MoU Kesepakatan PMI Kota Makassar dan Forum Makassar Ta’

Kabarmakassar.com — Saat pelantikan pengurus PMI Kota Makassar masa bakti 2019 – 2024, dirangkaikan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Forum Makassar Ta’ di ruang Sipakatau, Kantor Balaikota Makassar, Jumat (31/1).

Kerjasama yang dibangun antar kedua lembaga yakni dalam hal pelaksanaan program kerja dari Forum Makassar Ta’ yang dinamakan Gerakan Makassar Mendonor. Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang terbentuk Agustus 2019 ini, akan mengkampanyekan Donor Darah sebagai sebuah gaya hidup. “Kami akan melaksanakan kegiatan Donor Darah di 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar. Itu dimulai pada 8 Februari di Kelurahan Bonto Makkio, Kecamatan Rappocini,” ujar Andi Rifqi Mukhtar Tahir, Ketua Forum Makassar Ta’

Sejalan dengan visi dari Forum Makassar Ta’, menurut Rifqi, organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk senantiasa melahirkan program-program kerja yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan hidup masyarakat, khusunya di Kota Makassar. Ditambahkan Nur Rachmat, selaku Koordinator Gerakan Makassar Mendonor, pada kegiatan donor yang akan dilaksanakan 8 Februari nanti, akan dikemas lebih kreatif, sehingga akan menarik lebih banyak masyarakat untuk mendonorkan darahnya.

Sejumlah hadiah pun disiapkan, dengan nilai yang berjumlah jutaan rupiah, akan diberikan kepada para pendonor, melalui kegiatan doorprize. Hadiah tersebut berupa paket sembako, voucher makan gratis, hingga voucher menginap di hotel berbintang yang ada di Kota Makassar.

Sebagai Ketua PMI Kota Makassar, Syamsu Rizal Mi menyambut baik kegiatan Gerakan Makassar Mendonor, yang akan dilaksanakan Forum Makassar Ta’. Apalagi gerakan tersebut dilakukan langsung menyentuh masyarakat hingga tingkat kecamatan dan keluraha. Harapannya, akan dapat menambah stok darah yang ada di PMI Kota Makassar, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Putra Sampoerna Foundation Temui Bupati Gowa

KabarMakassar.com — Senior Director of Putera Sampoerna Foundation, Elan Mardy bersama rombongan menemui Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan di Rumah Jabatan Bupati Gowa, Jumat (31/1).

Pertemuan ini guna mendiskusikan program-program kerjasama yang telah dilaksakan antara Pemkab Gowa dengan Putra Sampoerna Foundation (PSF). Program Development Manager, Julian menjelaskan terkait pertemuan antara Bupati Gowa dan PSF. “Kami membahas terkait progres kerjasama yang telah dilakukan oleh Pusat Belajar Guru (PBG) dan beberapa program kerjasama yang telah kami lakukan,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Rieke bahwa inti pertemuan membicarakan keberlangsungan program PBG dan kerjasama kelembagaan di bidang pendidikan.

Lebih lanjut, Pusat Belajar Guru (PBG) yang menjadi salah satu program kerjasama Gowa dan PSF hadir menjadi satu pusat belajar guru di Gowa.

“Program ini memfasilitasi kebutuhan guru inti yang nanti kedepannya akan digunakan atau dimaksimalkan sebagai bagian dari program-program Dinas Pendidikan,” jelas Sekdis Pendidikan Kabupaten Gowa ini.

Bagi Pemkab Gowa, PBG diisi dengan guru-guru terbaik di Gowa yang telah melewati proses rekruitmen. Secara berkelanjutan melakukan pelatihan ditingkat Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP).

Julian dikesempatan yang sama memuji konsistensi Pemkab Gowa dalam kebijakan pendidikan. “Pemkab Gowa sangat peduli terhadap dunia pendidikan dan ini diperlihatkan secara konsisten. Kepedulian ini diberikan secara komprehensip untuk mendukung sumber daya guru dan peningkatan kualitas pendidikan anak Gowa,” terang Julian setelah menemui Adnan.

Pertemuan ini juga membahas rencana keberlanjutan program beasiswa PSF kepada 9 (sembilan) anak Gowa yang saat ini sedang menempuh pendidikan di SMA Sampoerna yang direncanakan akan melanjutkan pendidikan di Universitas Arizona.

“Bupati Gowa menyerahkan kepada pihak kami untuk menindaklanjuti keberlanjutan kerjasama Pusat Belajar Guru sekaligus beberapa program pendidikan lainnya,” tambah Program Development Manager PSF.

