1 Warga Bulukumba Dirujuk untuk Diisolasi di RS Wahidin

Ilustrasi-INT

KabarMakasar.com — Seorang perempuan warga Kabupaten Bulukumba, dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar untuk kemudian diisolasi di rumah sakit rujukan utama penanganan pasien Covid-19 di Sulsel tersebut.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bulukumba, Daud Kahal mengatakan, menurut informasi dari kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulukumba, warga Desa Bontomasila Kabupaten Bulukumba tersebut merupakan pasien positif Covid-19.

“Jadi informasi dari Kadis Kesehatan Bulukumba, yang bersangkutan ini positif Covid-19. Sebelumnya dia mendampingi anaknya yang berusia 3 tahun dirawat dan diisolasi di RS Wahidin karena mengalami gizi buruk dan penyakit klinis yang dicurigai sebagai ciri-ciri Covid-19,” kata Daud, Kamis (26/3).

“Tapi ternyata dari hasil lab, anaknya ini negatif Covid-19 dan setelah 8 hari dirawat di RS Wahidin, meninggal. Sudah dimakamkan tadi pagi di Desa Bontomasilla, Kabupaten Bulukumba. Almarhum dan ibunya yang sekarang dirujuk untuk diisolasi di RS Wahidin ini memiliki riwayat perjalanan dari Malaysia. Ibu almarhum ini berkerja sebagai TKI disana,” jelasnya.

Daud mengatakan, keputusan untuk merujuk perempuan berusia 28 tahun yang menurut Kepala Dinas Kesehatan setempat merupakan pasien positif Covid-19 itu merupakan bentuk sikap tegas dari Pemkab Bulukumba.

“Jadi ibu dari almarhum balita itu sekarang sudah kita rujuk untuk diisolasi di RS Wahidin, Makassar,” ujarnya.

Sekadar diketahui, sebelumnya pada Rabu (25/3) kemarin, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel, dr. Ichsan Mustari mengumumkan adanya penambahan sebanyak 9 pasien positif Covid-19.

Dengan begitu, jumlah total pasien positif Covid-19 di Sulsel hingga Rabu (25/3) pukul 16.14 WITA berjumlah sebanyak 13 orang,

“Ada penambahan 9 pasien positif. Sehingga jumlah totalnya sekarang berjumlah 13 pasien,” kata Ichsan melalui video conference, Rabu (25/3) malam.

Saat ini, lanjut Ichsan, 9 pasien baru yang dinyatakan positif Covid-19 itu tengah menjalani isolasi di tiga Rumah Sakit yang ada di Kota Makassar. Kesembilan pasien tersebut, yakni: pasien 773, 774, 775, 776, 777, 778, 779, 780, 781.

“9 tambahan pasien positif baru ini, 5 diisolasi di RS Wahidin, 1 di RS Unhas, dan 3 di RS Siloam. Secara total sampai hari ini, pasien positif yang dirawat di Sulsel itu ada 12 orang. Di Makassar ada 12 pasien dan Parepare1 pasien,” rincinya.

Menurut Ichsan, penetapan status positif Covid-19 terhadap 9 pasien baru ini dilakukan berdasar pada hasil tes yang dilakukan di Laboratorium Universitas Hasanuddin (Unhas) yang ada di RSUP Wahidin Sudirohusodo.

“Ada 29 spesimen yang diperiksa di Lab Unhas di RS Wahidin kemarin, dan 9 diantaranya dinyatakan positif. Ini yang kita umumkan hari ini,” terangnya.

Ichsan menambahkan, untuk bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini, sangat dibutuhkan kedisiplinan masyarakat untuk menerapkan social distancing atau phsycal distancing serta pola hidup bersih dan sehat.

“Jadi memang sangat dibutuhkan kesadaran dan kedisiplinan dari masyarakat supaya kita bisa sama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” ujarnya.

Reporter :

Editor :

Fitriani Lestari

Daus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI