Bangun Pelabuhan Lok Tuan, Pelindo IV Siapkan Investasi

KabarMakassar.com — Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menyiapkan anggaran investasi jangka pendek sebesar Rp500 miliar untuk mengembangkan Pelabuhan Umum Lok Tuan Bontang di Kalimantan Timur.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang modal sebesar itu akan digunakan untuk melakukan reklamasi seluas 52.506 meter perseri yang nantinya akan menjadi container yard (CY) atau lapangan penumpukan seluas 38.111,4 meter persergi serta Container Freigt Station (CFS) atau area pergudangan dengan luas 5.282 meter persegi.

“Selain itu juga akan dibangun Dermaga IV dan V ukuran 140 x 18 meter dengan fasilitas dan utilitas seluas 5.989 meter persegi,” jelasnya.

Dia menyebutkan rencana pembangunan Pelabuhan Umum Lok Tuan Bontang sesuai Rencana Induk Pelabuhan (RIP) Lok Tuan (KM 75 Tahun 2009 tanggal 2 Desember 2009). Dimana pengerukan akan dilakukan hingga kedalaman minus 9 mLWS.

“Hasil pengerukan itu yang akan digunakan untuk kegiatan reklamasi,” ucapnya.

Rencananya terminal petikemas yang dibangun akan mampu menampung kontainer sebanyak 180.000 TEUs per tahun.

Selain membangun pelabuhan kata Farid, pihaknya juga akan menyiapkan sejumlah peralatan yaitu Container Crane (CC), Reach Stacker (RS), Head Truck, Tronton dan Forklift untuk menunjang kegiatan bongkar muat di pelabuhan yang akan mulai dibangun pada 2020 dan direncanakan rampung pada 2024 mendatang.

Menurutnya, Pelabuhan Lok Tuan Bontang perlu dibangun terminal petikemas untuk mengakomodasi kegiatan bongkar muat petikemas, mengantisipasi pertumbuhan arus barang, menekan biaya logistik serta untuk mengantisipasi pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut yang diperkirakan lebih dari 3%.

“Mengingat pertumbuhan ekonomi wilayah Bontang dalam 5 tahun terakhir sekitar 3 persen,” ujarnya.

Lebih lanjut Farid mengatakan, Pelabuhan Umum Lok Tuan Bontang juga dikembangkan karena menjadi salah satu gate way wilayah Kaltim, selain Balikpapan dan Samarinda, serta dilalui oleh Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II.

Untuk diketahui, Pelabuhan Lok Tuan dibangun oleh Pemerintah Kota Bontang menggunakan dana APBD.

Kerja sama pengoperasian Pelabuhan Lok Tuan oleh PT Pelabuhan Indonesia IV sudah berlangsung sejak 1 Desember 2016 sampai dengan 30 November 2021.

Skema kerja sama adalah bagi hasil melalui kontribusi tetap, profit sharing, retribusi dan kegiatan meliputi bongkar muat general cargo, penumpang dan pelabuhan rakyat (pelra).

Cuaca Buruk, Sulsel Terpaksa Datangkan Ikan dari Daerah Lain

KabarMakassar.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, mengklaim, jika ekspor Sulsel terus meningkat setiap tahunnya.

Peningkatan ekspor Sulsel salah satunya terjadi pada sektor perikanan. Pasalnya volume ekspor produk perikanan Sulsel menunjukkan tren yang positif.

Menurut kepala Dinas Kelautan dan perkirakan komoditas yang menyumbang kenaikan ekspor tersebut antara lain ikan tuna, udang, dan rumput laut.

Adapun negara negara tujuan ekspor yaitu Korea Selatan, Vietnam, dan Jepang.

“Untuk ekspor komoditi perikanan 2019 ini masih didominasi oleh komoditi rumput laut yang mencapai 83%, disusul komoditi karaginan sebesar 4%,” ungkap Sulkaf Latief, Rabu,(22/01).

Berdasarkan data dari Dinas Kelautan dan perkirakan, ekspor hingga bulan Mei pada 2019 lalu mencapai 15.089 ton dengan nilai mencapai Rp.444,1 miliar. Jumlah tersebut meningkat hingga 602,8 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 yang hanya sebesar 2.147 ton.