Turut hadir dalam pertemuan ini Director of SDO PSF, Gusman Yahya dan Government Relations Manager PSF, Mutmainna Syahril beserta Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad dan Kepala BPKD Kabupaten Gowa, Abd Karim Dania.

Spesialis Curanmor, Diduga Meninggal Saat Pemeriksaan Tim Resmob Polres Pinrang

KabarMakassar.com — Residivis kasus tindak pidana pencurian sepeda motor (Curanmor) dan HP, Agussalim alias Laggae (35 tahun) di bekuk oleh Tim Resmob Sat Reskrim Polres Pinrang yang di pimpin oleh Aipda Aris, SH, di jalan Gabus Kelurahan Penrang Kecamatan Watang Sawitto Kabupaten Pinrang, Kamis (30/1) sore. Diduga meninggal dunia saat menjalani pemeriksaan di Posko Unit Resmob Polres Pinrang di Jalan Jendral Sudirman, Watang Sawitto Kabupaten Pinrang.

Dari data yang dihimpun KabarMakassar.com diketahui Agussalim alias Laggae warga Jalan Udang lorong 1 Kelurahan Penrang Kecamatan Watang Sawitto Kabupaten Pinrang. Almarhum Agussalim ditangkap oleh Tim Resmob Polres Pinrang di Jalan Gabus sekitar pukul 13.30 Wita. Selanjutnya menjalani pemeriksaan di posko Resmob sore hingga menjelang malam hari.

Agus Amir menantu korban saat di temui KabarMakassar.com di rumah duka mengatakan ada ketidak wajaran atas meninggalnya Almarhum Agussalim alias Laggae. “Pas setelah magrib saya ke posko resmob untuk melihat Laggae (Almarhum). sampai disana, kata orang disana tidak ada sudah keluar cari barang bukti, tidak lama setelah itu saya di suruh pulang,” katanya, Jumat (31/1).

“Setelah sholat Isya, saya di kabari bahwa Laggae sudah meninggal, dan disuruh ke RSU Lasinrang. Sekitar jam 11 malam almarhum tiba di rumah duka, setelah di periksa tubuh korban ada luka sobek di pelipis sebelah kiri dan terdapat bintik-bintik hitam serta lebam di beberapa bagian tubuh korban,” ungkapnya.

Lanjut Agus Amir keluarga tidak terima atas ketidak wajaran meninggalnya korban, ia mengatakan pihak keluarga akan menempuh jalur hukum untuk memastikan kematian korban. “Kami akan tempuh jalur hukum supaya ada kejelasan atas kematian almarhum,” tutup Agus Amir.

Terpisah salah satu petugas bagian pendataan IGD rumah sakit umum Lasinrang mengatakan pasien atas nama Agussalim alias Laggae sudah dalam keadaan meninggal dunia. “Pasien sudah dalam keadaan meninggal dunia,” singkatnya.

Kapolres Pinrang AKBP Bambang Suharyono maupun Kasat Reskrim AKP Dharma Negara di konfirmasi melalui telepon maupun via Whatsapp belum menjawab. Almarhum Agussalim alias Laggae dikebumikan di Pekuburan Umum Lasinrang, Kecamatan Paleteang Kabupaten Pinrang, Jumat (31/1) Sekitar pukul 13.30 Wita.

Pelaku Pembobol Rujab Wakil Ketua DPRD Sinjai Ditangkap

KabarMakassar.com — Tim gabungan Resmob dan Sat Intelkam Polres Sinjai berhasil menangkap terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) spesialis rumah kosong yang kerap beraksi lintas kabupaten, Kamis (30/1).

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Tim gabungan Resmob dan Intelkam Polres Sinjai tentang keberadaan terduga pelaku pencurian dengan Inisial IM alias Daeng Tiro, warga Ujungloe, Desa Biringkassi Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto yang kerap melakukan aksinya dengan cara membongkar rumah kosong, Tim bergerak menuju sasaran dipimpin oleh Ipda Sangkala Kanit Resmob dan Ipda Alfian Mahajir KBO Sat Intelkam Polres Sinjai.

Mengetahui keberadaan terduga pelaku, polisi melakukan pembuntutan terhadap pelaku IM dan nyaris kehilangan jejak disekitar Mesjid Agung Cakkempong, namun karena kelihaian yang dimiliki oleh Tim ini sehingga IM tertangkap tangan melakukan aksinya saat membongkar jendela dan pintu kediaman Rujab Wakil Ketua DPRD Sinjai yang lokasinya tidak jauh dari Mesjid Agung Cakkempong Jalan Persatuan Raya Sinjai dan Tim gabungan langsung menyergap serta mengamankan IM ke Polres Sinjai.

