuk para petani ikut asuransi pertanian,” kata Mantan Gubernur Sulsel tersebut.

Sementara itu, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Sarwo Edy mengatakan, jika data Kementerian Pertanian (Kementan) RI, lahan pertanian yang terdampak bencana, khususnya banjir seluas 82 ribu hektare (Ha) dan yang mengalami kerusakan dan akhirnya puso sekitar 5.000 Ha.

“Ada asuransi padi dan asuransi ternak. Pemerintah memberikan subsidi sehingga petani dibantu dalam pembayaran preminya. Petani cukup membayar Rp36 ribu, dari Rp180 ribu premi yang harus dibayarkan. Jadi Rp144 ribu dibayarkan oleh pemerintah,” jelas Dirjen Prasaran dan Sarana Pertanian Kementan RI tersebut.

Dengan asuransi tersebut, contohnya, jika terjadi kerusakan pada padi yang ditanam mengalami puso karen kekeringan atau banjir, maka akan diganti Rp. 6 juta per hektare untuk satu kali masa tanam.

Sementara bagi peternak yang ikut asuransi, pemerintah akan mengganti ternaknya yang mati atau hilang, misalnya sapi, akan ganti Rp. 10 juta per ekor dengan membayar premi sebesar Rp. 40 ribu, dari Rp. 200 ribu premi yang harus dibayarkan.

“Sisanya, Rp. 160 ribu, akan dibayarkan oleh pemerintah. Jadi baik lahan pertanian dan peternakan, semua asuransi disubsidi sehingga tidak ada alasan untuk tidak ikut asuransi pertanian,” ungkap Sarwo Edy.

Nyabu di Kamar Sendiri, Polisi Ciduk Tona

KabarMakassar.com — Polres Takalar melakukan pengembangan pelaku penyalahgunaan obat-obatan terlarang di Takalar, hingga akhirnya mendapati seorang pemuda yakni Syahrul alias Tona (25), warga asal Desa Bategulung, Bontonompo, Kabupaten Gowa yang sedang asyik nyabu di kamar sendiri, Sabtu (25/1).

Pelaku Tona hendak kabur saat diamankan polisi, namun ia pun kembali diciduk saat keluar lewat jendela rumahnya.

Kanit 2 Resnarkoba Polres Takalar, Ipda H Syuryadi Sarrang mengatakan, penangkapan pelaku dari hasil interogasi rekannya sendiri bernama Daeng Rurung bin Baso (42) warga Palleko yang kami ringkus sepekan lalu bahwa peroleh jenis sabu dari terduga pelaku Tona.

“Pelaku adalah residivis kasus begal dan jambret setahun lalu, dan pelaku kami ringkus dirumahnya tepatnya dalam kamarnya saat sibuk isi paket sachet jenis sabu,” ujar Ipda H Syuryadi.

Dari hasil penangkapan ditemukan beberapa barang bukti berupa dua sachet diduga keras berisi jenis sabu, dua buah hp, satu alat isap sabu lengkap, dua buah dompet dan dua bal sachet baru.

Pelaku kini mendekam di tahanan Mako Polres Takalar, pelaku terancam hukuman diatas 7 tahun penjara dikenakan pasal 112, 114 UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Iqbal Suhaeb Berduka atas Kepergian Almarhum Ahmad Kafrawi

KabarMakassar.com — Kabar duka tiba-tiba menyeruak pagi ini di Kota Makassar. Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Makassar, Ahmad Kafrawi berpulang ke Rahmatullah setelah sebelumnya mendapat perawatan di rumah sakit Siloam Makassar, Sabtu (25/1).

Informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, Ahmad Kafrawi meninggal saat tengah olah raga bersepeda bersama sejumlah pegawai Dinas Penataan Ruang Kota Makassar.

Penjabat Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb yang saat ini tengah berada di Jakarta menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum.

“Saya menyampaikan duka yang sangat mendalam, khususnya kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan almarhum. Semoga diberi ketabahan atas peristiwa ini. Kita semua telah kehilangan sosok panutan. Saya sendiri mengenalnya sejak tiga puluh tahun lalu, kami satu angkatan prajabatan di APDN Cendrawasih, makanya kita sangat akrab. Memang dari dulu almarhum seorang pekerja keras, dan rendah hati serta sangat menguasai pekerjaannya,” ujar Iqbal Suhaeb.

