DPRD Makassar Kaji Ranperda Pelayanan Publik

KabarMakassar.com – Ketua Komisi D DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir mengapresiasi kedatangan Ombudsman ke DPRD Kota Makassar, yang bertujuan memberikan usulan tentang Ranperda pelayanan publik, Sabtu (18/1).

Menurut legislator dari fraksi Partai Golkar ini, usulan tersebut sangat dibutuhkan, kendati perlu ada beberapa fase yang mesti dilewati guna merumuskan Perda tersebut.

Saat ini, Wahab mengaku pihaknya masih meraba-raba terkait isi dari Perda tersebut, dan masih akan memanggil pihak ketiga untuk melakukan dengar pendapat.

“Saya juga masih meraba-raba baru mau menggagas dengan pihak ketiga, kita baru mau buat narasinya bagaimana,” kata Wahab Tahir.

Tak hanya itu, sejumlah item lainnya yang dibutuhkan seperti naskah akademik juga belum ada, sehingga belum memberi gambar yang cukup terkait isi Perda.

“Itu kita masih buta bagaimana arahnya, bagaimana bentuknya, Baseline-nya itu tuntutan ke pemerintha kota dan perusahaan swasta bagi publik,” ungkapnya

Namun di luar hal tersebut, ia berharap masukan tersebut tidak bertentangan dengan legalitas hukum yang lebih tinggi dan bisa sejalan dengan isi dari Ranperda nantinya

Menurutnya usulan-usulan tersebut begitu dibutuhkan, namun perlu ada tahap yang mesti dilewati dalam merumuskan perda tersebut.

Sebelumnya, Ombudsman Makassar melakukan kunjungan ke DPRD Kota Makassar guna audiens terkait pengadaan Perda Pelayanan Publik di Ruang Rapat Komisi D DPRD Kota Makassar.

Komisioner Ombudsman Makassar Andi Ihwan Patiroy menuturkan, tujuan utama bagi Ombudsman adalah untuk memberikan usulan terkait Ranperda Pelayanan Publik.

“Kami mengusulkan bahwa pelayanan publik di kota makassar itu harus diawasi oleh ombudsman makassar sehingga tidak cukup dengan perwali tetapi ada perda juga yang bisa mengikat,” ucapnya

Sejauh ini diketahui pihak DPRD Makassar juga kebetulan tengah menggodok Perda Terkait Pelayanan Publik sehingga ini menjadi kesempatan yang bagus bagi ombudsman untuk ikut terlibat dalam rancangan itu.

“DPRD memiliki usulan untuk memasukkan perda terkait pelayanan publik maka kami mengusulkan bahwa pelayanan publik di kota makassar itu harus diawasi oleh ombudsman makassar,” Kata Ihwan

Sejauh ini diketahui pihak DPRD Makassar juga kebetulan tengah menggodok Perda terkait pelayanan publik, sehingga ini menjadi kesempatan yang bagus bagi Ombudsman untuk ikut terlibat dalam rancangan itu. (*)

Relawan Millenial, Daftarkan DP Jalur Perseorangan di KPU Makassar

KabarMakassar.com — Tim relawan muda millenial Danny Pomanto (DP) menyambangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar, kedatangan relawan tersebut membawa surat mandat operator untuk mendapatkan user Sistim Informasi Pencalonan (Silon). Dimana Silon tersebut merupakan syarat wajib untuk maju melalui jalur perseorangan.

Relawan Millenial DP, Rizal mengatakan, kami sudah ke KPU tadi dan sudah mendapatkan user Silon, ini tim yang punya mau. Kita sudah konsultasikan beberapa bulan yang lalu soal ini.

“Ini kan keinginan tim, kami dari tim yang punya mau. Ini sudah kami konsultasikan beberapa waktu lalu,” ujar Ical sapaan akrab Relawan Millenial DP saat dihubungi melalui selularnya, Sabtu (18/1).

Moh Ramdhan Pomanto menurut Ical jika soal partai politik yang bakal ditempuh, hal itu memang juga benar. Namun ia menjelaskan jika kedatangannya bersama dua rekan lainnya yakni Irwan dan Arman merupakan keinginan dari pihak tim atau relawan.

“Benar juga kalau pak Danny punya keinginan dan bulat untuk mengendarai kendaraan politik, tapi kan ini keinginan dari tim, dan tim yang punya mau,” ujarnya.

Ical membawa mandat bersama rekannya yang isi dalam mandat tersebut nama Bakal Calon Wali Kota tertera Mohammad Ramdhan Pomanto, dan sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota ada nama Maqbul Halim.

