Kabar Makassar

Menteri Amran: Negara Butuh Sosok SYL

  • Penulis : Fritz Wongkar
  • Terbit : 09.03.2018 - 16:58
  • Sekitar : Terbit 9/3/18
Menteri Amran: Negara Butuh Sosok SYL
Gubernur dan Mentan RI melepas pengiriman jagung pengapalan pertama dengan jumlah 6.700 ton dari total volume sebesar 60.000 ton dengan nilai Rp 210 miliar.

KabarMakassar.com -- Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengapresiasi kinerja Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) dengan terus mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Dimana orang nomor 1 di Sulsel ini dikatakan Amran Sulaiman mampu menyelesaikan persoalan di Indonesia. 

Pertumbuhan ekonomi Sulsel diatas nasional dan menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi terbesar di Indonesia. Selama delapan tahun terkahir berada diatas tujuh persen. 

Atas keberhasilan tersebut Mentan Amran Sulaiman memuji SYL, sebagai pemimpin yang dapat menyelesaikan persoalan di Indonesia. 

Bahkan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengatakan jika pertumbuhan ekonomi di Indonesia hanya lima persen, jika diangkat ke angka enam persen, hasilnya akan luar biasa. 

"Gubernur Sulsel sebagai kakak, lanjutkan perjuangan, Komandan (sapaan SYL) yang saya ketahui tidak pernah berhenti, lanjutkan perjuangan negara masih membutuhkan Pak Syahrul YL,"kata Amran Sulaiman.

Ucapan Amran Sulaiman dilontarkan usai 

melepas ekspor Sulsel sebanyak 60.000 ton ke Filipina, di Pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar Jum'at 9 Maret 2018.

 Gubernur dan Mentan RI melepas pengiriman jagung pengapalan pertama dengan jumlah 6.700 ton dari total volume sebesar 60.000 ton dengan nilai Rp 210 miliar.

"Andai kata seluruh gubernur meletakkan 7,3 persen sebagai pertumbuhan ekonomi di Indonesia,  maka kemiskinan di Indonesia sudah selesai,"tambah Amran.

Lanjut Amran Sulaiman 
mengatakan jika Sulsel akan menjadi pengembangan rempah-rempah di Indonesia. 

Dibawah kepemimpinan SYL selama sepuluh tahun, Sulsel telah meraih penghargaan sebanyak 242 penghargaan nasional dan internasional meraih laporan keuangan dengan opini wajar tanpa pengecualian dan suplus produksi pada produksi pangan dan pertanian. 

Untuk itu, Amran menilai Syahruk yang sudah akan mengakiri masa jabatannya sebagai gubernur kurang dari satu bulan, perlu tetap memberikan kontribusinya, bahkan dalam skala lebih besar,  sekala nasional. 

"Tahun 1945 ada Bung Karno, menguncang dunia. Ada sosok Bung Karno. Penduduk waktu 66 juta,  sekarang 260 juta. Harus ada Bung Karno-Bung Karno baru lahir, seperti Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo," pungkasnya.

Sementara itu Gubernur SYL mengatakan bahwa ekspor ini sebagai bukti bahwa Sulsel tidak membutuhkan impor untuk komoditi-komoditi pertanian yang dimiliki Provinsi Sulsel justru Sulsel yang melakukan ekspor ke negara lain. 

Untuk diketahui bahwa Provinsi Sulsel sudah mengekspor ke 56 negara dengan 85 jenis komoditas. Indonesia adalah negara kaya yang memiliki semua komoditas yang diperlukan dunia dan perlu dioptimalkan.