25 April 2014
RSS Facebook Twitter Linkedin Digg Yahoo Delicious
Newsflash
Rapat pleno terbuka Pemilu 2014 oleh KPU Makassar di Gedung PKK - Sabtu, 19 April 2014 12:11
Ujian Nasioanl Terlambat 2 Jam di SMK Neg 1 Sulsel - Senin, 14 April 2014 10:10
Ketua Panwaslu Makassar Dihajar KPPS - Rabu, 09 April 2014 21:48
Murid di SD Comp. Sambung Jawa Makassar terlibat saling serang, bahkan ada yg bawa busur. - Sabtu, 29 Maret 2014 14:07
Mantan Gubernur Sulsel, Ahmad Amuriddin Butuh Darah B - Rabu, 19 Maret 2014 11:08
Lantamal mengamankan 8 orang imigran gelap dari Afgantisan - Senin, 03 Maret 2014 15:21
Pesawat Trans Nusa tergilincir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar - Kamis, 27 Februari 2014 11:49
Tahanan Narkoba Tewas di Rutan Makassar - Rabu, 26 Februari 2014 14:54
Kirim Informasi Anda di email redaksi: redaksi@kabarmakassar.com - Rabu, 30 Oktober 2013 09:58

Pasar Tradisional di Makassar Akan Direvitalisasi

Written by  Redaksi | Kamis, 01 Agustus 2013 09:45
Ilustrasi (Foto:Eko AR) Ilustrasi (Foto:Eko AR) Ist
Makassar, KM -- Kandidat Pilwali bernomor urut 6, Tamsil-Das'ad, bertekad membawa Makassar menjadi kota yang nyaman dalam berusaha. Melalui pemberian bantuan modal sebesar 10 juta rupiah per KK tanpa bunga dan jaminan, Tamsil-Das'ad akan memberdayakan masyarakat kecil yang ingin memperbaiki taraf hidupnya dengan berwirausaha.

"Perberdayaan warga Makassar harus dilakukan secara intens, salah satunya dengan pengalokasian APBD sebagai modal usaha. Kita tidak lagi menginginkan ada masyarakat yang punya ketergantungan dengan bantuan langsung tunai atau sejenisnya. Karena itu kita harus mengupayakan agar mereka segera mendapatkan pekerjaan, baik melalui padat karya atau usaha kecil menengah dengan pemberian modal," kata Tamsil (31/7).

Tamsil-Das'ad juga akan melakukan revitalisasi pasar-pasar tradisional. Pasangan ini berpendapat bahwa keberadaan pasar-pasar tradisional di Makassar yang belum bisa dibilang nyaman dan bersih menyebabkan warga lebih memilih berbelanja di mall sehingga para pedagang kecil sulit mendapatkan pembeli.

"Ke depannya, kita akan menata kembali pasar-pasar tradisional agar lebih nyaman bagi penjual dan pembeli. Pasar yang nyaman dan bersih akan menarik minat para pembeli sehingga terwujud ekonomi kerakyatan," tambahnya.

Duet tokoh nasional dan akademisi ini juga akan menjaga keberlangsungan usaha kuliner tradisional sebagai produk kearifan lokal Makassar. "Makassar dikenal sebagai kota kuliner. Kita harus bangga dengan kuliner asli daerah. Makassar tidak boleh kalah dengan kota-kota lain yang giat memperkenalkan kuliner aslinya. Saya akan mengapresiasi para pelaku usaha kuliner tradisional untuk terus mengembangkan usahanya," lanjut Tamsil.

Selain itu, kandidat bernomor urut 6 ini pun akan menjamin kepastian usaha bagi investor. Menurutnya, selain dengan pemberdayaan masyarakat kecil melalui bantuan modal usaha, sinergitas pemerintah dan para investor juga akan meningkatkan angka PAD (Pendapatan Asli Daerah) Makassar yang saat ini masih sangat jauh dari yang memungkinkan untuk dicapai.

[KM03]
Dibaca 171 Kali

Leave a comment

Silahkan masukkan komentar anda dibawah ini