Iqbal berangkat ke Jakarta kemarin sore, Jumat (24/1) untuk memenuhi undangan Kedubes India yang tengah merayakan hari kemerdekaan Republik India ke 71.

“Saya memang tengah siap-siap balik ke Makassar ketika mendapat kabar duka ini. Awalnya Pak Fathur (Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar) mengabarkan jika tengah membawa Pak Kafrawi ke rumah sakit yang tiba-tiba tidak sadarkan diri saat berolahraga sepeda. Namun, beberapa menit kemudian pak Fathur mengabarkan jika almarhum sudah tiada,” ujarnya.

Sehari sebelumnya, Ahmad Kafrawi masih terlihat bersemangat saat mengikuti kegiatan Coffee Morning bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan di Baruga Anging Mamiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Ismail Hajiali saat dikonfirmasi mengaku duduk berdampingan di acara tersebut.

“Kemarin Almarhum terlihat bugar. Bahkan beberapa kali melempar candaan ke saya. Memang beliau berencana berolahraga sepeda pagi ini, bahkan sempat mengajak saya, termasuk mengundang saya masuk ke salah satu group Whatsapp komunitas sepeda, kebetulan beliau adminnya di group ini. Hanya saja saya tidak sempat menemani almarhum karena kebetulan ada agenda lain pagi tadi,” ujarnya sedih.

Ismail mengaku merupakan salah seorang teman karib almarhum dan sudah saling mengenal sejak puluhan tahun yang lalu.

Berikut profil pribadi Kadis Penataan Ruang Pemerintah Kota Makassar

Nama: Ir Ahmad Kafrawi MM
Tempat Tanggal Lahir: Makassar, 8 Oktober 1964
Alamat: Perumahan Puri Taman Sari Blok L3 Nomor 9, Makassar
Isteri: Hj Sarina Kafrawi
Anak:
1. Andi Nafila Kafrawi
2. Andi Muhammad Ashari Kafrawi
3. Andi Afriza Dwi Lestari

Pendidikan:
1. SD Pembangunan 3 Jenderal Sudirman, Makassar
2. SMP Frater Thamrin, Makassar
3. SMA Katolik Cendrawasih, Makassar
4. Jurusan Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik, Unhas

Pengalaman Organisasi:
1. Ketua Osis SMA Katolik Cenderawasih
2. Ketua Himpunan Mahasiswa Arsitektur Unhas

Pengalaman Pekerjaan:
1. Staf Dinas PU Makassar tahun 1989 hingga 2000
2. Dinas Cipta Karya tahun 2000
3. Dimutasi ke Bagian Perekonomian dan
Pembangunan Dinas Cipta Karya Desember 2001
4. Pejabat Eselon IV sebagai Kasubag Pengendalian Administrasi Pembangunan Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) tahun 2002 hingga 2011
5. Dinas Cipta Karya Badan Penanganan Bencana Daerah 2011 hingga 2012
6. Dinas Pendidikan Makassar sebagai
7. Kepala Bidang Sarana dan Prasarana 2012 hingga 2015
8. Kepala Dinas Penataan Ruang Makassar 2015 hingga sekarang.

Pemda Selayar Siagakan Satu Unit Damkar di Kecamatan Bontomatene

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar kembali menempatkan satu unit mobil pemadam kebakaran di Kecamatan Bontomatene.

Penyerahan mobil damkar ini diserahkan secara simbolis oleh Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali kepada Pemerintah Kecamatan Bontomatene pada acara silaturrahim Bupati dengan masyarakat Bonelohe Desa Bungayya, Jumat (24/1).

Basli mengatakan penempatan mobil damkar di Kecamatan Bontomatene guna meminimalisir kerugian akibat dari musibah kebakaran, khususnya di wilayah Kecamatan Bontomatene.

Terlebih jarak tempuh dari pos damkar di Ibu Kota Kabupaten terbilang jauh ke Kecamatan Bontomatene sehingga apabila terjadi kebakaran terkesan lambat sampai di tempat kejadian.

Basli berharap dengan adanya mobil damkar ini dapat mengatasi musibah kebakaran dengan cepat.

Sementara Camat Bontomatene H. Nadeng membenarkan bahwa satu unit damkar sudah ada di Kecamatan Bontomatene. Saat ini kata dia, mobil tersebut sementara home base di kantor kecamatan, dengan jumlah personil sebanyak 30 orang yang disiagakan secara bergantian.

“Atas nama pemerintah Kecamatan Bontomatene dan masyarakat kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Bupati Kepulauan Selayar yang telah menyerahkan mobil pemadam kebakaran untuk masyarakat Kecamatan Bontomatene,” tulis H. Nadeng melalui pesan whatsapp.
Dalam keteranganya, H. Nadeng mengungkapkan bahwa mobil pemadam kebakaran tersebut sudah lama dinantikan masyarakat Bontomatene.

Dikonfirmasi terpisah, Kasatpol PP dan Damkar Ahmad Aliefyanto, mengatakan keberadaan UPT Damkar di Kecamatan Bontomatene merupakan wujud dari upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya dalam mengatasi musibah kebakaran sehingga jumlah kerugian dari musibah kebakaran yang terjadi dapat diminimalisir.

“Saya juga berharap kepada petugas damkar yang bertugas di UPT damkar Kecamatan Bontomatene dapat melaksanakan tugasnya dengan baik termasuk dalam memberikan edukasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat karena mencegah lebih baik dari pada mengatasi,” ucap Ahmad Aliefyanto.

Disebutkan dalam operasionalnya, UPT damkar Bontomatene wilayah pelayanannya mencakup Kecamatan Bontomatene dan Kecamatan Buki, namun tidak menutup kemungkinan melayani Kecamatan lainnya apabila dibutuhkan.

Sebelumnya Pemda Kepulauan Selayar juga telah menempatkan satu unit damkar di Pulau Jampea yang dapat disiagakan untuk dua Kecamatan yakni Kecamatan Pasimasunggu dan Kecamatan Pasimasunggu Timur.

Kunjungan ADB, Pemprov Ajukan Beberapa Kerja Sama

KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan terima kunjungan Asian Development Bank (ADB) Jumat,(24/01) di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan ini ada beberapa poin penting yang menjadi pembicaraan antar Pemprov dan pihak ADB.

Salah satu diantara, Gubernur Sulawesi Selatan mencoba menawarkan kerjasama untuk pembangunan Apartemen yang diperuntukkan agar kawasan kumuh di Kota Makassar bisa teratasi.

“ke depan kita tidak lagi berpikir membangun rumah-rumah, bedah rumah, tapi betul-betul ada relokasi kita bangun apartemen dengan tingkat kenyamanan lebih bagus,” ungkap Nurdin Abdullah.

Direncanakan apartemen ini nantinya akan dibangun di kawasan baru yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas publik.

“Dimana area ini nantinya merupakan apartemen yang berada di area baru lalu di situ ada publik-publik area seperti klinik, sanitasi, sekolah, air yang bersih juga elektrositi dan akses jalan yang baik jadi keinginannya itu bukan hanya pengembangan area-area yang miskin area-area kumuh di kota Makassar tapi membangun area baru dengan banyak suport,”paparnya.

Tak hanya itu, ia juga mengusulkan terkait kerjasama pengadaan air bersih di pulau-pulau dalam pertemuan ini.

“Saya juga usulkan air bersih untuk di pulau-pulau listrik untuk pulau-pulau ini juga kita usulkan tadi makanya dia tadi sangat interest karena melihat Sulsel ini satu tahun terakhir ini itu sebuah lonjakan yang sangat bagus termasuk bagaimana menata birokrasi terus bagaimana membangun integritas Pemerintahan yang berintegritas terus kepedulian pemerintah terhadap masyarakat itu yang mereka sangat interest saya coba dijelasin disini,” jelasnya.

Pasalnya sebelumnya ADB telah mengadakan Kerjasama di Sulsel seperti pembangkit listrik tenaga Diesel (PLTD), yang merupakan kerjasama ADB dengan PT. PLN Indonesia.

Pada pertemuan hari ini dihadir Country Director ADB Winfried F Wicklein dan Deputy Country Director ADB Said Zaidansyah.

Diagendakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akan kembali mengadakan pertemuan dengan ADB yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden ADB Masatsugu Asakawa pada Maret, (04/03/2020) mendatang.