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan terhadap IM ditemukan barang bukti berupa satu batang besi linggis, satu dompet, tiga jam tangan berbagai merk, satu unit laptop, satu asang sandal, empat lembar Sarung berbagai merk, satu pasang Sarung tangan satu buah Tang, satu buah gergaji kecil, tiga buah obeng plat, satu buah kunci T, satu buah gunting, dua buah cincin, uang koin/uang kertas, satu buah gelang, satu buah tas warna coklat dan satu unit sepeda motor Yamaha Nmax warna hitam DD 4623 GT yang kendarai pelaku.

Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Noorman Haryanto, menerangkan bahwa terduga pelaku IM telah melakukan aksi pencurian di lima TKP di Kabupaten Sinjai yaitu TKP Jl. Emmi Saelan Kel. Biringere Kec. Sinjai Utara Kab. Sinjai. TKP kedua masih di jln. Emmi Saelan Kel. Biringere Kec. Sinjai Utara Kab. Sinjai. TKP ketiga di Jl. Sungai Tangka Kel. Balangnipa Kec. Sinjai Utara, TKP keempat di Jl. Nenas Kel. Balangnipa Kec. Sinjai Utara. TKP kelima Rumah Jabatan Wakil Ketua DPRD Sinjai masih dalam tahap percobaan pencurian Jl. Persatuan Raya Kel. Biringere Kec. Sinjai Utara.

AKP Noorman Haryanto menambahkan, pelaku IM merupakan eks napi kasus pencurian tahun 2016 yang diproses hukum oleh Sat Reskrim Polres Sinjai dan telah selesai menjalani hukuman di Rutan Kelas IIB Sinjai. Selain itu, IM juga menerangkan bahwa pernah melakukan aksi pencuriannya di Wilayah Hukum Kabupaten Bantaeng.

Terpisah dengan Kapolres Sinjai Akbp Sebpril Sesa, membenarkan penangkapan yang dilakukan oleh Tim gabungan Reskrim dan Intel Polres Sinjai terhadap terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang kerap beraksi di Wilayah hukum Polres Sinjai dengan sasaran rumah kosong.

“Kepada seluruh lapisan masyarakat terutama yang bermukim di Kabupaten Sinjai untuk lebih berhati-hati bila ingin bepergian dan meninggalkan rumah dalam keadaan kosong dan sedapat mungkin menitipkan kepada tetangga untuk menghindari terulangnya kejadian sebagaimana dimaksud,” pesannya.

Pelantikan Risfa dan Adam Lengkapi 85 Legislator Sulsel

KabarMakassar.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Sulawesi Selatan menggelar sidang paripurna dengan agenda pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dua anggota DPRD Sulsel, Risfayanti Muin dari fraksi PDI Perjuangan dan Adam Muhammad dari fraksi Gerindra Jumat, (31/1)

Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah menyampaikan ucapan selamat kepada kedua anggota dewan tersebut. Ia berharap dengan lengkapnya anggota DPRD Sulsel hubungan antara pemerintah dan legislatif dapat semakin berjalan harmonis.

“Kita hari ini bersyukur melengkapi 85 anggota DPRD jadi sudah lengkaplah sudah harapan kita tentu semakin berkinerja lagi dan yang lain kita berharap hubungan semakin harmonis” kata Nurdin Abdullah.

Nurdin menambahkan dengan lengkapnya formasi ini, diharapkan kinerja DPRD Sulsel semakin baik.

“Kita harus memahami bahwa menjadi pejabat publik adalah amanat rakyat, oleh karena itu amanat tersebut harus dijaga dengan baik Integritas diri dan kehormatan ditentukan oleh seberapa bisa kita menjaga kehormatan ini,” tambahannya.

Sementara itu Ketua DPRD Sulsel, Ina Kartika Sari menyebutkan ini dilakukan berdasarkan hasil rapat pimpinan bersama Fraksi Gerindra dan PDIP DPRD Sulsel. Dimana berdasarkan usulan fraksi masing-masing, Risfayanti dan Adam Muhammad masing-masing akan menjadi anggota komisi E dan C.

“Berdasarkan usulan masing-masing fraksi, Risfayanti Muin akan mengisi jabatan sebagai anggota Komisi E dan anggota Badan Musyawarah. Sedangkan Adam Muhammad menjadi anggota C dan Anggota Badan Musyawarah,” ungkap Ina.

Ina menambahkan agar keduanya dapat amanah dan melanjutkan perencanaan pembangunan sesuai dengan fungsi masing-masing.

“Selaku anggota DPRD yg harus bisa membangun bangsa indonesia, dan kita diberikan amanah untuk melanjutkan perencanaan pembangunan untuk kedepannya bisa bekerja sesuai fungsi masing-masing,” tambahnya.

Pelantikan Risfayanti dan Adam Muhammad merupakan pengganti legislator terpilih yang tidak jadi dilantik pada bulan September 2019 lalu. Saat itu, Misriani Ilyas (Gerindra) dan Novianus YL Patanduk (PDIP) dipecat oleh partainya masing-masing sebelum pelantikan 85 legislator DPRD Sulsel periode 2019-2024 karena bermasalah dengan partainya.

Kasus Cabuli Anak sendiri Dilimpahkan ke Kejaksaan Takalar

KabarMakassar.com — Sebelumnya pria bernama Taruddin Tompo (50) warga Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, tega mencabuli putrinya, HJ yang masih berusia 15 tahun hingga hamil enam bulan. HJ mengaku terpaksa menuruti keinginan ayahnya karena takut ancaman kekerasan.

Petugas kepolisian Polres Takalar Sulawesi Selatan Reserse kriminal unit PPA (Perlindungan perempuan Dan Anak) merampungkan berkas perkara hamili anak kandung sendiri dan melimpahkan tersangka ke Kejaksaan Negeri Takalar.

Kasipidum Kejaksaan Negeri Takalar, As’rini As’ad, mengatakan. “Bahwa tersangka sudah berubah menjadi terdakwa berada di Kejaksaan Negeri Takalar dibawa oleh unit PPA Polres Takalar yakni melimpahkan tahap 2 berkas perkara pencabulan dibawah umur,”ungkapnya.

Ditambahkan, “Terdakwa kelak akan disidangkan di meja hijau Pengadilan Negeri Takalar dan dikenakan pasal 80 ayat 2 Jo 76 D dan terancam hukuman diatas 15 tahun penjara.

Terdakwa akan dijebloskan ke jeruji besi dititipkan di lapas klas IIB Takalar untuk menanti di kursi pesakitan meja hijau.

Pohon Tumbang di Poros Malino Akibat Angin Kencang

KabarMakassar.com — Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan sebuah pohon besar tumbang hingga menutupi badan jalan. Kepolisian Sektor (Polsek) Parangloe terpaksa mendatangkan alat berat guna mengevakuasi pohon tersebut.

Pohon tumbang tersebut menutupi Jalan poros Malino Km 53 di Kampung Mala’lang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa. Tak ada korban jiwa dalam peritiwa pohon tumbang tersebut, hanya beberapa pengendara terpaksa berhenti hingga menunggu akses jalan kembali terbuka.

Kapolsek Parangloe Iptu Kasmawati mengatakan terpaksa mendatangkan alat berat Excapator membersihkan pohon tumbang tersebut agar akses jalan kembali normal.

“Kita terpaksa mendatangkan alat berat milik pengusaha H.Rewa di sekitar lokasi kejadian agar akses jalan cepat kembali normal,” katanya kepada KabarMakassar.com ketika di konfirmasi, Jumat (31/1).

Beberapa personel Polsek Parangloe diturunkan guna mengamankan jalannya evakuasi pohon tumbang serta mengatur lalu lintas. Disamping itu sembari menghimbau pengguna jalan untuk tidak terlalu mendekat.

“Kami terus pantau dan mengawasi jalannya evakuasi pohon tumbang ini agar warga tidak terlalu dekat yang bisa membahayakan keselamatannya,” ucap Iptu Kasma.

Beberapa menit kemudian akses jalan berhasil dievakuasi dan berjalan lancar. Satu persatu kendaraan roda dan roda empat sudah bisa melewati.

9 Direksi Perusda Resmi Dilantik Pemkot Makassar

KabarMakassar.com — Akhirnya 9 direksi Perusda lingkup Pemerintah Kota Makassar resmi dilantik hari ini (31/1) di ruang Sipakale’bi Kantor BalaiKota Makassar.

Pj WaliKota Makassar Iqbal Suhaeb di dampingi Sekretaris Daerah dan Wakil Dewan DPRD Kota Makassar melantik orang orang terpilih yang cocok menduduki jabatan tersebut.

“Saya yakin mereka adalah orang-orang terpilih yang akan bekerja dengan baik.” ucap Iqbal di sela-sela sambutannya pada pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Dewan Pengawas dan Direksi perusahaan daerah PD parkir Makassar Raya, PD pasar Makassar Raya dan PD Terminal Makassar Metro lingkup Pemerintah Kota Makassar (30/1).

