1,2 Persen Pegawai Pemkot Makassar Absen Kerja

hukumonline.com

Kabar Makassar— Kepala Bidang Kinerja dan Penghargaan Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKDPSDMD) Kota Makassar, Munandar, mengatakan jumlah kehadiran kepegawaian mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“1,2 persen dari jumlah pegawai yang tidak hadir hari ini,” katanya di Ruang Kerjanya Balai Kota Makassar. Senin, 3 Juli 2017.

Munandar menambahkan, pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran berupa tidak masuk kerja, akan diberikan sanksi bertahap mulai dari pemanggilan, penurunan pangkat, hingga penundaan gaji.

Baca juga :   BBTF, Disbudpar Tampilkan Produk Wisata Sulsel

“Ini sudah diatur dalam PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS,” lanjutnya.

Sedangkan untuk pegawai kontrak yang menambahkan waktu libur, kata Munandar, akan dikenakan sanksi sesuai perjanjian kerja yang mengatur disiplin tenaga kerja.

“Sementara pegawai terlambat seperti tadi. Ada beberapa yang diberi pemakluman untuk tidak mengikuti apel, karena ada dari mereka seperti supir atau yang bertugas di rujab. Kalau yang lain akan dipanggil untuk dimintai keterangan pada pegawai yang bersangkutan,” pungkasnya.

Baca juga :   Puluhan Rumah Terbakar di Maccini Parang Makassar

Diketahui, jumlah pegawai lingkup Pemerintah Kota Makassar terdiri atas 11.586 orang dan 5.847 orang pegawai kontrak.

Foto: hukumonline.com

[divider sc_id=”sc317773443499″]divider-3[/divider]

[team layout=”4″ staff=”489″ sc_id=”sc23657563381″]