Begini Suasana Hari Pertama Imlek di Klenteng Xian Ma

Kabarmakassar.com — Perayaan tahun baru Imlek 2571 kalender Imlek yang jatuh pada hari Sabtu (25/1) Masehi menjadi momentum yang ditunggu oleh warga Tionghoa khususnya yang berada di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan Pantauan kabarmakassar.com sejak pukul 08.00 WITA klenteng Xian Ma sudah di kunjungi oleh beberapa warga Tiongkok yang ingin bersembahyang dan meminta doa.

Tak hanya itu aparat kepolisian juga nampak berjaga jaga disekitar kelenteng Xian Ma yang berada di Jalan Sulawesi.

Jefry Wong salah satu warga Tionghoa yang mengunjungi klenteng Xian Ma mengatakan tahun baru Imlek menjadi hari baru untuk memulai tahun 2020 dengan lebih baik.

Jefry yang datang sendiri dengan menggunakan pakaian berwarna merah yang diidentik pada hari Imlek mengungkapkan harapannya di tahun 2020 bisa dimudahkan rejeki dan diberi kesehatan.

“Kita dikasih rejeki, kesehatan, keluarga harmonis, semoga kita semua baik baik saja dan menjalani tahun 2020 dengan lebih baik lagi.” ucapnya saat ditemui di kelenteng usai berdoa (25/1).

Sementara itu Robby Anto Rusli Humas sekaligus pengurus klenteng Xian Ma juga membeberkan persiapan yang dilakukan menjelang hari Imlek diantaranya dengan mendekorasi klenteng semenarik mungkin dan pencucian Dewa.

Meskipun sejak pagi nampak pengunjung mulai berdatangan silih berganti untuk memanjatkan doa namun diketahui di pagi hari klenteng belum terlihat ramai, hal ini dibenarkan oleh Robby menurutnya puncak hari pertama pengunjung di klenteng akan dimulai pukul 11 hingga 12 siang.

“Biasanya pagi begini belum ramai biasanya jam 11 atau jam 12 mereka datang karena kadang masih menunggu keluarga datang dan biasanya di lanjutkan dengan acaranya sungkeman bersama keluarganya.” tutur robby.

Diketahui perayaan hari Imlek dan rangkaian acaranya akan terus berlangsung selama 15 hari yang dimulai dari hari ini 25 Januari hingga 8 Februari 2020.

Hari terakhir Imlek diprediksi akan menambah antusias warga Tionghoa untuk datang beribadah di Klenteng Xian Ma.

“Kalau puncaknya nanti hari ke 8 ada sembayang meja tinggi di lantai 5 atau sembayang kepada tuhan kita terima kasih sudah melewati tahun 2019 dengan baik yah tentu 2020 bisa lebih baik sampai puncaknya tanggal 8 cap go meh itulah puncaknya hari terakhir kita rayakan Imlek di 2571 karena Itu cap go artinya 15 jadi seluruh rangkaian acaranya selama 15 hari setelah hari ini kan mereka masih datang lagi sembayang disini sampe hari terakhir Imlek mungkin hari ini tidak bisa, besok baru bisa atau dari luar kota sehingga mereka tidak bisa datang hari ini.” tutupnya.

Jelang Imlek 2020, Begini Suasana di Jalan Sulawesi

Kabarmamassar.com — Gong Xi Fa Chai kata tersebut yang pas di ucapkan bagi masyarakat Tiongkok yang akan merayakan tahun baru Imlek pada (25/1).

Persiapan menjelang imlek 2020 kini mulai di siapkan, dengan beragam persiapan diantaranya memasang spanduk ucapan Gong Xi Fa Chai disepanjang Jalan Sulawesi.

Bahkan dari pantauan Kabarmakassar.com terlihat sudah banyak tenant yang mengisi bahu Jalan Sulawesi dan sepanjang jalan juga mulai tampak padat dengan kendaraan baik beroda 3 maupun 4.

Selain itu sejumlah aparat kepolisian juga telah hadir di beberapa kelenteng yang ada di Jalan Sulawesi salah satunya kelentang tertua di Kota Makassar yaitu kelenteng Xian Ma.

Tak hanya itu, sepanjang Jalan Sulawesi juga sudah mulai dihiasi balon Imlek yang diidentik dengan warna merah dan patung kucing atau yang biasa disebut dengan Manaki Neko yang menurut kepercayaan orang Tiongkok bahwa dengan memasang patung kucing di berbagai sudut rumah, toko, maupun tempat ibadah bisa membawa keberuntungan.

