25 April 2014
RSS Facebook Twitter Linkedin Digg Yahoo Delicious
Newsflash
Rapat pleno terbuka Pemilu 2014 oleh KPU Makassar di Gedung PKK - Sabtu, 19 April 2014 12:11
Ujian Nasioanl Terlambat 2 Jam di SMK Neg 1 Sulsel - Senin, 14 April 2014 10:10
Ketua Panwaslu Makassar Dihajar KPPS - Rabu, 09 April 2014 21:48
Murid di SD Comp. Sambung Jawa Makassar terlibat saling serang, bahkan ada yg bawa busur. - Sabtu, 29 Maret 2014 14:07
Mantan Gubernur Sulsel, Ahmad Amuriddin Butuh Darah B - Rabu, 19 Maret 2014 11:08
Lantamal mengamankan 8 orang imigran gelap dari Afgantisan - Senin, 03 Maret 2014 15:21
Pesawat Trans Nusa tergilincir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar - Kamis, 27 Februari 2014 11:49
Tahanan Narkoba Tewas di Rutan Makassar - Rabu, 26 Februari 2014 14:54
Kirim Informasi Anda di email redaksi: redaksi@kabarmakassar.com - Rabu, 30 Oktober 2013 09:58

SuKa Pastikan Menggugat ke MK

Written by  Redaksi | Rabu, 18 September 2013 18:30
Yunaeda Husain Yunaeda Husain Google.com
Makassar, KM -- Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar usungan Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Supomo Guntur-Kadir Halid (SuKa) memastikan akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi atas hasil apapun nanti di KPU Makassar.

"Tim memastikan untuk menggugat apapun hasil Pilwali Makassar yang akan diputuskan oleh KPU Makassar. Apalagi kami telah menemukan banyak bukti massifnya pelanggaran yang dilakukan," kata Juru bicara tim SuKa, Yunaeda Husain, dalam rilis yang diterima redaksi kabarmakassar.com, Rabu (18/9/2013).

Hasil quick count sendiri kata Yayu sapaan akrab Yunaeda tak mempengaruhi keputusan SuKa tersebut. "Ini murni karena sebelum pencoblosan, kecurangan oleh dua kandidat yakni DIA (Danny Pomanto-Syamsu Rizal) dan  NOAH (Irman Yasin Limpo-Busrah Abdullah), sudah sangat jelas terjadi. Makanya kami berkesimpulan untuk melanjutkan ini ke MK," ujarnya.

Gerakan massif struktur birokrasi di Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel yang digerakkan oleh dua kandidat ini terangnya menjadi salah satu pendorong SuKa untuk mengajukan gugatan ke MK.

"Para lurah dan camat bergerak untuk DIA dan para pegawai di Pemprov Sulsel utamanya para kepala dinas juga bergerak untuk NOAH. Tim hokum SuKa telah mengumpulkan bukti-bukti itu, makanya kami berani mengajukan ke MK," tegasnya.

[KM]
Dibaca 391 Kali

Leave a comment

Silahkan masukkan komentar anda dibawah ini