Ia menambahkan sejauh ini, komoditas rumput laut paling banyak diekspor ke China, Australia, Filipina dan Inggris. Keempat negara tersebut masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar rumput laut asal berbagai daerah di Sulsel, di antaranya dari Kabupaten Pinrang dan Kota Parepare.

Pada semester II Tahun 2019, ia optimistis ekspor komoditas perikanan masih akan bergerak naik. Meski belum bisa menyebut angka pastinya. Namun, ia menyatakan peningkatan itu akan dipicu oleh sejumlah faktor.

Salah satunya melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan No.18/2018, tentang jenis komoditas wajib periksa karantina ikan, mutu dan keamanan hasil perikanan. Ia meyakini, Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel masih menyanggupi ketentuan itu.

“Selain itu, kita juga percaya bahwa aksesibilitas bisa menggenjot kinerja ekspor perikanan kita. Apalagi setelah adanya direct call,” paparnya.

Meski terus mengalami peningkatan, Pemerintah provinsi Sulawesi Selatan ternyata masih mendatangkan ikan dari daerah lain. Hal ini diakui oleh Kepala Dinas perikanan Sulsel. Menurutnya hal ini dilakukan karena alasan cuaca ekstrim yang beberapa bulan melanda Sulawesi Selatan.

“Karenakan bulan Oktober, November, Desember hingga Januari cuaca ekstrim melanda Sulsel. Nelayan tidak mau ambil risiko. Makanya, kita ambil ikan dari daerah lain seperti Sulawesi Tengah dan Kalimantan. Biasa itu sampai lima bulan,” akunya.

Bantuan stok dari luar daerah ini dilakukan pasalnya karena konsumsi ikan di Sulawesi Selatan sangat tinggi. Yakni mencapai 50 kg perkapita per tahunnya.

“Karena memang tingkat konsumsi ikan kita itu sangat tinggi, kita tertinggi ke tiga di Indonesia setelah Maluku dan Ambon,” tambahnya.

Kepala Dinas Perikanan Sulsel Sulkaf Latief mengatakan, tingkat konsumsi ikan di Sulsel memang sangat tinggi. Bahkan, tertinggi ketiga di Indonesia setelah Maluku, dan Ambon. Tingkat konsumsinya mencapai 55 kg perkapita tahun.

Namun, saat ditanya berapa banyak stok ikan yang diambil dari daerah lain, ia mengungkapkan tidak sampai 200 ton.

“Tidak menentu, tapi tidak sampai 200 ton,” tutupnya.

Mallku Berbagi Kejutan Lucky Angpao Menjelang Tahun Baru Imlek

KabarMakasar.com — Rabu (22/1) Loyalty program berbasis aplikasi seluler yang telah resmi rilis tanggal 1 Desember 2019 tahun lalu, yakni aplikasi “Mallku”, tak hentinya menghadirkan berbagai keuntungan bagi setiap pengunjung mal melalui transaksi pembelanjaan yang berlangsung di Mal Ratu Indah dan Nipah Mall.

Apalagi untuk setiap downloader Mallku yang telah verifikasi data diri melalui Customer Relation Mal Ratu Indah dan Nipah Mall, berhak memperoleh reward berupa poin melalui berbagai promo menarik yang berlaku sepanjang bulan Januari 2020.

Semakin banyak poin yang berhasil dikumpulkan, tentunya semakin besar kesempatan untuk mendapatkan dan memilih sendiri berbagai kejutan hadiah yang telah disiapkan oleh pihak manajemen Mal Ratu Indah dan Nipah Mall.

Richard Abraham selaku General Manager Nipah Mall & Office Building mengatakan,

“Sepanjang bulan Januari 2020, manajemen Mal Ratu Indah dan Nipah Mall melalui aplikasi Mallku, menghadirkan sejumlah promo yang salah satunya berkaitan dengan perayaan tahun baru Imlek. Promo Lucky Angpao merupakan promo yang dihadirkan dalam rangka memeriahkan tahun baru imlek bagi setiap pengunjung yang melakukan transaksi pembelanjaan mulai tanggal 24 hingga 26 Januari 2020, tanpa memiliki batas minimal transaksi pembelanjaan.

