171 Peserta CPNS Sinjai Tidak Ikut Ujian SKD

Panitia tes CPNS di Kabupaten Sinjai yang memayungi peserta dengan tenda kerucut saat hujan deras, untuk mengantarkan peserta ke ruang ujian. (IST)

KabarMakassar.com — Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Peegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Sinjai dengan sistem computer Assisted Tes (CAT) yang berlangsung selama empat hari, telah berakhir pada Jumat (14/2) kemarin.

Dari total 3.748 pelamar yang lulus seleksi administrasi dan dinyatakan berhak mengikuti tes SKD, hanya 3.577 orang yang mengikuti tes tersebut.

“Sedangkan sebanyak 171 orang tidak megikuti tes SKD dan dinyatakan gugur,” kata kepala BPSDMA, Lukman Mannan, Sabtu (14/2).

Menurut Mannan, ada beberapa hal yang membuat ratusan peserta tersebut tak bisa mengikuti tes SKD.

“Ada yang lupa membawa KTP, dan ada juga yang karena terlambat datang ke lokasi ujian,” terangnya.

Menurut Mannan, pihak panitia pelaksana ujian CPNS 2020 Kabupaten Sinjai telah memberikan pelayanan maksimal kepada peserta ujian. Bahkan ketika turun hujan pun panitia mengantar peserta dengan payung dan tenda kerucut.

“Kita memberi pelayanan maksimal ke peserta ujian, karena waktu pelaksanaan ujian harus tepat waktu. Awalnya panitia mengantar peserta pakai payung, cuma waktu pelaksanaan ujian sesi selanjutnya harus terlaksana, sehingga terpikirkan oleh panitia lebih efektif dan efisien waktu dengan menggunakan tenda kerucut makanya panitia melakukan itu,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, video aksi para panitia tes CPNS di Kabupaten Sinjai yang memayungi peserta dengan tenda kerucut saat hujan deras untuk mengantarkan peserta ke ruang ujian, beredar dan viral di media sosial.

Salah satu peserta tes dari Sinjai Selatan, Musdalifah mengaku bahwa video tersebut dishare di grup WA pada hari kedua sesi keempat.

“Hujan deraski kayaknya terus tempat pemeriksaan dan lokasi agak berjauhan, kemudian tendanya tidak bersambung dan tidak punya atap, sehingga panitia dari BKPSDMA membantu pakai payung untuk antar peserta ke tempat antrian,” tuturnya menjelaskan kejadian saat itu.

“Kemungkinan panitianya sudah capek antar pakai payung, jadinya tenda kerucut menjadi solusinya. Mereka tidak kehabisan akal meskipun harus basah kuyup, tetapi mereka tetap berusaha memandu para peserta CPNS untuk sampai di ruang tes tanpa harus basah kuyup Kmai sangat berterima kasih kepada panitia,” tutupnya.

Reporter :

Editor :

Syarief Kate

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI