2 Terpidana Korupsi Docking Kapal Akhirnya Dijebloskan ke Penjara

2 Terpidana Korupsi Docking Kapal Akhirnya Dijebloskan ke Penjara
Terpidana kasus korupsi docking kapal beserta surat putusan (Foto : Saleh Sibali)

KabarMakassar.com -- Terpidana kasus korupsi docking kapal ratusan juta rupiah di Takalar akhirnya membuahkan hasil, usai terpidana hasil Kasasi mahkamah Agung tak menang.

Tim Kejaksaan Negeri Takalar unit Pidsus ( Pidana Khusus ) Tipikor akhirnya mengeksekusi paksa terpidana mantan Kepala Dinas Perikanan Kelautan Takalar Najib Kasim (55) dan Abdul hakim iscak (38), yang merugikan ratusan juta rupiah uang negara.

Kasipidsus Kajari Takalar, Januardy, menjelaskan terpidana korupsi docking/slipway atau terkait uang muka pekerjaan yang dibayarkan kepada rekanan dan belum dikembalikan serta jaminan pelaksanaan belum dicairkan, telah jelas pasti jumlahnya sehingga tidak perlu dilakukan pemeriksaan penghitungan kerugian negara /daerah.

Ia juga menjelaskan, Saat itu terpidana sangat kooperatif dan menyerahkan dirinya di lapas Makassar Kelas 1a.

"Terpidana saat itu menyerahkan diri, awalnya kami mendatangi rumah terpidana (Najib Kasim) untuk meminta dilakukan eksekusi dari putusan kejaksaan. Namun pada saat itu keluarganya meminta kesempatan, tapi intinya terpidana sangat kooperatif, saat ini terpidana datang ke lapas Makassar Kelas 1a, kira-kira hari Kamis (9/7) untuk menyerahkan diri" jelas Januardy, Kasipidsus Kajari Takalar, Selasa (16/7).

Dana Rp 201.448.350 yang ditemukan BPK RI perwakilan Prov. Sulsel No negara 409 / S / XIX. MKS / 10 / 2016 penghitungan kerugian negara

Putusan mahkamah Agung RI No 314 / Pidsus/ 2019, Senin (15/7) yakni pidana badan penjara 2 tahun dan denda 50 juta rupiah serta sub 3 bulan.

Kini 2 terpidana korupsi docking kapal ditahan di lapas Makassar kelas 1a menghabiskan sisa masa hukumannya dalam jeruji besi.

Penulis : Saleh Sibali

Editor : Fritz Wongkar