Dimana setiap pengunjung yang telah melakukan transaksi pembelanjaan pada sejumlah tenant Mal Ratu Indah dan Nipah Mall, dengan membawa serta struck belanja ke Customer Relation dan selanjutnya melakukan verifikasi data diri terhadap akun aplikasi Mallku yang telah di download sebelumnya, berhak menikmati dan memilih lucky angpao dari amplop yang tergantung pada pohon keberuntungan, khusus disiapkan oleh manajemen Mal Ratu Indah dan Nipah Mall dalam menyemarakkan tahun baru imlek”, ungkapnya.

Sementara itu Centre Manager Mal Ratu Indah, Iwan Ismail mengatakan.

“Tak hanya Lucky Angpao, kejutan promo lainnya diantaranya, free 3 point untuk verifikasi data diri yang sebelumnya wajib download aplikasi Mallku tanpa harus melakukan transaksi pembayaran di sejumlah tenant Mal Ratu Indah dan Nipah Mall, free 3 point untuk setiap transaksi pada coffee shop gastros express BIKiNBIKiN yang merupakan salah satu tenant di Nipah Mall, serta promo double point untuk setiap transaksi pada tenant gastros Mal Ratu Indah dan Nipah Mall dengan minimal transaksi senilai Rp 75.000. Promo tersebut berlaku hingga akhir bulan Januari 2020, bahkan kemungkinan akan berlanjut pada bulan selanjutnya”, tambahnya.

Sutradara Film Ati Raja Tutup Usia, BPPD Sulsel Berduka

KabarMakassar.com — Pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan ucapan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah Shaifuddin Bahrum, Sutradara Film Lokal Ati Raja.

Shaifuddin Bahrum yang dikenal sebagai penulis artikel sastra dan cerpen di akhir karirnya telah membuka mata dunia tentang kehidupan keberagaman masyarakat Tionghoa di Sulawesi Selatan.

Hal ini disampaikan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Sulawesi Selatan, Akbar Nugraha yang menilai karya putra daerah termasuk film Ati Raja yang di support penuh pemerintah provinsi ini. “Bagian yang tidak terlepas dari keberadaan etnis tionghoa di Sulawesi Selatan. Film Ati Raja telah menggugah perbedaan itu indah,” kata Akbar

Dia juga menyampaikan duka mendalam atas kepergian Shaifuddin Bahrum yang merupakan sosok pencetus utama pemisah antara pribumi dan non-pribumi. “Pak Udin telah membantah klaim etnis Tionghoa adalah golongan komunis yang menimbulkan hilangnya rasa pertemanan. Bantahan ini disampaikan pak Udin melalui karya-karyanya,” ucap tokoh milenials daerah ini.

Menurutnya, Sulawesi Selatan telah kehilangan lagi sosok atau tokoh budaya yang mampu merekatkan tali persaudaraan antara pribumi dan non-pribumi.
“Karya-karya itu bisa dilihat dari apa yang telah dilakukan pak Udin. Terima Kasih atas karyamu pak Udin. Selamat jalan,” ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Nurdin Abdullah melalui BPPD Sulawesi Selatan mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Selatan nonton bareng Film “Ati Raja”.

Masyarakat Sulsel tampak menyambut baik imbauan Gubernur Sulsel untuk mencintai karya film biografi Ho Eng Dji itu.

Film ini bercerita tentang hidup seorang penyair dan musisi Makassar yang lahir di Kassi Kebo pada 1906 dan wafat pada 1960.

Saat itu penayangan hari ke-6 Film “Ati Raja” yang dilaunching pada Kamis, 7 November, lalu masih ramai dipadati penonton dari pelbagai kalangan.

Film karya sineas lokal Shaifuddin Bahrum itu ditayangkan di bioskop-bioskop di Kota Makassar dan beberapa kota di tanah air. Antara lain di XXI, Studio 21, CGV, dan Cineplex.

Kontra Lalenok, PSM Pesta Gol di Gianyar Bali

KabarMakassar.com — Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (22/1), PSM Makassar unggul 2-1 atas Lalenok United dalam leg pertama play-off Piala AFC 2020.

Juku Eja PSM Makassar maupun Lalenok United tampil saling menekan sejak awal babak pertama.