Sementara itu Komisioner KPU Makassar, Gunawan Mashar mengatakan, tim relawan yang datang ke KPU Makassar menyerahkan mandat operator untuk mendapatkan user Silon calon perseorangan.

“Ada tiga relawan yang datang ke KPU Makassar, dimana mereka menyerahkan mandat operator untuk mendapatkan user Silon calon perseorangan, ujar Gunawan Mashar saat di konfirmasi melalui selularnya.

Gunawan Mashar juga menambahkan jika mandat yang di bawah oleh tim relawan memungkinkan juga bisa berubah, sampai penyerahan syarat dukungan. Dimana saat penyerahan syarat dukungan itu sudah final.

Bank Sulselbar Perkuat Layanan Digital

KabarMakassar.com — Bank Sulselbar pada tahun 2020 memiliki beberapa rencana bisnis strategis. Selain meningkatkan kinerja, Bank Sulselbar juga akan ikut membantu program Pemerintah Sulsel dan Sulbar.

Terlebih setelah resmi berstatus bank devisa. Tak Hanya itu, Bank digitalnya. Plt Direktur Utama Bank Sulselbar Irmanyanti Sulthan mengatakan, ke depan pihanknya akan mengakomodir semua yang menjadi program Pemerintah Daerah. “Program kita harus in line.

Terutama fokus Pemda terkait peningkatan UKM, digitalisasi dan mendorong sektor-sektor yang di dukung pemda seperti pariwisata, itu kita tuangkan dalam rencana bisnis,” kata Yanti.

“Terus akselerasi untuk digitalisai transaksi, baik untuk nasabah bank Sulselbar, juga dengan Pemda. Jadi program pemda untuk elektronisasi transaksi kita sudah tuangkan untuk lebih disempurakan lagi 2020,”tambahnya.

Dari segi pelayanan digital, Yanti optimis sapat meningkatkan pertumbuhan kinerja Bank Sulselbar.

“Memang tahun ini banyak sekalai program yang mau kita akselerasi. Digitalisasi bukan untuk mendorong pertumbuhan di sisi tabungan atau funding, tapi juga mendorong transaksi di sisi kredit, khususnya sektor mikro, kecil dan UKM, jelasnya. Untuk program Bank Devisa, Yanti mengatakan sudah ada kerja sama dengan Balai Pelayanan, Penempatan, Perlindungan TKI (BP3T-KI) di bidang Remitasi dan skema pembiayaan bagi TKI/PMI Sulsel dan Sulbar.

“Bank devisa kita sudah soft launching, sudah ada transaksi yang kita dorong, di akhir Desember, sekarang sudah ada pertambahan dari tabungan valas. yang kita mau masuki trade finance dan remitans, “katanya.

Tol Layang Pettarani Sudah 56 Persen

KabarMakassar.com — Kontraktor Jalan Layang Pettarani PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) menargetkan masyarakat Makassar sudah bisa berkendara di atas tol, Bulan Suci Ramadan 1440 Hijriah mendatang.

Ramadan 1440 Hijriah akan masuk 23 April 2020. Direktur PT BMN, Anwar Toha, mengungkapkan pengerjaan Jalan Tol Layang Pettarani lebih cepat dari perencanaan.

BMN merilis perampungan jalan tol layang harus selesai September 2020. Progres pelaksanaan konstruksi kini sudah 56 persen.

“Insya Allah semoga bisa dilalui Ramadan nanti,”ujar Anwar, Jumat (17/1).

Ia mengatakan musim hujan berkontribusi memperlambat pemasangan beton box girder.

Tol Pettarani menggunakan teknologi box Girder. Teknologi ini membuat jalan berbentuk jembatan dari struktur balok penopang utama berbentuk kotak berongga dari bahan dasar beton.

“Ini pengangkat beton rawan jika turun hujan berenti sejenak. Ini sebenarnya untuk keselamatan kerja saja,” katanya.

Proyek yang dikerjakan olej PT Wijaya Karya (Wika) sebagai pemenang tender milik PT BMN menghabiskan total anggaran sebesar Rp 2,2 triliun.

IKA Spentig Akan Kukuhkan Kepengurusan Baru

KabarMakassar.com — Pentingkah ikatan alumni dibentuk. Pertanyaan ini cukup menantang. Mengapa, Karena sesuatu yang berbunyi “ikatan” mengandung makna kesepakatan dari sekumpulan orang untuk melakukan komitmen bersama untuk mencapai misi dan visi bersama.

