Hasil Pemeriksaan Pansus Angket Pemprov Sulsel Sebabkan Kerugian Negara

Hasil Pemeriksaan Pansus Angket Pemprov Sulsel Sebabkan Kerugian Negara
Ketua panitia khusus hak angket, Kadir Khalid saat ditemui di kantornya.

KabarMakassar.com -- Sidang hak angket DPRD provinsi Sulawesi Selatan telah menyelesaikan agenda pemeriksaan saksi Senin (5/8) yang lalu. Dari hasil pemeriksaan saksi, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan diduga menyebabkan kerugian negara.

"Berdasarkan keterangan dari para ahli baik Prof. Margarito maupun Doktor Bastian Lubis termasuk pak Joe Hermansyah bahwa ada unsur kerugian negara" ucap Kadir Khalid saat ditemui di kantornya Jumat, (9/8). 

Diduga dari unsur kerugian negara ini maka ada unsur korupsi pula di dalamnya.

"Ada unsur kerugian negara ya khusnya SK Pokja sudah ada tender dan tender-tender itu sudah ada panjar 30%. itu ada unsur kerugian negara karena ada unsur kerugian negara berarti ada korupsinya" tegas ketua panitia khusus hak angket ini.

Sementara itu adanya rekomendasi pemaksulan atau tidaknya akan ditentukan dalam rapat internal Pansus hak angket.
"Pemaksulan belum ada kita akan rapat internal dulu, pemaksulan itu bukan dari angket pemaksulan itu dari mahkamah agung. Jadi tugasnya panitai angket hanya merekomendasikan, nanti akan diputuskan dirapat" Jelasnya.

Tak hanya itu menurutnya rekomendasi yang diajukan oleh panitia hak Angket bisa saja ditujukan kepada mahkamah agung atau pun Aparat penegak hukum.
"Bisa saja ada mengeluarkan rekomendasi ke mahkamah agung atau ke aparat penegak hukum boleh tergantung dari kesepakatan dengan teman-teman" ucap ketua komisi E DPRD provinsi Sulawesi Selatan ini.

Sementara itu rekomendasi dan keputusan Panitia Khusus Hak angket DPRD Sulawesi Selatan akan disampaikan Minggu depan dan akan bersifat terbuka untuk umum.
"Informasi terkait keputusan panitia angket akan disampaikan secara terbuka Minggu depan. nanti sedianya rapat angket terakhir, nanti kita akan panggil untuk rapat untuk umum itu terbuka dan terbuka untuk wartawan" tutup anggota fraksi Golkar ini.

Penulis : Herlin Sadid

Editor : Prisatno