Tertinggal lebih dulu, para pemain PSM Makassar tidak langsung patah semangat, terus menggempur pertahanan Lalenok.

Skuad Juku Eja juga tak mau kalah dalam membombardir gawang juara Liga Timor Leste tersebut.

Satu skema serangan yang dibangun oleh pasukan Ramang berbuah manis.

Tepat menit ke-12, Ferdinand Sinaga berhasil mencetak gol penyama setelah meneruskan umpan sepak pojok dengan kaki kirinya.

Memasuki menit ke-24, kiper Lalenok United, Nathaniel Agbozo, mendapat kartu merah setelah melanggar Ferdinand Sinaga di depan kotak penalti Lalenok United.

Lalenok terpaksa bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama.

Namun, PSM belum bisa secara langsung memanfaatkan kesempatan tersebut.

Hingga menit ke-35, para pemain PSM Makassar terlihat mendominasi jalannya pertandingan.

Pemain Lalenok mencoba membalas serangan skuad Juku Eja, tetapi kiper anyar PSM, Miswar Saputra, tampil gemilang.

Pada menit ke-41, PSM Makassar berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak gol kedua melalui pemain baru mereka Giancarlo Lopes.

Bermula dari serangan balik, pemain berpaspor Brasil itu melakukan tendangan keras yang tak mampu dibendung kiper Lelanok dan sukses mencetak gol debut untuk PSM Makassar.

Namun, serangan itu tak mampu menambah gol sehingga skor 2-1 untuk keunggulan PSM Makassar bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas permainan lembali di pegang PSM.
Di menit ke-70 Ferdinand Sinaga berhasil menambah keunggulan PSM melalui sundulan kepalanya. PSM unggul 1-3 atas Lalenok.

Selang beberapa menit Ferdinand kembali mencetak Hattrick, melalui kaki kirinya, PSM kembali unggul atas Lalenok 1-4.
Hingga pertandingan berakhir skor tidak berubah.
PSM Makassar berpeluang lolos menuju AFC. Leg ke-2 Playoff Piala AFC PSM berstatus tuan rumah di Stadion Pakansari.

Susunan Pemain:

PSM Makassar: Miswar Saputra, Leo Guntara, Hussein Eldor, Ahmad Agung, Dedy Gusmawan, Rizky Pellu, M Arfan, Wiljan Pluim, Irsyad Maulana, Ferdinand Sinaga, Giancarlo Lopes.

Pelatih: Bojan Hodak.

Lalenok United: Nathaniel Agbozo, Francisco da Costa, Gaspar da Silva, Francisco Savio, Duarte de Jesus, Helder Valente, Armindo Almeida, Fabio Christian, Elias Mesquita, Paulo Gali, Daniel Adade.

Festival Aksara Lontara Bakal Digelar Tahun 2020

KabarMakassar.com — Festival tahunan untuk mengembalikan kejayaan aksara lontara, yang merupakan salah satu kewarisan budaya Sulawesi Selatan bakal digelar tahun 2020 mendatang.

Media KabarMakassar.com members PT Kabar Grup Indonesia, KGI Network, Rabu (22/01/2020) hari ini telah berkonsultasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, yang pada akhirnya bersepakat untuk bersinergi menyiapkan ajang festival berskala nasional tersebut.

Pertemuan dengan tim PT KGI selaku penggagas festival ini dengan pihak Dinas Perpustakaan dan Kearsiapan Sulsel, selain meminta arahan dan masukan untuk panitia, juga berkoordinasi tentang lokasi yang bakal di gelar di Benteng Rotterdam Makasssar.

Pertemuan informal ini sendiri, selain Kepala Dinas Perpusatakaan dan jajarannya, juga dihadiri pihak Balai Bahasa, Penggiat literasi Yudistira Sukatanya, dan penulis sekaligus aktifis buku nasional Bactiar Adnan Kusuma.

Sementara dari pihak kabarmakassar, Upi Asmaradhana selaku founder dan CEO KGI, juga ketua Panitia Pelaksana dalam hal ini Fritz V Wongkar, dan Marlon.