Sementara lilin dupa juga sudah mulai tertata rapi di kelenteng kelenteng yang ada di Jalan Sulawesi yang tentunya memiliki makna dan filosofi tersendiri.

Lidya salah satu warga China pemilik salah satu toko yang ada di Jalan Sulawesi mengatakan ia menyambut datangnya hari Imlek tahun dengan cara mendekorasi tokonya seindah mungkin dengan warna merah yang memang menjadi simbol dalam perayaan hari Imlek.

“Saya sudah dekorasi toko sejak beberapa hari lalu dan semuanya sudah di tata rapi mulai dari warna, spanduk perayaan Imlek, saya juga sudah siapkan lilin sama angpao untuk keluarga sama karyawan” ucapnya saat di wawancarai (24/1).

Sekedar diketahui perayaan Imlek yang jatuh pada 25 januari 2020 besok menjadi hari yang ditunggu tunggu oleh masyarakat Tiongkok.

Tak hanya masyarakat Tiongkok, warga pribumi pun juga menunggu perayaan imlek karena selain masyarakat Tiongkok menggelar ibadah di kelenteng juga ada atraksi yang banyak ditunggu tunggu oleh warga Makassar khususnya yaitu Barongsai.

Barongsai menjadi hal yang identik pada perayaan Imlek dan menjadi tradisi serta tarian tradisional yang tentu memiliki makna. Tak hanya Barongsai yang mejadi tradisi pada perayaan Imlek namun ada juga angpao atau amplop merah yang berisikan uang.

Hal ini tentu mengandung makna yang dimana membungkus uang keberuntungan di dalam amplop merah diharapkan bikin agar penerima dilimpahkan kegembiraan dan karunia. Oleh karena itu tidaklah sopan untuk langsung membuka angpao di depan orang yang memberikan.

Jelang Leg II Piala AFC, PSM Jalani Latihan Ringan

KabarMakassar.com —  Sabtu (25/1) Jelang melawan Lalenok United pada leg II playoff AFC Cup 2020. PSM Makassar cuma menjalani latihan ringan.

Asisten pelatih PSM, Sulaiman Abdul karim, mengatakan kondisi dari para pemain tim Juku Eja.

Latihan PSM digelar, di Lapangan G komplek Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta, Jumat (24/1). Bojan Hodak yang memimpin langsung latihan itu.

“Hari ini latihan dengan intensitas ringan saja di Lapangan G Senayan, kondisi pemain semuanya bagus, setelah pertandingan lalu, tidak ada yang cedera, “ungkapnya.

PSM hanya membutuhkan hasil tak kalah empat gol tanpa balas untuk melaju ke fase grup. Pertandingan leg II playoff AFC Cup melawan Lalenok United bakal digelar di Stadion Pakansari, Rabu (29/1/2020) mendatang.

Pemerintah Antisipasi Wabah Virus Korona

KabarMakassar.com — Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan Menteri Kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran wabah virus korona sekaligus meningkatkan kesiagaan. Hal itu menanggapi kasus penyebaran virus tersebut yang telah dikonfirmasi di sejumlah negara Asia Tenggara.

“Yang paling penting, kita waspada, hati-hati. Saya sudah perintahkan ke Menteri Kesehatan untuk diawasi secara detail,” ujarnya di Istana Negara, pada Jumat, (24/1).

Sebagai langkah preventif, pemerintah telah memperketat pengawasan di bandara untuk mendeteksi dan memantau suhu tubuh penumpang dalam rangka pemeriksaan awal.

“Kita juga sudah siap mengecek dengan scanner setiap kedatangan dari luar, siapapun, yang kita perkirakan kemungkinan besar terjangkit (virus) ini,” kata Presiden.

Kepala Negara melanjutkan, berdasar informasi yang diterimanya, hingga kini belum terdapat indikasi menyebarnya virus tersebut di Indonesia. Meski demikian, pihaknya akan terus memantau perkembangan dari wabah tersebut.

“Tapi sampai sekarang, informasi yang saya terima dan moga-moga seterusnya, tidak ada yang terjangkit (virus) korona,” tandasnya.