Ikatan alumni adalah kumpulan dari alumni sekolah tertentu untuk melakukan sesuatu bagi sekolah dimana dia pernah belajar. Melalui ikatan alumni para alumni bisa berbuat sesuatu untuk membantu sekolahnya dulu. Baik itu berbentuk bantuan pemikiran ataupun bantuan fisik.

Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana dan terorganisir.

Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi beberapa aspek seperti penyatuan visi misi serta tujuan yang sama demi memperkokoh rasa persaudaraan dan potensi sebagai manifestasi kepedulian.

Hal tersebut ditegaskan Ketua Panitia Pelaksana Musyawarah Besar dan Pengukuhan IKA SMP Negeri 3 (Spentig) Makassar, Wulan Arifin di sela sela rapat persiapan pengukuhan Pengurus Pusat IKA Spentig yang direncanakan berlangsung Minggu (02/02) di Hotel Rinra Makassar.

Menurut Wulan Arifin, tema kegiatan pengukuhan IKA Spentig kali ini adalah memperkokoh rasa persaudaraan dan potensi alumni sebagai manifestasi kepedulian pada almamater.

Hal ini dimaksudkan oleh karena melalui musyawarah akan tercapai suatu keputusan atas penyelesaian masalah dan sinkronisasi dan penyelarasan segala hal, termasuk rasa kepedulian kepada sesama alumni dalam satu almamater.

“Musyawarah merupakan hal yang sangat penting dilakukan untuk mensinergikan gerak menuju sebuah organisasi yang kaya, inspiratif, kreatif, inovatif dan harmoni agar bermanfaat baik bagi alumni maupun kepada masyarakat,” jelas Wulan.

Ketua IKA terpilih untuk masa bakti 2020-2023 yakni Ketua, Muhammad Ismak, Sekretaris Jenderal Abd. Rauf Suddin. Sementara Ketua Panitia Pelaksana yakni Wulan Arifin, Sekretaris Irna Nasyatie dan Bendahara Ida Novita Uno.”jelasnya.

Abdul Hayat Gani Jadi Komisaris Utama Bank Sulselbar

KabarMakassar.com — Gerbong Komisaris di Bank Sulselbar kembali berubah. Kali ini posisi komisaris utama berganti dari Ellong Tjandra ke Abdul Hayat Gani.

Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Nurdin Abdullah menunjuk Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sulsel Abdul Hayat Gani sebagai Komisaris Utama Bank Sulselbar. Abdul Hayat menjabat komisaris utama per tanggal 17 Januari 2020. Ia menggantikan komisaris utama sebelumnya, Ellong Tjandra.

Abd Hayat putra kelahiran Barru ini, terpilih dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) tahun 2020 PT Bank Sulselbar di Hotel Claro, Kota Makassar, Jumat (17/1).

Selain penetapan komisaris utama, RUPS LB ini juga menghasilkan kesepakatan untuk menetapkan Rosmala Arifin sebagai Direktur Pemasaran dan Syariah hingga 2024.

“Saya Mengucapkan selamat kepada Bapak Abdul Hayat dan Ibu Rosmala yang sudah mengemban amanah sebagai Komisaris Utama dan Direktur Pemasaran dan Syariah PT Bank Sulselbar,” kata Prof Nurdin.

Tak hanya komisaris dan direktur, RUPS LB juga memutuskan untuk menambah jajaran direksi bank milik Pemerintah Sulsel dan Sulbar itu.

Saat ini Direksi Bank Sulselbar terdiri atas empat jabatan yakni direktur utama, direktur umum, direktur pemasaran dan syariah, dan direktur kepatuhan.

Direktur utama saat ini dijabat oleh pelaksana tuga (plt) yang juga merupakan Direktur Umum Irmayanti Sulthan. Irmayanti mengisi Plt direktur utama, menggantikan Direktur utama sebelumnya Muh Rahmat.

Sementara Direktur Pemasaran dan Syariah saat ini diduduki Rosmala Arifin dan Direktur Kepatuhan dijabat M Asril Azis. Tak hanya itu, ia juga meminta jumlah komisaris dan direksi harus sama. Artinya selain penambahan direksi, Bank Sulselbar juga akan menambah jajaran komisarisnya. Selain Abdul Hayat, Jabatan komisaris saat ini juga diisi oleh Muhammad Amri.

Siapa Abdul Hayat Gani?