“Kami sudah bertemu dengan pihak PT KGI, dan ini merupakan sebuah ajang festival yang menarik. Festival Aksara Lontara yang digagas dari pihak media ini kita support dan kami berterima kasih akan pengembangan kebudayaan untuk anak-anak kita kedepan untuk lebih dekat dan mengenal aksara lontara ini,” kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, Moh Hasan, Rabu (22/1).

Moh Hasan menambahkan, jika di jaman sekarang ini, anak-anak kita semakin menurun dalam memahami akan aksara lontara saat ini. Untuk itu ia mengaku senang pihak media menggandeng para penggiat literasi, seniman dan budayawan bersama-sama mengadakan festival yang mengangkat nilai-nilai budaya kita di Sulawesi Selatan terkhusus Makassar.

“Ini sebuah keharusan bagi kita, ini demi pengembangan untuk anak-anak kita, sehingga kami pihak pemerintah dan keinginan bapak Gubernur untuk mencerdsakan anak bangsa, harus mengadakan festival aksara lontara demi peningkatan dan pemahaman aksara lontara ini,” tandasnya.

Sementara itu untuk lokasi yang rencanannya bakal digunakan, pihak Dinas Perpustakaan Sulsel bakal mengambil lokasi cagar budaya, “Ada dua pilihan, kita di Benteng Rotterdham, atau di Benteng Somba Opu Gowa,” ujar Moh Hasan.

Lontara merupakan aksara tradisional masyarakat Bugis-Makassar. Bentuk aksara lontara menurut budayawan Prof Mattulada (alm) berasal dari “sulapa eppa wala suji”. Wala suji berasal dari kata wala yang artinya pemisah/pagar/penjaga dan suji yang berarti putri.

Wala Suji adalah sejenis pagar bambu dalam acara ritual yang berbentuk belah ketupat. Sulapa eppa (empat sisi) adalah bentuk mistis kepercayaan Bugis-Makassar klasik yang menyimbolkan susunan semesta, api-air-angin-tanah.

Huruf lontara ini pada umumnya dipakai untuk menulis tata aturan pemerintahan dan kemasyarakatan. Naskah ditulis pada daun lontar menggunakan lidi atau kalam yang terbuat dari ijuk kasar (kira-kira sebesar lidi).

Dalam Festival Aksara Lontara 2020 ini nantinya bakal diadakan seminar aksara lontara dengan narasumber yang berkompeten, lomba karya tulis lontara tingkat sekolah dasar hingga SMA, dan juga pameran tulisan dan kaligrafi lontara.

Pada puncak acara Festival ini, juga akan dilakukan penetapan Hari Lontara untuk Sulawesi Selatan. Festival ini sendiri, sebagai wujud tanggungjawab moral media KabarMakassar dengan Tagline Rujukan Sulawesi Selatan, untuk berkonstribusi menjaga, merawat dan melestarikan kearifan lokal daerah setempat, khususnya tradisi literasi aksara lontara.

Infrastruktur Jadi Perhatian Khusus Pemkot Makassar

Kabarmakassar.com — Infrastruktur Kantor Camat dan Lurah yang ada di Kota Makassar jadi perhatian khusus Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar pasalnya masih ada beberapa infrastruktur di Kantor Camat seperti Kecamatan Manggala, Panakkukang, Tamalanrea yang masih belum dibenahi dan memerlukan perhatian khusus secara berkesinambungan.

Muhamammad Anshar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar mengatakan infrastruktur menjadi unsur kedua yang harus diperhatikan khususnya di daerah yang rawan banjir.

“Saya kira secara nasional kita harus mendukung itu, didalamnya ada unsur yang kalau tidak salah urutan kedua itu adalah infrastruktur bahkan 2020 lebih fokus pada infrastruktur, saya kira tidak jauh dari situ infrastruktur kita terutama di wilayah Kecamatan Tamalanrea Manggala, Panakkukang yang kita anggap masih perlu perhatian khusus infrastruktur mengenai bagaimana pengendalian banjirnya disitu dan Itu yang harus tetap berjalan secara berkesinambungan.” ucapnya saat ditemui usai menghadiri perencanaan pembangunan tingkat Kecamatan Makassar di Hotel La’riz Jalan lagaligo, Rabu (22/1).