Untuk jabatanya, berikut nama-nama yang dilantik oleh Pj WaliKota Makassar dari PD Pasar Makassar Raya diantaranya Irham Syah Gaffar selaku Direktur Utama, Andi Fadly Fedriansyah selaku Direktur Umum dan Susuman Halim selaku Direktur Operasional.

PD Pasar Makassar Raya yakni Basdir selaku Direktur Utama, Nuryanto G Liwang sebagai Direktur Umum dan Saharuddin selaku Direktur Operasional. Sedangkan PD Terminal Makassar Raya yaitu Arsony selaku Direktur Utama, Muhammad Achyar sebagai Direktur Umum dan Omar Abdallah Arifuddin selakun Direktur Operasional.

Diduga Tabrak Pengendara di Gowa, Pengemudi Diamuk Massa

KabarMakassar.com — Seorang pengemudi roda empat Diamuk massa di Jalan Hati Mulia, Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Polisi menyebut pengemudi diamuk usai tabrak lari di Kabupaten Gowa.

Asrul (20) jadi bulan-bulanan massa usai menabrak pengendara lain di Kabupaten Gowa lalu kabur ke Makassar.

Kasi Humas Polsek Mariso Bripka Naim saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dia menjelasakan peristiwa itu terjadi Kamis (30/1) kemarin. Pengemudi menabrak seseorang pengendara di Kabupaten Gowa lalu kabur ke Makassar.

Naasnya, ketika dikejar oleh petugas lalu melintas di Pasar Senggol tepatnya di Jalan Hati Mulia, terjadi kemacetan dan kendaraan pelaku ini terjebak. Akibatnya, massa sekitar yang geram dengan aksinya ini langsung diamuk massa dan kabur menyelamatkan diri ke rumah warga.

“Dia sempat diamuk massa di Pasar Senggol lalu kendaraannya juga tidak luput dari amukan massa sehingga juga mengalami kerusakan yang cukup parah yaitu kaca depan belakang pecah dan kini diamankan di Mapolsek Mariso,” kata Naim kepada KabarMakassar.com saat dikonfirmasi, Jumat (31/1).

Beruntung saja, personel Opsnal Polsek Mariso yang mengetahui peristiwa tersebut langsung ke lokasi kejadian dan mengevakuasi pemudi.

“Pengemudi ini berhasil dievakuasi petugas di dalam kamar mandi rumah warga. Pengemudi ini bersembunyi atau menyelamatkan diri usai diamuk massa,” katanya menjelaskan.

Korban mengalami luka cukup serius sekujur tubuhnya hingga terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara untuk diberikan perawatan medis.

Asrul mengalami luka robek di kepala sebelah kiri dan kanan, serta lengan tangan sebelah kanan patah. Kasus ini juga sementara ditangani Polsek Mariso.

Festival Durian Gratis Diadakan di Bulukumba

KabarMakassar.com — Kabar gembira bagi masyarakat pecinta Durian, khususnya yang berada di wilayah Kabupaten Bulukumba. Pada Jumat (31/01) sekitar pukul 15.00 WITA, Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Bulukumba mengadakan acara Festival Durian di Pantai Merpati Kabupaten Bulukumba.

Kepala DPTH Kabupaten Bulukumba Ir. Harun mengatakan, acara tersebut bukan hanya festival. Tetapi juga ada acara Gratis Makan Durian bersama Pemda Bulukumba dan masyarakat umum.

“Kontes Festival Durian ini, kami dan Bupati Bulukumba A.M Sukri Sappewali maunya Durian disana tidak boleh dibawa pulang. Tapi dimakan disana bersama-sama, rencananya nanti Pak Bupati yang mengomandoi dari atas panggung utama,” ucap dia.

Pihaknya juga mempersiapkan ribuan buah Durian yang dikenal sebagai ‘Raja Buah Tropis’ berasal dari Asia Tenggara, ditambah puluhan orang khusus untuk membelah Durian dalam acara nanti.

Disiapkan 25 orang tukang belah, perkiraaan tukang belah ada sekitar 40 orang. Untuk Duriannya, berapa ribu pun pasti tidak cukup. Namun setidaknya 80 persen kita mampu memuaskan masyarakat Bulukumba, tuturnya.

Makanya itu kami mengharapkan kedatangan masyarakat khususnya yang ada di Bulukumba dan sangat menyukai buah Durian agar kiranya datang ke pantai Merpati bersama keluarga nya untuk menikmati buah Durian gratis. Tutup nya