Abdul Hayat Gani saat ini menjadi Sekretaris Daerah Sulawesi Selatan.Pria kelahiran Bottoe, Tanete Rilau Barru, lahir 5 April 1965 lalu.

Alumnus IKIP Ujungpandang 1989 ini sekarang UNM, juga mengenyam
pendidikan S2 di UGM tahun 1997-2000 dan Doktor Antropologi Unhas 2001-2006.

Sebelum menjadi dilantik sebagai Sekrop 23 Mei 2019 lalu, pria yang suka tersenyum ini, berkarier di Jakarta sebagai Direktur di Kementerian Sosial RI.

Abdul Hayat Gani, beristrikan Sri Rejeki dengan tiga orang anak Ibnu Munzier Hasri Gani, Mudassir Hasri Gani dan Ichlasul Amal Hasri Gani.

Selamat bertugas Pak Hayat.

Hasil RUPS-LB: Bank Sulselbar Bakal Tambah Direksi Baru

KabarMakassar.com — Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luara biasa (RUPS-LB) yang berlangsung di Hotel Claro, Jumat (16/1) selain memutuskan Komisaris Utama dijabat oleh Abd Hayat Gani juga bakal menambah direksi dijajaran bank ber plat merah tersebut.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang juga selaku pemegang saham pengendali mengatakan, setelah menjadi bank devisa, Bank Sulselbar membutuhkan penambahan direktur.

“Tadi sudah diputuskan oleh pemegang saham, dan juga jumlah direksi dengan komisaris harus sama. Kita juga putuskan agar komunikasi berjalan dengan baik,” jelasnya.

Nurdin juga meminta jumlah komisaris dan direksi harus sama, artinya selain penambahan direksi, Bank Sulselbar juga akan menambah jajaran komisarisnya.

Sementara itu, Plt Dirut Bank Sulselbar, Irmayanti Sultan mengatakan, direksi baru yang bakal bertambah memang dibutuhkan penambahan rata-rata lima direksi, sementara bank Sulselbar hanya empat.

“Pemegang saham menginginkan untuk percepatan akselerasi BPD Sulselbar, sehingga dibutuhkan penambahan direksi baru,” ujarnya.

“Dari sisi aset dan transaksi dengan kompleksitas bank, itu sudah mengharuskan perbaikan re-organisasi yang akan mendukung apa keinginan pemegang saham untuk memdorong Bank Sulselbar jadi regional champion,” tambahnya.

Diduga Melawan Petugas DPO Narkoba di Bantaeng Tewas

KabarMakassar.com — Aksi nekat di lakukan Daftar Pencarian Orang (DPO) pengedar narkoba jenis sabu, Muh. Suardi, 38 tahun, diduga menyerang petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Bantaeng saat di lakukan penggerebekan di kediamannya, Kampung Balla Borong, Desa Baji Minasa, Kecamatan Gantarang Keke, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Kamis sore, (16/1).

Terduga Tersangka yang bermodal kan sebilah badik mencoba melakukan perlawanan terhadap anggota dengan cara menghunuskan badik tersebut ke arah petugas dan mencoba untuk kabur.

Setelah di lakukan tembakan peringatan, pelaku masih mencoba untuk melawan. Sehingga terpaksa di lakukan upaya tindak tegas terukur, tersangka mengalami luka tembak yang tembus ke perut.

Kemudian petugas langsung mengamankan badik yang dipegang oleh tersangka. Selanjutnya dievakuasi kerumah
sakit umun kabupaten bantaeng dengan menggunakan kendaraan umum untuk segera mendapatkan perawatan secara medis.

Sekitar Pukul 16.14 Wita tersangka Suardi alias Cudi bin Sua dinyatakan meninggal dunia oleh pihak Rumah Sakit Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu.

AKBP Wawan Sumantri Wawan menjelaskan, saat penggerebekan yang dilakukan Satuan reserse narkoba Polres Bantaeng sekira pukul 15.30 Wita itu, tersangka Suardi menghunuskan sebilah badik atau senjata tajam khas suku Bugis Makassar di hadapan Polisi.

“Tersangka Suardi mencoba melakukan perlawanan terhadap anggota sehingga terpaksa dilakukan upaya tindak tegas terukur, Seketika saat itu pula Kepolisian setempat akhirnya melakukan tembakan peringatan. Namun hal itu tak diindahkan,” tegasnya.

AKBP Wawan Sumantri pun menambahkan untuk barang bukti yang kita amankan dari tersangka Suardi berupa 8 sachet sabu dengan berat 2,97 gram.

