Perusda
Bank SUlsel Bar

Bukan Kapal Penumpang, 13 Warga Tewas saat Menyeberang Pulau

on 14/6/18 Oleh Fritz Wongkar
Bukan Kapal Penumpang, 13 Warga Tewas saat Menyeberang Pulau
Evakuasi Korban Selamat Tenggelamnya Kapal Long Boat Arista jenis "jolloro", Rabu 13 Juni 2018.

KabarMakassar.com -- Sebanyak 13 warga tewas saat hendak menyeberang pulau Barrang Lompo, dengan menggunakan Kapal Long Boat Arista jenis "jolloro". Dimana kapal tersebut bukanlah kapal penumpang melainkan kapal nelayan milik warga.

Sebanyak 37 penumpang diatas kapal tersebut menjadi korban keganasan ombak sekitar dua mil dari Pelabuhan Paotere Makassar. 13 warga dinyatakan tewas dan 24 dinyatakan selamat dari kejadian tersebut.

Kepolisian Daerah Sulsel, melalui Kabid Humas Polda Sulsel, Dicky Sondani menjelaskan jika kapal yang digunakan mengangkut 37 penumpang tersebut merupakan kapal nelayan bukanlah kapal penumpang. 

"Betul tadi siang jam 12.45 Wita kecelakaan laut yang mana kapal ini adalah kapal nelayan yang diisi oleh penumpang. Bukan kapal penumpang umum yang mengangkut penumpang, namun kapal nelayan milik warga" kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani.

Sementara itu 13 jenazah korban tewas tenggelam sudah diambil pihak keluarganya, sementara korban lain yang selamat masih berada di Rumah Sakit TNI AL Jala Ammari, Jalan Satando No. 27 Makassar.

Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menjanjikan jenazah korban akan difasilitasi pihak Pemerintah Kota Makassar hingga sampai tahapan penguburan jenazah. 

"Kami akan menyiapkan perkuburan dan ambulance terhadap korban di pulau,"ungkap Danny Pomanto sapaan akrab Walikota Makassar.

Untuk diketahui jika ombak besar menghantam kapal jenis jolloro yang mengangkut 37 penumpang, dimana sebagian para penumpang hendak mudik di pulau Barang Lompo dan berangkat dari pelabuhan Paotere Makassar.