Sekda Kota Makassar mendapat laporan terkait Kantor Lurah yang belum permanen hingga saat ini. Menurutnya hal itu pelu menjadi perhatian dan harus dibenahi meskipun dana Kelurahan turun di pertengahan tahun pada tahun lalu.

“Tadi juga Bapak Camat melaporkan ada Kantor Lurah belum permanen nah ini juga perlu mendapat perhatian karena bagaimanapun kantornya belum diperhatikan kalau dana Kelurahan tahun lalu itu turun di pertengahan tidak di awal tahun dan dimaklumi.” lanjutnya.

Anshar mengaku selain keluhan terkait kantor Lurah yang belum permanen beberapa keluhan lain juga di sampaikan yakni kurangnya SDM dibidang perbendaharaan pasalnya untuk menduduki jabatan tersebut dibutuhkan sertifikat yang mumpuni dibidangnya.

“Untuk kendala SDM di bidang perbendaharaan ini sudah kita penuhi secara bertahap sebab memang itu jenis spesifik harus memiliki sertifikat pengelola keuangan belum lagi beberapa pejabat struktural yang ada di kelurahan beberapa kepala seksi masih kosong masih banyak yang Plt sebab untuk jabatan struktural walaupun Plt harus PNS tidak boleh tenaga kontrak itu yang kewalahan.” bebernya.

Sementara itu untuk mengisi kekosongan jabatan Plt masih sementara mengusulkan nama nama yang akan menduduki jabatan kosong tersebut.

“Kita sekarang kalau mutasi harus sesuai izin pokoknya kita punya tugas mengusulkan ke pusat lewat Bapak Gubernur dan Bapak Gub melanjutkan ke Kemendagri sekarang kita dalam posisi mengusulkan.” tutupnya

Divonis Penjara, Sabri Juga Dituntut Kembalikan Uang

KabarMakassar.com — Majelis Hakim tindak pidana korupsi Pengadilan Tipikor Makassar memvonis 5,6 tahun penjara dan denda 50 juta rupiah kepada mantan Sekretaris KPU Makassar Sabri. Selain itu juga di tuntut kembalikan uang negara sebesar 6,4 Miliar, Rabu (22/1).

Hal itu diputuskan dalam amar yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim pengadilan Tipikor Makassar Daniel Pratu dalam persidangan Selasa (21/1) kemarin.

Menurut Daniel terdakwa terbukti melanggar pasal 3 juncto pasal 18 Undang-Undang RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tipikor sebagaimana diubah dan ditambah pada pasal UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana juncto pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

“Terdakwa Sabri dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun 6 bulan dan denda sebesar Rp 50 juta dengan subsidaer hukuman penjara selama 4 bulan dan uang pengganti sebesar Rp 6,4 miliar,” kata Daniel.

Terdakwa diberi kesempatan untuk membayar dalam jangka waktu satu bulan. Akan tetapi, apabila dalam waktu tersebut tidak dapat dibayarkan, maka akan dilakukan penyitaan terhadap seluruh aset kemudian di lelang.

“Ketika hasil lelang tidak mencukupi maka akan diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun 10 bulan,” tambahnya.

Selain Sabri Majelis hakim juga menuntut staf keuangan KPU Makassar Habibi dengan vonis penjara selama 5 tahun.

Sabri dan Habibi divonis bersalah terhadap dua terdakwa perkara korupsi penyelewengan anggaran hibah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 lalu dengan anggaran sebesar Rp 60 miliar.

Ketika itu, Pemerintah Kota Makassar mengeluarkan dana hibah ke KPU Makassar dengan anggaran sebesar Rp 60 miliar untuk proses Pilkada lalu. Kasus korupsi inipun mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 6,423,928,558 pada tahun 2018.

Kapolres Sinjai Berikan Penghargaan kepada Satpam Berprestasi

KabarMakassar.com — Dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 Satuan Pengamanan (Satpam) yang dilaksanakan di lapangan apel Polres Sinjai. HUT Satpan ke-39 di pimpin langsung oleh Kapolres Sinjai AKBP Sebpril Sesa, Rabu (22/01).