Kapolres Bantaeng AKBP Wawan Sumantri. Menghimbau Agar Masyarakat Bantaeng dapat berperan serta dalam pencegahan peredaran dan penggunaan, narkotika di sekitar tempat tinggalnya. Serta peran Orangtua dalam mengawasi
perilaku pergaulan anak kita, jangan sampai anak nanti terlibat dalam penyalahgunaan obat-obat terlarang,”tutupnya.

Sejak 2016 Ketua Baperjakat Bulukumba Tidak Terlibat Proses Mutasi

KabarMakassar.com —  Terkait Mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, tanggal 7 Januari 2020 lalu, kini menimbulkan polemik.

Komisi A DPRD Bulukumba mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Rapat Komisi A DPRD Jumat, (17/1/2020).

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang buka oleh Ketua Komisi A Andi Pangerang Hakim yang selaku pimpinan dewan rapat yang juga menghadirkan ketua Sekretaris Daerah Bulukumba (Sekda) Andi Bau Amal, Kepala Bagian Hukum Asnarti Saidculla, Kepala BKPSDM Andi Ade Ariadi, dan beberapa anggota DPRD Bulukumba dari komisi A serta perwakilan dari Front Perjuangan Rakyat (FPR) Rudi Tahas.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dilakukan Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba terkait kisruh mutasi yang menjadi sorotan mengungkap fakta baru. Oleh karena itu RDP ini turut menghadirkan Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat), Andi Bau Amal ternyata hanya menjadi kendali Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba.

Pasalnya, sejak 2016. Ketua Baperjakat Andi Bau Amal tak pernah dilibatkan sehingga hal berkaitan teknis mutasi dikendalikan langsung oleh AM Sukri Sappewali-Tomy Satria Yulianto serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bulukumba.

“Secara teknis, sejak 2016 saya tidak pernah dilibatkan soal mutasi. Jadi sejak itu saya tidak tahu menahu soal mutasi yang dilakukan,” kata Andi Bau Amal yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Bulukumba dihadapan anggota Komisi A dan unsur pimpinan DPRD Bulukumba.

Meski menurutnya dalam mutasi dan promosi merupakan kewenangan Bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), namun Andi Bau Amal mengatakan bahwa tetap ada regulasi tersebut.

“Tetapi kalau PPK bilang begini yah begitu di lakukan, aparatur BKPSDM harus profesional terutama integritas nya. Siapapun yang di usulkan kalau tidak memenuhi syarat maka jangan di terima, meskipun itu PPK”. Tegasnya.

Big Match Tersaji di Anfiled Liverpool vs Manchester United

KabarMakassar.com — Liga Inggris memanas akhir pekan ini. Ada duel klasik antara Liverpool kontra Manchester United di Anfield, Minggu 19 Januari 2020. Dikutip dari Vivanews.com.

Kondisi tim saat ini jauh berbeda. Liverpool makin nyaman di puncak klasemen dengan rekor tak terkalahkan. Sedangkan MU masih ngos-ngosan merebut posisi empat besar.

Liverpool berdiri sendirian di puncak klasemen Liga Inggris. The Reds mengumpulkan 61 poin dari 21 laga. Mereka sudah unggul 14 angka dari Manchester City yang menjadi pesaing terdekat.

Torehan 61 poin dari 21 laga menjadi yang terbaik dalam sejarah Premier League. Bahkan di 5 liga top Eropa, pencapaian The Reds adalah yang terbaik.

Sementara itu, MU duduk di posisi 5 dengan 34 poin dari 22 laga. Setan Merah tertinggal lima angka dari Chelsea di posisi 4 atau zona Liga Champions.

Kondisi ini membuat MU tahu diri. Manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer hanya membidik hasil imbang di Anfield.

“Tentu saja sulit, tapi saya punya 2 kali pertemuan yang lumayan saat melawan Liverpool. Kami mampu menahan imbang di dua laga terakhir,” ucap Solskjaer, seperti dikutip Tribal Football, Jumat 17 Januari 2020.

Lebih lanjut, Solskjaer mengatakan, MU bisa saja memberikan kekalahan perdana bagi Liverpool di Premier League musim ini. Namun, ia perlu memerlukan mempelajari kelemahan Liverpool lebih mendalam lagi.

“Jika Anda ingin mengalahkan Liverpool, kami harus menemukan cara bermain yang sempurna. Tapi kami memiliki kelayakan untuk memenangkan pertandingan itu, karena kami pernah 2 kali mendapatkan poin saat lawan mereka,” ujarnya.