Kabar Makassar

Selain Baju Bodo, Pisang Ijo Juga Catatkan Rekor MURI

  • Penulis : Fritz Wongkar
  • Terbit : 02.05.2018 - 13:37
  • Sekitar : 3 pekan, 5 hari lalu
Selain Baju Bodo, Pisang Ijo Juga Catatkan Rekor MURI
Pisang Ijo Sulsel Raih Rekor MURI

KabarMakassar.com -- Pemerintah Provinsi Suawesi Selatan (Sulsel) melalui Dinas Pendidikan Sulsel berhasil mencatatkan dan memecahkan dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia sekaligus. Rekor ini ditorehkan bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018.

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulsel berhasil memecahkan dua rekor sekaligus, rekor MURI dunia yang dipecahkan oleh Disdik Sulsel yaitu, baju bodo terbesar di dunia dan pisang ijo terpanjang dan terbesar di dunia. 

Penghargaan diterima langsung oleh Penjabat Gubernur Sulsel, Soni Sumarsono di  Taman Lakipadada, Gubernuran Sulsel, Rabu 2 Mei 2018. Baju bodo berwarna hijau dengan kombinasi warna kuning tersebut berdiri menjulang ditengah taman Lakipadada. Baju bodo sendiri adalah baju adat bagi perempuan Sulawesi Selatan yang dipakai sebagai pakaian kebesaran setiap acara. 

Dalam dunia pendidikan, baju adat ini ada disetiap sekolah. Pembuatan baju bodo terbesar itu membutuhkan 64 meter kain dan 36 meter kain sarung. Dikerjakan selama 4 hari oleh 15 siswa Jurusan busana dibantu 7 orang guru. Proses penjahitannya seuruhnya oleh siswa SMK 8 Makassar. Sementara rangka untuk dipamerkan dibuat oleh siswa dan guru SMK 2 dan SMK 3 Makassar.

Sementara Pisang Ijo adalah makanan khas Sulawesi Selatan terbuat dari tepung, beras dan tepung terigu. Awalnya akan dibuat 1,5 meter, namun karena kondisi masih tidak memungkin, maka lebar pisang ijo hanya sekitar 1 meter dan panjangnya 8 meter.

Proses pembuatan dilakukan di 2 tempat yaitu di SMKN 8 Makassar untuk pembuatan pisang ijo kecil dan adonan kulit beserta kulitnya. Sementara untuk perakitan akhir dilakukan di Rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan.

Pisang bio ini menghabiskan 2.213 sisir pisang dan 672 tepung terigu dan juga 672 tepung beras. Sementara untuk sausnya menghabiskan 15 kg tepung beras, 40 kg gula pasir, vanila dan daun pandan sebagai pengharum. Lalu menggunakan 21 liter sirup.

Sumarsono dan isteri selaku Penjabat Tim TP PKK Sulsel Tri Rahayu bahkan mencicipi langsung menu pisang berwarna hijau, kuning, merah dan putih tersebut. 

Ide pembuatan baju bodo terbesar ini datang dari Kadis Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Irman Yasin Limpo ketika melihat foto Istri Gubernur mengenakan baju bodo dan juga ketika meyaksikan siswa jurusan busana ujian kompetensi.

Manager Rekor Muri, Andre Purwantono mengatakan bahwa tidak ada satupun di dunia ini yang telah membuat baju bodo dan pisang ijo sebesar yang buat oleh Disdik Sulsel ini. 

"Pagi tadi kami sudah mengukur baju bodo dan pisang ini, setelah itu kami telah menetapkan bahwa kedua karya ini telah menembus rekor muri dunia," ungkap Andre.

Setelah diukur oleh tim MURI, baju bodo dan pisang ijo ini masuk ke kriteria golongan superlatif atau sesuatu yang bisa diukur, "itu kami ukur yang berbentuk terbesar," pungkasnya.(*)