Pembatalan 40 SK Mutasi Belum Diterima BKPSDMD Kota Makassar

Pembatalan 40 SK Mutasi Belum Diterima BKPSDMD Kota Makassar
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) kota Makassar, Andi Siswanta Attas.

KabarMakassar.com -- Sebelumnya mantan Wali Kota Makassar periode 2014-2019, Mohammad Ramdhan Pomanto, melantik sekitar 1. 200 pejabat pada 4 Juli 2018 lalu dikabarkan akan dikembalikan pada posisi sebelumnya.

Hal tersebut berdasarkan surat perintah pembatalan Dirjen OTDA Kemendagri RI Nomor 019.3/3692/OTDA tanggal 12 Juli 2019 dan surat Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara nomor B-2237/KASN/7/2019 tanggal 10 Juli 2019.

Yang artinya ada sekira 1. 200 pejabat lingkup Pemkot Makassar yang akan ditata ulang. Bahkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga memberi waktu paling Iambat 22 Juli 2019, untuk menyampaikan usulan penggantian pejabat di lingkungan pemerintah Kota Makassar kepada Kemendagri melalui Gubenur Sulawesi Selatan. 

Saat dikonfirmasi ke Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) kota Makassar, Andi Siswanta Attas, mengatakan sampai saat belum menerima pemberitahuan perihal rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang menganulir 40 Surat Keputusan (SK) tersebut.

"Saya tidak pegang rekomendasinya jadi saya tidak tahu soal itu,". Kata Siswanta saat ditemui di ruang kerjanya, gedung Balai Kota Makassar, Jumat (19/7).

Siswanta juga menyebut tidak mau berkomentar banyak mengenai rekomendasi KASN yang menginstruksikan PJ Wali Kota Makassar segera mengembalikan sekitar 1. 200 pejabat yang dilantik itu.

"Dari BKPSDMD tidak ada komentar, semuanya ditindaklanjuti sesuai rekomendasi dan kewenangannya bapak pejabat Pembina Kepegawaian (Iqbal Suhaeb)," sambung Siswanta.

Begitu juga dengan nama-nama 40 pejabat yang masuk dalam SK tersebut, Siswanta mengatakan tidak tahu pasti siapa saja nama yang dimaksud karena saat itu belum menjabat.

"Saya juga kurang tahu karena saya belum menjadi kepala BKPSDMD pada saat itu," tutur Siswanta.

Penulis : Isak Pasa'buan

Editor : Prisatno