Polisi Unik Pelihara Buaya

Polisi Unik Pelihara Buaya
Puang Baso sapaan akrab Ipda Arthenius mengadopsi hewan bersisik itu mulai 15 September 1982 umurnya sekarang mencapi 38 tahun.

KabarMakassar.com -- Beberapa orang mengandalkan anjing, kucing, babi sebagai hewan peliharaan serta untuk menyeimbangkan emosi mereka namun berbeda dengan seorang polisi di Makassar Ipda Arthenius justru memilih memelihara seekor buaya.

Perwira polri yang bertugas di Polda Sulsel ini mengaku untuk biaya makan buaya sehari harinya iya mengeluarkan uang sebanyak kurang lebih satu juta rupiah.

Puang Baso sapaan akrab Ipda Arthenius mengadopsi hewan bersisik itu mulai 15 September 1982 umurnya sekarang mencapi 38 tahun, Pada saat itu Pua Basso, nama buaya tersebut, panjangnya hanya 50 cm. Kini Pua Basso panjangnya mencapai 2 meter dengan lebar 50 cm.

"Saya sangat tahu betul dirinya dari segi penciuman darah saya jika menghampiri Pua Basso tidak meronta akan tetapi cuma tunduk dan diam seketika," kata Arten pada KabarMakassar.com, Kamis (15/8).

"Pua Basso itu seperti anjing. Ingin dipelihara. Dia tak pernah menyerang atau mencoba menggigit siapa pun," jelas Puang Baso.

"Namun perlu diwaspadai jika diganggu atau mencium darah lain ia akan meronta," tambah Puang Baso.

Pua Basso tinggal di dalam kolam pekarangan rumah Puang Baso.  

Meski demikian, Puang Baso memperingatkan bahwa buaya tidak seharusnya dijadikan hewan peliharaan. Menurutnya, tidak semua buaya bisa sepenurut Pua Basso.

Bukan cuma buaya Puang Baso juga memelihara berbagai jenis binatang unik, seperti anjing Bulldog seharga jual 38 juta, monyet, ular, burung Kakatua dll.

Penulis : Saleh Sibali

Editor : Prisatno