Kapolres Sinjai AKBP Sebpril Sesa mengatakan bahwa eksistensi Satpam juga berkontribusi besar mendukung program prioritas pemerintah, khususnya dalam hal memberikan jaminan keamanan terhadap upaya transformasi ekonomi yaitu peningkatan investasi dan cipta lapangan kerja yang kondusif.

“Profesi Satpam memiliki peran strategis guna mendorong kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjutnya, Kapolres Sinjai Sebpril Sesa menjelaskan saya menilai bahwa tema yang diangkat dalam peringatan HUT ke- 39 Satpam ini sangat tepat, yaitu Satuan Pengamanan Berbasis Kompetensi Mewujudkan SDM Unggul Untuk Terciptanya Situasi Kamtibmas Yang Kondusif Dan Terjaminnya Keamanan Di Lingkungan Kerja Menuju Indonesia Maju. Tema tersebut juga selaras dengan Kebijakan Presiden RI yaitu pembangunan SDM serta Program prioritas Kapolri yaitu mewujudkan SDM yang unggul dan pemantapan Harkamtibmas.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh anggota Satpam, pimpinan Badan Usaha Jasa Pengamanan, pengurus Asosiasi
Jasa Pengamanan, serta segenap stakeholders terkait lainnya, atas kerja sama sinergis dalam memelihara stabilitas kamtibmas yang kondusif, sinergisitas ini senantiasa terpelihara dengan baik dan terus ditingkatkan,” tutup Sebpril Sesa.

Peringatan HUT ke-39 Satpam tersebut dihadiri oleh Kepala Kemenag Sinjai H.Hafid M.Talla, M.AP, Pimpinan Cabang Bank BRI Sinjai Hamid Rusdianto, Pimpinan Bank BPD Sinjai serta para pimpinan lembaga/perusahaan pengguna jasa pengamanan lingkup Kabupaten Sinjai.

Peserta upacara meliputi Personil Polres Sinjai, Satpam, anggota Dishub, Satpol. PP Pemda Kabupaten Sinjai.

Terkait Kepemilikan Sabu, Supir Truk Asal Takalar Dibekuk Polisi

KabarMakassar.com — Sebelumnya Nurwahyudi alias Tutu (22), warga Polong Bangkeng Utara, Kabupatan Takalar, Sulawesi Selatan, yang diduga hendak menjual sabu, telah diamanakan Tim Drugs Hunter Resnarkoba Takalar lantaran kedapatan membawa narkotika jenis sabu dalam saku celana.

Rekan Nurwahyudi bernama Daeng Rurung bin Baso (42) warga Palleko III, Kelurahan Palleko, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Takalar. Akhirnya diringkus yang sempat buran selama Sepekan.

Polres Takalar menciduk terduga terlapor Daeng Rurung di Jalan Ir. Sutami Makassar usai mengemudi truk dari Palopo, ia bekerja disalah satu dealer motor di Kota Makassar, saat akan digeledah terduga terlapor sempat kabur lewat belakang swalayan, tetapi dengan sigap polisi menciduknya.

Polisi mendapat info dari rekan terduga terlapor mengatakan pemilik uang sebanyak 2 juta rupiah yakni Daeng Rurung, untuk membeli sabu dan edarkan kembali persachet.

Sementara itu Kanit Drugs Hunter Resnarkoba Polres Takalar, Ipda H. Syuryadi Sarrang, mengatakan, “Berkat informasi rekan terduga terlapor yang diamankan lebih dahulu sehingga kami melakukan pengembangan dan pengejaran hingga ke Makassar dan menunggu pulang dari dari Palopo, lantaran terduga pelaku ini adalah supir Dum truk dealer motor,” ungkap Ipda H. Syuryadi Sarrang.

“Saat akan dilakukan penangkapan terduga terlapor sempat kabur, tetapi anggota bergerak cepat, alhasil cepat kami ringkus. dirinya terlihat panik saat mengetahui temannya tertangkap.” Tambah Kanit Drugs Hunter Resnarkoba Polres Takalar.

Dari hasil intoregasi dilokasi pelaku mengakui perbuatannya pemilik uang tersebut.

Pelaku pun langsung digelandang ke Mako Polres Takalar unit Satresnarkoba untuk disamakan keterangan kedua pelaku dan dikenakan pasal 112, 114 undang undang narkotika no 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.